1 of 57

ANALISIS DINAMIKA ATMOSFER–LAUT;�ANALISIS & PREDIKSI CURAH HUJAN

UPDATE  

 DASARIAN I AGUSTUS 2024

BIDANG ANALISIS VARIABILITAS IKLIM

PUSAT INFORMASI PERUBAHAN IKLIM - KEDEPUTIAN BIDANG KLIMATOLOGI

BADAN METEOROLOGI KLIMATOLOGI DAN GEOFISIKA

1

2 of 57

OUTLINE

  1. Status dan Prediksi ENSO serta IOD
    • Analisis Suhu Subsurface Samudera Pasifik; 
    • Analisis dan Prediksi SST; 
    • Prediksi ENSO dan IOD;
  2. Analisis dan Prediksi Monsun
    • Analisis dan Prediksi Angin 850 mb;
    • Analisis dan Prediksi Monsun; 
  3. Analisis OLR
  4. Analisis dan Prediksi MJO
  5. Analisis dan Prediksi SST Perairan Indonesia
  6. Analisis dan Prediksi Kelembapan Udara Relatif (RH)
  1. Analisis dan Prediksi Suhu Udara Permukaan
  2. Monitoring dan Prediksi Hari Tanpa Hujan (HTH)
  3. Peringatan Dini Kekeringan Meteorologis dan Curah Hujan Tinggi
  4. Analisis Curah Hujan
  5. Analisis Perkembangan Musim
  6. Prediksi dan Peluang Curah Hujan
  7. Kesimpulan

2

3 of 57

Status dan Prediksi ENSO serta IOD

3

4 of 57

Anomali Suhu SubSurface Samudera Pasifik�(PEMUTAKHIRAN DASARIAN I AGUSTUS 2024)

Evolusi suhu bawah permukaan laut (100-300 m) di Samudera Pasifik bagian barat dan tengah menunjukkan anomali negatif (suhu dingin = biru) mulai bergerak ke permukaan Samudera Pasifik bagian timur.

4

5 of 57

ANALISIS ANOMALI SUHU MUKA LAUT

 Indeks Dipole Mode: 0.194;    Indeks Nino3.4  : -0.01

Anomali SST di Samudra Hindia menunjukkan kondisi Indian Ocean Dipole (IOD) netral (indeks 0.194)Anomali SST di Nino3.4 menunjukkan ENSO Netral (indeks -0.01) kondisi ini menunjukkan fenomena El Nino 2023/2024 telah berakhir dan saat ini berada pada Fase Netral.

5

6 of 57

PREDIKSI SPASIAL ANOMALI SST�(PEMUTAKHIRAN AGUSTUS 2024)

  • Anomali SST Pasifik di Wilayah Nino 3.4 menunjukkan kondisi netral hingga anomali negative (biru= dingin), indeks ENSO  terus menurun secara gradual pada anomali negatif mulai September 2024.
  • Anomali SST Wilayah Samudra Hindia bagian timur diprediksi hangat hingga Desember 2024. Indian Ocean Dipole diprediksi pada kisaran Netral hingga Februari 2025.

6

7 of 57

ANALISIS & PREDIKSI ENSO�(PEMUTAKHIRAN DASARIAN I AGUSTUS 2024)

  • Indeks ENSO pada dasarian I Agustus 2024 adalah sebesar -0.02 (Netral)

  • BMKG dan beberapa Pusat Iklim Dunia memprediksi kondisi Netral berpotensi  menuju La Nina mulai periode September 2024.

Prediksi ENSO BMKG

ASO’24

SON’24

OND’24

NDJ’24

DJF'25

-0.25

-0.52

-0.72

-0.76

-0.65

7

8 of 57

ANALISIS & PREDIKSI IOD�(PEMUTAKHIRAN DASARIAN I AGUSTUS 2024)

  • Indeks IOD pada dasarian I Agustus 2024 adalah sebesar 0.14 (Netral)

  • BMKG dan beberapa Pusat Iklim Dunia memprediksi IOD Netral akan berlangsung pada periode Agustus 2024 hingga Februari2025.

Prediksi IOD BMKG

SEP'24

OKT'24

NOV'24

DES'24

JAN'25

FEB'25

0.21

0.29

0.09

 -0.14

-0.27

-0.25

8

9 of 57

Analisis dan Prediksi Monsun

9

10 of 57

ANALISIS & PREDIKSI INDEKS MONSUN

  • Pada Dasarian I Agustus 2024, Monsun Asia dalam kondisi tidak aktif dan diprakirakan tetap tidak aktif  hingga Dasarian I September 2024 
  • Monsun Australia pada Dasarian I Agustus 2024 aktif dan diprediksi tetap aktif hingga Dasarian I September 2024 dengan intensitas hampir sama dengan klimatologisnya.

10

11 of 57

ANALISIS & PREDIKSI INDEKS SCS-CEF & CENS�

  • Indeks SCS CEF (South China Sea Cross Equatorial Flow): Pada Dasarian I Agustus 2024 dalam kondisi tidak aktif dan kondisi ini diprakirakan tetap tidak aktif berlangsung hingga Dasarian I September 2024.
  • Indeks CENS (Cross-Equatorial Northerly Surge): Pada Dasarian I Agustus 2024 dalam kondisi tidak aktif. CENS diprediksi tetap tidak aktif hingga Dasarian I September 2024.

11

12 of 57

ANALISIS ANGIN ZONAL LAPISAN 850 MB

Pola Angin Zonal (Timur-Barat): 

  • Angin timuran dominan di sebagian besar wilayah Indonesia. Angin baratan terlihat di sekitar Sumatera bagian utara.
  • Dibandingkan klimatologisnya, angin timuran relatif lebih kuat. 

(Sumber : ITACS - JRA-55)​

12

13 of 57

ANALISIS ANGIN MERIDIONAL LAPISAN 850 MB

Pola angin meridional (Utara-Selatan): 

  • Angin dari selatan dominan di sebagian besar Indonesia.
  • Dibandingkan dengan klimatologisnya, kecepatan angin dari selatan umumnya relatif sama.

(Sumber : ITACS - JRA-55)​

13

14 of 57

ANALISIS & PREDIKSI ANGIN DASARIAN �LAPISAN 850 MB

(Sumber : ITACS - JRA-55)​

  • Analisis Dasarian  I Agustus 2024

Aliran masa udara didominasi angin timuran. Pusat tekanan rendah terlihat di perairan sebelah barat Sumatera Utara.

  • Prediksi Dasarian II Agustus 2024

Angin dari timur diprediksi mendominasi wilayah Indonesia. Pusat tekanan rendah  terlihat di perairan sebelah barat Sumatera bagian utara.

14

15 of 57

PREDIKSI ANGIN LAPISAN 850 MB�(SUMBER: ECMWF

Prediksi Angin Bulanan pada September - November 2024

Monsun Australia diprediksi masih aktif pada September 2024. Pada Oktober, sebagian besar wilayah Indonesia diprediksi juga masih didominasi angin dari timur. Pada November 2024, angin dari barat diprediksi mulai muncul di wilayah Indonesia bagian utara

15

16 of 57

ANALISIS OUTGOING LONGWAVE RADIATION (OLR)

16

17 of 57

ANALISIS OUTGOING LONGWAVE RADIATION (OLR)

(Sumber : iTacs - SAT)

Pada Dasarian I Agustus 2024, daerah tutupan awan (OLR < 220 W/m2) dominan di sebagian besar Sumatera bagian utara dan Papua bagian barat. Dibandingkan klimatologisnya, tutupan awan relatif lebih sedikit. Di wilayah Sumatera bagian utara, Kalimantan bagian selatan, dan Papua bagian barat, tutupan awan relatif lebih banyak.

17

18 of 57

Analisis dan Prediksi MJO

18

19 of 57

ANALISIS DAN PREDIKSI MJO & GEL. ATMOSFER

Analisis pada dasarian I Agustus 2024 menunjukkan MJO tidak aktif namun diprediksi aktif di fase 3 pada akhir dasarian II hingga akhir dasarian III Agustus. Secara spasial MJO diprediksi meluas hingga wilayah Sulawesi pada dasarian II Agustus 2024. Aktifnya MJO dan gelombang atmosfer berkaitan dengan potensi peningkatan pembentukan awan hujan.

(Sumber : NCEP – NOAA)

19

20 of 57

Analisis dan Prediksi �Suhu Muka Laut Perairan Indonesia

20

21 of 57

ANALISIS ANOMALI SUHU MUKA LAUT INDONESIA

(Sumber : ICOBE-SST)

SSTA Indonesia : +0. 53

Suhu muka laut di sebagian besar perairan Indonesia cenderung lebih hangat dibandingkan normalnya. Pada perairan sebelah selatan Jawa Barat, suhu muka laut lebih dingin dibandingkan normalnya. 

21

22 of 57

PREDIKSI SPASIAL ANOMALI SST INDONESIA�(PEMUTAKHIRAN AGUSTUS 2024)

Anomali SST Perairan Indonesia periode September hingga Februari 2025, secara umum diprediksi akan didominasi oleh kondisi anomali SST  hangat dengan kisaran nilai +0.5 hingga +1.0 °C. 

22

23 of 57

Analisis dan Prediksi �Kelembapan Udara Relatif (RH)

23

24 of 57

ANALISIS & PREDIKSI KELEMBABAN UDARA�RELATIVE HUMIDITY (RH) PERMUKAAN

  • Analisis Dasarian I Agustus 2024

Kelembapan udara relatif (RH) lapisan permukaan umumnya berkisar 60-73%.

  • Prediksi Dasarian II Agustus 2024  s.d. Dasarian I September 2024

Kelembapan udara relatif (RH) permukaan diprediksi umumnya  antara 50-76%. 

(Sumber Analisis: PSL-NOAA)

24

25 of 57

ANALISIS & PREDIKSI KELEMBABAN UDARA�RELATIVE HUMIDITY (RH) 850mb

  • Analisis Dasarian I Agustus 2024

Kelembapan udara relatif (RH) lapisan  850mb  berkisar 56-95%.

  • Prediksi Dasarian II Agustus 2024 s.d. Dasarian I September 2024

Kelembapan udara relatif (RH) lapisan 850mb diprediksi berkisar 40-77%.

(Sumber Analisis: PSL-NOAA)

25

26 of 57

ANALISIS & PREDIKSI KELEMBABAN UDARA�RELATIVE HUMIDITY (RH) 700mb

  • Analisis Dasarian I Agustus 2024

Kelembapan udara relatif (RH) lapisan 700mb berkisar 38-92%.

  • Prediksi Dasarian II Agustus 2024 s.d. I September 2024

Kelembapan udara relatif (RH) lapisan 700mb diprediksi berkisar 40-75%.

(Sumber Analisis: PSL-NOAA)

26

27 of 57

Analisis dan Prediksi �Suhu Rata-rata, Minimum dan Maksimum

27

28 of 57

ANALISIS & PREDIKSI SUHU RATA-RATA PERMUKAAN

  • Analisis Dasarian I Agustus 2024

Suhu rata-rata permukaan berkisar antara 21-27°C.

  • Prediksi Dasarian II Agustus 2024  s.d. Dasarian I September 2024

Suhu  rata-rata permukaan diprediksi berkisar 24-29°C .

(Sumber Analisis: PSL-NOAA)

28

29 of 57

ANALISIS & PREDIKSI SUHU MINIMUM

  • Analisis Dasarian I Agustus 2024

Suhu minimum permukaan berkisar 9-26°C.

  • Prediksi Dasarian II Agustus 2024  s.d. Dasarian I September 2024

Suhu  minimum permukaan diprediksi berkisar 22-28°C.

(Sumber Analisis: IRI Data Library)

29

30 of 57

ANALISIS & PREDIKSI SUHU MAKSIMUM

  • Analisis Dasarian I Agustus 2024

Suhu maksimum permukaan secara umum berkisar 22-36°C.

  • Prediksi Dasarian II Agustus 2024 s.d. Dasarian I September 2024

Suhu  maksimum permukaan diprediksi berkisar 28-36°C.

(Sumber Analisis: IRI Data Library)

30

31 of 57

Analisis dan Prediksi �Hari Tanpa Hujan Berturut-turut (HTH)

31

32 of 57

MONITORING HARI TANPA HUJAN �(PEMUTAKHIRAN: DASARIAN I AGUSTUS 2024)

Sebagian besar wilayah Indonesia termonitor masih mengalami hujan dan Hari Tanpa Hujan (HTH) kategori sangat pendek hingga panjang.

HTH kategori Sangat Panjang (31-60 hari) terjadi di wilayah Kepulauan Bangka Belitung, Sumatra Selatan, Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Selatan, dan Maluku.

HTH kategori Ekstrem Panjang (>60 hari) terjadi di wilayah Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur.

HTH terpanjang terjadi di Mapoli, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur selama 113 hari.

32

33 of 57

PREDIKSI HARI TANPA HUJAN (HTH)

HTH > 16 hari pada Dasarian II Agustus 2024 s.d II September 2024 berpeluang terjadi di sebagian Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, NTB dan NTT.

33

34 of 57

PREDIKSI PELUANG HARI TANPA HUJAN (HTH)�(PERIODE HTH :  11 AGUSTUS –  20 SEPTEMBER 2024)

HTH > 5 HARI

HTH > 10 HARI

HTH > 15 HARI

HTH > 20  HARI

HTH > 25 HARI

Prediksi HTH mulai Dasarian II Agustus 2024 terdapat peluang 90% HTH lebih dari 5 hari di sebagian wilayah Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, NTB dan NTT.

34

35 of 57

PERINGATAN DINI CURAH HUJAN TINGGIPEMUTAKHIRAN : 10 AGUSTUS 2024, BERLAKU UNTUK DASARIAN II AGUSTUS 2024

Peringatan Dini Curah Hujan Tinggi berlaku 

untuk Dasarian II Agustus 2024, pada klasifikasi:

Waspada: Beberapa kabupaten/kota di Kalimantan Selatan, Papua Barat, Papua, Papua Tengah, Papua Pegunungan dan Papua Selatan

Siaga: Beberapa kabupaten/kota di Papua Tengah, Papua Pegunungan dan  Papua Selatan

Awas:  Tidak ada

35

36 of 57

PERINGATAN DINI KEKERINGAN METEOROLOGISPEMUTAKHIRAN : 10 AGUSTUS 2024, BERLAKU UNTUK DASARIAN II AGUSTUS 2024

Peringatan Dini Kekeringan Meteorologis  berlaku untuk Dasarian II Agustus 2024 pada klasifikasi: 

Waspada: Beberapa kabupaten/kota di Provinsi Sumatera Selatan, Lampung, Banten, Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI. Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Barat, Sulawesi Selatan, Maluku dan Papua Selatan.

Siaga: Beberapa kabupaten di Provinsi Jawa Barat, Jawa Tengah, DI. Yogyakarta, Jawa Timur, Nusa Tenggara Timur

Awas: Beberapa kabupaten di Provinsi Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur.

36

37 of 57

ANALISIS CURAH HUJAN

37

38 of 57

Analisis Curah dan Sifat Hujan Bulan JULI 2024

Analisis Curah Hujan Bulanan – Juli 2024

Analisis Sifat Hujan Bulanan – Juli 2024

Curah hujan pada Juli 2024 umumnya berada kriteria rendah – menengah. Curah hujan Tinggi – Sangat Tinggi terjadi di sebagian kecil Aceh, Sumatera Barat, Riau, Kalimantan Timur, Sulawesi Barat bagian Utara, sebagian Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, sebagian kecil Gorontalo, Sulawesi Utara, sebagian Maluku dan Maluku Utara.

Sifat hujan pada Juli 2024 bervariasi pada kriteria Bawah Normal (55.6%) – Normal (19.7%). Sifat hujan Atas Normal (24.7%) terjadi di sebagian kecil Aceh bagian Timur, Sumatera Utara, Sebagian Riau, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Lampung, sebagian kecil Banten, sebagian besar DK Jakarta, sebagian Jawa Barat, Jawa Timur, Sebagian kecil Kalimantan Barat bagian Tengah, Sebagian Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, sebagian besar Bali, NTB, NTT, sebagian besar Pulau Sulawesi, Maluku Utara, sebagian Maluku, sebagian kecil Papua dan Papua Selatan.

(Update : 1 Agustus 2024)

38

39 of 57

Analisis Curah dan Sifat Hujan 

Dasarian I AGUSTUS 2024

Analisis Curah Hujan Dasarian – I AGT  2024

Analisis Sifat Hujan Dasarian (Persentile) – I AGT 2024

Analisis Sifat Hujan Dasarian – I AGT 2024

Curah hujan pada Dasarian I Agustus 2024 bervariasi dari kriteria rendah (50%), menengah (43%) dan tinggi-sangat tinggi (7%). Kriteria curah tinggi terjadi di Sebagian kecil Riau, Sumatera Barat, Kalimantan Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, dan Papua Tengah.

Sifat hujan pada Dasarian I Agustus 2024 bervariasi Bawah Normal (33%), Normal (12%) dan Atas Normal (55%). Sifat Hujan Bawah Normal terjadi disebagian kecil Sumatera Utara, sebagian kecil Aceh, sebagian Riau, sebagian Sumatera Selatan, sebagian bangka Belitung, sebagian kecil Banten hingga NTT sebagian kecil Kalimantan Barat, sebagian Kalimatan Tengah, sebagian kecil Kalimantan Timur, sebagian kecil Sulawesi Selatan, sebagian kecil Sulawesi Tengah, sebagian kecil Gorontalo, Sebagian Maluku, Papua Barat, Papua Pegunungan, dan Papua Selatan.

(Update : 11 Agustus 2024)

39

40 of 57

ANALISIS PERKEMBANGAN MUSIM

40

41 of 57

Analisis Perkembangan Musim Kemarau 2024

(Update: 11 Agustus 2024)

41

42 of 57

Persentase Wilayah yang Memasuki Musim Kemarau 2024�(Berdasarkan Jumlah ZOM)

(Update: 11 Agustus 2024)

42

43 of 57

PREDIKSI DAN PELUANG CURAH HUJAN

43

44 of 57

 Prediksi Deterministik Curah Hujan Mingguan

(Update : 12 Agustus 2024)

44

45 of 57

(Update : 12 Agustus 2024)

 Prediksi Deterministik Sifat Hujan Mingguan

45

46 of 57

 Prediksi Hujan Dasarian

SIFAT HUJAN (%) :

SIFAT HUJAN (Persentil) :

PREDIKSI CH DASARIAN

PREDIKSI SH DASARIAN (%)

PREDIKSI SH DASARIAN (Persentil)

(Update : 9 Agustus 2024)

CURAH HUJAN (mm) :

SEP I - 2024

AGT III - 2024

AGT II - 2024

46

47 of 57

Prediksi Peluang Hujan Dasarian

PELUANG HUJAN <20mm

PELUANG HUJAN <100mm

PELUANG HUJAN <50mm

PELUANG :

(Update : 08 Agustus 2024)

SEP – I 2024

AGT II –  2024

AGT – III 2024

47

48 of 57

Prediksi Peluang Hujan Dasarian

PELUANG :

PELUANG HUJAN >20mm

PELUANG HUJAN >100mm

PELUANG HUJAN >50mm

(Update : 08 Agustus 2024)

AGT – III  2024

SEP – I 2024

AGT – II  2024

48

49 of 57

PREDIKSI DETERMINISTIK CURAH HUJAN BULANAN 2024

    • September 2024 pada umumnya diprediksi berada pada kategori rendah – menengah. Wilayah yang diprediksi mengalami curah hujan rendah (<50mm/bulan) yaitu di sebagian Sumatra Selatan, sebagian Lampung, sebagian Bangka Belitung, sebagian besar Pulau Jawa, Bali, NTB, NTT, sebagian Kalimantan Selatan, sebagian kecil Sulawesi Utara, sebagian Gorontalo, sebagian kecil Aulawesi Tengah, sebagian kecil Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan bagian Selatan, sebagian Sulawesi Tenggara, sebagian Maluku, sebagian kecil Papua Pegunungan dan sebagian Papua Selatan.
    • Oktober 2024 pada umumnya diprediksi berada pada kategori menengah – tinggi. Wilayah yang diprediksi mengalami curah hujan rendah (<50mm/bulan) yaitu di pesisir utara Banten hingga Jawa Tengah, D.I.Yogyakarta, sebagian besar Jawa Timur, sebagian kecil Bali, sebagian NTB, NTT, sebagian kecil Sulawesi Selatan, sebagian Sulawesi Tenggara, sebagian Sulawesi Tengah, dan sebagian kecil Papua Selatan.
    • November – Januari 2024 pada umumnya diprediksi berada pada kategori menengah - tinggi. Wilayah yang diprediksi mengalami curah hujan rendah (<50mm/bulan) yaitu di pesisir utara Banten, Jawa Barat bagian utara, sebagian kecil NTT dan sebagian Sulawesi Tengah.
    • Februari 2024 pada umumnya diprediksi berada pada kategori menengah – tinggi. Wilayah yang diprediksi mengalami curah hujan rendah (<50mm/bulan) yaitu sebagian kecil pesisir timur Sumatera Utara, sebagian kecil Riau, sebagian Sulawesi Tengah, sebagian Sulawesi Selatan, sebagian Papua Barat dan sebagian kecil Papua Pegunungan.

(Update: 1 Agustus 2024)

49

50 of 57

PREDIKSI DETERMINISTIK SIFAT HUJAN BULANAN 2024/2025 

    • September 2024: pada umumnya sebagian besar wilayah Indonesia diprediksi mengalami sifat hujan Normal – Atas Normal. Wilayah yang diprediksi mengalami sifat hujan Bawah Normal meliputi sebagian Sebagian Sumatera Selatan, Bangka Belitung, sebagian besar Lampung, sebagian besar Pulau Jawa, Bali, Sebagian NTB, NTT, sebagian Papua Tengah dan Papua Pegunungan.
    • Oktober 2024 : pada umumnya sifat hujan di sebagian besar Indonesia diprediksi mengalami kondisi Normal - Atas Normal, sedangkan sifat hujan Bawah Normal diprediksi terjadi di sebagian kecil Banten, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sebagian DIY, NTT, Sebagian kecil Papua Tengah dan Papua Pegunungan.
    • November 2024 – Februari 2025 : pada umumnya sifat hujan di sebagian besar Indonesia diprediksi mengalami kondisi Normal - Atas Normal, sedangkan sifat hujan Bawah Normal diprediksi terjadi di sebagian kecil Jawa Barat dan Papua Pegunungan.

(Update: 1 Agustus 2024)

50

51 of 57

Prediksi Deterministik Sifat Hujan (Persentil) Bulanan 2024/2025 

(Update: 1 Agustus 2024)

    • September 2024: pada umumnya berada pada kategori Normal - Atas Normal. Sifat hujan Bawah Normal diprediksi terjadi di Sebagian kecil Sumatra Utara, Papua Tengah dan Papua Pegunungan.
    • Oktober – November 2024 : pada umumnya berada pada kategori Normal - Atas Normal. Sifat hujan Bawah Normal diprediksi terjadi di sebagian kecil Papua Pegunungan.
    • Desember 2024: pada umumnya berada pada kategori Normal – Atas Normal. SIfat hujan Bawah Normal diprediksi terjadi di sebagian kecil Jawa Barat, jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Sebagian Kalimantan Tengah, sebagian kecil Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Papua Pegunungan dan sebagian Papua Selatan.
    • Januari - Februari 2025: pada umumnya berada pada kategori Normal – Atas Normal. SIfat hujan Bawah Normal diprediksi terjadi di sebagian kecil Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Papua Pegunungan dan sebagian Papua Selatan.

51

52 of 57

Prediksi Peluang Curah Hujan “Rendah” Bulanan 2024/2025 (Peluang Curah Hujan < 100 mm/ bulan)

    • September 2024 curah hujan <100 mm/bulan berpeluang tinggi terjadi di sebagian Sumatra Selatan, sebagian Lampung, sebagian besar Pulau Jawa, Bali, NTB, NTT, sebagian Kalimantan Selatan, sebagian Sulawesi Selatan, sebagian Sulawesi Tenggara, sebagian Papua Selatan.
    • Oktober 2024 curah hujan <100 mm/bulan berpeluang tinggi terjadi di sebagian Jawa Timur, Bali, NTB, NTT, sebagian Sulawesi Selatan, sebagian Sulawesi Tenggara, dan sebagian Papua Selatan.
    • November - Desember 2024 curah hujan < 100 mm/bulan berpeluang kecil untuk dapat terjadi di Sulawesi Tengah
    • Januari - Februari 2025 curah hujan < 100 mm/bulan berpeluang kecil untuk dapat terjadi di dipesisir timur Sumatera bagian utara

(Update: 1 Juli 2024)

52

53 of 57

PREDIKSI WILAYAH YANG MASUK MUSIM KEMARAUPADA PERIODE AGT II SEP I 2024

ZOM yang diprediksi akan masuk musim kemarau pada periode AGT II – SEP I 2024 adalah sebagian Sulawesi Tenggara, sebagian Sulawesi Tengah dan sebagian Sulawesi Utara

53

54 of 57

Prediksi Puncak Musim Kemarau 2024

54

55 of 57

RINGKASAN

  • Analisis dan Prediksi ENSO dan IOD 

Hasil monitoring  indeks IOD dan ENSO pada bulan Agustus 2024, Indek Dipole Mode 0.2 (Netral), dan indeks ENSO -0.01 (Netral). IOD Netral diprediksi berlangsung Agustus hingga Februari 2025. Sementara itu, ENSO diprediksi berpotensi  menuju La Nina mulai September 2024.

    • Analisis dan Prediksi Angin 850mb

Aliran masa udara pada Dasarian I Agustus 2024 didominasi angin timuran. Pusat tekanan rendah terlihat di perairan sebelah barat Sumatera Utara. Pada Dasarian II Agustus 2024 angin dari timur diprediksi mendominasi wilayah Indonesia. Pusat tekanan rendah  terlihat di perairan sebelah barat Sumatera bagian utara. 

    • Analisis OLR

Pada Dasarian I Agustus 2024, daerah tutupan awan (OLR < 220 W/m2) dominan di sebagian besar Sumatera bagian utara dan Papua bagian barat. Dibandingkan klimatologisnya, tutupan awan relatif lebih sedikit. Di wilayah Sumatera bagian utara, Kalimantan bagian selatan, dan Papua bagian barat, tutupan awan relatif lebih banyak.

  • Analisis dan Prediksi MJO

Analisis pada dasarian I Agustus 2024 menunjukkan MJO tidak aktif namun diprediksi aktif di fase 3 pada akhir dasarian II hingga akhir dasarian III Agustus. Secara spasial MJO diprediksi meluas hingga wilayah Sulawesi pada dasarian II Agustus 2024. Aktifnya MJO dan gelombang atmosfer berkaitan dengan potensi peningkatan pembentukan awan hujan.

  • Analisis dan Prediksi Kelembapan Udara (RH)

Kelembapan udara permukaan berkisar 60-73% dan diprediksi hingga Dasarian I September 2024 berkisar 50-76%, pada lapisan 850mb diprediksi berkisar 40-77%  serta pada lapisan 700 mb umumnya diprediksi 40-75%.

  • Analisis dan Prediksi Suhu 

Suhu rata-rata permukaan berkisar 21-27°C dan diprediksi hingga Dasarian I September 2024 berkisar 24-29°C, Prediksi suhu minimum berkisar 22-28°C  dan Prediksi  suhu maksimum berkisar 28 - 36°C.

  • Peringatan Dini Curah Hujan Tinggi berlaku untuk Dasarian II Agustus 2024 pada klasifikasi:

Waspada: Beberapa kabupaten/kota di Kalimantan Selatan, Papua Barat, Papua, Papua Tengah, Papua Pegunungan dan Papua Selatan; Siaga: Beberapa kabupaten/kota di Papua Tengah, Papua Pegunungan dan  Papua Selatan;  Awas : Tidak ada

  • Peringatan Dini Kekeringan Meteorologis berlaku untuk Dasarian II Agustus 2024 pada klasifikasi: 

Waspada: Beberapa kabupaten/kota di Provinsi Sumatera Selatan, Lampung, Banten, Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI. Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Barat, Sulawesi Selatan, Maluku dan Papua SelatanSiaga: Beberapa kabupaten di Provinsi Jawa Barat, Jawa Tengah, DI. Yogyakarta, Jawa Timur, Nusa Tenggara Timur; AwasBeberapa kabupaten di Provinsi Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur.

55

56 of 57

RINGKASAN

  •   Analisis Curah Hujan Dasarian I Agustus 2024
    • Curah hujan pada Dasarian I Agustus 2024 bervariasi dari kriteria rendah (50%), menengah (43%) dan tinggi-sangat tinggi (7%). 
    • Sifat hujan pada Dasarian I Agustus 2024 bervariasi Bawah Normal (33%), Normal (12%) dan Atas Normal (55%). 

  • Analisis Perkembangan Musim Kemarau Dasarian I Agustus 2024: 
    • Berdasarkan jumlah ZOM, sebanyak 60% wilayah Indonesia masuk musim kemarau.
    • Wilayah yang sedang mengalami musim kemarau meliputi sebagian Aceh, sebagian Sumatera Utara, Riau, sebagian Bengkulu, Jambi, sebagian sumatera Selatan, Lampung, Pulau Jawa, Bali, NTB, NTT, sebagian Kalimantan Tengah, Sebagian Kalimantan Selatan, sebagian Kalimantan Timur, sebagian Sulawesi Tengah dan Sulawesi Selatan, sebagian Sulawesi Barat, sebagian Sulawesi Tenggara, sebagian Maluku, dan sebagian Papua Selatan.

  •   Prediksi Curah Hujan Dasarian: Agustus II – Sep I Tahun 2024

Pada Agustus II – Sep I 2024 umumnya diprediksi curah hujan berada di kriteria rendah - menengah (0-150 mm/dasarian). Wilayah yang diprediksi mengalami hujan kategori  rendah (<50 mm/dasarian)

    • Pada Agustus II 2024 meliputi pesisir utara Aceh, pesisir utara Sumatera Utara, sebagian Riau, sebagian Jambi, Sumatera Selatan, Bangka Belitung, sebagian Bengkulu, Lampung, Pulau Jawa, Bali, NTB, NTT, sebagian Kalimantan Barat, sebagian Kalimantan Tengah, sebagian Kalimantan Timur, sebagian Kalimantan Selatan, sebagian Sulawesi Selatan, sebagian Sulawesi Tenggara, sebagian Sulawesi Tengah, sebagian Sulawesi Utara, sebagian Gorontalo, sebagian Papua Barat, sebagian Papua, sebagian Papua Pegunungan dan sebagian Papua Selatan.
    • Pada Agustus III 2024 meliputi pesisir utara Aceh, pesisir utara Sumatera Utara, sebagian Riau, Jambi, Sumatra Selatan, Lampung, Kep. Bangka Belitung, sebagian besar Jawa, Bali, NTB, NTT, sebagian Kalimantan Tengah, sebagian besar Kalimantan Selatan, sebagian Kalimantan Timur, sebagian Sulawesi Selatan, sebagian Sulawesi Tenggara, Gorontalo, sebagian Sulawesi Utara, sebagian Sulawesi Tengah, sebagian Papua, sebagian Papua Pegunungan dan sebagian Papua Selatan.
    • Pada September I 2024 meliputi sebagian kecil Aceh, sebagian Sumatra Utara, sebagian Riau, Jambi, Sumatra Selatan, sebagian Bengkulu, Lampung, Kep. Bangka Belitung, sebagian besar Jawa, Bali, NTB, NTT, sebagian Kalimantan Tengah, sebagian Kalimantan Timur, sebagian Kalimantan Selatan, sebagian besar Sulawesi Selatan, sebagian besar Sulawesi Tenggara, sebagian Sulawesi Tengah, sebagian Gorontalo, sebagian Sulawesi Utara, sebagian Papua Barat, sebagian Papua, sebagian Papua Pegunungan dan sebagian Papua Selatan.

  •  Prediksi Curah Hujan Kurang Dari 100 mm/Bulan untuk Bulan September 2024 – Februari 2025 : 
      • September 2024 curah hujan <100 mm/bulan berpeluang tinggi terjadi di sebagian Sumatra Selatan, sebagian Lampung, sebagian besar Pulau Jawa, Bali, NTB, NTT, sebagian Kalimantan Selatan, sebagian Sulawesi Selatan, sebagian Sulawesi Tenggara, sebagian Papua Selatan.
      • Oktober 2024 curah hujan <100 mm/bulan berpeluang tinggi terjadi di sebagian Jawa Timur, Bali, NTB, NTT, sebagian Sulawesi Selatan, sebagian Sulawesi Tenggara, dan sebagian Papua Selatan.
      • November - Desember 2024 curah hujan < 100 mm/bulan berpeluang kecil untuk dapat terjadi di Sulawesi Tengah
      • Januari - Februari 2025 curah hujan < 100 mm/bulan berpeluang kecil untuk dapat terjadi di dipesisir timur Sumatera bagian utara

56

57 of 57

TERIMA KASIH

Info Iklim : 021 4246321 ext. 1707

Info Cuaca : 021 6546315/18

Info Gempabumi : 021 6546316

www.bmkg.go.id

@infoBMKG

Jl. Angkasa 1 No.2 Kemayoran Jakarta Pusat, Indonesia

57