1 of 58

Merancang Projek Penguatan �Profil Pelajar Pancasila

Workshop Sekolah Penggerak Angkatan 2

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

2 of 58

Perkenalan

  • Nama : Wagiman / Samuel Wagiman
  • Lahir di : Lampung
  • Tanggal : 3 April 1961
  • Istri : Endang Kusniati ( Banyumas Jateng )
  • Anak : 1 Laki-laki dan 3 Perempuan ( 1 Magister Pendidikan dan 3 anak

perempuan S1 Keperawatan )

Cucu : 6 ( 4 laki-laki 2 perempuan )

  • Pendidikan
  • SD Sidowaluyo Tamat 1974 ( Swasta )
  • SMP Persiapan Sidomulyo Tamat 1978/79( Swasta )
  • PGAAK/P Pati Jateng Tamat 1981/82 (Swasta )
  • S1 Bahasa dan Sastra Indonesia IKIP YP Klaten Alumnus 1989
  • S2 STT Syalom Jurusan Pendidikan Agama 2015
  • Riwayat Pekerjaan :
  • 01-09-1983 s.d. 1995 SDN Grendeng 1 Kabupaten Banyumas Jawa Tengah
  • 01-05-1995 s.d. 2021 SDN di Kabupaten Lampung Selatan
  • Purnatugas 01-05-2021
  • PA/FSP pada PSP Mulai Maret 2022
  • Alamat : 004/008 Desa Sidowaluyo Kec.Sidomulyo Lampung Selatan HP/WA.08127951075

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

3 of 58

Ada di nomor berapakah posisi Anda sekarang di tengah rangkaian pelatihan ini?

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

4 of 58

Tujuan Kegiatan

Dasmen, SMK, & Diksus

  • Peserta secara mandiri dapat memodifikasi modul ajar projek sesuai dengan tujuan, kebutuhan, dan konteks sekolah.

PAUD

  • Peserta secara mandiri dapat membuat rancangan kegiatan projek sesuai dengan konteks sekolah. (PAUD)

Pemahaman bermakna: Guru perlu memahami kesinambungan antara pengembangan projek dan kondisi sekolah untuk dapat menyusun modul atau rancangan projek yang kontekstual dan bermakna bagi murid.

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

5 of 58

Alur Kegiatan

No

AKTIVITAS 

DURASI

1

Pembukaan

20

2

Mulai Dari Diri

20

3

Eksplorasi Konsep

60

4

Ruang Kolaborasi

50

5

Demonstrasi Kontekstual

90

6

Elaborasi Pemahaman

70

7

Aksi Nyata

20

8

Refleksi Terbimbing

20

9

Penutupan

10

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

6 of 58

Alur Kegiatan

Eksplorasi Konsep

Mempelajari konsep umum projek penguatan Profil Pelajar Pancasila

Demonstrasi Kontekstual

Dasmen, Diksus, & Kejuruan: Memodifikasi modul projek sesuai dengan kondisi dan kebutuhan sekolah

PAUD: Merancang ide projek yang sesuai dengan konteks sekolah

Mulai dari Diri

Mengaitkan pemahaman dan pengalaman sebelumnya dengan materi yang akan dipelajari

Ruang Kolaborasi

Mendiskusikan simulasi perancangan ide projek secara kolaboratif

Elaborasi Pemahaman

Mengonfirmasi pemahaman dengan membagikan dan mendiskusikan hasil penugasan

Aksi Nyata

Merumuskan rencana tindak lanjut yang akan dilakukan di lapangan

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

7 of 58

Mulai dari Diri

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

8 of 58

Apa peran Anda di Sekolah?

  1. Guru
  2. Pengawas
  3. Kepala Sekolah

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

9 of 58

Seberapa sering Anda membawakan/mengawasi kegiatan pembelajaran berbasis proyek (Project based Learning) di sekolah?

  1. Belum Pernah
  2. Sangat Jarang
  3. Jarang
  4. Sering
  5. Sangat Sering

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

10 of 58

Sejauh mana Anda mengetahui apa yang dimaksud dengan projek penguatan Profil Pelajar Pancasila?

  1. Belum tahu
  2. Sudah tahu tapi belum paham
  3. Sudah paham
  4. Sudah sangat paham

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

11 of 58

Apa yang Anda ketahui mengenai projek penguatan Profil Pelajar Pancasila?

(2 menit)

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

12 of 58

Melalui kegiatan di modul ini, apa hal-hal yang ingin Anda pelajari mengenai penyusunan modul projek penguatan Profil Pelajar Pancasila?

(2 menit)

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

13 of 58

Eksplorasi Konsep

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

14 of 58

  1. Profil Pelajar Pancasila

Profil Pelajar Pancasila merupakan pelajar sepanjang hayat yang kompeten dan memiliki karakter sesuai nilai-nilai Pancasila.” Pernyataan ini memuat tiga kata kunci: pelajar sepanjang hayat, kompeten, dan nilai-nilai Pancasila. Hal ini menunjukkan adanya paduan antara penguatan identitas khas bangsa Indonesia, yaitu Pancasila, sebagai rujukan karakter pelajar Indonesia; dengan kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan pengembangan sumber daya manusia Indonesia dalam konteks perkembangan Abad 21.

Profil pelajar Pancasila merupakan bentuk penerjemahan tujuan pendidikan nasional. Profil pelajar Pancasila berperan sebagai referensi utama yang mengarahkan kebijakan-kebijakan pendidikan termasuk menjadi acuan untuk para pendidik dalam membangun karakter serta kompetensi peserta didik.

Sumber: Naskah Akademik Profil Pelajar Pancasila, Kemendikbud 2020

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

15 of 58

  1. Profil Pelajar Pancasila

Profil Pelajar Pancasila terdiri dari enam dimensi, yaitu:

  • Beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan berakhlak mulia,
  • Mandiri.
  • Bergotong-royong.
  • Berkebinekaan global.
  • Bernalar kritis.
  • Kreatif.

Keenam dimensi tersebut perlu dilihat secara utuh sebagai satu kesatuan agar setiap individu dapat menjadi pelajar sepanjang hayat yang kompeten, berkarakter, dan berperilaku sesuai nilai-nilai Pancasila.

Sumber: Naskah Akademik Profil Pelajar Pancasila, Kemendikbud 2020

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

16 of 58

  1. Profil Pelajar Pancasila

Di dalam setiap dimensi Profil Pelajar Pancasila terdapat beberapa elemen, di dalam sebagian besar elemen terdapat beberapa sub elemen, dan di setiap sub elemen terdapat rangkaian alur perkembangan kompetensi setiap fase pembelajaran.

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

17 of 58

  1. Profil Pelajar Pancasila

Contoh alur perkembangan kompetensi Profil Pelajar Pancasila

Capaian fase dari dimensi Berkebinekaan Global, elemen Mengenal dan Menghargai Budaya, sub elemen Mendalami Budaya dan Identitas Budaya

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

18 of 58

  1. Profil Pelajar Pancasila

Dokumen bacaan

Alur Perkembangan Profil Pelajar Pancasila.

Tautan: https://drive.google.com/file/d/1-5UzkXJXQjZJ5UNMmeBIoJfD1RQF1Sza/view?usp=sharing

Pertanyaan ulasan

  1. Apa yang dimaksud dengan Profil Pelajar Pancasila?
  2. Mengapa peserta didik di satuan pendidikan perlu mencapai Profil Pelajar Pancasila?
  3. Apa saja dimensi, elemen, dan sub elemen dari Profil Pelajar Pancasila serta bagaimana keterkaitannya satu sama lain?
  4. Bagaimana pemetaan alur perkembangan kompetensi dalam Profil Pelajar Pancasila?

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

19 of 58

  1. Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila

Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila adalah pembelajaran lintas disiplin ilmu untuk mengamati dan memikirkan solusi terhadap permasalahan di lingkungan sekitarnya. Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila menggunakan pendekatan pembelajaran berbasis projek (project based learning) yang berbeda dengan pembelajaran berbasis projek dalam program intrakurikuler di dalam kelas. Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila memberikan kesempatan bagi peserta didik untuk belajar dalam situasi tidak formal, struktur belajar yang fleksibel, kegiatan belajar yang lebih interaktif, dan juga terlibat langsung dengan lingkungan sekitar untuk menguatkan berbagai kompetensi dalam Profil Pelajar Pancasila.

Sumber: Panduan Pengembangan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila, Kemendikbud 2021.

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

20 of 58

  1. Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila

Berdasarkan penjelasan di slide sebelumnya, kita dapat menyimpulkan beberapa hal mengenai projek penguatan Profil Pelajar Pancasila, di antaranya:

  1. Bersifat lintas disiplin (Tidak terikat pada satu mata pelajaran).
  2. Merupakan model pembelajaran yang melibatkan murid dalam proses mengamati dan memikirkan solusi terhadap pemasalahan di lingkungan sekitarnya.
  3. Menggunakan pendekatan pembelajaran berbasis projek (project based learning).
  4. Memiliki perbedaan dengan pembelajaran berbasis projek di program intrakulikuler dalam hal fleksibilitas struktur pembelajaran.
  5. Bertujuan menguatkan berbagai kompetensi dalam Profil Pelajar Pancasila (bukan untuk mencapai CP Bidang Studi).

Apakah Anda sudah memahami perbedaan projek penguatan Profil Pelajar Pancasila dengan projek pada kegiatan intrakulikuler?

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

21 of 58

  1. Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila

Hal-hal yang perlu diketahui mengenai projek penguatan Profil Pelajar Pancasila

  1. Dilaksanakan setiap tahun di semua tingkatan kelas.
  2. Total alokasi waktu projek di jenjang dasar, menengah, diksus, dan kejuruan adalah 20-30% dari keseluruhan total JP dalam satu tahun, sementara di PAUD alokasi kegiatan projek dilaksanakan sesuai dengan kebutuhan. (Projek di PAUD dilakukan dalam konteks perayaan tradisi lokal, hari besar nasional, dan internasional.)
  3. Tema-tema projek sudah ditentukan oleh pemerintah. Berangkat dari tema tersebut, sekolah dapat mengembangkan topik spesifik yang sesuai dengan konteks kebutuhan.
  4. Sekolah berwenang untuk merancang alokasi waktu kegiatan projek dan menyusun tim kepanitiaan yang akan memfasilitasi kegiatan projek.
  5. Pemerintah menyediakan beragam contoh modul projek. Pada tahap awal guru diharapkan dapat mengadaptasi modul tersebut sesuai dengan kondisi dan kebutuhan sekolah, sementara pada tahap lanjutan guru diharapkan dapat merancangnya secara mandiri.

Sumber: Panduan Pengembangan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila, Kemendikbud 2021.

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

22 of 58

Dalam 1 tahun ajaran, projek penguatan profil pelajar Pancasila

dilakukan sekurang-kurangnya:

PAUD

  • 2 projek dengan 2 tema berbeda di jenjang PAUD

Umum & Diksus

  • 2 projek dengan 2 tema berbeda di SD/MI
  • 3 projek dengan 3 tema berbeda di SMP/MTs dan SMA/MA kelas X
  • 2 projek dengan 2 tema berbeda di kelas XI dan XII SMA/MA

SMK

  • 3 projek dengan 2 tema pilihan dan 1 tema Kebekerjaan di kelas X
  • 2 projek dengan 1 tema pilihan dan 1 tema Kebekerjaan di kelas XI
  • 1 projek dengan tema Kebekerjaan di kelas XII SMK/MAK. (Kelas XIII pada SMK program 4 tahun tidak mengambil projek penguatan profil pelajar Pancasila.)

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

23 of 58

Tema-Tema Projek Dasmen, Diksus, & Kejuruan.

Kearifan Lokal

(SD/SDLB-SMA/SMALB/SMK)

Membangun rasa ingin tahu dan kemampuan inkuiri melalui eksplorasi tentang budaya dan kearifan lokal masyarakat sekitar atau daerah tersebut, serta perkembangannya.

Rekayasa dan Teknologi

(SD-SMA/SMK)

Berkolaborasi dalam melatih daya pikir kritis, kreatif, inovatif, sekaligus kemampuan berempati untuk berekayasa membangun produk berteknologi yang memudahkan kegiatan dirinya dan juga sekitarnya.

Kewirausahaan

(SD-SMA/SMK)

Mengidentifikasi potensi ekonomi di tingkat lokal dan masalah yang ada dalam pengembangan potensi tersebut, serta kaitannya dengan aspek lingkungan, sosial dan kesejahteraan masyarakat.

Bhinneka Tunggal Ika (SD-SMA/SMK)

Mengenal belajar membangun dialog penuh hormat tentang keberagaman kelompok agama dan kepercayaan yang dianut oleh masyarakat sekitar dan di Indonesia serta nilai-nilai ajaran yang dianutnya.

Gaya Hidup Berkelanjutan (SD-SMA/SMK)

Memahami dampak dari aktivitas manusia, baik jangka pendek maupun panjang, terhadap kelangsungan kehidupan di dunia maupun lingkungan sekitarnya.

Bangunlah Jiwa dan Raganya (SD- SMA/SMK)

Membangun kesadaran dan keterampilan untuk memelihara kesehatan fisik dan mental, baik untuk dirinya maupun orang sekitarnya.

Suara Demokrasi

(SMP-SMA/SMK)

Merefleksikan makna demokrasi dan memahami implementasi demokrasi serta tantangannya dalam konteks yang

berbeda, termasuk dalam organisasi sekolah dan/atau dalam

dunia kerja.

Kebekerjaan

(Tema wajib di SMK)

Membangun pemahaman terhadap ketenagakerjaan, peluang kerja, serta kesiapan kerja untuk meningkatkan

kapabilitas yang sesuai dengan keahliannya, mengacu pada

kebutuhan dunia kerja terkini.

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

24 of 58

Tema-Tema Projek PAUD

Aku Sayang Bumi

Tema ini bertujuan untuk mengenalkan peserta didik pada isu lingkungan, eksplorasi dalam mencari solusi kreatif

yang dapat dilakukan oleh peserta didik, serta memupuk kepedulian terhadap alam sebagai perwujudan rasa sayang terhadap ciptaan Tuhan YME.

Aku Cinta Indonesia

Tema ini bertujuan agar peserta didik mengenal identitas dan karakteristik negara, keberagaman budaya dan ciri khas lainnya tentang Indonesia sehingga mereka memahami identitas dirinya sebagai anak Indonesia, serta bangga menjadi anak Indonesia.

Bermain dan Bekerja sama/Kita Semua Bersaudara

Tema ini bertujuan untuk mengajak peserta didik untuk mampu berinteraksi dengan teman sebaya, menghargai perbedaan, mau

berbagi, dan mampu bekerja sama.

Imajinasiku/ Imajinasi dan Kreativitasku

Tema ini bertujuan untuk mengajak peserta didik belajar mengenali dunianya melalui imajinasi, eksplorasi, dan eksperimen. Pada tema Imajinasiku ini peserta didik distimulasi dengan serangkaian kegiatan yang dapat

membangkitkan rasa ingin tahu, memperkaya pengalamannya dan

menguatkan kreativitasnya.

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

25 of 58

Tahapan Pelaksanaan Projek | Setidaknya terdapat 6 tahapan pelaksanaan projek yang bisa dimodifikasi dan disesuaikan dengan kondisi sekolah (Terutama untuk jenjang PAUD).

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

26 of 58

Prinsip Pengembangan Projek

Berpusat pada Peserta Didik

Eksploratif

Kontekstual

Holistik

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

27 of 58

  1. Modul Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila

Mengembangkan Modul Projek

Mengadaptasi Modul yang Sudah Ada

Mengadaptasi modul yang sudah tersedia dapat dilakukan untuk mengawali persiapan projek penguatan Profil Pelajar Pancasila pada kesempatan pertama pelaksanaannya di sekolah.

Membuat Modul secara Mandiri

Setelah terampil mengadaptasi modul projek, harapannya sekolah dapat membuat rancangan modulnya secara mandiri sebagai hasil kolaborasi tim pengembang projek di sekolah.

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

28 of 58

  1. Modul Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila

Komponen Modul/Rencana Projek

Jenjang

Informasi umum

Komponen inti

Lampiran

Dasar, Menengah, Diksus, & Kejuruan

  • Identitas penulis modul
  • Sarana dan prasarana
  • Target peserta didik
  • Relevansi tema dan topik projek untuk sekolah

  • Deskripsi singkat projek
  • Dimensi dan sub elemen dari Profil Pelajar Pancasila yang berkaitan
  • Tujuan spesifik untuk fase tersebut
  • Alur kegiatan projek secara umum
  • Asesmen
  • Pertanyaan pemantik
  • Pengayaan dan remedial
  • Refleksi peserta didik dan pendidik
  • Lembar kerja peserta didik
  • Bahan bacaan pendidik dan peserta didik
  • Glossarium
  • Daftar pustaka

PAUD

  • Tujuan Kegiatan
  • Durasi kegiatan
  • Alat dan bahan
  • Tahap Permulaan
  • Tahap Pengembangan
  • Tahap Penyimpulan
  • Kelanjutan Projek
  • Kegiatan Selingan Projek

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

29 of 58

Contoh Alur Aktivitas Modul Projek

29

Sub-elemen yang disasar

  • Memahami Keterhubungan Ekosistem Bumi
  • Menjaga Lingkungan Alam Sekitar
  • Kerja sama
  • Koordinasi Sosial
  • Mengajukan pertanyaan
  • Mengidentifikasi, mengklarifikasi, dan mengolah informasi dan gagasan

Modul Projek Fase D

Tema: Gaya Hidup Berkelanjutan

Topik: Sampahku, Tanggungjawabku

Total waktu: 57 JP

Dimensi Profil Pelajar Pancasila:

  • Beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa
  • Gotong royong
  • Bernalar kritis

Tahap Pengenalan. Mengenali dan membangun kesadaran siswa terhadap isu pengelolaan sampah dan implikasinya terhadap perubahan iklim

1.

Perkenalan: Perubahan Iklim dan Masalah Pengelolaan Sampah

2.

Eksplorasi Isu

3.

Refleksi awal

4.

Kunjungan ke TPA/ Komunitas Peduli Sampah

5.

Diskusi Kritis Masalah Sampah

Tahap Kontekstualisasi. mengkontekstualisasi masalah di lingkungan terdekat

6.

Pengumpulan, Pengorganisasian, dan Penyajian Data

7.

Trash Talk:

Sampah di Sekolahku

8.

Pengorganisasian Data Secara Mandiri

9.

Asesmen Formatif

Presentasi: Sampah di Sekolahku

Tahap aksi. bersama-sama mewujudkan pelajaran yang mereka dapat melalui aksi nyata

10.

Poster Aksi Nyata Sayangi Sekolahku:

Eksplorasi program pengelolaan sampah yang ada

11.

Poster Aksi Nyata Sayangi Sekolahku:

Peranku dan Solusiku

12.

Poster Aksi Nyata Sayangi Sekolahku:

Menentukan Karakteristik Poster yang Baik

13.

Poster Aksi Nyata Sayangi Sekolahku:

Membuat Poster

14.

Asesmen Formatif

Simulasi Pameran Poster Aksi Nyata Sayangi Sekolahku

Tahap Refleksi dan Tindak Lanjut. Menggenapi proses dengan berbagi karya, evaluasi dan refleksi, serta menyusun langkah strategis

15.

Asesmen Sumatif

Pameran Poster Aksi Nyata Sayangi Sekolahku

16.

Asesmen Sumatif

Evaluasi Solusi Yang Ditawarkan

17.

Mari Beraksi Sambil Refleksi

Mengelola Sampah di Sekolah

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

30 of 58

Contoh Alur Aktivitas Modul Projek (PAUD)

30

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

31 of 58

  1. Modul Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila

Asesmen Projek

Hal-hal yang perlu diketahui mengenai asesmen projek penguatan Profil Pelajar Pancasila

  1. Memiliki variasi bentuk asesmen (formatif dan sumatif) serta instrumen asesmen (lembar ceklis, rubrik, catatan pengamatan, tes, dan sebagainya).
  2. Penekanan pada asesmen performa/kinerja.
  3. Asesmen akhir berupa rubrik dengan 4 kriteria: Mulai Berkembang, Berkembang, Berkembang sesuai Harapan, Sangat Berkembang
  4. Rumusan kompetensi yang menjadi tujuan ditempatkan dalam kriteria “Berkembang Sesuai Harapan”.
  5. Perlu diperhatikan keselarasan antara tujuan, aktivitas, dan asesmen projek.
  6. Pada jenjang PAUD, pelaporan hasil belajar tidak terpisah dengan rapor kelas. Sementara pada jenjang lainnya pelaporan hasil belajar terpisah dengan rapor intrakurikuler.

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

32 of 58

  1. Modul Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila

Tujuan Projek

Capaian fase dari dimensi Berkebinekaan Global, elemen Mengenal dan Menghargai Budaya, sub elemen Mendalami Budaya dan Identitas Budaya

Rumusan kompetensi tersebut yang menjadi tujuan kegiatan projek penguatan Profil Pelajar Pancasila. Dalam setiap modul, guru dapat memilih 3-7 subelemen untuk menjadi sasaran kegiatan.

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

33 of 58

Contoh Rubrik Utama

Sumber: Modul Projek Kandi Sekarwulan

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

34 of 58

Contoh Rubrik Utama

Sumber: Modul Projek Marsaria Primadonna

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

35 of 58

Gambaran Rapor Projek

Dasmen, Diksus, & Kejuruan

Sumber: Panduan Pengembangan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila, Kemendikbud 2021.

Catatan: Slide terkait rapor ini hanya untuk gambaran bagi perancang modul projek. Bagaimana mekanisme penyusunan rapor sendiri tidak perlu terdapat di dalam modul projek. Rapor akan diolah oleh tim fasilitasi projek di sekolah.

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

36 of 58

Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila

Dokumen bacaan

Panduan Pengembangan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila

Dokumen terdapat di folder bahan bacaan peserta pada LMS

Pertanyaan ulasan

Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila

  1. Apa yang dimaksud dengan projek penguatan Profil Pelajar Pancasila?
  2. Mengapa projek penguatan Profil Pelajar Pancasila perlu dilakukan?
  3. Bagaimana tahapan pelaksanaan projek penguatan Profil Pelajar Pancasila di satuan pendidikan?
  4. Apa saja prinsip-prinsip dalam mengembangkan projek penguatan Profil Pelajar Pancasila?

Modul Projek

  1. Apa saja komponen-komponen di dalam modul projek?
  2. Bagaimana mengembangkan alur aktivitas dalam kegiatan projek?
  3. Bagaimana mekanisme asesmen dalam kegiatan projek?

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

37 of 58

Ruang Kolaborasi

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

38 of 58

Pembagian kelompok dan pembahasan instruksi penugasan (Dasmen, Diksus, & Kejuruan)

  • Anda akan dibagi ke dalam kelompok secara acak.
  • Setiap kelompok berjumlah 3-4 orang.
  • Setiap kelompok bertugas mendiskusikan rancangan ide projek yang berangkat dari sebuah skenario.
  • Skenario beserta isian yang harus dikerjakan terdapat dalam “Panduan Diskusi Ruang Kolaborasi”.
  • Setiap kelompok mengisi satu file “Panduan Diskusi Ruang Kolaborasi” bersama-sama.
  • Waktu pengerjaan untuk penugasan ini adalah 50 menit.

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

39 of 58

Simulasi merancang ide projek

  1. Pemilihan Tema dan Topik Spesifik.
  2. Pemilihan Tujuan Projek.
  3. Perancangan Rubrik Akhir Projek.
  4. Perancangan Beberapa Aktivitas Belajar yang Akan Dilakukan.

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

40 of 58

Demonstrasi Kontekstual

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

41 of 58

Pembahasan instruksi penugasan

  • Anda akan bekerja secara mandiri. Tugas Anda adalah:

Dasmen, Diksus, & Kejuruan: Merancang ide untuk memodifikasi modul projek yang sudah tersedia agar sesuai dengan tujuan, kebutuhan, dan konteks sekolah.

PAUD: Merancang ide projek yang sesuai dengan konteks sekolah.

  • Panduan tugas beserta isian yang harus dikerjakan terdapat dalam “Lembar Kerja Demonstrasi Kontekstual”.

  • Waktu pengerjaan untuk penugasan ini adalah 90 menit.

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

42 of 58

Dasmen, Diksus, Kejuruan: Praktik Memodifikasi Modul Projek

  1. Identifikasi.
  2. Modifikasi.
  3. Selaraskan.

PAUD: Praktik Merancang Ide Projek

  1. Penyusunan komponen perencanaan.
  2. Pengembangan ide aktivitas (Tahap permulaan, tahap pengembangan, dan tahap penyimpulan).

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

43 of 58

Elaborasi Pemahaman

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

44 of 58

Tujuan Sesi

  • Mengonfirmasi pemahaman mengenai cara mengadaptasi atau merancang modul projek yang sudah dipelajari.

Alur

No.

Sesi

Waktu

1

Apersepsi - Kuis Benar Salah

20’

2

Sharing Hasil Pekerjaan & Tanya Jawab

40’

3

Kesimpulan

10’

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

45 of 58

Apersepsi

Kuis Benar Salah

Silakan tentukan pilihan “benar” atau “salah” pada beberapa pernyataan berikut.

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

46 of 58

Pembelajaran berbasis projek adalah kegiatan membuat karya seperti poster, maket, video, dan sebagainya.

Benar atau Salah

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

47 of 58

Kegiatan projek di program intrakulikuler sama persis dengan kegiatan projek penguatan Profil Pelajar Pancasila.

Benar atau Salah

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

48 of 58

Kegiatan projek membutuhkan kolaborasi yang optimal antar berbagai pemangku kepentingan, termasuk orang tua murid dan dinas pendidikan setempat.

Benar atau Salah

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

49 of 58

Kegiatan projek adalah satu-satunya wadah guru untuk berkreasi membantu murid mencapai kompetensi Profil Pelajar Pancasila.

Benar atau Salah

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

50 of 58

Seluruh sekolah diharapkan dapat merancang modul projek secara mandiri di tahun pertama pelaksanaan projek penguatan Profil Pelajar Pancasila.

Benar atau Salah

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

51 of 58

Berbagi Hasil Pekerjaan dan Tanya Jawab

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

52 of 58

Pengaturan sesi berbagi

  • Beberapa peserta akan dipersilakan untuk membagikan hasil pekerjaan di sesi Demonstrasi Kontekstual.
  • Upayakan peserta yang berbagi berasal dari latar belakang sekolah yang beragam (kelas dan lokasi sekolahnya).
  • Selama sesi sharing, peserta lain diharapkan dapat menyimak dengan optimal dan juga memberikan tanggapan berupa pertanyaan atau pendapat.
  • Waktu untuk sharing bagi setiap peserta berkisar antara 5-10 menit.
  • Kegiatan diakhiri dengan pembuatan kesimpulan oleh setiap peserta.

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

53 of 58

Rencana Aksi Nyata

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

54 of 58

[Fasil] Apa rencana persiapan yang akan Anda lakukan agar dapat membawakan workshop unit modul projek ini dengan optimal?

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

55 of 58

[KP] Apa rencana yang akan Anda lakukan untuk mengembangkan modul projek di sekolah sesuai dengan peran Anda masing-masing? Jelaskan dalam tiga langkah nyata.

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

56 of 58

Refleksi Terbimbing

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

57 of 58

Tuliskan refleksi berikut di catatan pribadi Anda:

  1. Apa yang sudah dan belum berjalan baik selama melakukan proses belajar di unit modul ini?
  2. Apakah saya sudah dapat mencapai tujuan pelatihan di unit modul ini? Jelaskan alasannya.
  3. Apa hal-hal yang belum dipahami dan perlu dicari tahu lebih lanjut agar dapat mengoptimalkan pemahaman terhadap modul ini?

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

58 of 58

Terima kasih

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi