Hartomo - CGP Bima
Program CULAS Asik
Koneksi Antarmateri Modul 3.3
Pengelolaan Program yang Berdampak pada Murid
Tujuan Program
Program peningkatan sarana komunikasi siswa yang menguatkan interaksi sosial antara siswa dan walikelas secara positif, arif, dan bijaksana
(Program CULAS Asik - Curahan Hati kepada Walikelas yang Asik )
Latar Belakang :
pentingnya komunikasi dalam ekosistem sekolah untuk peningkatan kualitas pendidikan
komunikasi antara siswa dan walikelas kurang lancar Kurangnya kedekatan emosional antara siswa dan walikelas
CAPAIAN | LANGKAH - LANGKAH | HASIL YANG DIHARAPKAN |
Perencanaan Program | Guru mendengarkan keluh kesah siswa akan peran walikelas bersama siswa menyusun program guru siswa berdiskusi dengan kepala sekolah | Draf Program terbentuk |
Sosialisasi Program | mensosialisasikan di hadapan walikelas dan siswa mendengarkan masukan dari walikelas dan siswa menambahkan masukan dari walikelas dan siswa | Program CULAS Asik dapat dikelal warga sekolah |
Pelaksanaan Program | walikelas mendengarkan curhatan siswa walikelas mengidentifikasi permasalahan siswa walikelas mengchoaching siswa dengan rasa empati | siswa berani bercurhat siswa memberikan permasalahan yng benar kedekatan siswa dan walikelas terlihat akrab |
| | |
Struktur Program
Skala Program
Target program kokurikuler program CULAS Asik adalah seluruh murid jurusan IPS SMAN 1 Woha
Pengaturan Program
Program ini akan
dilakukan secara kontinu
setiap kegiatan jam walikelas / jumat pagi
Mitra Program
Mitra utamanya adalah siswa , walikelas, Guru BP/Bk
Sumber Daya yang dimiliki
Seluruh warga sekolah dan wali murid yang solid dan mendukung setiap program yang berdampak pada murid lingkungan sekolah yang luas, nyaman dan bersih
Alokasi dana yang cukup untuk kegiatan yang berpihak pada murid
5 CGP dan 1 pengajar praktik yang siap melakukan pengimbasan materi choaching
Rencana Evaluasi
Menggunakan jurnal refleksi yang melibatkan semua pihak ( Siswa, Walikelas, dan Orangtua )
instrumen berisi refleksi kegiatan yang telah dilalui, bagaiaman perasaannya, kendala yang dihadapi, saran dan kritik terhadap kegiatan yang sedang berlangsung
hasil analisis evaluasi dan refleksi dijadikan umpan balik dalam penguatan program
Tantangan
Kurangnya kemampuan Choaching para walikelas
siswa kurang percaya diri dan kurang terbuka dalam mengungkapkan masalahnya masalah keluarga siswa yang begitu rumit