1 of 9

Berpikir Kritis dan Dampak Sosial Informatika

2 of 9

Berpikir Kritis

  • Salah Satu Kecakapan yang harus dimiliki oleh setiap orang yang hidup di abad 21 adalah memiliki kemampuan berpikir kritis.
  • Berpikir kritis adalah kemampuan berpikir dengan cara menganalisis data dan berpikir secara rasional yang bersifat membangun(konstrutif) yang bertujuan untuk mencari sollusi atas setiap permasalan.
  • Setiap orang memiliki pemikiran tertentu. Pemikiran seseorang tentu dipengaruhi oleh banyak faktor. Dan yang paling mempengaruhi adalah lingkungan sekitar.
  • Pemikiran dipengaruhi oleh apa yang dilihat, didengar dan dirasakan melalui pengalaman dirinya sehari-hari.

3 of 9

Berpikir kritis adalah salah satu cara untuk meningkatkan kemampuan diri. Beriku ini adalah beberapa manfaat membiasakan diri berfikir kritis

  1. Melatih melihat permasalan dari berbagai perspektif
  2. Menjadi seseorang yang dapat diandalkan
  3. Mandiri dalam menghadapi persoalan
  4. Menemukan ide dan peluang baru
  5. Berpikir jernih dan rasional
  6. Memiliki kemampuan adaptasi yang meningkat

4 of 9

Aktivitas yang dapat dilakukan sebagai cara untuk melatih diri dalam mengembangkan berpikir kritis

  • Banyak membaca dari berbagai sumber
  • Sering berdiskusi dan melakukan Tanya jawab
  • Menjadi pemerhati yang aktif
  • Melatih kemampuan problem solving
  • Belajar melalui pengalaman

5 of 9

Kajian Augmented Reality

  • Augmented reality adalah istilah yang memiliki kaitan dengan lingkungan dimana dunia nyata dan dunia maya dapat terhubung dengan adanya teknologi komputer.

6 of 9

Mangaat dari penggunakan teknologi augmented reality (AR)

  • Efek Visualisasi
  • Sifatnya yang interaktif
  • Efisen dan Produktif (Hemat dan Hasil Banyak dan bermanfaat)
  • Stimulus (merangsang keingintahuan)

7 of 9

Peran Informatika

  • 1. Bidang Pendidikan
    1. Infrastruktur Pembelajaran: Google classroom, Edmodo, Schoology, Ruang Guru, dll
    2. Sumber Bahan Ajar: E-Buku, File PDF, Video, Power point
    3. Alat Bantu dan Fasilitas Pembelajaran: Projector, Pointer, Google Slide, dll
    4. Skill (kemampuan) dan kompetentis :Tutorial di youtube
    5. Sumber Informasi Penelitian: Pencegahan Plagiarisme, Google Scholar (Google Chendikia),
    6. Media Konsultasi : Zoom Meeting, Google Meet, Micorsoft Team, dll
    7. Media Belajar Online (e-learning) :Website, blog, forum internet

8 of 9

Dampak Negatif Informatika di bidang pendidikan

  • Pelanggaran Hak Cipta
  • Ketidakmampuan siswa untuk berkonsentrasi untuk berpikir untuk waktu yang lama
  • Etika dan disiplin peserta didik menjadi sulit diawali dan dibina
  • Siswa menjadi pecandu dunia maya yang berlebihan jika tidak ada batasan dalam menggunakan internet
  • Tindakan krimilan (Cyber crime)

9 of 9

Bidang Pertanian

  • Mendorong terbentuknya jaringan informasi pertanian di tingkat local dan nasional.

Contoh: Terhubung dengan organisasi Jaringan Pertanian Nasional (JPN)

  • Mendorong terlaksananya kegiatan pengembangan, pengelolaan, dan pemanfaatan teknologi pertanian, antara lain menggunakan aplikasi pemantau tanaman, drone sawah, dan robot pertanian.
  • Membuka akssses petani terhadap informasi pertanian untuk meningkatkan pendadpatan dan cara pencapaiannya. Contoh : Edenfarm, Sayurbox, pak tani digital, tanihub, dll
  • Menjalankan usaha lain yang bisa dilakukan dan masih berhubungan dengan pertanian, Pemanfaatan sisa bahan pertanian menjadi kreatifitas.