1 of 34

Tempat apakah ini?

Apakah hutan akan terus seperti ini?

Ketahanan dalam menghadapi perubahan

Keanekaragaman hayati

2 of 34

2

KEANEKARAGAMAN HAYATI

3 of 34

Peta Konsep

3

Keanekaragaman Hayati

Tingkat Keanekaragaman Hayati

Keanekaragaman Hayati di Indonesia

Ancaman dan Upaya Pelestarian Keanekaragaman Hayati

Gen

Jenis

Ekosistem

Penyebaran

Fungsi dan Manfaat

4 of 34

Tingkat Keanekaragaman Hayati

4

Tingkat Gen

Keanekaragaman dalam satu spesies.

Tingkat Ekosistem

Kesatuan yang ditimbulkan karena adanya hubungan timbal balik antar makhluk hidup

Tingkat Jenis

Keanekaragaman dalam variasi spesies di suatu tempat

03

01

02

5 of 34

Keanekaragaman Hayati Tingkat Gen

Contoh: adanya variasi pada bunga mawar

6 of 34

Keanekaragaman Hayati Tingkat Jenis

Contoh: ada banyak jenis burung dalam satu kelompok aves.

7 of 34

Keanekaragaman Hayati Tingkat Ekosistem

Contoh: ekosistem darat dan ekosistem perairan

8 of 34

Haii!

Setelah kalian tahu apa saja tingkatan dari kenaekaragaman hayati.

Mari kita identifikasi gambar-gambar berikut termasuk dalam tingkat apa!

8

9 of 34

Keanekaragaman hayati tingkat jenis

9

10 of 34

Keanekaragaman hayati tingkat gen

10

11 of 34

Keanekaragaman hayati tingkat jenis

11

12 of 34

KEANEKARAGAMAN HAYATI INDONESIA

  • Penyebaran Flora (Tumbuhan) bertipe Malesiana
  • Penyebaran Fauna (Hewan) bertipe Oriental, Australis dan Peralihan
  • Fungsi dan Manfaat Keanekaragaman Hayati

13 of 34

13

14 of 34

14

15 of 34

Ciri Fauna Oriental��Mamalia berukuran besar �Banyak jenis primata�Warna bulu pada burung kurang variatif�

16 of 34

Ciri Fauna Australis��Mamalia berukuran lebih kecil �Banyak jenis mamalia berkantung�Warna bulu pada burung lebih variatif�

17 of 34

Ciri Fauna Peralihan��Terdapat pada daerah peralihan antara Oriental dan Australis, sehingga hewan-hewannya memiliki ciri khas tersendiri dari yang lainnya�

18 of 34

Fungsi dan Manfaat

  • Sebagai sumber sandang, pangan dan papan
  • Sebagai sumber obat-obatan
  • Sebagai bahan kosmetik
  • Sebagai aspek budaya dan plasma nutfah
  • Sebagai sarana pengembangan ilmu pengetahuan, pendidikan, rekreasi dan wisata

19 of 34

Ancaman Hilangnya Keanekaragaman Hayati

Vestibulum congue

20 of 34

Penyebab Hilangnya Keanekaragaman Hayati

Vestibulum congue

Hilangnya habitat dan fragmentasi

Introduksi spesies

Degradasi habitat

Eksploitasi berlebih

Industrialisasi kehutanan dan perikanan

Perubahan iklim global

21 of 34

Upaya Pelestarian Keanekaragaman Hayati

Konservasi

Peraturan Perundang-undangan

KepPres

22 of 34

23 of 34

23

24 of 34

ANIMALIA

PLANTAE

FUNGI

PROTISTA

MONERA

25 of 34

Dasar Klasifikasi Makhluk Hidup,

berdasarkan

Ciri Anatomi

Ciri biokimia

Persamaan dan perbedaan morfologi

Manfaat bagi kehidupan manusia

26 of 34

Tahap Klasifikasi Makhluk Hidup

1

Pencandraan sifat makhluk hidup

2

Pengelompokkan makhluk hidup

Pencandraan atau identifikasi adalah pengamatan karakteristik makhluk hidup (morfologi, anatomi, fisiologi, kromosom, perilaku)

Pengelompakan maksudnya mengelompokkannya sesuai ciri yang telah digambarkan (identifikasi)

Diberi nama agar mudah saat mengidentifikasi karakteristik dengan tata nama binomial nomenklatur

Pemberian nama

3

27 of 34

Macam Klasifikasi

Klasifikasi

Sistem Alami

Berdasarkan, ciri morfologi, anatomi dan fisiologi

Klasifikasi

Sistem Filogenetik

Memerhatikan evolusi

Klasifikasi

Sistem Buatan

Berdasarkan, ciri morfologi yang mudah dilihat

28 of 34

Perkembangan Sistem Klasifikasi

29 of 34

Monera

  1. Uniseluler
  2. Prokariotik
  3. Memiliki DNA

4. Reproduksi aseksual dan seksual

Contoh :

bakteri

30 of 34

Protista

  1. Uniseluler atau multiseluler
  2. Eukarotik
  3. Protista mirip hewan, jamur dan tumbuhan

4. Memiliki alat gerak

Contoh :

Paramesium, Euglena, Volvox, dll.

31 of 34

Fungi

  1. Eukariotik
  2. Memiliki spora
  3. Tidak berklorofil
  4. Protista mirip hewan, jamur dan tumbuhan

4. Memiliki alat gerak

Contoh :

Jamur tiram, Deuteromycotina, dll.

32 of 34

Plantae

  1. Eukariotik multiseluler
  2. Memiliki klorofil
  3. Autotrof
  4. Reproduksi seksual dan aseksual
  5. Memiliki dinding sel

Contoh :

Mawar, Pohon jati, Rumput-an, Paku, Lumut, dll.

33 of 34

Animalia

  1. Eukariotik multiseluler
  2. Heterotrof
  3. Memiliki pigmen kulit

Contoh :

Ular, cicak, ikan hiu, burung merak, dll.

34 of 34

THANKS!

Any questions?