1 of 18

EK-3B

KEL. B10

IVAN JAKEH

DWI UTOMO

3.32.19.1.12

NIMAS AYU

OKTAVIANA

3.32.19.1.20

PEMANTAUAN VOLUME INFUS BERBASIS KONEKSI INTERNET

10

B

2 of 18

01

LATAR BELAKANG

CHAPTER

3 of 18

3.32.19.1.02

NIMAS AYU OKTAVIANA

TEAM

KEL. B10

Penggunaan cairan infus diperlukan penanganan yang khusus terutama dalam pergantian tabung infus tidak boleh mengalami keterlambatan. Namun, masih banyak rumah sakit yang saat ini mekanisme dalam pemantauan infus dilakukan secara manual. Dimana perawat harus memeriksa satu persatu kondisi infus pasien secara berkala. Penggunaan alat yang mampu memantau kondisi infus jarak jauh sangat diperlukan untuk menangani keterbatasan waktu dan jarak antara ruang pasien dengan ruang perawat serta keterbatasan jumlah tenaga medis yang dapat menyebabkan banyak kendala. Salah satunya, keterlambatan dalam mengganti kantung cairan infus pasien. Hal ini, dapat menyebabkan timbulnya komplikasi antara lain darah dari pasien dapat tersedot naik ke selang infus dan dapat membeku pada selang infus sehingga mengganggu kelancaran aliran cairan infus.

Solusi tepat guna untuk mengatasi permasalahan tersebut yaitu dengan “Pemantauan Volume Infus Berbasis Koneksi Internet”. Dengan adanya pemantauan ini diharapkan dapat membantu tenaga medis dalam memantau kondisi volume infus menggunakan aplikasi blynk pada smartphone secara berkala.

4 of 18

02

KOMPONEN-KOMPONEN

CHAPTER

5 of 18

MASUKAN

Sensor berat adalah sebuah sensor yang berfungsi untuk mendeteksi berat atau tekanan sebuah beban benda. Sensor ini berbentuk foil logam atau kawat logam yang bersifat isolasi yang dipasang pada benda yang akan diukur tekanannya, dan tekanan berasal dari pembebanan.

SENSOR BERAT

MODUL HX711

Modul HX711 adalah modul yang memudahkan dalam membaca load cell dalam pengukuran berat. Modul ini berfungsi untuk menguatkan sinyal keluaran dari sensor dan mengonversi data analog menjadi data digital.

6 of 18

NodeMCU ESP8266

PEMROSES

Nodemcu merupakan sebuah open source platfrom IoT dan pengembangan kit yang menggunakan bahasa pemrograman Lua untuk membantu pembuat dalam membuat produk IoT atau bisa dengan memakai sketch dengan arduino IDE. ESP8266 adalah sebuah modul WiFi yang sudah bersifat SoC (System On Chip) sehingga mampu melakukan programming langsung ke ESP8266 tanpa memerlukan mikrokontroller tambahan. ESP8266 beroperasi pada tegangan 3,3 Volt.

7 of 18

LCD merupakan sebuah komponen elektronika yang digunakan untuk menampilkan sebuah hasil keluaran dalam bentuk interface (tampilan) data karakter.

LUARAN

LCD

LED

LED merupakan komponen elektronika yang bisa memancarkan cahaya monokromatik saat diberi tegangan maju. LED umumnya dipakai sebagai indicator.

ALARM

Alarm adalah komponen elektronika yang berfungsi untuk mengubah getaran listrik menjadi getaran suara.

BLYNK

Blynk merupakan sebuah platform aplikasi android yang diperuntukan untuk berbagai kontroler hardware seperti arduino, esp8266, raspberry dsb untuk mengendalikan, memonitoring perangkat lainnya.

8 of 18

03

SKEMATIK RANGKAIAN

CHAPTER

9 of 18

10 of 18

04

DIAGRAM PENGAWATAN

CHAPTER

11 of 18

12 of 18

05

CARA KERJA

CHAPTER

13 of 18

PROGRAM

14 of 18

DIAGRAM BLOK

Masukan

Proses

Luaran

15 of 18

DIAGRAM ALIR (FLOWCHART)

16 of 18

CARA KERJA ALAT

Rancangan ini memakai perangkat utama NodeMCU ESP8266 sebagai pengendali utama rangkaian yang telah dilengkapi dengan module WiFi. Penelitian alat ini memiliki masukan yaitu sensor berat sebagai pemantau volume cairan pada kantong infus. Sensor berat akan di tempatkan dan dipasang di atas kantong infus dengan posisi horizontal yang berfungsi untuk mendeteksi volume cairan infus dengan mengukur massa dari kantong infus dan akan dikonversi menjadi satuan persen (%). Alat ini memiliki keluaran berupa lcd, led, alarm, dan aplikasi blynk.

Data hasil pembacaan sensor berat diproses dan dikirim oleh NodeMCU ESP8266 ke LCD serta Blynk melalui jaringan WiFi. Volume cairan infus ditampilkan pada Blynk dan LCD dengan dilengkapi data pasien berupa nama pasien serta ruang kamar pasien. Pada aplikasi blynk, akan ditampilkan hasil pembacaan volume cairan infus berbentuk gauge. Gauge ini selain menampilkan volume cairan infus juga berfungsi sebagai alarm apabila cairan infus akan habis, karena tampilan akan berubah warna mengikuti kondisi cairan infus. Warna hijau menunjukan kondisi cairan infus masih banyak, warna kuning menunjukan volume cairan infus masih setengah dan warna merah menunjukan volume cairan infus akan habis. Sedangkan, LED sebagai indikator volume cairan infus yang akan menyala ketika cairan infus ≤ 20%. Dan alarm digunakan sebagai indikator peringatan apabila infus akan habis yaitu volume cairan infus ≤ 20% maka alarm akan berbunyi dan ketika volume cairan infus sudah mendekati habis yaitu ≤ 10% maka alarm akan berbunyi semakin cepat.

17 of 18

KESIMPULAN

Setelah dilakukan pengujian keseluruhan, sistem dapat bekerja dan berjalan sesuai rencana awal, yaitu sensor berat dapat mengukur volume infus yang dihitung dalam satuan persen (%) dan ditampilkan pada LCD serta aplikasi Blynk.

Berdasarkan hasil pengujian, ketika kondisi volume cairan infus ≤ 20 % ,maka LED sebagai indikator akan menyala dan alarm sebagai indicator peringatan akan berbunyi.

18 of 18

TERIMAKASIH

TERIMAKASIH TERIMAKASIH TERIMA

D3 TEKNIK ELEKTRONIKA

POLITEKNIK NEGERI SEMARANG

KEL. B10