Analisis dan Perancangan ECG Monitoring PM 9000+
RIZKY MAYARDIYAH SYAFITRI P. | ROSITA FITRI MAISYAROH | WITRI ANDINI
TEKNIK BIOMEDIK, INSTITUT TEKNOLOGI SEPULUH NOPEMBER
PT.SINKO PRIMA ALLOY, 15 JULI s.d. 25 AGUSTUS 2019
Pengenalan Divisi dalam PT.Sinko Prima Alloy
Minggu
ke-1
Minggu
ke-2
Minggu
ke-3
Minggu
ke 3-6
Timeline
Pengenalan Divisi Engineering
Analisis PM-9000+
Pengenalan Divisi Quality Control (QC)
Pengenalan Divisi Produksi
Divisi Produksi
Divisi QC
1
2
3
4
QC saat pengemasan
QC sebelum distribusi
QC produksi (QC terbuka dan tertutup)
QC saat bahan baku datang
Divisi Engineering
Pembuatan Instruksi Kerja (IK) yang terdiri dari
Alat kerja perakitan Bill of material
IK perakitan IK pengemasan
Analisis PM-9000+
Cardiac Monitoring (Monitor Jantung)
Hemodynamic Monitoring (Monitor peredaran darah)
Pasien monitor adalah suatu alat yang difungsikan untuk memonitor kondisi fisiologis pasien. Dimana proses monitoring tersebut dilakukan secara real-time, sehingga dapat diketahui kondisi fisiologis pasien pada saat itu juga. Pasien monitor ini menampilkan parameter-parameter yang dibutuhkan dokter untuk mengecek keadaan pasien selama 24 jam penuh secara real-time. Parameter-parameter yang dapat ditampilkan di pasien monitor dapat dikelompokan seperti berikut:
Respiratory Monitoring (Monitor Pernafasan)
Body Temperature Monitoring (Monitor suhu tubuh)
Cardiac Monitoring (Monitor Jantung)
Hemodynamic Monitoring (Monitor peredaran darah)
Pasien monitor adalah suatu alat yang difungsikan untuk memonitor kondisi fisiologis pasien. Dimana proses monitoring tersebut dilakukan secara real-time, sehingga dapat diketahui kondisi fisiologis pasien pada saat itu juga. Pasien monitor ini menampilkan parameter-parameter yang dibutuhkan dokter untuk mengecek keadaan pasien selama 24 jam penuh secara real-time. Parameter-parameter yang dapat ditampilkan di pasien monitor dapat dikelompokan seperti berikut:
Respiratory Monitoring (Monitor Pernafasan)
Body Temperature Monitoring (Monitor suhu tubuh)
Tentang
produk
Disassembly PM-9000+ (power supply)
Baterai PLN Tiap modul sensor
Blok Diagram (power supply)
Step-down transformer : menurunkan tegangan dari AC input
Rectifier : penyearah tegangan (mengubah AC ke DC)
Smoothing : mengecilkan ripple menggunakan kapasitor
Regulator : menghilangkan ripple dengan mengatur tegangan output pada nilai tetap
Disassembly PM-9000+ (main system)
Modul sensor Mikroprosesor Printer LCD
Sinyal Fisiologis dari tubuh yang diukur pada PM 9000+ meliputi
Blok Diagram
(main system)
Perancangan sistem ECG monitoring
Overview
Perancangan program ECG monitoring
Membandingkan output program dengan output pada PM9000+
Pengambilan data ECG
Mempelajari cara kerja ECG monitoring pada PM9000+
Mempelajari cara kerja ECG monitoring pada PM9000+
Sinyal jantung dari 5-lead ECG
LED alarm yang menyala saat kondisi tidak normal
Hasil pengukuran sinyal fisiologis pasien (ECG, SpO2, NiBP, Respirasi, dan Temperature)
Tombol panel kontrol
Indikator suplai daya
Informasi pasien dan waktu
Central Monitoring System (CMS)
Kabel LAN
Pengambilan data ECG
Simulator ECG (MS400)
ECG 1200G
Pengambilan data ECG
XML to TXT
converter
Software ECG
synchronous
XML to TXT
converter
(click button to begin)
Konversi
XML to TXT
Perancangan program ECG monitoring
Metode deteksi QRS complex
(Pan-Tompkins)
Sumber :
P . S. Hamilton and W . J . Tompkins, “Quantitative Investigation of QRS Detection Rules Using the MIT/BIH Arrhytmia Database” IEEE Trans. Biomed. Eng., vol. BME-33, no. 12, pp. 1157-1165, 1986
Parameter Alarm
Parameter | Deskripsi |
ASYSTOLE | Tidak adanya QRS complex yang terdeteksi selama 6 detik berturut-turut |
TACHYCARDIA | RR interval kurang dari 0.5 detik untuk 5 puncak R berturut-turut |
BRADYCARDIA | RR interval lebih dari 1.5 detik untuk 5 puncak R berturut-turut |
HR LOW | Kondisi ketika denyut jantung berada kurang dari atau sama dengan 40 (bisa diubah sesuai kebutuhan) |
HR HIGH | Kondisi ketika denyut jantung berada lebih dari atau sama dengan 120 (bisa diubah sesuai kebutuhan) |
NOMAL | Kondisi ketika denyut jantung berada diantara 40 dan 120 (bisa diubah sesuai kebutuhan) |
NO ARR | Arrhythmia tidak terdeteksi pada pasien |
the
interface
the
interface
run the
program
(HR alarm)
run the
program
(ARR alarm)
Membandingkan output program dengan output pada PM-9000+
Pengujian 40 BPM
(20 sec)
Puncak ke- | Pembacaan pada simulator (bpm) | Pembacaan pada program (bpm) |
1 | - | - |
2 | - | 40 |
3 | - | 40 |
4 | - | 40.15 |
5 | 40 | 40 |
6 | 40 | 40 |
7 | 40 | 40 |
8 | 40 | 40 |
9 | 40 | 40.15 |
10 | 40 | 40 |
11 | 40 | 40 |
12 | 40 | 40.15 |
13 | 40 | 40 |
Pengujian
80 BPM
(10 sec)
Puncak ke- | Pembacaan pada simulator (bpm) | Pembacaan pada program (bpm) |
1 | - | - |
2 | - | 80 |
3 | - | 80 |
4 | - | 80 |
5 | - | 80 |
6 | - | 80 |
7 | 80 | 80 |
8 | 80 | 80 |
9 | 80 | 80.21 |
10 | 80 | 80 |
11 | 80 | 80 |
12 | 80 | 80 |
13 | 80 | 80 |
Pengujian 120 BPM
(10 sec)
Puncak ke- | Pembacaan pada simulator (bpm) | Pembacaan pada program (bpm) |
1 | - | - |
2 | - | 120 |
3 | - | 120.48 |
4 | - | 120 |
5 | - | 120 |
6 | - | 120 |
7 | 120 | 120.48 |
8 | 120 | 120 |
9 | 120 | 120 |
10 | 120 | 120.48 |
Pengujian 120 BPM
(10 sec)
Puncak ke- | Pembacaan pada simulator (bpm) | Pembacaan pada program (bpm) |
11 | 120 | 120 |
12 | 120 | 120.48 |
13 | 120 | 120 |
14 | 120 | 120 |
15 | 120 | 120.48 |
16 | 120 | 120 |
17 | 120 | 120.48 |
18 | 120 | 120 |
19 | 120 | 120 |
20 | 120 | 120 |
Thanks!
Any questions?