1 of 16

C-3

MONITORING TINGKAT KEKERUHAN AIR BERBASIS INTERNET OF THINGS (IOT)

2 of 16

DISUSUN OLEH :

NIM 3.32.19.2.03

Bibit Syaardi Mubarok

01

NIM 3.32.19.2.21

Rizki Wahyono

02

3 of 16

LATAR BELAKANG

Air adalah senyawa yang paling penting di bumi. Di dalam kehidupan sehari–hari, kita banyak menggunakan air untuk kebutuhan rumah tangga misalnya untuk air minum, memasak, mandi, mencuci, dan sebagainya. Selain itu air juga digunakan dalam bidang industri. Untuk memenuhi semua kebutuhan tersebut maka diperlukan air yang kualitasnya baik. Kualitas air yang baik dilihat dari berbagai segi yaitu segi kimiawi, biologis, fisika, maupun segi estetika. Salah satunya dari segi estetika kualitas air dilihat dari tingkat kekeruhannya. Untuk mengetahui level kekeruhan air dalam suatu medium diperlukan adanya sebuah sensor. Jenis sensor yang digunakan adalah sensor turbidity. Sensor turbidity adalah sensor yang digunakan untuk mengukur tingkat kekeruhan air. Metode pengukuran tingkat kekeruhan zat cair dibedakan menurut intensitas cahaya mana yang diukur, cahaya yang diteruskan, cahaya yang dihamburkan atau kedua – duannya.

4 of 16

KOMPONEN

Sensor Turbidity merupakan sensor yang

berfungsi untuk mengukur kualitas air dengan

mendeteksi tingkat kekeruhannya. Sensor ini

mendeteksi partikel tersuspensi dalam air dengan cara mengukur transmitansi dan hamburan cahaya yang berbanding lurus dengan kadar Total Suspended Solids (TTS). Semakin tinggi kadar TTS, maka semakin tinggi pula tingkat kekeruhan air tersebut.

A. Sensor Turbidity

5 of 16

KOMPONEN

NodeMCU adalah Mikrokontroller yang sudah dilengkapi dengan modul WIFI ESP8266 didalamnya, jadi NodeMCU sama seperti Arduino, tapi kelebihannya sudah memiliki WIFI, sehingga sangat cocok buat project IoT.

B. NodeMCU Esp8266

6 of 16

CARA KERJA

Ketika Sensor Turbidity mendeteksi tingkat kekeruhan air, maka sensor akan mengirim data ke ESP8266. Kemudian ESP8266 akan mengaktifkan Relai sebagai kontak untuk menjalankan Pompa dan Valve. Pompa berfungsi sebagai distribusi sedangkan Valve sebagai pembuangan. Apabila air terdeteksi jernih maka Pompa akan bekerja dan sebaliknya, apabila air terdeteksi keruh maka Valve akan bekerja.

7 of 16

DIAGRAM BLOK

8 of 16

DIAGRAM RANGKAIAN

9 of 16

DIAGRAM PENGAWATAN

10 of 16

DIAGRAM ALIR

11 of 16

PROGRAM

12 of 16

PROGRAM

13 of 16

PROGRAM

14 of 16

PROGRAM

15 of 16

KESIMPULAN

Setelah melakukan pembuatan alat, maka dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut :

1. Alat ini dapat digunakan untuk memonitoring tingkat kekeruhan air yang berpengaruh terhadap kualitas air.

16 of 16

TERIMA KASIH