1 of 57

Menerapkan Akuntansi dalam Bidang Farmasi

FARMASI KELAS XI

2 of 57

Standar Kompetensi:

Menerapkan Akuntansi

​

Kompetensi Dasar:

  1. Membuat Neraca Rugi Laba
  2. Mengkalkulasi Biaya Obat sesuai Permintaan Resep Dokter
  3. Membuat Laporan Keuangan

​

Kesehatan

3 of 57

Pendahuluan

​

​

  • Tujuan Perusahaan adalah mendapat laba
  • Untuk mencapai laba, perusahaan memerlukan modal
  • Modal diperoleh dari pemilik perusahaan
  • Apabila modal tidak cukup, maka perusahaan akan meminjam dari kreditur

Kesehatan

4 of 57

​

  • Dengan kekayaan yang dimiliki, perusahaan melakukan usaha membeli,menjual barang dan jasa atau menghasilkan barang
  • Dalam melakukan kegiatan–kegiatan itu, perusahaan memerlukan pengorbanan
  • Pengorbanan adalah beban atau biaya
  • Hasil dari semua kegiatan itu merupakan pendapatan perusahaan

​

Kesehatan

5 of 57

​

​

Gambaran dari semua

kegiatan-kegiatan perusahaan adalah transaksi dan kejadian

​

Kesehatan

6 of 57

Nilai Transaksi

  • Transaksi dan Kejadian harus dapat dinilai dengan uang kemudian dilakukan pencatatan
  • Nilai transaksi yang dicatat harus berdasar Nilai Perolehan: nilai atau harga yang benar–benar dibayar atau diterima, berdasarkan bukti pencatat atau dokumen dan dilakukan secara kronologis

​

Kesehatan

7 of 57

Persamaan Akuntansi

​

​

  • Persamaan akuntansi dirumuskan sebagai berikut :

​

  • Besarnya nilai harta sama dengan besarnya nilai modal
  • Modal berarti utang perusahaan kepada pemilik   

�

Kesehatan

Harta (aktiva) = Modal

8 of 57

​

  • Apabila modal tidak cukup, maka dilakukan pinjaman dari kreditur (pihak luar yang bukan pemilik perusahaan) disebut utang
  • Dengan demikian persamaan akuntansi diatas dapat dirumuskan lagi menjadi :

​

 

​

Kesehatan

Harta = Utang + Modal

9 of 57

Kesehatan

Pencatatan Transaksi dalam Persamaan Akuntansi

Semua transaksi yang terjadi akan berakibat berubahnya harta, utang dan modal.

10 of 57

Contoh persamaan akuntasi berikut :

  • Transaksi 1:

Dr. Ani membuka praktek dokter, untuk usahanya ini ia menyetorkan uang tunai sebesar Rp. 5.000.000,- sebagai modal

  • Analisa: Sekarang perusahaan mempunyai uang tunai yang disebut kas dan sisi lain timbul utang perusahaan kepada pemilik yang disebut modal

Kesehatan

11 of 57

Dalam persamaan akuntansi tampak sebagai berikut :� �

Kesehatan

No. Transaksi

Harta

=

Modal

Keterangan

​

Kas

=

Modal Dr Ani

​

1

+ 5000

=

+ 5000

Modal awal

Persamaan akuntansi

(dalam ribuan Rupiah)

​

12 of 57

​

  • Transaksi 2:

Membayar sewa ruangan praktek dan membayar dengan cek sebesar Rp. 200.000,-

  • Analisa: Harta kas perusahaan dan modal masing –masing berkurang dengan Rp.200.000,-

​

​

Kesehatan

13 of 57

​

Persamaan akuntansinya sebagai berikut :

Kesehatan

No. Transaksi

Harta

=

Modal

​

Kas

=

Modal Dr. Ani

Keterangan

1

5000

=

5000

Modal awal

2

-200

=

-200

Beban sewa

Saldo

4800

=

4800

​

14 of 57

​

  • Transaksi 3:

Membeli peralatan kedokteran dengan kredit seharga Rp. 1.200.000,- dari

PT. Adhifarma

  • Analisa: Transaksi ini menyebabkan timbulnya harta bertambah yang berupa peralatan dan disisi lain karena pembelian belum dibayar, timbul pula utang

​

Kesehatan

15 of 57

​

Persamaan akuntansinya :

​

Kesehatan

No.

Harta

=

Utang

Modal

​

Transaksi

Kas

Peralatan

=

Utang Usaha

Modal Dr. Ani

Ket.

Saldo

4800

​

=

​

4800

​

3

​

+ 1200

=

+ 1200

​

​

Saldo

4800

+ 1200

=

+ 1200

4800

​

16 of 57

​

  • Transaksi 4:

Membeli dengan tunai obat–obatan untuk perlengkapan praktek dari PT. Faritex seharga Rp. 700.000,-

  • Analisa: Pembelian menyebabkan harta perlengkapan bertambah dan harta kas dipakai membayar jadi berkurang.

Kesehatan

17 of 57

Dalam persamaan akuntansi tampak sebagai berikut :

Kesehatan

No.

Harta

=

Utang

Modal

Transaksi

Kas

Perlkpn

Peraltn

=

Utang usaha

Modal Dr Ani

Ket.

Saldo

4800

​

+ 1200

=

+ 1200

+ 4800

​

4

- 700

+ 700

​

=

​

​

​

Saldo

4100

+ 700

+ 1200

=

+ 1200

+ 4800

​

18 of 57

​

  • Transaksi 5:

Menerima pendapatan dari praktek dokter selama setengah bulan sebesar Rp. 2.300.000,-

  • Analisa: Penerimaan menyebabkan harta kas bertambah dan modal juga bertambah dari pendapatan

​

Kesehatan

19 of 57

​

Persamaan akuntansinya :

Kesehatan

No.

Harta

=

Utang

Modal

Transaksi

Kas

Perlkp

Peraltn

=

Utang U.

Modal Dr Ani

Ket.

Saldo

4100

+ 700

+ 1200

=

1200

+ 4800

​

5

+ 2300

​

​

=

​

+ 2300

Pendpt jasa

Saldo

6400

+ 700

+ 1200

=

1200

+ 7100

​

20 of 57

​

  • Transaksi 6:

Telah dilakukan pengobatan dan perawatan para karyawan firma Abadi dengan memperhitungkan Rp. 900.000,- yang akan diterima bulan depan

  • Analisa: Dengan pemberian jasa ini modal perusahaan bertambah dan timbul piutang usaha karena uang jasanya belum diterima

​

Kesehatan

21 of 57

Persamaan Transaksinya:

Kesehatan

No.

Harta

=

Utang

Modal

Transaksi

Kas

Piutang

Perlkp

Peraltn

=

Utang U.

Modal Dr Ani

Ket.

Saldo

6400

​

+ 700

+ 1200

=

1200

+ 7100

​

6

​

+ 900

+ 700

​

=

​

+ 900

Pendpt jasa

Saldo

6400

+ 900

+ 700

+ 1200

=

1200

+ 8000

​

22 of 57

​

​

  • Transaksi 7:

Membayar gaji perawat dan karyawan lainnya sebesar Rp. 250.000,-

  • Analisa: Transaksi ini menyebabkan harta kas berkurang dan modalpun berkurang akibat pengeluaran untuk gaji

​

Kesehatan

23 of 57

Persamaan akuntansinya :

Kesehatan

No.

Harta

=

Utang

Modal

Transaksi

Kas

Piutang

Perlengk.

Peralat.

=

Utang U.

Modal Dr Ani

Ket.

Saldo

6400

+ 900

+ 700

+ 1200

=

1200

+ 8000

​

7

- 250

​

​

​

=

​

- 250

Beban gaji

Saldo

6150

+ 900

+ 700

+ 1200

=

1200

+ 7750

​

24 of 57

  • Transaksi 8:

Nilai persedian perlengkapan pada akhir periode akuntansi seharga Rp. 225.000,-

  • Analisa: Nilai persedian akhir berarti pula nilai perlengkapan yang belum dipakai, jadi nilai yang mengurangi perlengkapan, atau yang sudah dipakai dan juga mengurangi modal – Rp. 475.000,-

Yaitu : Rp. 700.000 – Rp. 225.000 = Rp. 475.000

​

Kesehatan

25 of 57

Persamaan Akuntansinya :

Kesehatan

No.

Harta

=

Utang

Modal

​

Transaksi

Kas

Piutang

Perlngk.

Peralat.

=

Utang U.

Modal Dr Ani

Ket.

Saldo

6150

+ 900

+ 700

+ 1200

=

1200

+ 7750

​

8

​

​

- 475

​

=

​

- 475

Beban perlngk.

Saldo

6150

+ 900

+ 225

+ 1200

=

1200

+ 7275

​

26 of 57

  PRAKTEK Dr. ANI

PERSAMAAN AKUNTANSI

​

Kesehatan

Tgl

Kas

Piutang

Perlkp

Peral

=

Utang U

Modal Dr. Ani

Keterangan

1

2

5000

- 200

-

-

-

-

-

-

=

=

-

-

+ 5000

- 200

Modal Awal

Beban Sewa

Saldo

3

- 4800

-

-

-

-

-

-

+1200

=

=

-

1200

+ 4800

​

Saldo

4

4800

- 700

-

-

-

+ 700

+1200

-

=

=

1200

-

+ 4800

-

​

Saldo

5

4100

+ 2300

-

-

+ 700

+ 1200

=

=

1200

-

+ 4800

+ 2300

​

Pend. Jasa

Saldo

6

6400

-

-

+ 900

+ 700

+ 1200

=

=

1200

-

+ 7100

+ 900

​

Pend. Jasa

Saldo

7

6400

- 250

+ 900

-

+ 700

+ 1200

=

=

1200

-

+ 8000

- 250

​

Beban gaji

Saldo

8

6150

-

+ 900

-

+ 700

- 475

+ 1200

=

=

1200

-

+ 7750

- 475

​

Beban perlengkapan

Jml

6150

+ 900

+ 225

+ 1200

=

1200

+ 7275

​

27 of 57

Laporan Keuangan

Laporan Keuangan Dari Hasil Persamaan Akuntansi:

  • Neraca
  • Laporan R / L
  • Laporan Perubahan Modal

Kesehatan

28 of 57

(1) NERACA Praktek Dr. Ani

​

Kesehatan

​

Harta

​

​

Utang

​

Kas

Rp. 6150

Utang

Rp. 1200

Piutang

Rp. 900

​

​

Perlengkapan

Rp. 225

Modal

​

Peralatan

Rp. 1200

Modal Dr. Ani

Rp. 7275

Jumlah Harta

Rp. 8475

Jumlah U + M

Rp. 8475

29 of 57

(2) Laporan Rugi / Laba Praktek Dr. Ani

​

Kesehatan

​

I. Pendapatan I

Pendapatan II

​

Rp. 2.300

Rp. 900

​

Jumlah Pendapatan

​

Rp. 3.200

​

II. Beban – Beban

  1. Beban Sewa
  2. Beban Gaji
  3. Beban Perlengkapan

​

Rp. 200

Rp. 250

Rp. 475

​

​

​

Rp. 925

​

III. Laba

​

​

Rp. 2.275

30 of 57

(3) Laporan Perubahan Modal

Laporan Perubahan Praktek Dr. Ani

​

Kesehatan

​

Modal Awal

​

Rp. 5.000

Laba

Rp. 2.275

​

Modal Akhir

​

Rp. 7.275

31 of 57

Laporan Rugi Laba

1.Unsur yang dilaporkan di dalam laporan rugi laba adalah :

(a)Penjualan (pendapatan dari penjualan)

(b) Harga pokok penjualan

(c) Laba kotor

(d) Beban operasi

(e) Laba operasi

(f) Pendapatan lain - lain

(g) Beban lain - lain

(h) Laba bersih

Kesehatan

32 of 57

​

​

(a). Pendapatan dari penjualan (revenue from expense)

Adalah seluruh jumlah tagihan kepada langganan baik atas penjualan tunai maupun atas penjualan kredit

​

Kesehatan

33 of 57

Untuk mendapatkan penjualan bersih maka retur dan pengurangan harga serta potongan penjualan dikurangi dari total penjualan :

Penjualan bersih =

total penjualan – retur penjualan & pengurangan harga – potongan penjualan

​

​

​

Kesehatan

34 of 57

(b). Harga pokok penjualan ( Cost of good sold ) = HPP

Unsur - unsur harga pokok penjualan :

(1) Persediaan awal = P.Aw

(2) Persediaan akhir = P.Ak

(3) Pembelian = Pemb (pembelian tunai + kredit )

(4) Retur pembelian&pengurangan harga = RPPH

(5)Potongan pembelian = Pot. Pemb

(6) Beban angkut pembelian=B.Ang.Pemb

​

Kesehatan

35 of 57

Kesehatan

​

HPP = P.Aw + Pemb - P.Ak

​

Pembelian =

​

Total pembelian - (RPPH + Pot.Pemb) + B.Angk.Pemb

36 of 57

(c). Laba kotor ( gross profit ) = LK

Adalah perbedaan antara penjualan dengan harga pokok.

​

Laba kotor = Penjualan bersih - harga pokok penjualan

Kesehatan

LK =

​

Pen.sih – HPP

37 of 57

​

​

(d). Beban operasi (operational expense) = BO

adalah semua beban yang dikeluarkan yang berhubungan langsung dengan kegiatan utama perusahaan

Kesehatan

38 of 57

​

Secara garis besar terdiri dari :

​

  1. Beban Penjualan (selving expences) contoh: gaji bagian penjualan , beban iklan, beban penyusutan peralatan gudang, beban asuransi penjualan, beban perlengkapan gudang dan beban penjualan rupa - rupa

​

​

Kesehatan

39 of 57

​

  1. Beban umum (general expences atau administration expences)

contoh: beban bagian kantor, beban penerangan dan pemasaran, beban pajak, beban penyusutan gedung, beban penyusutan peralatan kantor, beban asuransi umum, beban perlengkapan kantor dan beban umum rupa - rupa

​

Kesehatan

40 of 57

​

(e). Laba dari operasi (income from operation)

adalah selisih antara Harga Pokok Penjualan dengan beban operasi.

​

  • Jadi :

Laba operasi = HPP - Beban Operasi

 

​

Kesehatan

41 of 57

​

​

(f) Pendapatan lain - lain (other income) :

Adalah pendapatan yang diperoleh dari sumber lain diluar kegiatan utama perusahaan contohnya pendapatan bunga , pendapatan sewa, deviden dan laba dari penjualan aktiva tetap

Kesehatan

42 of 57

​

​

(g). Beban lain - lain ( Other Expence )

Adalah beban yang tidak dapat dikaitkan dengan beban operasi atau beban yang bukan berasal dari kegiatan utama persahaan contohnya beban bunga, beban sewa dan beban kerugian atas penjualan aktiva tetap

Kesehatan

43 of 57

(h) Laba bersih

Adalah hasil yang terakhir yang diperoleh dari penjumlahan antara laba operasi dengan laba diluar operasi.

​

  • Laba operasi diperoleh dari Harga Pokok dikurangi biaya operasi dan laba diluar operasi (hasil pengurangan antara pendapatan lain - lain dengan biaya lain – lain)

​

Kesehatan

44 of 57

​

​

​

2. Format laporan rugilaba, methode langsung

​

Nama perusahaan

Laporan Rugi Laba

Tanggal : ...................................

​

Kesehatan

45 of 57

Kesehatan

Penjualan

Rp.....

Retur penjualan & pengurangan harga

Rp.....

​

Potongan penjualan

Rp..... +

​

​

​

​

​

Rp..... -

Penjualan bersih ........

Rp.....

​

​

Persediaan awal

Rp.....

​

Pembelian

Rp.....

​

​

Beban angkut pembelian

Rp..... +

​

​

​

​

Rp.....

​

​

​

​

​

​

​

Retur pembelian dan pengurangan harga

Rp.....

​

​

​

Potongan pembelian

Rp..... +

​

​

​

​

​

Rp..... -

​

​

Pembelian bersih

Rp..... +

​

Barang tersedia untuk dijual

​

​

Rp.....

​

Persediaan akhir

​

​

Rp..... -

​

Harga pokok penjualan

​

Rp..... -

​

​

​

​

​

Laba kotor (dipindahkan)

Rp.....

Beban Penjualan :

​

​

​

​

Gaji pegawai toko

Rp.....

​

​

Beban perlengkapan toko

Rp.....

​

​

Beban sewa toko

Rp.....

​

​

Beban asuransi barang dagangan

Rp.....

​

​

Beban penyusutan peralatan toko

Rp.....

​

​

Beban penjualan lainnya

Rp..... +

​

​

Jumlah beban penjualan (dipindahkan)

Rp.....

​

​

​

​

​

​

46 of 57

Kesehatan

Laba kotor (dipindahkan)

Rp.....

Jumlah beban penjualan (dipindahkan)

Rp.....

​

​

​

​

​

​

Beban Administrasi / umum :

​

​

​

​

Gaji pegawai kantor

Rp.....

​

​

Beban perlengkapan kantor

Rp.....

​

​

Beban penyusutan peralatan kantor

Rp.....

​

​

Beban umum lainnya

Rp..... +

​

​

Jumlah beban administrasi / umum

Rp..... +

​

Jumlah beban usaha

Rp..... -

Laba usaha

Rp.....

Pendapatan di luar usaha

Rp.....

​

Beban di luar usaha

Rp..... +

​

​

​

​

​

​

​

Laba / rugi di luar usaha

Rp... +/-

​

Laba sebelum pajak

Rp.....

​

Pajak penghasilan

Rp..... -

Laba bersih

Rp.....

47 of 57

Harga Pokok Barang di Apotik

1. Harga Netto Apotik ( HNA )

Harga netto apotik sama dengan harga beli yang dibayarkan apotik kepada penyalur tanpa memperoleh potongan penjualan, disebut Harga Pokok Penjualan

​

Apotik mempunyai kebijaksanaan sendiri untuk menetapkan Harga Jual dalam menentukan % (persentase) laba

  • Jadi : Harga Jual = HNA + Laba

​

Kesehatan

48 of 57

Contoh :

Tanggal 3/3 2003 Apotik Jaya Abadi membeli Kalpicillin Kaplet 500mg 1 (satu) dos @ Rp. 85.000.- dari PT. Prima Medika dengan Harga Netto Apotik (HNA). Bila laba yang diinginkan apotik = 30% dari harga pokok, hitunglah harga jualnya !

​

Kesehatan

49 of 57

​

  • Jawab :

Diketahui : HNA = Rp. 85.000

Laba = 30 %

Perhitungan :

Harga jual = HNA + Laba

= 85.000 + ( 0,3 x 85.000 )

= 85.000 + 25.500

= Rp. 110.500,00

​

Kesehatan

50 of 57

​

Tanggal 5/3 2003 Apotik Jaya Abadi membeli separtai obat – obatan dengan harga Rp. 2.000.000,00 ( HNA ) PPN 10% = Rp. 200.000,00 maka jumlah yang dibayar apotik kepada PT. Sumber Makmur = Rp. 2.200.000,00. Bila apotik mempunyai kebijaksanaan laba 331/3% dari harga pokok, maka harga jualnya ?

​

​

Kesehatan

51 of 57

​

  • Jawab :

Harga jual

= HNA + PPN Laba

= 2.000.000,00 + 200.000,00 + ( 331/3 % x 2.200.000 )

= 2.200.000,00 + 733.333,00

= 2.933.333,00

​

​

Kesehatan

52 of 57

​

​

(2) Harga Eceran Tertinggi (HET)

adalah harga jual yang tertinggi yang ditetapkan oleh penyalur/oleh produksi farmasi sebagai imbalan keuntungan yang diperoleh apotik berupa potongan penjualan

​

Kesehatan

53 of 57

 

​

​

​

Harga Pokok Penjualan Apotik = HET – Potongan Penjualan

​

Atau

​

HPP = HET – Potongan Penjualan ( Laba )

 

​

Kesehatan

54 of 57

​

Contoh 1:

5/5 2003 dibeli Pehacort tablet sebanyak 1 fls (500 Tab.) seharga Rp. 210.000,00 (HET) dari PT.Bhakti Wira Husada dengan potongan penjualan 331/3%. Hitunglah harga pokok penjualan !

​

Kesehatan

55 of 57

​

​

​

​

  • Jawab :

​

Harga Jual Tertinggi = Rp. 210.000,00

Lab / Potongan Penjualan= 33 1/3 = Rp. 70.000,00 (-)

Harga Pokok Penjualan = Rp. 140.000,00

​

Kesehatan

56 of 57

​

Contoh 2 :

7/5 2003 dibeli Bartolium Kapsul 1 fls (50 kapsul) dengan harga Rp. 81.000 (HET) dengan PPN 10% (Rp. 8100,00) dengan potongan 33 1/3%. Maka harga pokok penjualan sbb :

​

Kesehatan

57 of 57

​

  • Jawab:

​

HET = Rp. 81.000,00

Potongan Penjualan = 33 1/3% = Rp. 27.000,00 (-)

Harga Netto Apotik = Rp. 54.000,00

Pajak ( PPN 10% ) = Rp. 5.400,00 (+)

Harga Pokok Penjualan = Rp. 59.400,00

 

 

​

Jadi : HPP = HET – Potongan Penjualan + PPN  

​

Kesehatan