1 of 11

Islam, Iman, dan Ihsan

Hadits 2

2 of 11

Daftar Isi

  • Teks Hadits Tentang Islam, Iman, dan Ihsan
  • Jibril
  • Islam
  • Iman
  • Ihsan

3 of 11

Penjelasan Hadits

4 of 11

Teks Hadits

عَنْ عُمَرَ رضي الله عنه أَيضاً قَالَ: بَيْنَمَا نَحْنُ جُلُوْسٌ عِنْدَ رَسُوْلِ اللهِ صلى الله عليه و سلّم ذَاتَ يَوْمٍ إِذْ طَلَعَ عَلَيْنَا رَجُلٌ شَدِيْدُ بَيَاضِ الثِّيَابِ شَدِيْدُ سَوَادِ الشَّعْرِ لاَ يُرَى عَلَيْهِ أَثَرُ السَّفَرِ وَلاَ يَعْرِفُهُ مِنَّا أَحَدٌ حَتَّى جَلَسَ إِلَى النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم فَأَسْنَدَ رُكْبَتَيْهِ إِلَى رُكْبَتَيْهِ وَوَضَعَ كَفَّيْهِ عَلَى فَخِذَيْهِ وَقَالَ: يَا مُحَمَّدُ أَخْبِرْنِي عَنِ الإِسْلاَم، فَقَالَ رَسُولُ اللهِ صلى الله عليه وسلم: (الإِسْلاَمُ أَنْ تَشْهَدَ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَأَنَّ مُحَمَّدَاً رَسُوْلُ اللهِ، وَتُقِيْمَ الصَّلاَةَ، وَتُؤْتِيَ الزَّكَاةَ، وَتَصُوْمَ رَمَضَانَ، وَتَحُجَّ البيْتَ إِنِ اِسْتَطَعتَ إِليْهِ سَبِيْلاً. قَالَ: صَدَقْتَ. فَعَجِبْنَا لَهُ يَسْأَلُهُ وَيُصَدِّقُهُ، قَالَ: فَأَخْبِرْنِيْ عَنِ الإِيْمَانِ، قَالَ: أَنْ تُؤْمِنَ بِاللهِ، وَمَلائِكَتِهِ، وَكُتُبِهِ وَرُسُلِهِ، وَالْيَوْمِ الآَخِرِ، وَتُؤْمِنَ بِالقَدَرِ خَيْرِهِ وَشَرِّهِ قَالَ: صَدَقْتَ، قَالَ: فَأَخْبِرْنِيْ عَنِ الإِحْسَانِ، قَالَ: أَنْ تَعْبُدَ اللهَ كَأَنَّكَ تَرَاهُ، فَإِنْ لَمْ تَكُنْ تَرَاهُ فَإِنَّهُ يَرَاكَ قَالَ: فَأَخْبِرْنِي عَنِ السَّاعَةِ، قَالَ: مَا الْمَسئُوُلُ عَنْهَا بِأَعْلَمَ مِنَ السَّائِلِ قَالَ: فَأَخْبِرْنِيْ عَنْ أَمَارَاتِهَا، قَالَ: أَنْ تَلِدَ الأَمَةُ رَبَّتَهَا، وَأَنْ تَرَى الْحُفَاةَ الْعُرَاةَ الْعَالَةَ رِعَاءَ الشَّاءِ يَتَطَاوَلُوْنَ فِي البُنْيَانِ ثُمَّ انْطَلَقَ فَلَبِثْتُ مَلِيَّاً ثُمَّ قَالَ: يَا عُمَرُ أتَدْرِي مَنِ السَّائِلُ؟ قُلْتُ: اللهُ وَرَسُوْلُهُ أَعْلَمُ، قَالَ: فَإِنَّهُ جِبْرِيْلُ أَتَاكُمْ يُعَلِّمُكُمْ دِيْنَكُمْ. رَوَاهُ مُسْلِمٌ

5 of 11

Artinya

Dari Umar radhiyallahu ‘anhu pula dia berkata; pada suatu hari ketika kami sedang duduk-duduk bersama Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, tiba-tiba datang seorang laki-laki berpakaian sangat putih, dan rambutnya sangat hitam, tidak terlihat padanya tanda-tanda bekas perjalanan, dan tidak seorang pun dari kami yang mengenalnya, kemudian ia duduk di hadapan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dan mendekatkan lututnya lalu meletakkan kedua tangannya di atas pahanya, seraya berkata: ‘Wahai Muhammad jelaskan kepadaku tentang Islam?’ Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab: ”Islam itu adalah engkau bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang berhak diibadahi dengan benar kecuali Allah dan Muhammad adalah utusan-Nya, engkau menegakkan shalat, menunaikan zakat, puasa Ramadhan dan haji ke Baitullah Al Haram jika engkau mampu mengadakan perjalanan ke sana.” Laki-laki tersebut berkata: ‘Engkau benar.’ Maka kami pun terheran-heran padanya, dia yang bertanya dan dia sendiri yang membenarkan jawabannya. Dia berkata lagi: “Jelaskan kepadaku tentang iman?” Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab: “(Iman itu adalah) Engkau beriman kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, rasul-rasul-Nya dan hari akhir serta engkau beriman kepada takdir baik dan buruk.” Ia berkata: ‘Engkau benar.’ Kemudian laki-laki tersebut bertanya lagi: ‘Jelaskan kepadaku tentang ihsan?’ Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “(Ihsan adalah) Engkau beribadah kepada Allah seolah-olah engkau melihat-Nya. Kalaupun engkau tidak bisa melihat-Nya, sungguh Diamelihatmu.” Dia berkata: “Beritahu kepadaku kapan terjadinya kiamat?” Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab: “Tidaklah orang yang ditanya lebih mengetahui dari yang bertanya.” Ia berkata: “Jelaskan kepadaku tanda-tandanya!” Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata: “Jika seorang budak wanita melahirkan tuannya dan jika engkau mendapati penggembala kambing yang tidak beralas kaki dan tidak pakaian saling berlomba dalam meninggikan bangunan.”

Umar radhiyallahu ‘anhu berkata: ‘Kemudian laki-laki itu pergi, aku pun terdiam sejenak.’ Maka Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bertanya kepadaku: “Wahai ‘Umar, tahukah engkau siapa orang tadi?” Aku pun menjawab: “Allah dan Rasul-Nya lebih tahu.” Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Dia adalah Jibril yang datang untuk mengajarkan agama ini kepada kalian.” (HR Muslim)

6 of 11

Jibril

  • Makhluk Allah yang masih ada sampai saat ini
  • Tercipta dari cahaya (khuliqotil mala ikah minnur , HR. Muslim)
  • Memiliki 600 sayap (annanabiyya ro a Jibril lahu sittu mi’ati janahin, HR. Bukhori dan Muslim)
  • Panggilan lain Jibril: Ruh ul-Amin (QS. Asy-Syu’aro 192-194) atau Ruh ul-Qudus (QS. An-Nahl: 102)
  • Jibril dapat berubah wujud menjadi bentuk manusia (Seperti dalam kisah Nabi Ibrahim, dalam kisah Nabi Luth, dalam kisah Maryam, dan dalam Kisah Nabi Muhammad)

7 of 11

Islam

  1. Syahadat: Jadikan Allah sebagai Tujuan, Nabi Muhammad sebagai Teladan
  2. Shalat: simbol ketaatan dan ketundukan (isi shalat = doa dan puji-pujian kepada Allah)
  3. Zakat: simbol ketaatan kepada Allah dalam wujud kepedulian kepada sesama manusia. Dalam hadits, “sayangi mereka yang ada di bumi, maka akan sayang padamu mereka yang ada di langit.”
  4. Puasa: simbol ujian ketaatan kepada Allah (Makan=vital bagi manusia=simbol kelezatan hidup)
  5. Haji: Simulasi kehidupan Nabi Ibrahim yang memiliki ketaatan sempurna

Tujuan semua ibadah = agar kita selalu menghadirkan Allah dalam hidup kita

8 of 11

Betapapun hari-hari kita dipenuhi “sibuk dan lelah”,

Pastikanlah, kita terus mengingat Allah dengan beribadah

9 of 11

Rukun Iman

  1. Allah: Selalu Ada, Maha Mengurus alam semesta (Robb), Maha Esa (Ahad), Berbeda dari semua makhluk, Selalu Mendengar dan Melihat apa yang kita lakukan (QS. Asy-Syu’aro: 11)
  2. Malaikat: Tidak ada sejengkalpun tempat di langit yang di sana tidak ada malaikat sedang bertasbih (QS. As-Shoffat 166), mereka turun ke bumi di sepertiga malam untuk melihat orang-orang yang beribadah.
  3. Kitab Suci: Taurat (Nabi Musa), Zabur (Nabi Daud), Injil (Nabi Isa), dan Al-Qur’an (Nabi Muhammad), pedoman hidup agar selamat setelah mati.
  4. Rasul Allah: 124.000 nabi dan 313 rasul diutus Allah sejak zaman nabi Adam. Tujuan dakwah para Rasul hanya satu: agar kita menyembah Allah dan taat kepada Allah dengan cara beribadah dan berbuat baik.
  5. Hari Kiamat: Dunia berumur 4,6 miliar tahun ini akan berakhir, manusia mati lalu dibangkitkan dan menyaksikan adanya alam yang baru: alam akhirat. Setelah dihisab, manusia akan dibawa ke surga atau neraka.
  6. Qada dan Qadar: Artinya, “ketentuan dan ketetapan”. Semua kisah dalam kehidupan manusia, Allah yang Menulisnya. Allah ingin melihat siapa manusia yang taat dan bersabar dalam hidup. Jangan terlena dengan kebahagiaan dan jangan kecewa dengan kegagalan atau kesulitan, karena itu semua adalah ujian.

10 of 11

“Sesungguhnya, shalatku, ibadahku, hidupku, dan matiku

Adalah untuk Allah…”

(QS. Al-An’am 162)

11 of 11

Ihsan�(Perasaan Menghadirkan Allah saat Beribadah)

  • “Engkau menyembah Allah seakan-akan Engkau melihat-Nya (bayangkan Allah ada di hadapanmu)…
  • Betapapun engkau tidak dapat melihat-Nya, ketahuilah bahwa Allah Pasti sedang Melihatmu”