1 of 87

PSAK 24�IMBALAN KERJA

24

2 of 87

Latar Belakang

  • Untuk melaporkan perubahan kewajiban imbalan pasti dan aset program didefinisikan dengan cara yang lebih mudah dipahami
  • Beberapa opsi penyajian diizinkan dalam standar yang ada, membatasi komparabilitas 🡪 opsi ditiadakan
  • Amandemen diperlukan untuk mengklarifikasi area dimana keragaman dalam praktik yang ada
  • Penyempurnaan pengungkapan tentang risiko yang timbul dari program imbalan pasti yang diperlukan

2

3 of 87

Perubahan

PERUBAHAN YANG SIGNIFIKAN

  • Pengakuan keuntungan dan kerugian aktuaria
  • Perubahan komponen imbalan pasti dan aset program
  • Persyaratan pengungkapan

PERUBAHAN LAINNYA

  • Imbalan kerja jangka pendek
  • Pesangon
  • Perubahan penting lainnya

3

4 of 87

Perubahan Signifikan

4

Pengakuan keuntungan dan kerugian Aktuaria

Melalui Laba Rugi

Melalui OCI

Koridor

Pengakuan keuntungan dan kerugian Aktuaria

Melaui OCI

PSAK 24 R 2010

PSAK 24 R 2013

5 of 87

Komponen liabilitas imbalan pasti dan aset program

  • Biaya jasa :
    • Biaya jasa kini
    • Biaya jasa lalu
    • Keuntungan / kerugian atas penyelesaian
  • Biaya jasa lalu akan dibebankan ketika ada perubahan atau kurtailmen program terjadi (terlepas dari vested atau tidak vested).

5

PSAK 24 R 2010

PSAK 24 R 2013

Biaya jasa lalu adalah perubahan nilai kewajiban imbalan pasti atau jasa pekerja pada periode-periode lalu, yang berdampak terhadap periode berjalan akibat penerapan awal atau perubahan terhadap imbalan pascakerja atau imbalan kerja jangka panjang lain.

Biaya jasa lalu adalah perubahan nilai kini kewajiban imbalan pasti atas jasa pekerja pada periode-periode lalu, sebagai akibat dari amandemen program (pemberlakuan awal atau pembatalan, atau perubahan, program imbalan pasti) atau kurtailmen (penurunan signifikan yang dilakukan oleh entitas dalam hal jumlah pekerja yang ditanggung oleh program).

6 of 87

Komponen liabilitas imbalan pasti dan aset program

  • Biaya jasa – keuntungan/kerugian penyelesain
  • Keuntungan/kerugian atas penyelesaian diakui pada saat penyelesaian terjadi.
  • Revisi pada komponen keuntungan/kerugian atas penyelesaian:

6

PSAK 24 R 2010

PSAK 24 R 2013

Keuntungan atau kerugian atas penyelesaian terdiri dari:

• Perubahan yang terjadi dalam nilai kini kewajiban imbalan pasti

• Perubahan yang terjadi dalam nilai wajar aset program

• Keuntungan dan kerugian aktuaria dan biaya jasa lalu yang belum diakui sebelumnya

Keuntungan atau kerugian atas penyelesaian adalah perbedaan antara:

• Nilai kini kewajiban imbalan pasti yang sedang diselesaikan, sebagaimana ditentukan pada tanggal penyelesaian

• Harga penyelesaian, termasuk setiap aset program yang dialihkan dan setiap pembayaran yang dilakukan secara langsung oleh entitas sehubungan dengan penyelesaian tersebut

7 of 87

Komponen Bunga Netto

  • Tingkat diskonto 🡪 mengacu pada bunga obligasi korporasi berkualitas tinggi
  • Bunga neto dipandang sebagai komponen yang terdiri dari
    • Pendapatan bunga atas aset program
    • Biaya bunga atas liabilitas imbalan pasti
    • Bunga atas dampak batas dari aset
  • Konsep mengenai imbal hasil yang diharapan atas program tidak digunakan lagi.

7

liabilitas (aset) imbalan pasti neto awal periode

tingkat diskoto pada awal periode

Bunga netto atas liabilitas (aset) imbalan pasti neto

8 of 87

Pengungkapan persyaratan Pengungkapan

  • Karakteristik program imbalan pasti dan risiko yang terkait

8

Karakteristik imbalan pasti

    • Sifat dari imbalan yang diberikan oleh program
    • Deskripsi kerangka peraturan dimana program beroperasi
    • Deskripsi tanggung jawab lain dari entitas atas tata kelola program

Eksposur risiko program terhadap entitas

    • Risiko tidak biasa, risiko spesifik entitas,risiko spesifik program dan konsentrasi risiko yang signifikan
    • Contohnya: jika aset program diinvestasikan untuk properti, maka program tersebut dapat memberikan eksposur kepada entitas terhadap konsentrasi risiko pasar properti.

Deskripsi lainnya

    • Amandemen
    • Kurtailmen
    • Penyelesaian program

9 of 87

Perubahan lainnya

9

PSAK 24 R2010

    • Imbalan kerja yang jatuh tempo dalam waktu dua belas bulan setelah akhir periode pelaporan tahunan saat pekerja memberikan jasa.

PSAK 24 R2013

    • Imbalan kerja yang diharapkan akan diselesaikan seluruhnya sebelum dua belas bulan setelah akhir periode pelaporan tahunan saat pekerja memberikan jasa terkait.

10 of 87

Perubahan lainnya

Definisi penyelesaian program

  • Transaksi yang mengeliminasi semua kewajiban hukum atau konstruktif atas sebagian atau seluruh imbalan dalam program imbalan pasti, selain pembayaran imbalan … yang tercantum di ketentuan program

Akuntansi untuk pajak terutang program

  • Estimasi kewajiban imbalan pasti termasuk nilai kini pajak terutang program jika pajak tersebut terkait dengan jasa sebelum tanggal pelaporan, atau terkait dengan manfaat yang dihasilkan dari jasa tersebut.
  • Pajak lainnya harus dimasukkan sebagai pengurang imbal hasil aset program

Akuntansi untuk biaya administrasi

  • Biaya administrasi diakui pada saat jasa administrasi diterima. Biaya yang terkait dengan pengelolaan aset program dikurangkan dari imbal hasil aset program

10

11 of 87

Perubahan lainnya

Pesangon

  • tidak tergantung pada jasa yang disediakan di masa depan;
  • adanya jangka waktu yang singkat antara penawaran dan penghentian;
  • diakui ketika entitas tidak dapat lagi menarik tawaran imbalan tersebut (atau diakui lebih awal, jika merupakan bagian dari restrukturisasi yang lebih luas);
  • diukur seperti imbalan kerja.

Imbalan bergantung pada jasa yang disediakan di masa depan

  • bergantung pada jasa yang disediakan dimasa depan;
  • adanya jangka waktu yang panjang antara penawaran dan penghentian yang sebenarnya;
  • tersedia di bawah skema yang sedang berlangsung;
  • dicatat sebagai imbalan kerja karyawan.

11

12 of 87

Ruang Lingkup

Imbalan Kerja

Imbalan Kerja Jangka Pendek

Pesangon

Imbalan Paska Kerja

Imbalan Kerja

Jangka Panjang Lainnya

ImbalanJangka Pendek

Absen

Bagi hasil atau Bonus

Kontribusi

Pasti

Manfaat

Pasti

Past service cost

Current

Service Cost

Diterapkan oleh pemberi kerja dalam pencatatan seluruh imbalan kerja, kecuali yang diatur dalam PSAK 53: Akuntansi Kompensasi Berbasis Saham.

13 of 87

PSAK 24 - Imbalan kerja

  • Imbalan kerja yang diberikan kepada pekerja:
    • Imbalan kerja jangka pendek
    • Imbalan pasca-kerja,
    • Imbalan kerja jangka panjang lainnya
    • Pesangon
    • Imbalan berbasis ekuitas
  • Imbalan jangka pendek < 12 bulan
  • Imbalan jangka panjang seperti pensiun
  • Pesangon diakui sebagai kewajiban dan beban jika, perusahaan berkomitmen untuk:
    • memberhentikan seorang atau sekelompok pekerja sebelum tanggal pensiun normal; atau
    • menyediakan pesangon bagi pekerja yang menerima penawaran mengundurkan diri secara sukarela.
  • Imbalan berbasis ekuitas diatur dalam PSAK 53

13

14 of 87

Ruang Lingkup Imbalan Kerja

14

Tidak mengatur pelaporan oleh program imbalan kerja (PSAK 18)

Imbalan kerja diberikan melalui:

    • program formal;
    • peraturan perundang-undangan atau peraturan industri; atau
    • kebiasaan yang menimbulkan kewajiban konstruktif.

15 of 87

Definisi

Aset Program (plan assets)

aset yang dimiliki oleh dana imbalan kerja jangka panjang (selain instrumen keuangan terbitan entitas pelapor yang tidak dapat dialihkan)

polis asuransi yang memenuhi syarat.

16 of 87

Definisi

Biaya jasa kini 🡪 kenaikan nilai kini kewajiban imbalan pasti pasti atas jasa pekerja dalam periode berjalan.

Biaya jasa lalu 🡪 kenaikan nilai kini kewajiban imbalan pasti pasti atas jasa pekerja dalam periode lalu yang berdampak pada periode berjalan.

Keuntungan dan kerugian aktuarial 🡪 karena penyesuaian perbedaan asumsi dan dampak perubahan asumsi

17 of 87

Definisi

Biaya jasa terdiri atas:

  • Biaya jasa kini, yaitu kenaikan nilai kini kewajiban imbalan pasti yang berasal dari jasa pekerja dalam periode berjalan;
  • Biaya jasa lalu, adalah perubahan nilai kini kewajiban imbalan pasti atas jasa pekerja pada periode-periode lalu, sebagai akibat dari amandemen program (pemberlakuan awal atau pembatalan, atau perubahan, program imbalan pasti) atau kurtailmen (penurunan signifikan yang dilakukan oleh entitas dalam hal jumlah pekerja yang ditanggung oleh program); dan
  • keuntungan atau kerugian atas penyelesaian.

18 of 87

Definisi

Imbalan kerja🡪 seluruh bentuk pemberian dari entitas atas jasa yang diberikan oleh pekerja

Imbalan kerja jk panjang lainnya 🡪 Imbalan kerja yang diharapkan akan diselesaikan seluruhnya sebelum dua belas bulan setelah akhir periode pelaporan tahunan saat pekerja memberikan jasa terkait.

Imbalan kerja jk pendek🡪 imbalan kerja yang jatuh tempo ≤12 bulan setelah akhir periode pelaporan saat pekerja memberikan jasa.

R2014

19 of 87

Definisi

Bunga neto atas liabilitas (aset) imbalan pasti neto adalah perubahan selama periode pada liabilitas (aset) imbalan pasti neto yang timbul dari berlalunya waktu.

Imbalan kerja jk panjang lainnya 🡪 Imbalan kerja yang diharapkan akan diselesaikan seluruhnya sebelum dua belas bulan setelah akhir periode pelaporan tahunan saat pekerja memberikan jasa terkait.

Pengukuran kembali dari liabilitas (aset) imbalan pasti neto terdiri atas:

(a) keuntungan dan kerugian aktuarial;

(b) imbal hasil atas aset program, tidak termasuk jumlah yang dimasukkan dalam bunga neto atas liabilitas (aset) imbalan pasti neto; dan

(c) setiap perubahan atas dampak batas atas aset, tidak termasuk jumlah yang dimasukkan dalam bunga neto atas liabilitas (aset) imbalan pasti neto.

R2014

20 of 87

Definisi

20

Imbalan kerja menjadi hak🡪 hak atas imbalan kerja yang tidak bergantung pada aktif atau tidaknya pekerja pada masa depan

Imbalan pascakerja🡪 imbalan kerja yang terutang setelah pekerja menyelesaikan masa kerjanya.

Program imbalan pascakerja🡪 pengaturan formal/informal dimana entitas memberikan imbalan pascakerja bagi satu atau lebih pekerja.

21 of 87

Definisi

Program iuran pasti🡪 entitas membayar kpd pengelola dana, tidak ada kewajiban entitas untuk membayar iuran lebih lanjut jika pengelola dana tidak cukup membayar jasa

  • Program imbalan pasti🡪 program imbalan pascakerja yang bukan merupakan program iuran pasti.

22 of 87

Kewajiban

  • Kewajiban hukum 🡪 didasarkan pada suatu ketentuan hukum :
    • kontrak kerja antara perusahaan dan karyawan
    • Undang-Undang Ketenagakerjaan No 13 tahun 2003 🡪 hukum yang mengikat perusahaan dan karyawan

  • Kewajiban konstruktif :
    • berdasarkan praktik baku masa lalu, dan
    • menimbulkan ekspektasi kuat bahwa entitas akan melaksanakan tanggung jawab tersebut.

22

23 of 87

Imbalan Kerja Jangka Pendek

  • Jatuh tempo ≤ 12 bulan setelah akhir periode pelaporan saat pekerja memberikan jasa.
  • Jenis:

Upah, gaji, jaminan

Cuti berimbalan jangka pendek

Uang bagi laba/ utang bonus

Imbalan non moneter

Tidak ada asumsi aktuaria, jangka pendek sehingga tidak didiskontokan.

24 of 87

Pengakuan dan Pengukuran Imbalan Jangka Pendek

Diakui saat pekerja telah memberi jasa

Liabilitas jangka pendek sebagai:

Liabilitas setelah dikurangi yang telah dibayar, beban dibayar dimuka jika terjadi kelebihan pembayaran

Beban atau pernyataan lain membolehkan sbg biaya perolehan

Cuti berimbalan jangka pendek

Boleh diakumulasi 🡪 diakui pada saat pekerja memberikan jasa

cuti berimbalan yang tidak boleh diakumulasi 🡪 diakui saat cuti terjadi

25 of 87

Imbalan - Cuti

  • Entitas mengakui biaya ekspektasian imbalan kerja jangka pendek dalam bentuk cuti berbayar :
    • dalam hal cuti berbayar dapat diakumulasi, pada saat pekerja memberikan jasa yang menambah hak atas cuti berbayar di masa depan.
    • dalam hal cuti berbayar tidak dapat diakumulasi, pada saat cuti terjadi.
  • Entitas mengukur biaya ekspektasian dari cuti berbayar yang dapat diakumulasi sebagai jumlah tambahan yang diharapkan akan dibayar oleh entitas akibat hak yang belum digunakan dan telah terakumulasi pada akhir periode pelaporan.

25

26 of 87

Ilustrasi

  • PT. A memiliki 5 karyawan yang diberikan cuti berimbalan sebesar Rp 100.000 untuk 5 hari kerja. Selama tahun 2012, karyawan yang cuti 5 hari 1 orang sedangkan sisanya cuti 3 hari kerja.
  • JIKA TIDAK DIAKUMULASI

Beban cuti berimbalan 1.700.000 (5+(4x3)x100.000)

Kas 1.700.000

  • JIKA DIAKUMULASI

Beban cuti berimbalan 1.700.000 (5+(4x3)x100.000)

Kas 1.700.000

Beban cuti berimbalan 800.000 (4x2)x100.000)

Utang gaji 800.000

26

27 of 87

Ilustrasi Imbalan Kerja Jangka Pendek

  • Karyawan Perusahaan XYZ diberikan hak untuk cuti tahunan yang dapat diakumulasikan cuti tahunan.
  • Cuti tahunan yang tidak terpakai dapat dialihkan tanpa batas waktu dan harus dibayar secara tunai ketika karyawan meninggalkan perusahaan.
  • Data beberapa tahun terakhir menunjukkan. karyawan menggunakan akumulasi cuti tahunan mereka selama periode lebih dari dua tahun.

Pertanyaan

  • Haruskah akumulasi cuti tahunan tidak terpakai tersebut diklasifikasikan sebagai imbalan kerja jangka pendek di bawah PSAK 24 (r2013)?

Cuti tahunan yang tidak terpakai tidak akan memenuhi definisi manfaat jangka pendek karena tidak diharapkan akan diselesaikan seluruhnya dalam waktu 12 bulan setelah jasa yang diberikan oleh karyawan.

28 of 87

Program Bagi Laba dan Bonus

Syarat pengakuan biaya pembayaran bagi laba dan bonus

1

Ada kewajiban hukum atau kewajiban konstruktif sebagai akibat dari peristiwa masa lalu

2

Dapat diestimasi secara andal

Kewajiban kini timbul jika, dan hanya jika, entitas tidak mempunyai alternatif realistis lainnya kecuali melakukan pembayaran.

29 of 87

Pengungkapan

Pengungkapan dalam laporan keuangan jumlah gaji yang diterima oleh manajemen kunci 🡪 direksi dan komisaris

Imbalan kerja jangka pendek untuk manajemen kunci sesuai dengan PSAK 7

30 of 87

Imbalan Pascakerja

Elemen dari Proses Pensiun

Entitas

Investasi

Manfaat

(Pembayaran)

Kontribusi

Dana Pensiun

Pekerja

31 of 87

Imbalan Pascakerja

Imbalan pascakerja

Tunjangan purnakarya

Imbalan pascakerja lain

Program imbalan pascakerja

Imbalan pasti

Iuran pasti

bergantung pada substansi ekonomis dari setiap program

32 of 87

Imbalan Paska Kerja

32

EMPLOYER

PENSION FUND

EMPLOYEE

CONTRIBUTIONS

BENEFIT

Defined Contribution Plans

Defined Benefit Plans

DEFINED

VOLATILE

VOLATILE

DEFINED

RISK LIMIT

RISK LIMIT

33 of 87

Dana Pensiun

  • Undang-undang No.11 tahun 1992 tentang Dana Pensiun 🡪 Program pascakerja dilakukan dengan pemupukan dana yang dikelola secara terpisah dari kekayaan pendiri, tidak diperkenankan membentuk cadangan dalam perusahaan untuk pembayaran imbalan kerja.
  • Program yang “didanai” atau funded 🡪 perusahaan menyediakan dana untuk pembayaran pensiun.
  • Dana pensiun :
    • Dana Pensiun Pemberi Kerja (DPPK)🡪 khusus untuk perusahaan pendiri atau mitra pendiri.
    • Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) 🡪 dibentuk oleh bank atau perusahaan asuransi jiwa 🡪 program pensiun iura. Peserta karyawan dari berbagai perusahaan (multi pemberi kerja) ataupun perorangan.

33

34 of 87

Jenis Program

Kewajiban hukum terbatas pada jumlah yang disepakati sebagai iuran yang terpisah.

Risiko aktuaria ditanggung peserta

Program Iuran Pasti

Program Manfaat Pasti

Perusahaan wajib menyediakan imbalan yang dijanjikan kepada pekerja maupun mantan pekerja.

Resiko investasi dan aktuaria menjadi tanggungan perusahaan

Bentuk Program

    • Program Multipemberi kerja
    • Program Jaminan Sosial
    • Program imbalan pasti yang Membagi Risiko antara Entitas Sepengendali
    • Imbalan yang dijamin

35 of 87

Program Multipemberi Kerja

Klasifikasi

Sesuai ketentuan program

Program Iuran Pasti

Program Imbalan Pasti

    • melaporkan bagian proporsionalnya atas kewajiban imbalan pasti, aset program dan biaya yang terkait dengan program tersebut dengan cara yang sama dengan program imbalan pasti lainnya; dan
    • mengungkapkan informasi yang dipersyaratkan.
    • Jika informasi memadai tidak tersebut 🡪 iuran pasti

Program multipemberi kerja adalah program iuran pasti atau program imbalan pasti (selain program nasional jaminan sosial) yang:

  1. menyatukan aset yang dikontribusi dari beberapa entitas yang tidak sepengendali; dan
  2. menggunakan aset tersebut untuk memberikan imbalan kepada para pekerja dari lebih satu entitas, dengan dasar bahwa tingkat iuran dan imbalan ditentukan tanpa memperhatikan identitas entitas mempekerjakan pekerja tersebut.

36 of 87

Program Jaminan Sosial

Program Jaminan Sosial

    • cara yang sama seperti program multi-pemberi kerja
    • Umumnya program iuran pasti

Dicirikan sebagai imbalan pasti atau iuran pasti berdasarkan kewajiban entitas dalam program.

37 of 87

Program Iuran Pasti

Pengakuan dan Pengukuran

Diakui sebagai beban

Diakui liabilitas (beban terakru) setelah dikurangi dengan iuran telah dibayar atau aset (pembayaran dimuka jika terdapat kelebihan).

Jika iuran tidak jatuh tempo seluruhnya dalam 12 bulan -> didiskonto

Pengungkapan

    • jumlah yang diakui sebagai beban untuk program iuran pasti.
    • Informasi program iuran pasti untuk personel manajemen kunci

38 of 87

Iuran Pasti

  • Misal Juni 20X5, iuran pensiun yang harus dibayar oleh PT ABC untuk bulan tersebut Rp 5.000.000. Jika iuran tersebut dibayar semua maka jurnal yang dibuat adalah:

Beban Rp 5.000.000

Kas Rp 5.000.000

  • Jika baru Rp 3.000.000 dibayar, sisanya belum dibayar sampai akhir Juni 20X0. Maka jurnalnya adalah :

Beban Rp 5.000.000

Kas Rp 3.000.000

Liabilitas jk pendek Rp 2.000.000

38

39 of 87

Program Imbalan Pasti

Entitas menghitung kewajiban hukum dan konstruktif

Kewajiban konstruktif 🡪 entitas tidak memiliki pilihan realistis selain membayar imbalan kerja

Contoh 🡪 ketika perubahan dalam kebiasaan entitas menyebabkan memburuknya hubungan kerja antara entitas dan para pekerjanya

40 of 87

Program Manfaat Pasti

  • Perusahaan memiliki kewajiban hukum dan konstrukstif untuk memenuhi pembayaran imbalan setelah pekerja pensiun.
  • Mungkin tidak didanai, seluruhnya atau sebagian didanai
  • Imbalan dihitung dengan asumsi aktuarial 🡪 asumsi demografi dan keuangan.
  • Dana diakumulasikan dalam Aset Program
  • Risiko atas manfaat pasti:
    • Risiko aktuarial 🡪 jumlah kewajiban imbalan pasti berbeda dari yang diharapkan karena perubahan asumsi aktuaria
    • Risiko investasi 🡪 hasil investasi atas aset program berbeda dari yang diharapkan.

RISIKO MENIMBULKAN KEUNTUNGAN/KERUGIAN AKTUARIAL

40

41 of 87

Program Manfaat Pasti

  • Beban tersebut dihitung sebesar nilai neto dari :
    • Biaya Jasa, yang mencakup Biaya Jasa Kini,
    • Biaya Jasa Lalu, dan Keuntungan atau kerugian atas penyelesaian (settlement).
    • Ditambah (dikurang): Beban (Pendapatan) Bunga Neto;
  • Neraca – liabilitas atau aset tergantung mana yang lebih besar dari keduanya
    • Jika muncul aset maka dinilai yang terendah dari nilai surplus dan nilai aset ceiling.

41

42 of 87

Program Manfaat Pasti

  • Entitas menentukan jumlah liabilitas (aset) imbalan pasti dengan keteraturan yang memadai bahwa jumlah yang diakui dalam laporan keuangan tidak berbeda secara material dengan jumlah yang akan ditentukan pada akhir periode pelaporan

42

Laporan posisi keuangan

  • Entitas mengakui liabilitas (aset) imbalan pasti neto dalam laporan posisi keuangan
  • Ketika entitas memiliki surplus dalam program imbalan pasti, maka entitas mengukur aset imbalan pasti pada jumlah yang lebih rendah antara:
    1. surplus program imbalan pasti; dan
    2. batas atas aset, yang ditentukan dengan menggunakan tingkat diskonto

43 of 87

Aset Imbalan Pasti

  • Apabila jumlahnya negatif (= ASET), maka tentukan yang lebih rendah:
    • Surplus program imbalan pasti, dan
    • Batas atas aset yang ditentukan dengan menggunakan tingkat diskonto.

Aset imbalan pasti 🡪 kelebihan dana:

  1. Entitas mengendalikan sumber daya
  2. Pengendalian akibat peristiwa masa lalu
  3. Manfaat ekonomi tersedia dalam bentuk pengurangan iuran.

Batas atas aset 🡪 nilai kini dari manfaat masa depan dalam bentuk pengembalian dana atau pengurangan iuran.

44 of 87

Program Manfaat Pasti

Nilai Kini Kewajiban

Imbalan Pasti (NKKIP)

Nilai Wajar Aset Program

(NWAP)

Faktor-faktor:

Biaya Jasa:

  • Biaya Jasa Kini
  • Biaya Jasa Lalu
  • Keuntungan (kerugian) atas Penyelesaiaan
  • Biaya Bunga
  • Remeasurement (Keuntungan dan kerugian aktuarial)
  • Pendapatan Bunga
  • Iuran atau Penarikan
  • Remeasurement (Keuntungan dan kerugian aktuarial)

45 of 87

Laporan Posisi Keuangan

Liabilitas Imbalan Pasti (di Neraca)

+/+ Nilai kini kewajiban imbalan pasti

-/- Nilai wajar aset program yang digunakan untuk menyelesaikan kewajiban secara langsung

Ekuitas (di Neraca)

+/- Penghasilan komprehensif lain 🡪 pendapatan atau kerugian

46 of 87

Pada Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain

Diakui sebagai beban atau penghasilan

    • Biaya jasa kini

    • Biaya jasa lalu

    • Bunga netto
    • Keuntungan kerugian penyelesaian – Penghasilan komprehensif lain

47 of 87

Komponen Biaya Imbalan Pasti

47

Biaya Jasa

    • Bunga neto ditentukan berdasarkan perkalian liabilitas (aset) imbalan pasti neto dengan tingkat diskonto, yang ditentukan pada awal periode pelaporan tahunan, memperhitungkan setiap perubahan selama periode sebagai akibat dari iuran dan pembayaran imbalan.

Bunga neto atas liabilitas (aset) imbalan pasti neto

    • Tidak direklasifikasi dalam ke laba rugi periode berikutnya
    • Dapat mengalihkan jumlah yang diakui ke pos lain dalam ekuitas

Pengukuran kembali liabilitas (aset) imbalan pasti neto dalam penghasilan komprehensif lain

48 of 87

Biaya Jasa Lalu

Sebelum menentukan biaya jasa lalu,, entitas mengukur kembali liabilitas (aset) imbalan pasti neto menggunakan nilai wajar kini dari aset program dan asumsi aktuaria kini yang mencerminkan imbalan yang ditawarkan berdasarkan program sebelum amandemen, kurtailmen, atau penyelesaian program.

Biaya jasa lalu adalah perubahan nilai kini kewajiban imbalan pasti sebagai akibat dari amandemen atau kurtailmen program

    • ketika amandemen atau kurtailemen program terjadi, dan
    • ketika entitas mengakui biaya restrukturisasi terkait PSAK 57atau pesangon

Entitas mengakui biaya jasa lalu sebagai beban pada tanggal yang lebih awal antara:

49 of 87

Hasil Aset Program

Diakui pada Laporan Laba Rugi 🡪 keuntungan / kerugian penyelesaian

Perbedaan hasil aset program dengan realisasi 🡪 keuntungan / kerugian penyelesaian

Termasuk termasuk di dalam keuntungan dan kerugian penyelesaian

50 of 87

Pengukuran Kembali atas Liabilitas (Aset)

50

    • keuntungan / kerugian aktuaria,
    • imbal hasil aset program, bunga neto atas liabilitas
    • perubahan dampak batas aset.

Pengukan kembali liabilitas (aset) terdiri atas:

    • lebih tinggi atau lebih rendahnya perkiraan:: tingkat perputaran pekerja, purnakarya dini atau tingkat mortalitas atau kenaikan gaji, imbalan, imbalan akibat inflasi) atau biaya kesehatan;
    • dampak perubahan asumsi terkait opsi pembayaran imbalan;
    • dampak perubahan estimasi terhadap tingkat perputaran pekerja, purnakarya atau kematian atau kenaikan gaji, imbalanatau biaya kesehatan masa depan;
    • dampak perubahan tingkat diskonto.

Penyeban keuntungan kerugian aktuaria

51 of 87

Keuntungan dan Kerugian Penyelesaian

    • nilai kini kewajiban imbalan pasti yang sedang diselesaikan, sebagaimana ditentukan pada tanggal penyelesaian; dan
    • harga penyelesaian, termasuk setiap aset program yang dialihkan dan setiap pembayaran yang dilakukan secara langsung oleh entitas sehubungan dengan penyelesaian tersebut.

Keuntungan atau kerugian atas penyelesaian adalah perbedaan antara:

Entitas harus mengakui keuntungan atau kerugian atas penyelesaian program imbalan pasti pada saat penyelesaian terjadi.

52 of 87

Nilai Kini Kewajiban Imbalan

  • Untuk mengukur nilai kewajiban kini dan biaya jasa entitas perlu:
    • Menerapkan metode penilaian aktuaria
    • Mengatribusikan imbalan pada periode jasa
    • Membuat asumsi aktuaria
  • Entitas menggunakan metode Projected Unit Credit untuk menentukan nilai kini dari kewajiban imbalan pasti, biaya jasa kini dan biaya jasa lalu.
  • Kewajiban masa depan dihitung dari nilai kini (present value) kewajiban yang dibayarkan di masa depan
  • Menerapkan keteraturan yang memadai (sufficient regularity) 🡪 jumlah yang diakui dalam laporan keuangan tidak berbeda secara material dari jumlah yang akan ditentukan pada akhir periode pelaporan.

52

53 of 87

Pengukuran liabilitas (aset) Imbalan Pasti

  • Entitas menentukan jumlah liabilitas (aset) imbalan pasti neto dengan keteraturan yang memadai sehingga jumlah yang diakui dalam laporan keuangan tidak berbeda secara material dengan jumlah yang akan ditentukan pada akhir periode pelaporan.
  • Aktuaris berkualifikasi dianjurkan tetapi tidak diwajibkan.
  • Hasil perhitungan diperbaharui jika ada transaksi dan perubahan material.

54 of 87

Nilai Kini Kewajiban Imbalan

Faktor yang mempengaruhi nilai kini kewajiban imbalan:

  • Biaya jasa kini🡪 penambahan pensiun karena masa kerja karyawan dalam satu periode.
  • Biaya jasa lalu 🡪 jika entitas merubah program imbalan atau karena penerapan pertama kali program saat karyawan telah mendapat hak.
  • Kurtailmen dan penyelesaian kurtailmen 🡪 perubahan kententuan program
  • Keuntungan dan kerugian penyelesaian 🡪 biaya bunga neto

54

55 of 87

Metode Penilaian Aktuarial

Projected Unit Credit

Digunakan untuk menentukan

nilai kini kewajiban imbalan pasti

biaya jasa kini yang terkait

biaya jasa lalu (jika dapat diterapkan)

  • sering kali disebut sebagai metode imbalan yang diakru yang diperhitungkan secara pro rata sesuai jasa atau sebagai metode imbalan dibagi tahun jasa)

  • menganggap setiap periode jasa akan menghasilkan satu unit tambahan imbalan

56 of 87

Jika jasa pekerja meningkat

Jika jasa pekerja meningkat secara material di tahun-tahun belakangan

Alokasikan imbalan secara garis lurus sejak jasa pekerja pertama kali menghasilkan imbalan sampai dengan tidak lagi menghasilkan tambahan imbalan yang material

57 of 87

Asumsi Aktuarial

Tidak boleh bias, harus cocok satu dengan yang lain (mutually compatible)

Terdiri dari asumsi demografis dan asumsi keuangan

Tingkat diskonto 🡪 bunga pasar obligasi berkualitas tinggi atau tingkat bunga obligasi pemerintah

58 of 87

Asumsi Aktuarial

58

Asumsi keuangan didasarkan pada tingkat harapan pasar, pada akhir periode pelaporan selama periode di mana kewajiban akan diselesaikan

Asumsi mortalitas 🡪 entitas menentukan asumsi mortalitas dengan mengacu pada estimasi terbaik dari mortalitas peserta program baik selama atau setelah kontrak kerja

Asumsi diskonto 🡪 untuk mendiskontokan kewajiban (aset) neto. Mengacu pada imbal hasil pasar atas bunga obligasi korporasi berkualitas tinggi pada akhir pelaporan, jika tidak ada menggunakan bunga obligasi pemerintah, dengan mata uang dan jangka waktu yang konsisten.

59 of 87

Asumsi Aktuarial

Estimasi kenaikan gaji masa depan

Imbalan dalam program

Prakiraan gaji di masa depan memperhitungkan faktor inflasi, senioritas, promosi dan faktor relevan lain

Perubahan tingkat imbalan yang ditentukan pemerintah

Asumsi kesehatan memperhitungkan perubahan biaya kesehatan masa depan

60 of 87

Aset Program

Nilai wajar aset program dikurangkan dari nilai kini kewajiban imbalan pasti

Pengukuran 🡪 nilai wajar 🡪 nilai pasar atau estimasi

Tidak termasuk aset program:

    • Iuran yang masih harus dibayar oleh pemberi kerja kepada dana terpisah

    • Instrumen keuangan pemberi kerja yang tidak dapat dialihkan dan dikuasai oleh dana terpisah

61 of 87

Penggantian

  • :

Jika pihak lain akan mengganti pengeluaran bagi kewajiban manfaat pasti:

Mengakui bagian dalam penggantian tsb sebagai aktiva terpisah 🡪 Berdasar nilai wajar; perlakuan seperti aktiva program

Dalam Laporan Laba Rugi 🡪 Beban imbalan pasti disajikan secara neto setelah dikurangkan dengan penggantian

62 of 87

Penyajian

Saling hapus antara aktiva terkait suatu program dengan kewajiban terkait program lainnya 🡪 DIHARUSKAN, apabila pemberi kerja:

    • Memiliki hak secara hukum
    • Mempunyai maksud untuk
      • menyelesaikan kewajiban secara neto, atau
      • merealisasi surplus pada satu program sekaligus menyelesaikan kewajiban program yang lain

Tidak ada ada ketentuan pembedaan aset dan kewajian lancar atau tidak lancar

Komponen biaya imbalan pasti : biaya jasa dan bunga neto dalam laba rugi.

63 of 87

Pengungkapan

63

menjelaskan karakteristik program imbalan pasti dan risiko yang terkait (par 139);

mengidentifikasi dan menjelaskan jumlah yang timbul dari program imbalan pasti dalam laporan keuangan (par 140–144); dan

menjelaskan bagaimana program imbalan pasti dapat berdampak terhadap jumlah, waktu, dan ketidakpastian arus kas entitas di masa depan (par145–147).

Jumlah, waktu dan ketidakpastian arus kas masa depan

Program multipemberi kerja

Program imbalan pasti yang membagi risiko antara entitas sepengendali

Persyaratan pengungkapan dalam SAK – PSAK 7, PSAK 57

64 of 87

Pengungkapan persyaratan Pengungkapan

  • Jumlah, waktu, dan ketidakpastian arus kas masa depan

64

Analisis sensitivitas untuk setiap asumsi aktuarial yang signifikan

Metode dan asumsi yang digunakan dalam menyiapkan analisis sensitivitas

Perubahan dari periode sebelumnya terhadap metode dan asumsi yang digunakan

Deskripsi strategi yang digunakan program untuk memadankan aset dan liabilitas

Deskripsi dari setiap pengaturan pendanaan dan kebijakan pendanaan yang mempengaruhi iuran masa depan

Iuran yang diharapkan masuk ke program pada periode pelaporan tahunan berikutnya.

Informasi mengenai profil jatuh tempo kewajiban imbalan pasti

65 of 87

Pengungkapan - karakteristik

  • informasi mengenai karakteristik program imbalan pasti, termasuk:
    • sifat dari imbalan yang diberikan
    • deskripsi kerangka peraturan
    • deskripsi tanggung jawab
  • deskripsi risiko dimana program memberikan eksposur terhadap entitas, terfokus pada setiap risiko yang tidak biasa, risiko entitasspesifik, atau risiko program-spesifik, dan setiap konsentasirisiko yang signifikan.
  • deskripsi dari setiap amandemen, kurtailmen, atau penyelesaian program.

65

66 of 87

Pengungkapan – jumlah angka

66

    • Liabilitas (aset imbalan); aset program nilai kini kewajiban, dampak batas aset
    • Setiap hak penggantian

Rekonsiliasi dari saldo awal ke saldo akhir dari setiap pos

    • Biaya jasa kini, penghasilan /beban bunga, pengukuran kembali liabilitas (aset) imbalan pasti neto, biaya jasa lalu, dampak perubahan kurs valas, iuran kepada program’pembayaran dari program dan dampak kombinasi/pelepasan bisnis

Setiap Rekonsiliasi menunjukkan informasi detil berikut

Pemisahan nilai wajar aset program ke dalam kelas yang dibedakan berdasarkan risiko, membagi kelas aset program sesuai PSAK 68.

Nilai wajar instrumen keuangan yang dimiliki entitas yang dapat dialihkan sebagai aset program

Asumsi aktuaria signifikan

67 of 87

Pengungkapan persyaratan Pengungkapan

Jumlah yang timbul dari program imbalan pasti dalam laporan keuangan

  • Entitas mengungkapkan rekonsiliasi dari saldo awal ke saldo akhir dari:
    • liabilitas (aset) imbalan pasti neto, yang menunjukan rekonsiliasi terpisah untuk:
      • aset program;
      • nilai kini kewajiban imbalan pasti;
      • dampak batas atas aset.
    • setiap hak penggantian beserta hubungan antara hak penggantian dan kewajiban terkait.
  • Entitas melakukan pemisahan nilai wajar aset program ke dalam kelas yang dibedakan berdasarkan sifat dan risiko aset tersebut (sesuai pengungkapan yang diharuskan PSAK 68: Nilai Wajar).
  • Entitas mengungkapkan asumsi aktuarial yang signifikan dalam penentuan nilai kini kewajiban imbalan pasti.

67

68 of 87

Pengungkapan persyaratan Pengungkapan

  • Jumlah yang timbul dari program imbalan pasti dalam laporan keuangan – Komponen rekonsiliasi

68

Komponen Rekonsiliasi

Biaya jasa kini

Penghasilan ata beban bunga

Perubahan valuta asing

Dampak kombinasi dan pelepasan bisnis

Biaya jasa lalu dan keuntungan kerugian dari penyelesaian

Pengungkapan kembali liabilitas (aset) imbalam pasti neto

Pembayaran dari program

Iuran kepada program

69 of 87

Imbalan Kerja Jangka Panjang Lainnya

69

Cuti berimbalan jangka panjang

Penghargaan masa kerja atau imbalan jasa jangka panjang lain

Imbalan cacat permanen

Utang bagi laba dan bonus yang dibayar ≥12 bulan setelah akhir periode pelaporan saat pekerja memberikan jasanya

Kompensasi ditangguhkan yang dibayar ≥12 bulan sesudah akhir dari periode pelaporan saat jasa diberikan

70 of 87

Imbalan Kerja Jangka Panjang Lainnya

70

Diakui sebagai liabilitas

total nilai neto dari jumlah:

    • Nilai kini kewajiban imbalan pasti pada akhir periode pelaporan
    • Dikurangi dengan nilai wajar dari aset program pada akhir periode pelaporan (jika ada) selain kewajiban yang harus dilunasi secara langsung

71 of 87

Imbalan Kerja Jangka Panjang Lainnya

71

entitas harus mengakui total nilai neto dari jumlah berikut ini sebagai beban atau pendapatan:

    • biaya jasa kini

    • Biaya bunga neto atas liabilitas (aset) imbalan pasti neto

    • Pengukuran kembali liabilitas (aset) imbalan pasti neto

72 of 87

Pesangon

72

Syarat mengakui pesangon sebagai liabilitas dan beban pada tanggal yang lebih awal di antara :

Entitas tidak dapat menarik lagi tawaran atas imbalan tersebut; dan

Entitas mengakui biaya untuk restrukturisasi yang berada dalam ruang lingkup PSAK 57 dan melibatkan pembayaran pesangon

A

B

73 of 87

Pesangon

  • Pesangon dihasilkan dari keputusan entitas memutuskan hubungan kerja atau keputusan pekerja untuk menerima tawaran imbalan dari entitas atas terminasi kontrak.
  • Pesangon tidak termsuk imbal kerja yang dihasilkan dari terminasi kontrak tanpa tawaran entitas atau sebagai akibat persyaratan purna karya wajib, karena merupakan imbalan pascakerja.
  • Pesangon biasanya merupakan pembayaran lumpsum
  • Beberapa imbalan kerja terutang tanpa memperhatikan alasan mengapa pekerja tersebut berhenti.

74 of 87

Pesangon

74

Pengukuran

Entitas harus mengukur pesangon pada saat pengakuan awal, dan harus mengukur dan mengakui perubahan selanjutnya, sesuai dengan sifat imbalan kerja, dengan ketentuan bahwa jika pesangon merupakan sebuah peningkatan pada imbalan pasca kerja, entitas menerapkan persyaratan imbalan pasca kerja. Sebaliknya

  1. jika pesangon diharapkan akan diselesaikan seluruhnya sebelum dua belas bulan setelah akhir periode pelaporan tahunan di mana pesangon diakui, entitas harus menerapkan persyaratan untuk imbalan kerja jangka pendek.
  2. jika pesangon tidak diharapkan untuk dapat diselesaikan seluruhnya sebelum dua belas bulan setelah akhir periode pelaporan tahunan, entitas harus menerapkan persyaratan untuk imbalan kerja jangka panjang lainnya.

Pengungkapan

Imbalan kerja manajemen kunci

75 of 87

Tanggal Efektif

75

  • Efektif untuk periode tahun buku yang dimulai pada atau setelah 1 Januari 2015
  • Penerapan lebih dini diperkenankan
  • Berlaku retroaktif dengan 2 pengecualian
    • entitas tidak perlu menyesuaikan nilai aset tercatat di luar lingkup Pernyataan ini untuk perubahan beban imbalan kerja yang termasuk dalam nilai tercatat sebelum tanggal penerapan awal.
    • dalam laporan keuangan untuk periode yang dimulai sebelum 1 Januari 2016, entitas tidak perlu menyajikan informasi komparatif untuk pengungkapan yang disyaratkan oleh paragraf 145 mengenai sensitivitas dari kewajiban imbalan pasti.

76 of 87

Koreksi dan Transisi

  • Pindahkan unrealized gain / loss dalam penyajian awal laporan keuangan ke penghasilan komprehensif lain.
  • Reklasifikasi biaya jasa lalu yang belum diamortisasi ke saldo laba – restatement laba awal periode sajian.
  • Hitung beban pensiun sesuai dengan ketentuan baru 🡪 biaya jasa kini ditambah dengan bunga neto
  • Selisih perbedaan beban pensiun akan diposting mempengaruhi saldo laba pada tahun periode komperasi.
  • Rekonsiliasikan data kewajiban dan aset program dengan perhitungan baru.
  • Pastikan data rekonsile

76

77 of 87

Ilustrasi 1

  • Imbalan kerja perusahaan:

77

Nilai Kini Kewajiban Imbalan Pasti - Awal 20X0

200.000

Nilai Wajar Aset Program - Awal 20X0

200.000

Biaya Jasa Kini

30.000

Tingkat Diskonto

10%

Iuran

24.000

Imbalan

16.000

Nilai Kini Kewajinan imbalan akhir 20X0

250.000

Nilai wajar aset akhir 20X0

222.000

78 of 87

Ilustrasi 1

78

JURNAL UMUM

MEMO

Beban

Kas

Pend

Komprehensif

Liabilitas

Nilai Kini Kewajiban

Aset

Saldo awal

(200.000)

200.000

Biaya jasa kini

30.000

(30.000)

Biaya bunga

20.000

(20.000)

Pendapatan bunga

(20.000)

20.000

Iuran

(24.000)

24.000

Imbalan

16.000

(16.000)

Rugi Aktuaria Liabiilitas

16.000

(16.000)

Rugi Aktuaria – Aset Program

6.000

(6.000)

Amortisasi biaya jasa lalu

Kerugian (keuntung) akturial

Jml tahun berjalan

30.000

(24.000)

22.000

(28.000)

(250.000)

222.000

Saldo Akhir

22.000

Kerugian

79 of 87

Jurnal

79

Beban pensiun 30.000

Pendapatan Komprehensif Lain 22.000

Kas 24.000

Liabilitas 28.000

Liabilitas

Nilai kini Kewajiban (250.000)

Aset Program 222.000

Net Liabilitas manfaat pensiun (28.000)

Ekuitas

Pendapatan komprehensif lain - kerugian 22.000

80 of 87

Ilustrasi 2

  • Imbalan kerja perusahaan:

80

KETERANGAN

Nilai Kini Kewajiban Imbalan Pasti - Awal 20X1

250.000

Nilai Wajar Aset Program - Awal 20X1

222.000

Rugi Aktuaria OCI – Awal 20X1

22.000

Biaya Jasa Kini

34.000

Tingkat Diskonto

10%

Iuran

26.000

Imbalan

20.000

Nilai Kini Kewajinan imbalan – Akhir 20X1

279.500

Nilai wajar aset – Akhir 20X1

276.600

81 of 87

Ilustrasi 2

81

JURNAL UMUM

MEMO

Beban

Kas

Pendapatan Komprehensif

Liabilitas

Keweajiban Program

Aset Program

Saldo awal

22.000

(28.000)

(250.000)

222.000

Biaya jasa kini

34.000

(34.000)

Biaya bunga

25.000

(25.000)

Pendapatan bunga

(22.200)

22.200

Iuran

(26.000)

26.000

Imbalan

20.000

(20.000)

Penurunan (kenaikan) kewajiban

(9.500)

9.500

Selisih aktuaria Aset Program

(26.400)

26.400

Amortisasi biaya jasa lalu

Kerugian (keuntungan) akturial

36.800

(26.000)

(35.900)

25.100

(14.900)

(2.900)

(279.500)

276.600

82 of 87

Jurnal

82

Beban pensiun 36.800

Liabilitas manfaat pensiun 25.100

Kas 26.000

Pendapatan Komprehensif Lain 35.900

Liabilitas

Nilai kini Kewajiban (279.500)

Aset Program 276.600

Net Liabilitas manfaat pensiun (2.900)

Ekuitas

Pendapatan komprehensif lain 14.900

83 of 87

Pengungkapan - Kebijakan

83

84 of 87

Pengungkapan

84

85 of 87

Pengungkapan

85

86 of 87

Pengungkapan

86

87 of 87

TERIMA KASIH

Profesi untuk

Mengabdi pada Negeri

Dwi Martani

081318227080

martani@ui.ac.id atau dwimartani@yahoo.com

http://staff.blog.ui.ac.id/martani/

Akuntan