1 of 10

Gerakan dan Kerja Sama Pencegahan Korupsi di Sektor Politik

Faishal Faturrahman (2401020012)

Program studi: Sains Data

“Membahas gerakan dan kerja sama pencegahan korupsi di politik”

2 of 10

Apa itu Korupsi di Sektor Politik?

  • Korupsi politik: Penyalahgunaan kekuasaan untuk keuntungan pribadi, seperti suap, nepotisme, atau manipulasi pemilu.
  • Contoh: Penggunaan dana kampanye untuk kepentingan pribadi atau pembelian suara.
  • Dampak: Mengurangi kepercayaan publik terhadap demokrasi.

3 of 10

Mengapa Pencegahan Korupsi Penting?

  • Ekonomi: Membuang-buang anggaran negara, meningkatkan hutang.
  • Sosial: Memperlebar kesenjangan, mengurangi kualitas layanan publik.
  • Politik: Melemahkan institusi demokrasi, mendorong populisme ekstrem.
  • Data: Menurut Transparency International, korupsi politik merugikan global sehingga triliunan dollar per tahun.

4 of 10

Gerakan Utama Pencegahan Korupsi Global

  • Transparency International (TI): Indeks Persepsi Korupsi (CPI) untuk memantau dan kampanye global.
  • Global Witness: Investigasi korupsi politik dan advokasi reformasi.
  • Inisiatif lokal: Gerakan seperti #MeToo atau kampanye anti-korupsi di negara berkembang.
  • Tujuan: Mendorong transparansi melalui pengungkapan data dan pendidikan.

5 of 10

Kolaborasi Lintas Negara

  • United Nations Convention Against Corruption (UNCAC): Kerangka kerja sama global untuk pencegahan dan penegakkan hukum.
  • Organisasi seperti OECD dan FATF: Memerangi pencucian uang dari korupsi politik.
  • Contoh: Kerja sama EU dengan negara-negara Afrika untuk reformasi pemilu.
  • Manfaat: Berbagi praktik terbaik dan sumber daya investigasi.

6 of 10

Inisiatif Pencegahan di Tingkat Nasional

  • Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK): Investigasi dan pendidikan anti-korupsi.
  • Kerja sama dengan DPR dan partai politik: Reformasi undang-undang pemilu.
  • Inisiatif masyarakat: Gerakan seperti Indonesia Corruption Watch (ICW) untuk pengawasan.
  • Contoh: Kampanye “Bersih” untuk pemilu transparan.

7 of 10

Studi Kasus Pencegahan Korupsi

  • Kasus: Skandal Panama Papers – Mengungkap korupsi politik global, mendorong reformasi.
  • Inisiatif: Program e-governance di Estonia untuk transparansi pemilu.
  • Sukses di Indonesia: Penangkapan koruptor politik oleh KPK, meningkatkan akuntabilitas.
  • Pelajaran: Pentingnya teknologi dan partisipasi masyarakat.

8 of 10

Hambatan dan Tantangan

  • Resistensi politisi: Undang-undang yang lemah atau korupsi sistemik.
  • Kurangnya sumber daya: Di negara berkembang, keterbatasan teknologi dan pendidikan.
  • Ancaman: Intimidasi terhadap aktivis dan whistleblower.
  • Solusi potensial: Penguatan hukum dan dukungan internasional.

9 of 10

Langkah Maju untuk Pencegahan Korupsi

  • Rekomendasi: Tingkatkan transparansi dana kampanye, gunakan AI untuk deteksi korupsi, dan libatkan masyarakat.
  • Kerja sama: Kolaborasi antara pemerintah, NGO, dan sektor swasta.
  • Kesimpulan: Pencegahan korupsi membutuhkan komitmen Bersama untuk demokrasi yang kuat.

10 of 10

Terima Kasih

Kesimpulan

Jangan korupsi!!!