Setiap pekerjaan memiliki peran yang berbeda. Profesi-profesi tersebut
harus kita hargai karena mempunyai peran yang penting dalam kehidupan
masyarakat. Ada pekerjaan yang menghasilkan jasa dan ada pekerjaan yang
menghasilkan barang. Pekerjaan yang menghasilkan jasa, contohnya guru,
pengacara, pendongeng, dan penjahit.
Pekerjaan yang menghasilkan barang,
contohnya petani, pedagang makanan
keliling, dan pengusaha mebel.
Sebagai anak, kita harus bangga
dengan pekerjaan orang tua kita.
Orang tua bekerja keras untuk
mencari nafkah demi mencukupi
keluarga.
Pembelajaran
1
Coba kamu temukan dan sebutkan unsur-unsur cerita pada bacaan tersebut! Kerjakan dengan mengisi tabel berikut!
Amatilah peta penyusutan hutan di Kalimantan berikut.
hutan tetap terjaga?
7. Bagaimana perkiraanmu mengenai luas hutan Kalimantan tahun 2030? Gambarkan
peta Pulau Kalimantan kemudian warnailah luas hutan sesuai perkiraanmu!
Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut dengan jelas!
Pembelajaran
2
1. Bangga dan cinta terhadap tanah air dan bangsa.
2. Rela berkorban demi kepentingan bangsa dan negara
3. Mengembangkan sikap saling menghargai.
4. Membina hubungan baik dengan semua unsur bangsa
5. Memajukan pergaulan demi persatuan bangsa.
6. Menjunjung tinggi persatuan dan kesatuan Indonesia.
7. Mengutamakan kepentingan bangsa di atas kepentingan pribadi atau golongan.
1. Tunjukkan contoh sikap nelayan yang mencerminkan pelaksanaan kewajibannya!
2. Apa hak nelayan ketika melakukan pekerjaannya?
3. Gotong royong sesuai dengan sila keberapa dari Pancasila?
4. Berilah contoh kegiatanmu sehari-hari yang mencerminkan sikap gotong royong!
Pembelajaran
3
Dengarkan pembacaan cerita Ali Muryati, Guru Wanita Pertama Peraih Kalpataru! Sambil mendengarkan, buatlah catatan tentang pokok-pokok isi teks tersebut!
Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut ini berdasarkan isi teks!
1. Apa yang kamu ketahui tentang penghargaan Kalpataru?
2. Apa profesi Ali Muryati?
3. Mengapa Ali Muryati mendapatkan penghargaan Kalpataru?
4. Ali Muryati aktif dalam kegiatan Green Teacher. Apa yang dimaksud Green Teachers?
5. Kendala apa yang dihadapi Ali Muryati dalam menjalankan kegiatannya untuk pelestarian lingkungan?
1. Mengurangi Pemakaian
2. Memakai Kembali
3. Mendaur Ulang
4. Mengganti Ulang
Berdasarkan teks yang kalian baca, buatlah peta pikiran pengolahan sampah.
Berdiskusilah untuk membuat peta pikiran tentang isi teks di atas! Perhatikan contoh berikut ini! Kalian bisa membuat peta pikiran yang berbeda.
Peta Pikiran Limbah
Pembelajaran
4
Bacalah cerita Rumah Semut yang ada dalam Buku Siswa tentang persatuan yang dapat memudahkan dalam kehidupan!
Dari bacaan tersebut, jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut.
1. Apakah sikap yang dapat kamu contoh dari sikap semut?
2. Andai semut-semut tersebut tidak menjaga persatuan dan gotong royong.
• apa yang akan terjadi;
• apa dampaknya bagi koloni semut secara keseluruhan?
3. Mengapa sebagai sebuah bangsa kita harus menjaga persatuan?
Apakah sikap dan perilaku yang ditunjukkan warga sesuai dengan sila ketiga Pancasila?
Suasana gelap walaupun hari masih sore. Hujan deras mengguyur tempat tinggal Titus. Hujan yang turun disertai suara petir dan angin kencang. Angin yang kencang membuat pohon-pohon bergoyang ke kanan dan ke kiri. Bahkan sebuah pohon di tepi jalan tumbang dan rantingnya berserakan di jalan. Tak hanya itu, angin juga menerpa rumah Titus.
Tiba-tiba terdengar suara keras, Ayah Titus menuju ke arah suara di depan rumahnya. Ternyata beberapa genteng di atas teras terbawa angin. Air hujan pun masuk ke dalam rumahnya. Selang beberapa waktu kemudian, hujan pun reda. Ternyata tak hanya rumah Titus yang terkena angin kencang, tetapi beberapa tetangga juga mengalami hal yang sama.
Seluruh warga saling bahu-membahu membantu membetulkan genteng rumah Titus dan rumah para tetangga. Mereka juga bergotong royong memindahkan pohon tumbang yang menghalangi jalan. Berkat pertolongan warga, genteng rumah Titus kini sudah terpasang kembali, dan air hujan yang masuk ke teras rumahnya kini telah dibersihkan. Jalan di kampung itu pun kini sudah lancar kembali.
Pembelajaran
5
Proses pembuatan kain sarung.
Amatilah toko, warung, atau pedagang keliling yang ada di lingkungan
sekitarmu! Catatlah jenis barang apa saja yang dijual, berapa penjualnya, keadaan toko (kebersihannya dan kerapiannya), serta jumlah pembeli (banyak atau sedikit)!
Menurut pendapatmu, apa yang memengaruhi laris dan tidaknya sebuah toko atau warung?
Pembelajaran
6
1. Tuliskan pesan moral dari cerita tersebut!
2. Tukarkan pesan moral yang telah kamu tulis dengan teman dan berilah komentar tentang pesan moral tersebut!
3. Bagaimana pendapatmu mengenai cerita di atas?
Sudahkah kalian menerapkan sikap kerja sama yang sesuai Pancasila? Tulislah contoh sikap itu. Mintalah tanda tangan orang tuamu untuk mendukung pembiasaannya.
* Beri tanda centang (√) yang sesuai.
Kerja sama merupakan salah satu ciri khas bangsa Indonesia. Kegiatan kerja sama antarwarga terwujud dalam kegiatan gotong royong. Kebiasaan kegotongroyongan ini merupakan modal bangsa untuk membangun bangsa menjadi bangsa yang lebih maju.
Pada saat ini, kebiasaan gotong royong masih sering dilakukan masyarakat di pedesaan. Gotong royong tradisi luhur bangsa Indonesia. Gotong royong dilakukan sejak zaman nenek moyang. Dengan gotong royong, pekerjaan menjadi ringan. Gotong royong dilakukan dengan ikhlas dan tanpa pamrih.