P
ENDALAMAN MATERI
TEMA 7
PERKEMBANGAN TEKNOLOGI
PM
Subtema 2:
Perkembangan Teknologi Produksi Sandang
Menemukan Kata Kunci dari Teks �tentang Perkembangan Teknologi Produksi Sandang
T7 ST2
P1
Muatan
Bahasa Indonesia
KD 3.6 dan 4.6
Pembelajaran 1:
Menentukan Banyak Simetri Lipat�pada Bangun Datar
T7 ST2
P1
Muatan
Matematika
KD 3.9 dan 4.9
Pembelajaran 1:
Perhatikan gambar berikut!
Jadi, simetri lipat adalah lipatan yang dapat membagi sebuah bangun atau benda menjadi dua bagian sama besar.
Perhatikan contoh sumbu simetri pada bangun datar berikut!
Ayo, buatlah dua bangun datar yang berbeda. Setelah itu, gambarlah semua sumbu simetri dari setiap bangun datar tersebut!
Mengidentifikasi Gerakan Membatik Menjadi Sebuah Tarian
T7 ST2
P1
Muatan
SBdP
KD 3.3 dan 4.3
Pembelajaran 1:
Gerak kuat pada tari, biasanya ditandai dengan tempo musik yang cepat. Gerak kuat atau cepat pada tari menggambarkan semangat, riang gembira, dan amarah.
Gerak lemah adalah gerak yang lembut. Tempo musik pengiring gerakan lemah biasanya pelan. Gerak lemah juga dapat kamu jumpai dalam kegiatan membatik.
Bagaimana cara melakukan gerakan membatik?
Menemukan Informasi dari Teks tentang Perkembangan Teknologi Produksi Sandang
T7 ST2
P2
Muatan
Bahasa Indonesia
KD 3.6 dan 4.6
Pembelajaran 2:
Ayo, bacalah teks dengan cermat dan jawablah pertanyaan yang ada di buku Bupenamu!
T7 ST2
P2
Muatan
PPKn
KD 3.3 dan 4.3
Pembelajaran 2:
Keberagaman Teman-Teman �di Sekolah (1)
Made memakai pakaian tradisional dari Bali.
Sita memakai pakaian tradisional baju Bodo dari suku Bugis.
Menjelaskan Informasi dari Teks tentang Perkembangan Teknologi Produksi Sandang
T7 ST2
P3
Muatan
Bahasa Indonesia
KD 3.6 dan 4.6
Pembelajaran 3:
Meragakan Tarian dengan Menambah Gerakan Baru
T7 ST2
P3
Muatan
SBdP
KD 3.3 dan 4.3
Pembelajaran 3:
Ingat, salah satu tarian dengan gerak lemah adalah menirukan gerakan membatik.
Ayo, peragakan gerakan membatik sesuai yang ada di buku Bupenamu!
Mengidentifikasi Bangun Datar �yang Simetris dan Tidak Simetris
T7 ST2
P3
Muatan
Matematika
KD 3.9 dan 4.9
Pembelajaran 3:
Jika sebuah bangun datar memiliki sumbu simetri, maka bangun datar tersebut dikatakan bangun yang simetris.
Persegi panjang merupakan bangun simetris, sedangkan segitiga sembarang merupakan bangun yang tidak simetris.
Perhatikan gambar berikut!
Persegi panjang memiliki 2 sumbu simetri.
Segitiga sembarang tidak memiliki sumbu simetri.
Menentukan Kalimat Utama dari Teks tentang Perkembangan Teknologi Produksi Sandang
T7 ST2
P4
Muatan
Bahasa Indonesia
KD 3.6 dan 4.6
Pembelajaran 4:
Ayo, bacalah teks dengan cermat dan jawablah pertanyaan yang ada di buku Bupenamu!
T7 ST2
P4
Muatan
PPKn
KD 3.3 dan 4.3
Pembelajaran 4:
Keberagaman Teman-Teman �di Sekolah (2)
Menentukan Gagasan Pokok dari Teks tentang Perkembangan Teknologi Produksi Sandang
T7 ST2
P5
Muatan
Bahasa Indonesia
KD 3.6 dan 4.6
Pembelajaran 5:
Ayo, bacalah teks dengan cermat dan jawablah pertanyaan yang ada di buku Bupenamu!
T7 ST2
P5
Muatan
PPKn
KD 3.3 dan 4.3
Pembelajaran 5:
Manfaat Keberagaman di Sekolah
Misalnya, berbeda suku bangsa, budaya, atau bahasa daerah yang digunakan.
Manfaat keberagaman dalam lingkungan sekolah:
Menentukan Simetri Putar �pada Bangun Datar
T7 ST2
P5
Muatan
Matematika
KD 3.9 dan 4.9
Pembelajaran 5:
Perhatikan contoh berikut!
1
2
Menceritakan Informasi dari Teks tentang Perkembangan Teknologi Produksi Sandang
T7 ST2
P6
Muatan
Bahasa Indonesia
KD 3.6 dan 4.6
Pembelajaran 6:
Ayo, bacalah teks dengan cermat dan jawablah pertanyaan yang ada di buku Bupenamu!
T7 ST2
P6
Muatan
PPKn
KD 3.3 dan 4.3
Pembelajaran 6:
Menyikapi Keberagaman �di Sekolah
Contoh sikap yang perlu diterapkan dalam menyikapi perbedaan:
Menentukan Tingkat Simetri Putar Bangun Datar
T7 ST2
P6
Muatan
Matematika
KD 3.9 dan 4.9
Pembelajaran 6:
Perhatikan gambar berikut!
Perhatikan bentuk segitiga sama sisi berikut!
Segitiga sama sisi dikatakan memiliki simetri putar tingkat 3 karena dapat membentuk pola yang sama setelah diputar putaran, putaran, dan 1 putaran penuh.
Perhatikan bentuk persegi panjang berikut!
Persegi panjang memiliki simetri putar tingkat 2 karena dapat membentuk pola yang sama setelah diputar putaran dan 1 putaran penuh.