1 of 35

Termometri �dan �Kalorimetri

1

2 of 35

Temperatur

Skala Temperatur

Pembuatan skala temperatur dikaitkan dengan adanya perubahan sifat fisis bila temperatur berubah (sifat termometrik). Sifat-sifat ini antara lain : Volume cairan , hambatan listrik, tekanan gas dsb.

2

Misalkan dipilih X suatu sifat termometrik yang digunakan untuk pembuatan skala temperatur. Hubungan temperatur dan perubahan sifat fisis misalnya dipilih fungsi linier yang memenuhi hubungan :

T(X) = aX

a adalah konstanta yang masih harus di cari

3 of 35

Perbandingan dua temperatur yang diukur dengan menggunakan termometer yang sama, akan sama dengan perbandingan X nya,

3

Untuk menetukan konstanta a, ditentukan titik tetap standar yang mana semua termometer memberikan pembacaan yang sama untuk temperatur tertentu. Titik standar ini dipilih saat es, air dan uap berada dalam kesetimbangan ; disebut titik tripel air (triple point of water)

4 of 35

Titik tripel air ditetapkan secara sembarang memilih titik 0 dan 100 berdasarkan titik lebur dan titik didih zat tertentu (H2O) maka koefisien muai gas renggang memperoleh nilai ≈ 1/273 dan titik nol kelvin menjadi -273,16 K.

4

Untuk semua termometer berlaku :

Xtr adalah nilai X pada titik tripel atau,

…………(1)

Pers(1) digunakan untuk menentukan skala pada termometer yang lain yang mempunyai sifat termometrik yang berbeda-beda.

5 of 35

Titik Tripel Air

5

Gambar sel titik tripel National Bureau of Standards.

Sel mengandung air murni dan disegel (ditutup) setelah semua udaranya dikeluarkan. Kemudian sel tersebut dicelupkan dalam bak air-es. Sistem tersebut berada pada titik-titik tripel bila es, air, dan uap semuanya ada, dan di dalam kesetimbangan di dalam sel tersebut. Termometer yang akan dikalibrasi dicelupkan di dalam sumur tengah.

6 of 35

  • Temperatur : merupakan kuantitas panas suatu zat
  • Alat: Termometer
  • Kalibrasi: Titik Beku—es; Titik Didih—air mendidih
  • Skala Pengukuran: Fahrenheit, Celcius, Kelvin

6

7 of 35

7

HUBUNGAN - HUBUNGANNYA

8 of 35

PEMUAIAN TERMAL

Ketika suhu suatu zat / bahan bertambah maka:

  • Akan terjadi perubahan dimensi (memuai).
  • Energi Kinetik atom-atomnya naik saling bertumbukan & mengembang

8

9 of 35

PEMUAIAN

Salah satu sifat termometrik yang umum adalah adanya perubahan dimensi (panjang, lebar, volume) yang disebabkan perubahan temperatur.

Dari hasil percobaan didapatkan perubahan dimensi relatif yang terjadi sebanding dengan perubahan temperaturnya dengan tetapan pembanding hanya bergantung pada jenis bahan, tidak pada ukuran bahan.

9

Bila suatu batang pada suatu temperatur mempunyai panjang l, dan panjangnya bertambah Δl karena perubahan temperaturΔT, maka :

10 of 35

Makroskopis

10

11 of 35

Tabel 1 Harga α untuk beberapa bahan pada temperatur 20oC

11

12 of 35

Contoh Soal

Pada suhu 0oC sebuah gelas kaca yang volumenya 50 cm3 berisi penuh dengan raksa. Berapa volume air raksa yang tumpah jika suhu sistem naik menjadi 100oC? Diketahui koefisien muai panjang dari gelas = 9x10-6(oC)-1 dan koefisien muai volume dari air raksa = 18x10-5(oC)-1

12

13 of 35

PANAS atau KALOR

Kalor didefinisikan sebagai sesuatu yang dipindahkan diantara sebuah sistem dan lingkungannya sebagai akibat adanya perbedaan temperatur,

13

Satuan kalor adalah Kalori

1 kalori adalah banyaknya kalor yang dibutuhkan untuk menaikkan temperatur 1 gram air dari 14,5oC sampai 15,5oC

Hubungan antara kalori dengan satuan energi mekanik berdasarkan percobaan :

1 kalori = 4,186 Joule

14 of 35

Kapasitas Kalor

Kalor yang dibutuhkan untuk menaikkan temperatur benda tergantung pada massa dan jenis benda.

14

Perbandingan antara banyaknya kalor ΔQ yang dibutuhkan oleh benda untuk menaikkan temperaturnya sebesar ΔT disebut Kapasitas Kalor

15 of 35

Panas atau Kalor

15

16 of 35

  • Kalor lebur benda (heat of fusion) ialah kalor yang diperlukan untuk melebur satu satuan massa pada suhu tetap. Kalor ini sama dengan kalor yang dilepas satu satuan massa lelehan sewaktu membeku pada suhu tetap tadi. Kalor lebur air pada 0oC adalah 80 kal/g atau 335 kJ/kg
  • Kalor uap (heat of vaporation) cairan adalah jumlah kalor yang diperlukan untuk menguapkan satu satuan massa cairan pada suhu tetap. Untuk air pada 100oC, kalor uap = 540 kal/g atau 2,26 MJ/kg.
  • Kalor sublimasi benda padat adalah jumlah kalor yang diperlukan untuk mengubah satu satuan massa padatan menjadi uap pada suhu tetap.

16

17 of 35

Azas Black

  • Bila dua sistem yang mempunyai temperatur T1 dan T2 (T1 > T2) dihubungkan maka akan terjadi perpindahan panas dari sistem yang bertemperatur T1 ke sistem yang bertemperatur T2 hingga tercapai kesetimbangan pada temperatur Ta dengan T2<Ta<T1.
  • Jadi KALOR YANG DILEPAS = KALOR YANG DITERIMA
  • Q1= Q2
  • m1.c1.(T1 – Ta) = m2.c2.(Ta – T2)

17

18 of 35

Contoh Soal

Satu kilogram es yang suhunya -200C dipanaskan hingga menjadi uap air yang suhunya 120oC. Berapa kalori yang diperlukan untuk pemanasan ini, bila diketahui :

Kalor jenis es = 0,5 kalori/gramoC

Kalor jenis air = 1 kalori/gramoC

Kalor jenis uap air = 0,24 kalori/gramoC

Kalor lebur es = 80 kalori/gram

Kalor uap air = 540 kalori/gram

Titik lebur es = 0oC

Titik didih air = 100oC

18

19 of 35

Penyelesaian

19

-20

0

100

120

suhu

kalor

I

II

III

IV

V

es

es

air

air

uap

uap

Q1

Q2

Q3

Q4

Q5

20 of 35

Kalorimeter

Kalorimeter adalah alat yang digunakan untuk mengukur kalor. Kalorimeter umumnya digunakan untuk menentukan kalor jenis suatu zat.

20

21 of 35

Macam-macam kalorimeter

1. Kalorimeter bom

Kalorimeter bom adalah alat yang digunakan untuk mengukur jumlah kalor (nilai kalori) yang dibebaskan pada pembakaran sempurna (dalam O2 berlebih) suatu senyawa adalah alat yang digunakan untuk mengukur jumlah kalor (nilai kalori) yang dibebaskan pada pembakaran sempurna (dalam O2 berlebih) suatu senyawa, bahan makanan adalah alat yang digunakan untuk mengukur jumlah kalor (nilai kalori) yang dibebaskan pada pembakaran sempurna (dalam O2 berlebih) suatu senyawa, bahan makanan, bahan bakar. Sejumlah sampel ditempatkan pada tabung beroksigen adalah alat yang digunakan untuk mengukur jumlah kalor (nilai kalori) yang dibebaskan pada pembakaran sempurna (dalam O2 berlebih) suatu senyawa, bahan makanan, bahan bakar. Sejumlah sampel ditempatkan pada tabung beroksigen yang tercelup dalam medium penyerap kalor (kalorimeter), dan sampel akan terbakar oleh api listrik adalah alat yang digunakan untuk mengukur jumlah kalor (nilai kalori) yang dibebaskan pada pembakaran sempurna (dalam O2 berlebih) suatu senyawa, bahan makanan, bahan bakar. Sejumlah sampel ditempatkan pada tabung beroksigen yang tercelup dalam medium penyerap kalor (kalorimeter), dan sampel akan terbakar oleh api listrik dari kawat logam terpasang dalam tabung.

  • Contoh kalorimeter bom adalah kalorimeter makanan.

21

22 of 35

2. Kalorimeter makanan adalah alat untuk

menentukan nilai kalor menentukan nilai kalor zat makanan

karbohidrat karbohidrat, protein karbohidrat, protein, atau lemak.

22

3. Kalorimeter larutan

adalah alat yang digunakan untuk mengukur jumlah kaloradalah alat yang digunakan untuk mengukur jumlah kalor yang terlibat pada reaksi kimiaadalah alat yang digunakan untuk mengukur jumlah kalor yang terlibat pada reaksi kimia dalam sistem larutanadalah alat yang digunakan untuk mengukur jumlah kalor yang terlibat pada reaksi kimia dalam sistem larutan. Pada dasarnya, kalor yang dibebaskan/diserap menyebabkan perubahan suhu pada kalorimeter.

23 of 35

5. Kalorimeter aluminium

  • Beker aluminiumBeker aluminium dan gelas plastikBeker aluminium dan gelas plastik jenis polistirin (busa) dapat digunakan sebagai kalorimeter sederhana dengan termometer sebagai pengaduk. Keuntungan menggunakan gelas plastik sebagai kalorimeter adalah murah harganya dan setelah dipakai dapat dibuang.
  • Kalorimeter yang biasa digunakan di laboratoriumKalorimeter yang biasa digunakan di laboratorium fisikaKalorimeter yang biasa digunakan di laboratorium fisika sekolah berbentuk bejana biasanya silinderKalorimeter yang biasa digunakan di laboratorium fisika sekolah berbentuk bejana biasanya silinder dan terbuat dari logamKalorimeter yang biasa digunakan di laboratorium fisika sekolah berbentuk bejana biasanya silinder dan terbuat dari logam misalnya tembagaKalorimeter yang biasa digunakan di laboratorium fisika sekolah berbentuk bejana biasanya silinder dan terbuat dari logam misalnya tembaga atau aluminiumKalorimeter yang biasa digunakan di laboratorium fisika sekolah berbentuk bejana biasanya silinder dan terbuat dari logam misalnya tembaga atau aluminium dengan ukuran 75 mm x 50 mm (garis tengah). Bejana ini dilengkapi dengan alat pengaduk dan diletakkan di dalam bejana yang lebih besar yang disebut mantel/jaket. Mantel/jaket tersebut berguna untuk mengurangi hilangnya kalor karena konveksiKalorimeter yang biasa digunakan di laboratorium fisika sekolah berbentuk bejana biasanya silinder dan terbuat dari logam misalnya tembaga atau aluminium dengan ukuran 75 mm x 50 mm (garis tengah). Bejana ini dilengkapi dengan alat pengaduk dan diletakkan di dalam bejana yang lebih besar yang disebut mantel/jaket. Mantel/jaket tersebut berguna untuk mengurangi hilangnya kalor karena konveksi dan konduksi.

23

24 of 35

Soal-soal

1. a. Berapa kalor diperlukan untuk memanaskan air 250 cm3 dari suhu 20oC menjadi 35oC ?

b. Berapa kalor dilepas air kalau air kembali mendingin?

24

jawaban

Karena 250 cm3 air massanya 250 gram, dan karena Cair = 1,0 kal/g.oC, maka

a) ∆Q = m.c.∆T = (250 g).(1 kal/g.oC).(15 oC) = 3750 kal = 15,7 kJ

b) ∆Q = m.c.∆T = (250 g).(1 kal/g.oC).(-15 oC) = -3750 kal = -15,7 kJ

25 of 35

2. Dalam sebuah botol termos terdapat 250 gram kopi pada suhu 90oC. Ditambahkan susu sebanyak 20 gram besuhu 5oC. Berpakah suhu campuran ? Boleh dimisalkan tidak ada kalor yang terserap botol termos.

25

Jawaban :

Air , kopi dan susu mempunyai c yang sama = 1,0 kal/goC.

Berdasarkan asas black: kalor yang dilepas = kalor yang diterima

( 250 g)(90-ta) = (20g)(ta-5)

Maka t akhir (ta) = 83,7oC

26 of 35

3. Dalam sebuah botol termos terdapat 150 g air pada 4oC. Didalam air dicelupkan sepotong logam 90 g bersuhu 1000C. Setelah keadaan kesetimbangan tercapai, suhu akhir ternyata 21oC. Berapakah c logam, bila dimisalkan tidak ada kalor yang hilang terserap botol termos ?

26

jawaban:

Asas black:

Q yang dilepas logam = Q yang diserap air

(150 g). Clogam . (100- ta)oC = (150 g) (1 kal/goC). (ta- 4)oC

Maka Clogam = 0,36 kal/goC

27 of 35

4. Tentukan kalor lebur es dari data berikut, diperoleh dalam percobaan dimana es bersuhu 0oC dicampurkan pada air :

- massa kalorimeter 60 g

- massa kalorimeter + air 460 g

- massa kalorimeter + air + es 618 g

- suhu awal air 38oC

- suhu akhir campuran 5oC

- kapasitas kalor spesifik kalorimeter 0,10 kal/goC

27

Jawaban : 79,8 kal/g

28 of 35

5. Sebuah kalorimeter berisi 100 gram air pada 0oC. Sebuah silinder tembaga 1000 gram dan sebuah silinder timah 100 gram yang keduanya bersuhu 100oC diletakkan di dalam kalorimeter itu. Tentukanlah suhu akhir jika tidak ada panas yang hilang ke sekelilingnya.

ctimah = 0,083 kal/g/oC

ctembaga = 0,0923 kal/goC

28

29 of 35

29

30 of 35

30

31 of 35

31

32 of 35

SOAL

  1. Untuk menentukan kalor lebur es, maka dilakukan percobaan sebagai berikut : sebuah tabung tembaga yang massanya 1 kg diisi dengan 2 kg air yang suhunya 40oC, kemudian dimasukkan kedalamnya 0,5 kg es 0oC. Setelah diaduk ternyata suhu akhir menjadi 16,8oC. Jika diketahui kalor jenis tembaga 0,09 kal/goC dan kalor jenis air 1 kal/goC. Tentukanlah kalor lebur es tersebut ?

32

33 of 35

33

TEMPERATUR

HUBUNGAN ANTARA SKALA KELVIN, CELCIUS, RANKINE DAN FAHRENHEIT

Skala temperatur mutlak ada dua macam yakni :

Dalam satuan internasional

Tabs = 273 + T 0C (0K)

Dalam satuan British

Tabs = 460 + T 0F (0R)

34 of 35

34

Dimana :

T 0F = 9/5(T 0C) + 32

T 0C = 5/9(T 0F - 32)

Hubungan antara skala temperatur kelvin, celcius, rankine dan fahrenheit

0F

0R

0K

0C

Ttk. didih

Ttk didih

Nol absolut

373

672

212

100

0

- 460

492

32

273

0

0

- 273

35 of 35

Pemuaian

35