1 of 41

FORENSIK TEKNOLOGI INFORMASI

- CONDRO WIBAWA -

2 of 41

Perhatikan Judul Berita Online Berikut !

3 of 41

Apa pendapat kalian mengenai berita-berita ini ?

4 of 41

STEGANOGRAPHI

5 of 41

Definisi Steganographi

Menurut Rinaldi Munir,�Steganograhi adalah ilmu dan seni menyembunyikan pesan rahasia dengan suatu cara sedemikian sehingga tidak seorang pun yang mengetahui keberadaan pesan tersebut.

6 of 41

Definisi Steganographi

Tujuan Steganographi :

  • Menyembunyikan informasi sehingga tidak diketahui oleh orang lain.
  • Mencegah deteksi dari sistem analisis atau pihak ketiga yang mungkin mencoba untuk memeriksa komunikasi.

Perkembangan komputer dan teknologi digital membuka ruang baru untuk steganografi, seperti menyembunyikan pesan dalam gambar, audio, video, dan teks.

7 of 41

Definisi Steganographi

Tanda X digunakan Kru Mugiwara untuk memberi tanda kepada Vivi, agar Pemerintah Dunia tidak tahu bahwa mereka berhubungan/bersahabat

Tanda X yang sama di’sinyalir’ digunakan oleh Vivi untuk memberi tahu Kru Topi Jerami, bahwa Vivi sedang ada Bersama Morgan si Pembuat Koran World Business Buletin

8 of 41

Definisi Steganographi

Pada Serial Harry Potter,�Nama villain utama adalah Lord Voldemort yang merupakan steganographi dari Tomo Marvolo Riddle yang merupakan nama aslinya

9 of 41

STEGANOGRAPHI VS CRYPTOGRAPHY

10 of 41

Steganographi vs Criptography

Persamaan :�Kedua Teknik ini digunakan untuk menyembunyikan pesan

Perbedaan :Kriptografi: � Mengamankan pesan dengan cara mengenkripsi � sehingga hanya pihak yang memiliki kunci yang dapat � membaca pesan tersebut.

Steganografi: � Menyembunyikan keberadaan pesan itu sendiri agar� tidak terdeteksi.

11 of 41

Steganographi vs Criptography

12 of 41

SEJARAH STEGANOGRAPHY

13 of 41

Steganographi pada Zaman Kuno

Pada Buku Histories of Herodatus,

Herodatus menceritakan cara Histaiaeus mengirim pesan kepada Aristagoras of

Miletus untuk melawan Persia.

Caranya: Dipilih beberapa budak. Kepala budak dibotaki, ditulisi pesan dengan cara tato, rambut budak dibiarkan tumbuh, budak dikirim. Di tempat penerima kepala budak digunduli agar pesan bisa dibaca.

Di Yunani Kuno, Demaratus mengirim peringatan tentang serangan yang akan datang ke Yunani dengan menulis langsung pada tablet kayu yang kemudian dilapisi lilin dari lebah.

Pliny the Elder menjelaskan penggunaan tinta dari getah tanaman thithymallus. Jika dituliskan pada kertas maka tulisan dengan tinta tersebut tidak kelihatan, tetapi bila kertas dipanaskan berubah menjadigelap/coklat

14 of 41

Steganographi pada Perang Dunia 1 dan 2

Pada Perang Dunia II, tinta tak-tampak digunakan untuk menulis pesan rahasia

- Tinta terbuat dari campuran susu, sari buah, cuka, dan urine. �- Cara membaca: Kertas dipanaskan sehingga tulisan dari tinta tak-tampak tersebut akan menghitam.

Kedubes Jerman Mengirim Pesan Seperti Berikut :�Apparently neutral's protest is thoroughly discounted and ignored. Isman hard hit. Blockade issue affects pretext for embargo on byproducts, ejecting suets and vegetable oils.

Cara Membaca :�Ambil huruf kedua setiap kata, diperoleh pesan berikut: Pershing sails from NY June 1.

15 of 41

Steganographi pada Era Modern

Kelompok Al Qaeda menggunakan menggunakan teknik seperti Least Significant Bit (LSB) di mana data tersembunyi di dalam piksel gambar digital.

Pesan tersembunyi dalam gambar ini bisa berupa file teks yang berisi instruksi atau informasi yang relevan.

Gambar tersebut bisa disebarkan di situs web atau forum yang digunakan oleh anggota kelompok, dan hanya orang-orang yang tahu cara untuk mengekstrak data yang dapat mengakses informasi tersembunyi.

16 of 41

TEKNIK

STEGANOGRAPHY MODERN

17 of 41

Teknik Steganographi

Istilah-istilah dalam Steganography

Embedded message atau secret message: �pesan yang disembunyikan .Bisa berupa teks, gambar, audio, video, dll

Cover-object: �media digital yang digunakan untuk menyembunyikan embedded message. Bisa berupa teks, gambar, audio, video, dll

Stego-object (stego-data): �media yang sudah berisi pesan embedded message.

Stego-key: �kunci yang digunakan untuk menyisipan pesan dan mengekstraksi pesan dari stego-object.

18 of 41

Teknik Steganographi

Proses dalam Steganography

Pada Steganographi harus ada “Stego Key” dan Algoritma yang sama-sama dimengerti oleh Sender dan Receiver

19 of 41

Teknik Steganographi

Kriteria Steganography

Imperceptible�Keberadaan pesan rahasia tidak dapat dipersepsi secara visual atau secara�audial

Fidelity�Kualitas cover-object tidak jauh berubah akibat penyisipan pesan rahasia.

Recovery�Pesan yang disembunyikan harus dapat diekstraksi kembali.

Capacity �Ukuran pesan yang disembunyikan sedapat sebesar mungkin

20 of 41

Teknik Steganographi

Jenis-jenis Steganography

Steganografi Teks (Text Steganography):�Menyembunyikan pesan dalam teks melalui modifikasi teks atau teknik seperti penambahan spasi atau karakter yang tidak terlihat.

Steganografi Gambar (Image Steganography):�Menyembunyikan pesan dalam piksel gambar (misalnya, LSB - Least Significant Bit method).

Steganografi Audio (Audio Steganography):�Menyembunyikan pesan dalam data audio, seperti suara WAV atau MP3.

Steganografi Video (Video Steganography):�Menyembunyikan informasi dalam file video (menggunakan metode pada frame atau bagian audio).

Steganografi Jaringan (Network Steganography):�Menyembunyikan data dalam paket jaringan atau aliran data internet.

21 of 41

Teknik Steganographi : Text – Formating Text

Formating Tricks :

menggunakan trik-trik format untuk menyisipkan pesan

Whitespace Manipulation�Menggunakan spasi yang berbeda untuk menyembunyikan pesan.

Contoh :�Aniku sayang,�sudah lama kau tak datang. Aku menunggu telponmu dari jam 7 malam. Tapi sampai jam 12 ini pun kau tak ada. Aku ingat saat kita pertama bertemu di Kampus Gundar belakang UI. Kaupun tak datang seperti hari ini.��Apa pesan tersembunyi dalam teks ini ?

22 of 41

Teknik Steganographi : Image - Least Significant Bit (LSB)

Least Significant Bit (LSB):�Modifikasi bit-bit paling tidak signifikan dari file gambar, audio, atau video untuk menyembunyikan informasi

LSB adalah metode yang palin gumum digunakan untuk menyembunyikan pesan

Representasi Gambar

Decode ke Bentuk Biner

Bit Terakhir diubah untuk menyisipkan pesan

Encode ke Bentuk Gambar

23 of 41

Teknik Steganographi : Least Significant Bit (LSB)

Representasi Gambar :

  • Gambar digital terdiri dari piksel-piksel, dan setiap piksel memiliki informasi warna. Warna ini biasanya direpresentasikan dengan menggunakan tiga saluran warna: RGB (Red, Green, Blue).
  • Setiap saluran warna ini diwakili oleh sebuah angka 8-bit, yang memungkinkan nilai warna tersebut berkisar antara 0 hingga 255.

Representasi Gambar

Encode ke Bentuk Biner

Bit Terakhir diubah untuk menyisipkan pesan

Decode ke Bentuk Gambar

Struktur Bit:

  • Angka 8-bit ini kemudian di-encode dalam bentuk biner
  • Dalam biner ini, bit paling kanan (bit ke-8) adalah bit yang paling tidak signifikan. Bit inilah yang digunakan untuk menyisipkan data tersembunyi.

24 of 41

Teknik Steganographi : Least Significant Bit (LSB)

Menyisipkan Data:

  • Misalnya, kita ingin menyisipkan pesan biner "010" ke dalam gambar. Teknik LSB akan mengganti bit paling kanan dari nilai warna yang ada dengan bit pesan tersebut.
  • Sebagai contoh, jika warna piksel saat ini adalah 247 (dalam biner: 11110111), kita dapat mengganti 7 bit terakhir dengan bit dari pesan kita. Misalnya, jika pesan kita adalah 010, maka piksel baru akan menjadi 11110110 (nilai baru 246).

Representasi Gambar

Encode ke Bentuk Biner

Bit Terakhir diubah untuk menyisipkan pesan

Decode ke Bentuk Gambar

25 of 41

Teknik Steganographi : Least Significant Bit (LSB)

Proses Penyembunyian:

  • Setiap bit dari pesan tersembunyi akan disisipkan ke dalam bit LSB dari setiap saluran warna di piksel gambar.
  • Ini dilakukan secara berurutan, dan karena hanya bit yang paling tidak signifikan yang diubah, perubahan tersebut tidak akan terlalu terlihat oleh mata manusia.
  • Decode Kembali ke bentuk gambar

Representasi Gambar

Encode ke Bentuk Biner

Bit Terakhir diubah untuk menyisipkan pesan

Decode ke Bentuk Gambar

26 of 41

Teknik Steganographi : Least Significant Bit (LSB)

Extract Data :

  • Untuk meng-ekstrak pesan, lakukan langkah secara berkebalikan.

Representasi Gambar

Encode ke Bentuk Biner

Bit Terakhir diubah untuk menyisipkan pesan

Decode ke Bentuk Gambar

Catatan :

  • Agar lebih sulit dibaca, sender biasanya mengacak urutan penyembunyian data dengan algoritma/key tertentu. Sehingga pengirimm dan penerima pesan harus menyepakati penggunaan algoritma/key.

27 of 41

Teknik Steganographi : Tools

Tools yang bisa digunakan dalam Steganography

Stegpy: �Library Python untuk menyembunyikan data dalam berbagai format file.

Steghide: �Alat untuk menyembunyikan data dalam berbagai format file.

OpenStego (https://www.openstego.com/): �Aplikasi steganografi untuk file gambar.

Web Steganographi Online : � https://stylesuxx.github.io/steganography/� https://manytools.org/hacker-tools/ steganography-encode-text-� into-image/

https://www.pelock.com/products/steganography-online-codec?srsltid=AfmBOoo319nXQ0F_BO3pnFoo806fXU6KlObil1qIrrisVW1kK_CS11wa

28 of 41

Teknik Steganographi : Tools – https://stylesuxx.github.io/steganography/

Jadwal Pertemuan Berikutnya di : Kampus D Gundar, Tanggal 25 Desember 2024. Semua anggota harus hadir.

29 of 41

APLIKASI STEGANOGRAPHY

30 of 41

Aplikasi Steganographi

Aplikasi Steganography�(in a good way)

Keamanan dan Privasi:�Digunakan untuk komunikasi rahasia di kalangan individu atau kelompok yang memerlukan privasi ekstra. Misalnya antara BIN dan Polisi.

Watermarking:�Menyembunyikan tanda atau identifikasi dalam media digital untuk melindungi hak cipta dan kepemilikan. Misalnya pada KTP, Akta Lahir, Sertifikat Tanah, dll.

Forensik Digital:�Penggunaan steganografi untuk menyembunyikan informasi dalam konteks penyelidikan atau pemulihan data.

Penggunaan dalam Perang Dunia Digital:�Steganografi digunakan dalam konteks perang informasi dan cyber warfare untuk menyembunyikan data sensitif dari pihak musuh.

31 of 41

Definisi Steganographi

32 of 41

MENGANALISA BARANG BUKTI STEGANOGRAPY

33 of 41

Analisa Foresik Steganographi

Analisis forensik steganografi adalah proses yang digunakan untuk mendeteksi dan mengungkap informasi tersembunyi dalam berbagai media digital, seperti gambar, audio, dan video, yang menggunakan teknik steganografi

"Seorang detektif sejati bukan hanya memecahkan teka-teki, tetapi juga memahami cara berpikir si penjahat. Hanya dengan memasuki pikiran mereka, detektif dapat melihat petunjuk yang tersembunyi, mengungkap motif, dan akhirnya merangkai kebenaran."

34 of 41

Analisa Foresik Steganographi

Teknik Analisa Steganography

Periksa Metadata: �Metadata bisa mengungkapkan aktivitas yang mencurigakan atau perubahan pada file yang tidak biasa. Metadata ini dapat menunjukkan apakah file telah dimodifikasi untuk menyembunyikan data.

Periksa Anomali pada File:

Anomali artinya tidak umum. Periksa hal-hal/aktifitas tidak umum. Misalnya : mengirim gambar acak yang diluar konteks atau secara tiba-tiba.

35 of 41

Analisa Foresik Steganographi

Pencarian Pola

Pola Pada Teks: �Pada Text Steganography biasanya terdapat pola tertentu. Misal, pada metode White Space, pesan yang dimaksud adalah seelah tanda spasi yang berbeda. Pada Null Chipper, pola adalah huruf ke-n dari setiap kata, dll.

Pola pada File Gambar:

  1. Gunakan Histogram Analysis
  2. Gunakan Noise Analysis
  3. Analisa LSB
  4. Gunakan Tools/aplikasi steganography

36 of 41

Analisa Foresik Steganographi

Tools Analisa Steganography

StegExpose: �Alat ini dirancang untuk mendeteksi gambar yang mengandung data tersembunyi.

zsteg: �Digunakan untuk menganalisis gambar PNG dan BMP untuk mendeteksi teknik LSB.

StegSecret: �Sebuah aplikasi untuk mengekstrak dan menganalisis data yang disembunyikan menggunakan steganografi.

Sleuth Kit: �Salah satu alat forensik digital yang lebih umum, dapat digunakan untuk menganalisis berbagai jenis file dan mendeteksi teknik steganografi.

37 of 41

ada pertanyaan

?

38 of 41

Tugas 1 :�1. Siapkan 1 gambar dan 1 pesan yang akan di-embed.�2. Gunakan 1 platfom steganography untuk meng-encode pesan tersebut.�3. Kirimkan gambar ke kelompok lain�4. Decode pesan !

39 of 41

Tugas 2 :�1. Gunakan platfom Open-Stego. �2. Siapkan 1 gambar dan 1 watermarking sign.�3. Embed watermarking sign ke file gambar.�

40 of 41

Referensi :

Sudyana, Didik. 2016. "Belajar Mengenali Forensika Digital". Yogyakarta : Diandra Creative

Riadi, Imam; Muthohirin, Bashor Fauzan. 2022. "Forensik Digital (Forensik Email). Yogyakarta : Diandra Creative.

41 of 41