animhadi
PENYUSUNAN
MODUL AJAR DAN BAHAN AJAR
BIMTEK
Kerangka Pengembangan Pembelajaran pada Pembelajaran Paradigma Baru
Pembelajaran Paradigma Baru
Penuntun arah
KERANGKA KURIKULUM SEKOLAH PENGGERAK
Struktur Kurikulum
Capaian Pembelajaran
Prinsip Pembelajaran dan Asesmen
Kurikulum Operasional Satuan Pendidikan
Perangkat Ajar
P
E
M
E
R
I
T
A
H
S
A
T
U
A
N
P
E
N
D
I
D
I
K
A
N
Bahan Ajar
Modul Ajar
Projek Profil Pelajar Pancasila
Profil Pelajar Pancasila
Dimensi Profil Pelajar Pancasila
Kompetensi dan karakter yang dijabarkan dalam Profil Pelajar Pancasila dibangun dalam keseharian dan dihidupkan dalam diri setiap individu peserta didik
PPPPP
Ekstrakurikuler
Intrakurikuler
Budaya Sekolah
Alur Keterkaitan
Pengembangan perangkat ajar dapat merujuk pada KOSP dan ATP.
RPP Plus
(salah satu jenis peragkat ajar)
KOSP
ATP
TP
CP
MODUL AJAR
Memuat sekumpulan kompetensi dan lingkup materi yang disusun secara komprehensif
Sebagai acuan perencanaan pembelajaran.
CP
KEPUTUSAN
KEPALA BADAN PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN DAN PERBUKUAN
NOMOR 028/H/KU/2021
TENTANG
CAPAIAN PEMBELAJARAN
PAUD, SD, SMP, SMA, SDLB, SMPLB, DAN SMALB
Pendidikan Dasar dan Menengah
Perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran dan asesmen intrakurikuler
2
3
4
5
6
7
Perencanaan ini bisa dimodifikasi sesuai dengan kebutuhan dan kondisi
1
Bagaimana merencanakan dan melaksanakan pembelajaran dan asesmen paradigma baru?
Menganalisis Capaian Pembelajaran (CP), menyusun Tujuan Pembelajaran dan Alur Tujuan Pembelajaran
Perencanaan, Pelaksanaan, dan Pengolahan Asesmen Diagnostik
Penyesuaian pembelajaran dengan tingkat capaian dan karakteristik peserta didik
Pelaporan Hasil Belajar
Pengembangan Modul Ajar
Perencanaan, Pelaksanaan, dan Pengolahan Hasil Asesmen Formatif dan Sumatif
Evaluasi Pembelajaran dan Asesmen
PEMBELAJARAN BERMAKNA
Bagaimana prinsip kerja baut dan mur?
KESESUAIAN
“Mengajar itu bukan hanya bicara soal pintarnya kita memahami dan menjelaskan materi, atau mengerjakan soal-soal tingkat dewa”
Tapi ternyata mengajar itu juga wajib bicara tentang “apakah proses yang kita lakukan sudah sesuai dengan latar belakang siswa, baik dalam ranah kognitif, maupun non kognitif”.
Mur
Baut
Lalu Apa Esensi Mengajar?
Proses Merancang Kegiatan Belajar Bermakna
Memilih tujuan
Menganalisis kebutuhan siswa
Asesmen untuk mengetahui posisi siswa
Menentukan strategi dan metode
Menyiapkan bahan ajar
Membuat kesepakatan target belajar
Pelaksanaan Pembelajaran dan Asesmen
Refleksi untuk perbaikan
1
2
3
4
5
6
7
8
Merancang Kegiatan Belajar Bermakna pada Modul Ajar
PENGEMBANGAN MODUL AJAR
1
3
2
4
Konsep dan Komponen Modul Ajar
Prinsip Penyusunan Modul Ajar
Pengembangan Bahan Ajar/LKPD
Prosedur Penyusunan Modul Ajar
MODUL AJAR
Mengembangkan
MODUL AJAR
Memandu Pendidik melaksanakan pembelajaran
KONSEP MODUL AJAR
KOMPONEN MODUL AJAR
KOMPONEN MODUL AJAR
Informasi Umum
Komponen Inti
Lampiran
Informasi Umum
Komponen Inti
Lampiran
CATATAN TENTANG MODUL AJAR
Memilih atau memodifikasi modul ajar yang sudah disediakan pemerintah untuk menyesuaikan modul ajar dengan karakteristik peserta didik, atau
Menyusun sendiri modul ajar sesuai dengan karakteristik pesertadidik
Keleluasaan Pendidik dalam Pengembangan Modul Ajar?
Pendidik memiliki kemerdekaan untuk:
01
02
KOMPONEN MODUL AJAR
A. IDENTITAS MODUL
KOMPONEN MODUL AJAR
B. KOMPETENSI AWAL
KOMPONEN MODUL AJAR
C. PROFIL PELAJAR PANCASILA
KOMPONEN MODUL AJAR
D. SARANA DAN PRASARANA
Merupakan fasilitas dan bahan yang dibutuhkan untuk menunjang kegiatan pembelajaran.
Ketersediaan materi disarankan mempertimbangkan kebutuhan peserta didik baik dengan keterbatasan atau kelebihan, contohnya teknologi
KOMPONEN MODUL AJAR
E. TARGET PESERTA DIDIK
Peserta didik reguler/tipikal: umum, tidak ada kesulitan dalam mencerna dan memahami materi ajar.
Peserta didik dengan kesulitan belajar: memiliki gaya belajar yang terbatas hanya satu gaya misalnya dengan audio
Peserta didik dengan pencapaian tinggi: mencerna dan memahami dengan cepat, mampu mencapai keterampilan berfikir aras tinggi (HOTS),
KOMPONEN MODUL AJAR
F. MODEL PEMBELAJARAN
Merupakan model atau kerangka pembelajaran yang memberikan gambaran sistematis pelaksanaan pembelajaran
Model pembelajaran dapat berupa model pembelajaran tatap muka, pembelajaran jarak jauh dalam jaringan (PJJ Daring), pembelajaran jarakjauh luar jaringan (PJJ Luring), dan blended learning
Model Pembelajaran
Discovery Learning |
|
Sintak : |
|
Inquiry Learning |
|
Sintak : |
|
Problem Base Learning |
|
Sintak : |
|
Project Base Learning |
|
Sintak : |
|
KOMPONEN MODUL AJAR
A. TUJUAN PEMBELAJARAN
Mencerminkan hal-hal penting dari pembelajaran dan harus bisa diuji dengan berbagai bentuk asesmen
Menentukan kegiatan belajar, sumber daya yang digunakan, kesesuaian dengan keberagaman murid, dan metode asesmen yang digunakan.
Komponen tujuan pembelajaran : kompetensi (dimensi kognitif) dan konten (materi)
Kriteria tujuan pembelajaran idealnya terdiri dari 2 komponen berikut
Menentukan Tujuan Pembelajaran
TUJUAN PEMBELAJARAN
KOMPETENSI/
KOGNITIF
MATERI/KONTEN
LOTS
HOTS
IPK
ATP
TP
Materi
Indikator Soal
Instrumen
MENENTUKAN TUJUAN PEMBELAJARAN
Dimensi proses kognitif
Dimensi pengetahuan
Metakognitif | | | | | | |
Prosedural | | | | | | |
Konseptual | | | | | | |
Faktual | | | | | | |
| Mengingat | Memahami | Menerapkan | Menganalisis | Mengevaluasi | Mencipta |
DIMENSI KOGNITIF DAN PENGETAHUAN
KOMPONEN MODUL AJAR
B. ASESMEN
Asesmen digunakan untuk mengukur capaian pembelajaran di akhir kegiatan
Jenis asesmen:
JENIS ASESMEN
FORMATIF
SUMATIF
Dilakukan saat proses pembelajaran
Dasar untuk perbaikan proses pembelajaran selanjutnya
Dilakukan setelah pembelajaran satu atau beberapa KD
Dasar penulisan rapor, kenaikan kelas, dan keberhasilan belajar di SP
DIAGNOSTIK
Dilakukan di awal pembelajaran
Mengetahui kesejahteraan psikologi dan sosial emosi siswa,
Memetakan kompetensi siswa
KOMPONEN MODUL AJAR
B. ASESMEN
Bentuk asesmen yang bisa dilakukan:
KOMPONEN MODUL AJAR
C. PEMAHAMAN BERMAKNA
Informasi tentang manfaat yang akan peserta didik peroleh setelah mengikuti proses pembelajaran.
Contoh kalimat pemahaman bermakna:
KOMPONEN MODUL AJAR
D. PERTANYAAN PEMANTIK
Pertanyaan pemantik dibuat oleh guru untuk menumbuhkan rasa ingin tahu dan kemampuan berpikir kritis dalam diri peserta didik.
Contohnya pada pembelajaran menulis cerpen, guru dapat mendorong pertanyaan pemantik sebagai berikut:
KOMPONEN MODUL AJAR
E. KEGIATAN PEMBELAJARAN
Urutan kegiatan pembelajaran inti dalam bentuk langkah-langkah kegiatan pembelajaran disertakan opsi/ pembelajaran alternatif dan langkah untuk menyesuaikan dengan kebutuhan belajar siswa
Langkah kegiatan pembelajaran ditulis secara berurutan sesuai dengan durasi waktu yang direncanakan, meliputi tiga tahap, yakni pendahuluan, inti, dan penutup
KOMPONEN MODUL AJAR
A. LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
Lembar kerja siswa ini ditujukan untuk peserta didik melakukan aktivitas dalam pembelajaran
B. PENGAYAAN DAN REMEDIAL
Pengayaan adalah kegiatan pembelajaran yang diberikan pada peserta didik dengan capaian tinggi 🡪 berdiferensiasi (konten/proses/produk)
Remedial diberikan kepada peserta didik yang membutuhkan bimbingan untuk memahami materi atau pembelajaran mengulang
KOMPONEN MODUL AJAR
Bahan bacaan guru dan peserta didik digunakan sebagai pemantik sebelum kegiatan dimulai atau untuk memperdalam pemahaman materi pada saat atau akhir kegiatan pembelajaran.
C. BAHAN BACAAN GURU &
PESERTA DIDIK
KOMPONEN MODUL AJAR
C. GLOSARIUM
Glosarium merupakan kumpulan istilah-istilah dalam suatu bidang secara alfabetikal yang dilengkapi dengan definisi dan artinya.
Daftar pustaka adalah sumber-sumber referensi yang digunakan dalam pengembangan modul ajar.
Referensi yang dimaksud adalah semua sumber belajar (buku siswa, buku referensi, majalah, koran, situs internet, lingkungan sekitar, narasumber, dsb.)
D. DAFTAR PUSTAKA
Perbedaan tingkat pemahaman yang terjadi di setiap fase.
Setiap peserta didik itu unik.
Bahwa belajar harus berimbang antara intelektual, sosial, dan personal
Karakteristik, kompetensi dan minat peserta didik di setiap fase.
PRINSIP PENYUSUNAN MODUL AJAR
5
3
1
4
Tingkat kematangan setiap peserta didik tergantung dari tahap perkembangan yang dilalui
2
PRINSIP PENYUSUNAN MODUL AJAR
1. ESENSIAL
Pemahaman konsep dari setiap mata pelajaran melalui pengalaman belajar dan lintas disiplin.
Menumbuhkan minat untuk belajar dan melibatkan peserta didik secara aktif dalam proses belajar. Berhubungan dengan pengetahuan dan pengalaman yang dimiliki sebelumnya.
2. MENARIK, BERMAKNA, MENANTANG
PRINSIP PENYUSUNAN MODUL AJAR
3. RELEVAN DAN KONTEKSTUAL
Berhubungan dengan pengetahuan dan pengalaman yang dimiliki sebelumnya, dan sesuai dengan konteks di waktu dan tempat peserta didik berada.
Keterkaitan alur kegiatan pembelajaran sesuai dengan fase belajar peserta didik.
4. BERKESINAMBUNGAN
PROSEDUR PENYUSUNAN MODUL AJAR
ALUR PENYUSUNAN MODUL AJAR
Modul siap digunakan
Pendidik dapat menentukan komponen- komponen yang esensial sesuai dengan kebutuhan pembelajaran.
Menyusun modul
ajar berdasarkan komponen- komponen
yang ditentukan.
Merencanakan jenis, teknik dan instrumen asesmen.
Memilih tujuan pembelajaran dari ATP berdasarkan CP yang akan dikembangkan menjadi modul ajar.
Mengidentifikasi dan menentukan dimensi Profil Pelajar Pancasila yang akan dicapai.
Melakukan asesmen diagnostik terhadap kondisi dan kebutuhan peserta didik.
Menganalisis kondisi dan kebutuhan peserta didik, pendidik, serta satuan pendidikan.
4
3
2
1
5
6
Evaluasi dan Pengembangan Modul
10
Mengelaborasi kegiatan pembelajaran sesuai
dengan komponen esensial.
9
7
8
CONTOH CUPLIKAN MODUL AJAR
Profil Pelajar Pancasila: ● Bernalar kritis ● Mandiri |
Tujuan Pembelajaran:
|
Asesmen Diagnostik: Menjawab tiga pertanyaan tentang siklus air. |
Asesmen sumatif: Menunjukkan pemahaman mengenai pengaruh siklus air dalam presentasi dan pameran karya. |
Indikator tugas:
|
CONTOH CUPLIKAN MODUL AJAR
Tautan MA IPAS Kelas 4
Siklus Air
Contoh penerapan penyesuaian pembelajaran dan pengembangan PPP
Asesmen sumatif memberikan pilihan dalam membuat produk presentasi, bisa dengan menulis laporan ilmiah, membuat rekaman sandiwara radio, rekaman siaran atau poster/ infografis.
Dalam eksperimen daur air, guru memberikan pilihan menantang sesuai dengan tingkat kesiapan peserta didik, dengan tiga kegiatan eksperimen yang berbeda.
CONTOH MODUL AJAR
Mata Pelajaran : KIMIA
Kelas : X
TP/ATP : 10.13 Menganalisis hubungan antara konfigurasi elektron dengan letak unsur
dalam tabel periodik. (2 Jam Pelajaran)
Kompetensi : Menganalisis :
Konten :
Terima kasih
47