ANALISIS DINAMIKA ATMOSFER – LAUT;�ANALISIS & PREDIKSI CURAH HUJAN
BIDANG ANALISIS VARIABILITAS IKLIM
PUSAT INFORMASI PERUBAHAN IKLIM - KEDEPUTIAN BIDANG KLIMATOLOGI
BADAN METEOROLOGI KLIMATOLOGI DAN GEOFISIKA
UPDATE
DASARIAN III OKTOBER 2021
1
1
OUTLINE
2
Status dan Prediksi ENSO serta IOD
3
3
Monitoring suhu bawah permukaan laut di wilayah Pasifik pada Juli 2021 didominasi kondisi netral. Pada Agustus - Oktober 2021, anomali negatif terlihat dan menguat di kedalaman 0-250 m terutama di wilayah Pasifik bagian tengah hingga timur.
Peta evolusi suhu bawah permukaan laut (peta kanan) dari 26 Agustus s.d. 25 Oktober 2021 juga menunjukkan kondisi anomali suhu negatif terlihat semakin menguat di Pasifik tengah hingga timur pada kedalaman 0-300 m.
Anomali Suhu SubSurface Samudera Pasifik
(PEMUTAKHIRAN DASARIAN III OKTOBER 2021)
Sumber: bom.gov.au
Sumber: CPC NOAA
4
ANALISIS ANOMALI SUHU MUKA LAUT
Indeks Nino3.4 : -1.17 ; Indeks Dipole Mode : -0.61
5
PREDIKSI SPASIAL ANOMALI SST�(PEMUTAKHIRAN OKTOBER 2021)
6
ANALISIS & PREDIKSI ENSO �(PEMUTAKHIRAN DASARIAN III OKTOBER 2021)
*Oktober 2021 = pemutakhiran s.d. 30
Oktober 2021
Peningkatan Konveksi di Indonesia
Pengurangan Konveksi di Indonesia
El-NIÑO
KUAT
MODERAT
LEMAH
KUAT
MODERAT
LEMAH
LA-NIÑA
Prediksi ENSO BMKG | |||||
OND'21 | NDJ'21 | DJF'21 | JFM'22 | FMA'22 | MAM'22 |
-0.92 | -0.89 | -0.81 | -0.73 | -0.68 | -0.74 |
7
ANALISIS & PREDIKSI IOD�(PEMUTAKHIRAN DASARIAN III OKTOBER 2021)
*Oktober 2021 = pemutakhiran s.d. 30 Oktober 2021
DM [+]
NORMAL
DM [-]
Peningkatan Konveksi di Indonesia
Pengurangan Konveksi di Indonesia
PREDIKSI IOD BMKG | |||||
Nov'21 | Des'21 | Jan'22 | Feb'22 | Mar'22 | Apr'22 |
-0.07 | 0.12 | 0.17 | 0.11 | 0.14 | -0.01 |
8
ENSO UPDATE : october 2021
IRI ENSO Forecast, CPC/IRI ENSO Update
Published: 14 October 2021
El Niño Outlook
Last Updated: 11 October 2021 next update 10 November 2021
El Niño Outlook
Issued : 26 October 2021 next update 09 November 2021
El Niño Outlook
Updated : September 2021
9
Analisis dan Prediksi Monsun
10
10
ANALISIS ANGIN ZONAL LAPISAN 850 mb
Pola angin zonal (Timur-Barat):
(Sumber : ITACS - JRA-55)
11
ANALISIS ANGIN MERIDIONAL LAPISAN 850 mb
Pola angin meridional (Utara-Selatan):
(Sumber : ITACS - JRA-55)
12
ANALISIS & PREDIKSI ANGIN LAPISAN 850 mb
(Sumber : ITACS - JRA-55)
Aliran massa udara di wilayah Indonesia umumnya masih didominasi angin timuran kecuali wilayah Sumatera bagian tengah hingga utara dan Kalbar bagian utara. Terdapat pola siklonal di sekitar Borneo Vortex. Pola angin lebih lemah dari normalnya.
Aliran massa udara di wilayah Indonesia diprediksi angin baratan mulai memasuki wilayah Indonesia terutama di wilayah sekitar ekuator. Terdapat pola siklonal di sekitar Barat Sumatera bagian utara dan selatan, Utara Kalimantan, dan perairan Maluku.
13
PREDIKSI ANGIN LAPISAN 850 mb�(Sumber : ECMWF)
NOVEMBER 2021– JANUARI 2022
November 2021 diprediksi Angin Monsun Asia sudah aktif dimana massa udara dari S.Pasifik mulai memasuki wilayah Indonesia khususnya di utara garis equator, kemudian semakin mengguat dengan massa udara berasal dari S.Hindia pada Desember 2021-Januari 2022.
14
ANALISIS & PREDIKSI INDEKS MONSUN
15
ANALISIS & PREDIKSI INDEKS SCS-CEF & CENS�(monitoring potensi peningkatan curah hujan di ibu kota)
16
ANALISIS OUTGOING LONGWAVE RADIATION (OLR)
17
17
ANALISIS OUTGOING LONGWAVE RADIATION (OLR)
(Sumber : NOAA/ PSD)
Daerah pembentukan awan (OLR ≤ 220 W/m2) terjadi di sebagian besar wilayah Sumatera, Jawa bagian barat hingga tengah, Kalimantan, dan Papua.
Tutupan awan di wilayah Indonesia umumnya cenderung mirip dengan kondisi normalnya.
Ref: Evans and Webster, Aust. Meteorol. Oceanogr. J, 2014
18
Analisis dan Prediksi MJO
19
19
ANALISIS DAN PREDIKSI MJO & GEL. ATMOSFER
(Sumber : NCEP – NOAA)
Analisis pada tanggal 31 Oktober 2021 menunjukkan MJO tidak aktif dan diprediksi tetap tidak aktif hingga pertengahan dasarian II November 2021.
Prediksi anomali OLR secara spasial menunjukkan bahwa potensi pertumbuhan awan relatif cukup banyak dibanding biasanya terjadi di sebagian besar wilayah Indonesia hingga akhir dasarian II November 2021.
20
Analisis dan Prediksi �Suhu Muka Laut Perairan Indonesia
21
21
�ANALISIS ANOMALI SUHU MUKA LAUT INDONESIA�
SSTA Indonesia : 0.63 (Hangat)
Rata-rata anomali suhu perairan Indonesia umumnya menunjukkan kondisi hangat pada sebagian besar wilayah Indonesia. Kisaran anomali SST antara –0.25 s.d +2.0 °C. Suhu muka laut yang lebih hangat (anomali positif) umumnya terjadi di wilayah perairan Samudra Hindia barat Sumatera hingga selatan Jawa bagian tengah, Perairan Kepri dan Bangka Belitung, Laut Banda, Laut Timor, Laut Arafuru, Laut Sulawesi, perairan Maluku, Maluku Utara dan utara Papua .
(Sumber : ICOBE-SST)
22
PREDIKSI SPASIAL ANOMALI SST INDONESIA�(PEMUTAKHIRAN OKTOBER 2021)
Anomali SST Perairan Indonesia pada November 2021 hingga Januari 2022 diprediksi didominasi kondisi hangat (anomali positif) pada seluruh wilayah Indonesia dan melemah menuju kondisi netral kecuali bagian tengah hingga timur. Kemudian menuju netral disebagian besar wilayah Indonesia kecuali perairan utara Sulawesi yang berada pada kondisi hangat hingga April 2022.
23
Analisis dan Prediksi �Kelembapan Udara Relatif (RH)
24
24
ANALISIS & PREDIKSI RELATIVE HUMIDITY (RH) PERMUKAAN�Sumber: ECMWF
Kelembapan udara relatif (relative humidity) pada lapisan permukaan umumnya di atas 80 %.
Kelembapan udara relatif permukaan diprediksi umumnya di atas 80% dan terjadi hingga Dasarian III November 2021.
25
ANALISIS & PREDIKSI RELATIVE HUMIDITY (RH) 850mb�Sumber: CFSv2
Kelembapan udara relatif pada lapisan 850mb umumnya berkisar 55 – 90 %.
Kelembapan udara relatif pada lapisan 850mb umumnya diprediksi berkisar antara 65 – 90 %.
26
ANALISIS & PREDIKSI RELATIVE HUMIDITY (RH) 700mb�Sumber: CFSv2
Kelembapan udara relatif pada lapisan 700mb umumnya berkisar 40 – 80 %.
Kelembapan udara relatif pada lapisan 700mb umumnya diprediksi berkisar antara 40 – 90 %.
27
Analisis dan Prediksi �Suhu Rata-rata, Minimum dan Maksimum
28
28
ANALISIS & PREDIKSI SUHU RATA-RATA PERMUKAAN�Sumber: ECMWF
Suhu rata-rata permukaan berkisar 22 – 28 °C.
Suhu rata-rata permukaan diprediksi berkisar 20 – 28 °C.
29
ANALISIS & PREDIKSI SUHU MINIMUM�Sumber: ECMWF
Suhu minimum permukaan berkisar 20 – 25 °C.
Suhu minimum permukaan diprediksi berkisar 20 – 26 °C.
30
ANALSIS & PREDIKSI SUHU MAKSIMUM�Sumber: ECMWF
Suhu maksimum permukaan berkisar 24 – 35 °C.
Suhu maksimum permukaan diprediksi berkisar 24 – 34 °C.
31
Analisis dan Prediksi �Hari Tanpa Hujan Berturut-turut (HTH)
32
32
MONITORING HARI TANPA HUJAN �(pemutakhiran: 31 OKTOBER 2021)
33
PRAKIRAAN HARI TANPA HUJAN (HTH)
34
PRAKIRAAN PELUANG HARI TANPA HUJAN (HTH)�(PERIODE HTH :01 NOVEMBER – 12 DESEMBER 2021)
HTH > 5 Hari
HTH > 10 Hari
HTH > 15 Hari
HTH > 20 Hari
HTH > 25 Hari
35
PERINGATAN DINI KEKERINGAN METEOROLOGIS�PEMUTAKHIRAN : 2 NOVEMBER 2021
36
PERINGATAN DINI CURAH HUJAN TINGGI�PEMUTAKHIRAN : 1 NOVEMBER 2021
37
ANALISIS CURAH HUJAN
38
38
Analisis Curah dan Sifat Hujan Bulan Oktober 2021
Analisis Curah Hujan Bulanan – Oktober 2021
Analisis Sifat Hujan Bulanan – Oktober 2021
Umumnya curah hujan pada Oktober 2021 berada kriteria Rendah - Menengah (0 - 300 mm/bulan). Curah hujan tinggi-sangat tinggi (>300 mm/bulan) terjadi dis sebagian Aceh, Sumatera Utara bagian utara, Sumatera Barat bagian tengah dan selatan, Riau bagian barat, Bengkulu, Jawa Barat bagian barat, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah bagian barat dan utara, Kalimantan Utara bagian utara, sebagian Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan bagian tengah, sebagian Papua Barat dan sebagian Papua.
Sifat hujan pada Oktober 2021 umumnya Normal – Atas Normal. Sifat hujan Bawah Normal terjadi di Aceh bagian barat, Sumatera Utara, Sumatera Barat bagian utara dan barat, Riau bagian utara, Bengkulu bagian selatan, Jambi bagian selatan, Sumatera Selatan, Lampung bagian barat, Banten bagian barat, Jawa Barat bagian selatan, Jawa Tengah, DIY bagian barat, sebagian Jawa Timur, Bali bagian selaran, Pulau Sumbawa bagian timur, Kalimantan Barat bagian utara, sebagian Kalimanta Tengah, Kalimantan Selatan bagian barat, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur bagian utara, sebagian Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah bagian utara, sebagian Sulawesi Utara, Sulawesi Tenggara bagian utara, Maluku Utara, sebagian Maluku, Papua Barat bagian utara dan sebagian Papua.
39
Analisis Curah dan Sifat Hujan Dasarian III Oktober 2021
Umumnya curah hujan pada Dasarian III Oktober 2021 berada kriteria Rendah - Menengah (0 – 150 mm/dasarian). Curah hujan tinggi dan sangat tinggi (> 150 mm/dasarian) terjadi di sebagian Aceh, Sumatera Utara bagian utara, Sumatera Barat bagian selatan, sebagian Riau, Jambi bagian barat, Bengkulu bagian utara, Jawa Barat bagian barat, Jawa Tengah bagian barat, Kalimantan Barat bagian tengah, Kalimantan Tengah bagian selatan, sebagian Papua Barat dan sebagian Papua.
Sifat hujan pada Dasarian Dasarian III Oktober 2021 umumnya Normal hingga Atas Normal. Sifat hujan Bawah Normal terjadi di sebagian Sumatera Utara, Sumatera Barat bagian utara, Jambi bagian timur, sebagian Sumatera Selatan, Bangka Belitung, sebagian Lampung, Banten bagian barat, Jawa Tengah bagian tengah, Jawa Timur bagian tengah, Kalimantan Barat bagian utara, sebagian Kalimantan Selatan, sebagian Kalimantan Timur, sebagian Kalimantan Utara, sebagian Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah bagian utara, Sulawesi Tenggara bagian timur, Papua Barat bagian utara dan sebagian Papua.
Analisis Curah Hujan Dasarian – Oktober III 2021
Analisis Sifat Hujan Dasarian – Oktober III 2021
40
ANALISIS PERKEMBANGAN MUSIM
41
41
Analisis Perkembangan Musim Hujan 2021
42
PRAKIRAAN DAN PELUANG CURAH HUJAN
43
43
Prakiraan Hujan Dasarian�(Update 28 Oktober 2021)
PRAKIRAAN CH DASARIAN
PRAKIRAAN SH DASARIAN
NOV - I
NOV - II
NOV - III
44
Prakiraan Peluang Hujan Dasarian�(Update 28 Oktober 2021)
PELUANG HUJAN >150mm
PELUANG HUJAN >50mm
NOV - I
NOV - II
NOV - III
45
Prakiraan Curah Hujan Bulanan 2021-2022
NOVEMBER
DESEMBER
JANUARI 2022
FEBRUARI 2022
MARET 2022
APRIL 2022
46
Prakiraan Sifat Hujan Bulanan 2021-2022
NOVEMBER
DESEMBER
JANUARI 2022
FEBRUARI 2022
MARET 2022
APRIL 2022
47
Peluang Curah Hujan Bulanan 2021-2022
NOVEMBER
DESEMBER
JANUARI 2022
FEBRUARI 2022
MARET 2022
APRIL 2022
Peluang hujan di atas kriteria TINGGI (curah hujan > 300 mm/ bulan)
48
Prakiraan Awal Musim Hujan 2021/2022
49
Prakiraan Puncak Musim Hujan 2021/2022
50
�RINGKASAN�
Indeks ENSO dasarian III Oktober 2021 menunjukkan menunjukkan ENSO dalam kondisi prasyarat La Nina Lemah. BMKG dan sebagian institusi memprakirakan kondisi ENSO La Niña Lemah – Netral dan akan berlangsung hingga awal tahun 2022. Sedangkan Indeks Dipole Mode menunjukkan kondisi IOD negatif dan diprakirakan akan netral setidaknya hingga awal tahun 2022.
Dasarian III Oktober 2021, Aliran massa udara di wilayah Indonesia umumnya masih didominasi angin timuran kecuali wilayah Sumatera bagian tengah hingga utara dan Kalbar bagian utara. Terdapat pola siklonal di sekitar Borneo Vortex. Pola angin lebih lemah dari normalnya. Dasarian I November 2021, aliran massa udara di wilayah Indonesia diprediksi angin baratan mulai memasuki wilayah Indonesia terutama di wilayah sekitar ekuator. Terdapat pola siklonal di sekitar Barat Sumatera bagian utara dan selatan, Utara Kalimantan, dan perairan Maluku.
Daerah pembentukan awan terjadi di sebagian besar wilayah Sumatera, Jawa bagian barat hingga tengah, Kalimantan, dan Papua. Tutupan awan di wilayah Indonesia umumnya cenderung mirip dengan kondisi normalnya.
Analisis pada tanggal 31 Oktober 2021 menunjukkan MJO tidak aktif dan diprediksi tetap tidak aktif hingga pertengahan dasarian II November 2021. Prediksi anomali OLR secara spasial menunjukkan bahwa potensi pertumbuhan awan relatif cukup banyak dibanding biasanya terjadi di sebagian besar wilayah Indonesia hingga akhir dasarian II November 2021.
Dasarian III Oktober 2021, Kelembapan udara relatif (relative humidity) pada lapisan permukaan umumnya diatas 80 %. Kelembapan udara relatif permukaan diprediksi umumnya diatas 80% dan terjadi hingga Dasarian III November 2021
Dasarian III Oktober 2021, suhu rata-rata permukaan berkisar 22 – 28 °C dan diprediksi dasarian I hingga III November berkisar 20-28°C. Pada dasarian I hingga III November 2021, suhu minimum diprediksi berkisar 20–26°C dan suhu maksimum diprediksi umumnya berkisar 24-34°C.
Tidak ada peringatan dini kekeringan meteorologis.
Beberapa kabupaten di Provinsi Aceh, Sumatera Barat, Sumatera Utara, Bengkulu, Banten, Jawa Barat, DI Yogyakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Sulawesi Barat, Papua Barat dan Papua berpotensi mengalami curah hujan tinggi pada klasifikasi waspada hingga siaga untuk satu dasarian kedepan.
51
RINGKASAN
Umumnya curah hujan pada Dasarian III Oktober 2021 berada kriteria Rendah - Menengah (0 – 150 mm/dasarian). Curah hujan tinggi dan sangat tinggi (> 150 mm/dasarian) terjadi di sebagian Aceh, Sumatera Utara bagian utara, Sumatera Barat bagian selatan, sebagian Riau, Jambi bagian barat, Bengkulu bagian utara, Jawa Barat bagian barat, Jawa Tengah bagian barat, Kalimantan Barat bagian tengah, Kalimantan Tengah bagian selatan, sebagian Papua Barat dan sebagian Papua.
52
TERIMAKASIH ATAS PERHATIANNYA
Info Iklim : 021 4246321 ext. 1707
Info Cuaca : 021 6546315/18
Info Gempabumi : 021 6546316
Terima kasih
www.bmkg.go.id
@infoBMKG
Jl. Angkasa 1 No.2 Kemayoran Jakarta Pusat, Indonesia
53
53