Hubungan Manusai dan Komputer
Definisi
Interaksi Manusia dan Komputer
Ruang lingkup manusia meliputi ergonomi, anthropologi, psikologi, latar belakang, kemampuan mengelola informasi, dan lain-lain.
Ruang lingkup komputer meliputi hardware, software, rekayasa perangkat lunak, sistem cerdas, sistem informasi, dan lain-lain.
Jembatan interaksi manusia dan komputer adalah user interface/antar muka. User interface berkaitan erat dengan desain antar muka, navigasi, pelabelan, menu, dan lain-lain.
Aktivitas menunjukkan bagaimana user mengerjakan tugas, apa goal/tujuan yang ingin dicapai dari suatu aktivitas, kemudahan melakukan aktivitas, dan lain-lain.
masalah)
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
contoh : scrolling teks atau halaman terlalu cepat untuk bisa dibaca oleh user
Model atau jenis interaksi, antara lain :
Merupakan keseluruhan sistem yaitu :
Secara fungsional yaitu perancangan yang dapat mengerjakan sesuatu.
Yaitu sistem yang dapat mengerjakan sesuatu dengan mudah, mengerjakan sesuatu yang benar (Does The Right Things).
Sistem yang terlihat baik yang sudah tersedia dan dapat diterima dalam artian bisa digunakan oleh sebuah organisasi.
Sebuah aplikasi yang berperisai interface harus mampu membantu para user dalam menyelesaikan tugasnya. Semua pekerjaan serta tugas-tugas user harus diadopsi di dalam aplikasi tersebut melalui interface. Sebisa mungkin user tidak dihadapkan pada kondisi memilih dan berpikir dengan pilihan yang mudah.
Proses berpikir user dipindahkan dari aplikasi ke komputer melalui interface.
Suatu aplikasi sistem sudah pasti memiliki urutan kerja untuk mengapdopsi sistem manualnya dalam menyelesaikan pekerjaan. Dalam aplikasi, terdapat berbagai runutan-rununtan pekerjaan yang aksesnya harus berurut atau acak dalam setiap implementasi. Jangan sampai user mengalami kesulitan/ kebingungan ketika urutan pekerjaan yang ada pada sistem manual tidak ditemukan pada software. Selain itu user jangan dibingungkan dengan pilihanpilihan menu yang terlalu banyak dan semestinya menu-menu merupakan urutan dari runutan pekerjaan (tanpa tutorial), sehingga dengan workflow compatibility dapat mempercepat pekerjaan user.
Sistem harus real time dan produk yang dihasilkan adalah sesuai, misalnya banyak perusahaan menjalankan sistem menggunakan aplikasi-aplikasi yang berbeda di setiap divisi dan ada juga yang menggunakan aplikasi yang sama, artinya seringkali keseragaman dalam menjalankan sistem tidak diperhatikan Software engineer harus konsisten pada setiap rancangan aplikasi interface.
Sifat manusia mudah mengingat dengan hal-hal yang sudah sering dilihatnya/didapatkannya. Secara singkat disebut dengan familiar. Interface sebisa mungkin didesain sesuai dengan interface pada umumnya, dari segi tata letak, model, dan sebagainya. Hal ini dapat membantu user cepat berinteraksi dengan sisem melalui interface yang familiar bagi user.
Kesederhanaan perlu diperhatikan pada saat membangun interface. Tidak selamanya interface yang memiliki menu banyak adalah interface yang baik. Kesederhanaan disini lebih berarti sebagai hal yang ringkas dan tidak terlalu berbelit. User akan merasa jengah dan bosan jika pernyataan, pertanyaan dan menu bahkan informasi yang dihasilkan terlalu panjang dan berbelit. User lebih menyukai hal-hal yang bersifat sederhana tetapi mempunyai kekuatan/bobot.
User berharap aplikasi yang dihadapinya mempunyai media atau tools yang dapat digunakan untuk melakukan perubahan pada interface tersebut. User ingin sekali aplikasi yang dihadapannya bisa disesuaikan dengan kebutuhan, sifat dan karakteristik user tersebut. Selain itu, sifat dari user yang suka merubah atau mempunyai rasa bosan.
Prinsip control ini berkenaan dengan sifat user yang mempunyai tingkat konsentrasi yang berubah-ubah. Hal itu akan sangat mengganggu proses berjalannya sistem. Kejadian salah ketik atau salah entry merupakan hal yang biasa bagi seorang user. Akan tetapi hal itu akan dapat mengganggu sistem dan akan berakibat sangat fatal karena salah memasukkan data 1 digit/1 karakter saja informasi yang dihasilkan sangat dimungkinkan salah. Merancang suatu kondisi yang mampu mengatasi dan menanggulangi hal-hal seperti itu.
WYSIWYG = what you see is what you get = apa yang didapat adalah apa yang dilihatnya.
WYSIWYG perlu menjadi perhatian software engineer pada saat membangun interface. Informasi yang dicari/diinginkan harus sesuai dengan usaha dari user pada saat mencari data dan juga harus sesuai dengan data yang ada pada aplikasi sistem (software). Jika sistem mempunyai informasi yang lebih dari yang diinginkan user, hendaknya dibuat pilihan (optional) sesuai dengan keinginan user. Bisa jadi yang berlebihan itu justru tidak diinginkan user. Sesuai dengan
kemauan dan pilihan dari user.
Fleksibel merupakan bentuk dari dari solusi pada saat menyelesaikan masalah. Software engineer dapat membuat berbagai solusi penyelesaian untuk satu masalah. Sebagai contoh adanya menu, hotkey, atau model dialog yang lainnya.
Setelah memberikan inputan atau memasukkan data ke aplikasi system melalui interface, sebaiknya sistem langsung memberi tanggapan/respon dari hasil data yang diinputkan. Selain teknologi komputer semakin maju sesuai dengan tuntutan kebutuhan manusia, software yang dibangun pun harus mempunyai reaksi tanggap yang cepat. Hal ini didasari pada sifat manusia yang semakin dinamis / tidak mau menunggu.
Secara umum, user mempunyai keingintahuan sebuah kecanggihan dari aplikasi yang digunakannya. Untuk itu aplikasi yang dibuat hendaknya mempunyai kelebihan yang tersembunyi. Bisa saja kelebihan itu berhubungan dengan sistem yang melingkupinya atau bisa saja kecanggihan atau kelebihan itu tidak ada hubungannya.
Interaksi manusia dan komputer (pembangunan interface) yang baik dapat berupa frase-frase menu atau error handling yang sopan. Kata yang digunakan harus dalam kondisi bersahabat sehingga nuansa user friendly akan dapat dirasakan oleh user selama menggunakan sistem .
Suasana nyaman perlu diciptakan oleh software engineer di interface yang dibangunnya. Nyaman disini adalah suasana dimana user akan betah dan tidak menemui suasana kacau ketika user salah memasukkan data atau salah eksekusi. Seorang user akan tetap merasa nyaman ketika dia melakukan kesalahan, misal ketika user melakukan deleting atau menghapus files tanpa sengaja tidaklah menjadi kekacauan yang berarti karena misal ada recovery tools seperti undo, recycle bin, dll atau “are you sure....” Proteksi disini lebih menjaga kenyamanan user ketika menggunakan aplikasi sistem khususnya data-data berupa file.
Kemudahan dalam mengoperasikan software hanya dengan memandangi atau belajar beberapa jam saja. Kemudahan dalam memahami icon, menu-menu, alur data software, dsb. Sesudah mempelajari, user dengan mudah dan cepat menggunakan software tersebut. Jika sudah memahami tentunya akan membantu proses menjalankan sistem dengan cepat dan baik.
oleh ahli interface.
Belajar Mandiri