manajemen HUMAS & LAYANAN PUBLIK
Oleh: Umi Arifah, S.Pd.I., M.M.
www.umiarifah.blogspot.com
08170140887
umiarifah.iainukebumen@gmail.com
Tema Pembelajaran
Sekolah dan Sejarah Manajemen Humas
www.umiarifah.blogspot.com
08170140887
umiarifah.iainukebumen@gmail.com
KONSEP SEKOLAH
“Semua hal yang meliputi alasan dan pengetahuan mengatur dunia nyata dengan cara menggabungkan partikel-partikel dari masa yang tidak diturunkan dari alam semesta”
Anaxagoras (500-428 SM) Guru Socrates
Mendirikan sebuah sekolah yang sangat berpengaruh di dekat Athena tahun 387 SM
Plato (427-347 SM)
Buku
Manajemen Kepemimpinan Pendidikan
PENTINGNYA SEKOLAH
Untuk mengetahui banyak hal baru dan ada banyak ilmu yang akan didapatkan jika bersekolah dengan baik
Untuk menjadi pribadi yang pantas dibayar mahal
Memiliki skill dan kemampuan yang kelak pasti akan berguna bagi kehidupan
Faktor Penting dalam Program Humas sebagai berikut:
Pengertian Manajemen
suatu rangkaian aktivitas yang dikerjakan oleh para anggota organisasi agar tujuan dapat tercapai dengan rangkaian yang teratur dan tersusun baik
Wilson Bangun
suatu proses yang membedakan atas perencanaan, pengorganisasian, penggerakkan pelaksanaan serta pengawasan, dengan memanfaatkan baik ilmu maupun seni, agar dapat menyelesaikan tujuan yang ditetapkan sebelumnya
George R. Terry
proses perencanaan, pengorganisasian dan penggunaan terhadap sumberdaya organisasi lainnya supaya tujuan organisasi dapat tercapai sesuai dengan yang ditetapkan
James A.F. Stoner
proses perencanaan, pengorganisasian, pengoordinasian dan pengendalian atau kontrol sumber daya dalam mencapai sasaran dengan efisien dan efektif
Ricky W. Griffin
Manajemen merupakan seni dalam menyelesaikan pekerjaan melalui orang lain
Mary Parker Follet
Manajemen
To manage
Mengatur
?
Apa yang diatur
Apa tujuannya diatur
Mengapa harus diatur
Siapa yang mengatur
Bagaimana mengaturnya
5W + 1 H
What/ Apa
Why / kenapa
Where / Dimana
When / Kapan
Who / Siapa
How / bagaimana
G.R. Terry | John F.mae | Louis A.Allen | Mc. Namara |
|
|
|
|
Henry Fayol | Harold Koontz Cyril O’Donnel | P. Siagian | Prof Oey Liang lee |
|
|
|
|
Fungsi-Fungsi Manajemen
Kegunaan Manajemen
Menetapkan wewenang dan tanggungjawab secara profesional dan proporsional
Merancang pola pembagian kerja
Ketelaudanan pemimpin organisasi
Meningkatkan kedisiplinan pegawai
Mengutamakan kepentingan organisasi
Menerapkan asas profesionalitas kerja, keadilan dan tingkatan pegawai
Kesatuan pengarahan atau perintah
Kesatuan untuk stabilitas yang terjaga dengan baik
Pemberian gaji, reward, bonus, imbalan untuk kesejahteraan pegawai
Kegunaan Manajemen untuk lembaga pendidikan
Perencanaan (Planning)
Menyusun seluruh rancangan kerja, waktu pelaksanaan, kiat-kiat dan strategi pengembangan model-model kinerja lembaga pendidikan, serta menjabarkan kelebihan dan kekurangan sumber daya yang dimiliki dan pemecahan masalah yang dipandang sangat memungkinkan.
Sistem Pengorganisasian (Organizing)
Mempermudah manajer dalam melakukan pengawasan dan menentukan orang yang dibutuhkan untuk melaksanakan tugas-tugas yang proporsional melalui konsep pembagian kerja yang profesional.
Pola Pengarahan (Directing)
Memotivasi dan mengembangkan kecerdasan anggota untuk meningkatkan kualitas pekerjaan. Pengarahan dilakukan untuk menggerakkan anggota agar berkerja dengan penuh kesadaran dan ikhlas dalam mengemban tugas dan kewajibannya.
Pengevaluasian (Evaluating)
Pengawasan dan pengendalian performa lembaga untuk memastikan jalannya lembaga sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan. Evaluasi harus ditindaklanjuti oleh pemecahan masalah.
Efisiensi dan Efektivitas
Kepemimpinan yang efektif
Titik tolak pelaksanaan manajemen dalam organisasi semaksimal mungkin memanfaatkan semua sumber, tenaga, dana dan fasilitas secara efisien.
Pemimpin yang baik adalah pemimpin yang tidak menyalahkan bawahannya tetapi mengingatkan dan menyarankan.
Pengelolaan
Pengorganisasian program kerja sesuai perencanaan, akan terlihat hubungan antarprogram sehingga pada tahap pelaksanaan, pengutamaan efektifitas dan efisiensinya terjaga.
Bukan hanya berkaitan dengan manajerial internal tetapi juga manajerial eksternal, seperti bagian produksi bekerja sama dengan bagian promosi, dan bagian promosi berhubungan secara langsung dengan masyarakat.
Pengutamaan Tugas Pengelolaan
Prinsip Manajemen
Kerja Sama
Pembagian tugas, wewenang dan tanggungjawab seharusnya dipolarisasi berdasarkan prinsip profesionalitas sehingga kerja sama yang dibangun tidak berbelit-belit.
Tingkatan-Tingkatan Manajemen
Manajer Lini garis pertama (first line)
Manajer menengah
(middle manager)
Manajer puncak (top manager)
Buku
Manajemen Kepemimpinan Pendidikan
Sumber-Sumber Manajemen
(Dr. R. Markharita, LAN 1977-1980)
Man
Money
Materials
Metode
Machines
Waktu
Prasarana