1 of 24

Apakah mungkin menerapkan �Prinsip-Prinsip Transformasi Kesehatan

Laksono Trisnantoro

Staf Khusus Menteri Kesehatan

Ketahanan Industri Obat dan Alat Kesehatan

September 2024

untuk mempercepat Penurunan Kematian Ibu?

Penekanan pada Leadership

2 of 24

Pengantar

  • Kematian Ibu masih merupakan tantangan dalam pembangunan kesehatan di Indonesia
  • Program penurunan kematian ibu memerlukan penanganan yang operasional di level kabupaten/kota
  • Program ini rumit

  • Memerlukan Leadership di level Kabupaten Kota
  • Siapa yang mempunyai kemampuan leadership untuk penurunan kematian Ibu?

3 of 24

Kegiatan ini merupakan:

  • Pertemuan HOGSI di Malang, 16 Oktober 2024

Bagian dari proses menuju ke Pertemuan HOGSI di Malang +

Meeting minggu depan mengenai Platform Digital (minggu depan)

Pasca Pertemuan HOGSI di Malang

Pelatihan-pelatihan leadership di level kabupaten/kota

4 of 24

Isi:

  1. Pengantar: Tantangan
  2. Prinsip-Transformasi:KIA Apakah dapat dipakai untuk
  3. Membawa prinsip transformasi ke lapangan.
  4. Data local untuk adrenalin
  5. Jaringan Sosial
  6. Leadership

5 of 24

Isi:

  1. Pengantar: Tantangan
  2. Prinsip-Transformasi
  3. Membawa prinsip trasnformasi ke lapangan.
  4. Struktur
  5. Jaringan Sosial
  6. Leadership

6 of 24

Tantangan Post-Covid19:

Bagaimana strategi mengurangi Kematian Ibu di Kota dan Kabupaten ini?

(Prinsip Desentralisasi dan logika operasional)

7 of 24

Kerumitan untuk menghitung %

Apakah:

  • AM : Alamat Mati
  • AD : Alamat Domisili
  • AK : Alamat KTP

Problem Akurasi?

8 of 24

Isi;

  1. Pengantar: Tantangan
  2. Prinsip-Transformasi: Apakah dapat dipakai untuk KIA
  3. Membawa prinsip trasnformasi ke lapangan.
  4. Data local untuk adrenalin
  5. Jaringan Sosial
  6. Leadership

9 of 24

10 of 24

Bagaimana menerapkan prinsip-prinsip Transformasi Kesehatan untuk mempercepat Penurunan Kematian Ibu di sebuah Wilayah

10

Pelayanan obat dan alat Kesehatan untuk DM, Jantung, Jiwa dll

Dukungan Pembiayaan

Dukungan SDM

Dukungan teknologi

Indikator keberhasilan berbagai hasil kegiatan penurunan Kematian Ibu yang dapat diukur

Menurunnya Kematian Ibu

Usaha menurunkan kematian ibu dengan prinsiip transformasi

Impact indicator

11 of 24

Isi:

  1. Pengantar: Tantangan
  2. Prinsip-Transformasi:KIA Apakah dapat dipakai untuk
  3. Membawa prinsip transformasi ke lapangan.
  4. Data local untuk adrenalin
  5. Jaringan Sosial
  6. Leadership

12 of 24

Data local untuk meningkatkan adrenalin:

yang mempunyai Impact

Untuk membawa transformasi ke Kabupaten/Kota perlu untuk melihat prinsip Evidence informed Policy untuk Action

13 of 24

Apakah Data ini menimbulkan adrenalin di pihak-pihak terkait?

Ataukah……..

pihak-pihak terkait cenderung melakukan pembiaran

14 of 24

Apa arti pembiaran

Ini adalah Error of Omission

mistake that consists of not doing something you should have done

https://dictionary.cambridge.org/dictionary/english/error-of-omission

15 of 24

Siapa:�- yang punya Knowledge dalam Kematian Ibu�- yang mempunyai wewenang di daerah tersebut���yang sebaiknyga tidak melakukan error of omission

16 of 24

Perlunya Jaringan berbasis Gerakan Sosial untuk mengurangi Kematian Ibu

17 of 24

Apa arti Jaringan? (Network)

  • Sekelompok besar orang dengan minat atau perhatian sama, yang berinteraksi dan tetap berada dalam kontak informal untuk saling membantu atau mendukung

(An extended group of people with similar interests or concerns who interact and remain in informal contact for mutual assistance or support)

Jaringan bukan sebuah asosiasi, atau ikatan profesi dan bukan bagian dari birokrasi.

Jaringan bukan sebuah paguyuban

18 of 24

Siapa Mereka?.

Program

18

Hulu

Hilir

  • Guru
  • Tokoh Masyarakat
  • Ahli Gizi Masyarakat
  • Promotor Kesehatan
  • Epidemiologist
  • Ahli IT
  • Bidan
  • Perawat
  • Dokter umum,
  • Dokter Spesialis Obsgin
  • Dokter Spesialis Anak,
  • Dokter Spesialis Jantung
  • Ahli Gizi Klinis

Mencegah faktor resiko

Merubah Perilaku

Melakukan diagnosis dini

Melakukan persalinan normal

Melakukan tindakan emergency

Paket Pekerjaan 1

Paket Pekerjaan 2

Paket Pekerjaan 3

Tujuan:

Penurunan

Kematian Ibu dan Bayi

Tim Perencana di Bappeda dan Dinas Kesehatan

Dan berbagai ketrampilan lain

19 of 24

Salahsatu nya menghasilkan kesepakatan mengenai berbagai hal, antara lain:

Manual Rujukan ibu dan bayi

Menjadi Pedoman seluruh anggota untuk bekerja

20 of 24

Pertanyaan kunci:

Siapa yang menjadi Pemimpin Jaringan KIA di suatu Kabupaten/Kota?

Apakah hanya 1, atau beberapa pemimpin?

21 of 24

Pemimpin-pemimpin di Kabupaten/Kota dalam penurunan Kematian Ibu

  • Pemimpin dari birokrasi yang bersifat fasilitatif:
  • Kepala Dinas Kesehatan dan KaBid Kesga

  • Pemimpin teknis Kesehatan:
  • Dokter Spesialis Obsgin dibantu oleh Bidan dan Perawat

  • Pemimpin informal di masyarakat
  • Apakah mereka sudah ada di Kabupaten/Kota?
  • Apakah mereka sudah bekerja sama
  • Apakah ada bukti di Kabupaten/Kota mana sudah berjalan?

22 of 24

Para pemimpin:

Harus mempunyai pengaruh pada orang-orang/organisasi di sekitarnya

Apakah ada di setiap Kabupaten/Kota

  • Siapa mereka? Apa ciri-cirinya?
  • Bagaimana cara mengidentifikasi
  • Bagaimana cara pengembangannya?
  • Bagaimana memfasilitasi para pemimpin?

23 of 24

Catatan untuk Kepemimpinan SpOG di Kabupaten/Kota:

  • Di sebuah Kab/kota: Sebaiknya ada satu SpOG yang secara sukarela menjadi pemimpin teknis medis (bukan jabatan structural). Misal SpOG yang bekerja di RSUD Bantul. Dibantu oleh pemimpin bidan/perawat.
  • SpOG ini diback-up oleh Dr SpOG yang ada di RS Rujukan Tertier (misal RS Sardjito)

Mengembangkan Knowledge Management berbasis data untuk action yang memberikan impact di Kabupaten/kota.

24 of 24

Mari kita bahas

Terimakasih