1 of 70

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, Shalom, Damai Sejahtera, Om Swastyastu,

Namo Buddhaya, Salam Kebajikan, Rahayu

SALAM & BAHAGIA

2 of 70

Lokakarya �Kepemimpinan Sekolah 1

Pengambilan Keputusan Berdampak

​

(Daring)

​

Oktober 2024

3 of 70

Tujuan Lokakarya

  1. Peserta mengenal 5 kebiasaan seorang Pemimpin efektif
  2. Peserta mampu menyebutkan langkah 5T dalam pengambilan keputusan berdampak
  3. Peserta mampu menerapkan setiap langkah 5T dalam pengambilan keputusan berdampak

4 of 70

KESEPAKATAN KELAS

5 of 70

KESEPAKATAN KELAS

6 of 70

Tulis Nama Lengkap

Tulis Instansi dan Jabatan

Tulis Latar belakang pendidikan terakhir

​

tulis tugas tugas/peran lain - Program Pendidikan Guru Penggerak (contoh)

​

​

​

7 of 70

Perkenalan Diri - Peserta

Sampaikan di kolom Chat, perkenalan diri anda dengan menyampaikan:

Nama, Institusi, 1 karakter unik diri.

​

Contoh:

Nama/Institusi/Suka bercanda

8 of 70

Perkenalan Diri - Peserta

Perkenalkan diri anda dengan menyampaikan:

Nama, Institusi, 1 karakter unik diri.

​

Contoh:

Nama/Institusi/Suka bercanda

9 of 70

Alur MERDEKA

Mulai Dari Diri

Eksplorasi Konsep

Ruang Kolaborasi

Demonstrasi Kontekstual

Elaborasi Pemahaman

Koneksi Antar Materi

Aksi Nyata

Peserta melakukan refleksi tentang langkah - langkah yang dilakukan dalam menindaklanjuti berbagai situasi di lingkungan sekolah.

Peserta mengenal 5 kebiasaan seorang pemimpin yang efektif.

​

Peserta menjabarkan 5T (Telusuri Kondisi Kunci, Tentukan Kondisi Batasan, Tetapkan Kondisi Ideal, Terapkan Aksi Nyata, Temukan Umpan Balik) sebagai langkah - langkah pengambilan keputusan berdampak

Peserta menerapkan 3 langkah dari langkah 5T dalam sebuah simulasi pengambilan keputusan berdampak bersama kelompok

Peserta melengkapi tahap ke 4 dari 5T yaitu Terapkan Aksi Nyata yang disesuaikan dengan situasi sekolah masing - masing.

Peserta berbagi langkah langkah aksi nyata yang dibuat sesuai kebutuhan masing masing sekolah

Peserta memberdayakan anggota komunitas belajar di sekolah sebagai penanggung jawab pelaksana aksi nyata

​

Peserta melengkapi langkah terakhir 5T dengan menemukan beberapa cara untuk mendapatkan umpan balik selama pelaksanaan rencana aksi

10 of 70

Mulai Dari Diri

  • Peserta melakukan refleksi tentang langkah - langkah yang dilakukan dalam menindaklanjuti berbagai situasi di lingkungan sekolah.

11 of 70

Contoh kondisi di sekolah

  1. Kepala sekolah kesulitan untuk memimpin rapat refleksi rutin mingguan karena seringkali ada kegiatan lain yang bersifat mendadak
  2. Beberapa kali orang tua datang ke sekolah marah - marah karena anaknya dipukul atau berkelahi dengan siswa lain
  3. Dana BOS belum cair selama 3 Bulan (Januari, Pebruari, Maret) dimana operasional sekolah tetap harus berjalan
  4. Terdapat 7 orang guru honorer di sekolah yang lolos P3K secara bersamaan dan akan bertugas di sekolah lain dalam waktu 6 bulan kedepan

​

12 of 70

Eksplorasi Konsep

  • Peserta mengenal 5 kebiasaan seorang pemimpin yang efektif
  • Peserta menjabarkan 5T (Telusuri Kondisi Kunci, Tentukan Kondisi Batasan, Tetapkan Kondisi Ideal, Terapkan Aksi Nyata, Temukan Umpan Balik) sebagai langkah - langkah pengambilan keputusan berdampak

13 of 70

Sebutkan 2 kebiasaan harian Anda ketika sampai di sekolah di pagi hari?

14 of 70

5 Kebiasaan Pemimpin yang Efektif

Mengelola waktu dengan cermat

Mengusahakan hasil terbaik

Memberdayakan potensi aset

Menentukan skala prioritas

Mengambil keputusan berdampak

The Effective Executive, Drucker, Hal. 35

15 of 70

Mengelola waktu dengan cermat

Pemimpin efektif menyadari waktunya terbatas, jadi mereka memastikan waktu tersebut dipergunakan untuk kegiatan yang paling produktif.

Mengusahakan hasil terbaik

Pemimpin efektif menyadari apa target target yang perlu dicapai. Mereka mengerahkan segala daya upaya dan usaha untuk mencapai target tersebut semaksimal mungkin.

Memberdayakan potensi aset

Pemimpin efektif menyadari ada potensi di setiap aset yang dimiliki. Mereka fokus pada kekuatan yang dimiliki diri sendiri, orang lain, dan berbagai aset lainnya. Mereka memberdayakan potensi maksimal dari aset tersebut untuk mencapai target.

Menentukan skala prioritas

Pemimpin efektif menyadari ada banyak hal yang perlu dikerjakan. Mereka terbiasa menyusun prioritas kerja berdasarkan hasil pertimbangan berbagai aspek.

Mengambil keputusan berdampak

Pemimpin efektif menyadari ada banyak kondisi yang perlu ditangani. Mereka terbiasa memilah setiap kondisi dan memutuskan langkah apa yang dilakukan agar kondisi tersebut memberikan dampak positif.

16 of 70

Swanilai kebiasaan kerja

Mengelola waktu dengan cermat

Mengusahakan hasil terbaik

Memberdayakan potensi aset

Menentukan skala prioritas

Mengambil keputusan berdampak

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10

17 of 70

Langkah 5T: Keputusan Berdampak

1. Telusuri Kondisi Kunci

2. Tentukan Kondisi Batasan

3. Tetapkan Kondisi Ideal

5. Temukan Umpan Balik

4. Terapkan Aksi Nyata

05

01

02

03

04

The Effective Executive, Drucker, Hal. 140

18 of 70

Langkah 5T: Keputusan Berdampak

1. Telusuri Kondisi Kunci

2. Tentukan Kondisi Batasan

3. Tetapkan Kondisi Ideal

5. Temukan Umpan Balik

4. Terapkan Aksi Nyata

05

01

02

03

04

The Effective Executive, Drucker, Hal. 140

DAS SOLLEN

DAS SEIN

19 of 70

Langkah 5T: Keputusan Berdampak

1. Telusuri Kondisi Kunci

2. Tentukan Kondisi Batasan

3. Tetapkan Kondisi Ideal

5. Temukan Umpan Balik

4. Terapkan Aksi Nyata

05

01

02

03

04

The Effective Executive, Drucker, Hal. 140

20 of 70

Telusuri Kondisi Kunci

Tidak setiap kondisi memerlukan pengambilan keputusan berdampak.

​

Ada kondisi yang memerlukan adaptasi.

Ada kondisi yang memerlukan pengalaman orang/institusi lain.

Ada kondisi yang memerlukan solusi luar biasa.

Ada kondisi yang keputusan berdampak.

​

Pemimpin efektif diharapkan mampu menelusuri kondisi apa yang sedang dihadapinya dan menentukan tindak lanjut yang tepat.

​

21 of 70

Telusuri Kondisi Kunci

Kondisi Umum Baru

04

  • Sebuah kondisi yang menjadi gejala awal terbentuknya kondisi umum baru. Membutuhkan keputusan berdampak.

Kondisi Luar Biasa

03

  • Sebuah kondisi luar biasa yang sangat jarang kemungkinannya terjadi. Membutuhkan solusi luar biasa juga diluar standar yg normal.

Kondisi Khusus-Umum

02

  • Sebuah kondisi khusus untuk seseorang/institusi namun umum terjadi di lain tempat. Membutuhkan pengalaman orang/institusi lain.

Kondisi Sehari hari

01

  • Setiap pekerjaan memiliki kondisi kerja harian. Membutuhkan adaptasi.

22 of 70

Contoh kondisi di sekolah

  1. Kepala sekolah kesulitan untuk memimpin rapat refleksi rutin mingguan karena seringkali ada kegiatan lain yang bersifat mendadak
  2. Beberapa kali orang tua datang ke sekolah marah - marah karena anaknya dipukul atau berkelahi dengan siswa lain
  3. Dana BOS belum cair selama 3 Bulan (Januari, Pebruari, Maret) dimana operasional sekolah tetap harus berjalan
  4. Terdapat 7 orang guru honorer di sekolah yang lolos P3K secara bersamaan dan akan bertugas di sekolah lain dalam waktu 6 bulan kedepan

​

23 of 70

Telusuri Kondisi Kunci

Kondisi Umum Baru

04

  • Beberapa kali orang tua datang ke sekolah marah - marah karena anaknya dipukul atau berkelahi dengan siswa lain

Kondisi Luar Biasa

03

  • Terdapat 7 orang guru honorer di sekolah yang lolos P3K secara bersamaan dan akan bertugas di sekolah lain dalam waktu 6 bulan kedepan

Kondisi Khusus Umum

02

  • Dana BOS belum cair selama 3 Bulan (Januari, Pebruari, Maret) dimana operasional sekolah tetap harus berjalan

Kondisi Sehari hari

01

  • Kepala sekolah kesulitan untuk memimpin rapat refleksi rutin mingguan karena seringkali ada kegiatan lain yang bersifat mendadak

24 of 70

Disini contoh LK bagian langkah kondisi kunci

​

25 of 70

Langkah 5T: Keputusan Berdampak

1. Telusuri Kondisi Kunci

2. Tentukan Kondisi Batasan

3. Tetapkan Kondisi Ideal

5. Temukan Umpan Balik

4. Terapkan Aksi Nyata

05

01

02

03

04

The Effective Executive, Drucker, Hal. 140

26 of 70

Tentukan Kondisi Batasan

Pemimpin perlu menentukan kondisi batasan untuk memastikan keputusannya bisa berdampak.

​

Batasan - batasan tersebut dapat bersumber dari:

  1. Undang - undang atau peraturan yang berlaku
  2. Peraturan di suatu daerah
  3. Visi dan misi
  4. Kapasitas dan kapabilitas
  5. Daya dukung
  6. Dll.

27 of 70

Tentukan Kondisi Batasan

Kondisi Batasan

Minimal

Kondisi Batasan

Maksimal

  • Paling banyak hanya bisa…
  • Lebih dari ini akan sulit
  • Diluar dari ini tidak mungkin
  • Minimal harus ada…
  • Paling tidak perlu ada…
  • Sedikitnya perlu ada…

28 of 70

Tentukan Kondisi Batasan

Berapa suhu air panas?

29 of 70

Tentukan Kondisi Batasan

Air dingin : 4 °C - 15°C.

Air normal : 25°C - 32°C

Air hangat : 36°C - 37°C

Air panas : 40°C - 100°C

Air panas mencapai suhu minimal 40 derajat dan sampai maksimal 100 derajat celcius.

30 of 70

Disini contoh LK bagian langkah kondisi batasan

​

31 of 70

Langkah 5T: Keputusan Berdampak

1. Telusuri Kondisi Kunci

2. Tentukan Kondisi Batasan

3. Tetapkan Kondisi Ideal

5. Temukan Umpan Balik

4. Terapkan Aksi Nyata

05

01

02

03

04

The Effective Executive, Drucker, Hal. 140

32 of 70

Tetapkan Kondisi Ideal

  • Kondisi Ideal adalah kondisi yang paling optimal agar muncul dampak yang diharapkan.
  • “Seharusnya ada …” “Idealnya perlu ada …” adalah ungkapan yang kita biasa sampaikan saat menggambarkan sebuah kondisi ideal.
  • Menetapkan kondisi ideal adalah sebuah kesadaran bahwa pada akhirnya kita perlu bernegosiasi, berkompromi, atau tawar menawar dalam kondisi nyata di lapangan.
  • Menetapkan kondisi ideal di awal akan memberikan gambaran seberapa jauh kita akan bernegosiasi, berkompromi, atau tawar menawar.

33 of 70

Tetapkan Kondisi Ideal

40 - 100 °C

Seduhlah susu, teh, dan kopi dengan

air panas.

70 °C

65 - 82 °C

90 - 96 °C

34 of 70

Area Negosiasi, Kompromi, Tawar - Menawar

Tetapkan Kondisi Ideal

Kondisi Ideal

Kondisi Batasan

Minimal

Kondisi Batasan

Maksimal

35 of 70

Disini contoh LK bagian langkah kondisi ideal

​

36 of 70

Langkah 5T: Keputusan Berdampak

1. Telusuri Kondisi Kunci

2. Tentukan Kondisi Batasan

3. Tetapkan Kondisi Ideal

5. Temukan Umpan Balik

4. Terapkan Aksi Nyata

05

01

02

03

04

The Effective Executive, Drucker, Hal. 140

37 of 70

Setelah mengetahui kondisi kunci, kondisi batasan dan kondisi ideal, kini saatnya mengambil keputusan.

Terapkan Aksi Nyata

Keputusan adalah hasil pilihan dari beberapa alternatif yang ada.

​

Drucker, Hal. 176

​

38 of 70

Alternatif pilihan…

Terapkan Aksi Nyata

  • Bersumber dari pendapat - pendapat yang berbeda.
  • Pemimpin efektif memastikan lingkungan kerjanya mengundang orang - orang untuk merasa aman dan nyaman menyampaikan pendapat berbeda.
  • Perbedaan pendapat yang dikelola dengan tepat akan memperkaya sudut pandang untuk melihat lebih dalam setiap pilihan dari sisi baik dan buruknya serta dapat digunakan untuk mengidentifikasi dampak dan resikonya.

39 of 70

Alternatif pilihan yang baik biasanya jarang berasal dari pilihan…

Terapkan Aksi Nyata

Benar

​

Vs

​

Salah

40 of 70

Terapkan Aksi Nyata

Alternatif pilihan yang baik justru biasanya berasal dari pilihan…

Rasanya

Benar

​

Vs

​

Sepertinya

Benar

41 of 70

Disini contoh LK bagian langkah Aksi Nyata

​

42 of 70

Memilih Alternatif Paling Berdampak

43 of 70

Disini contoh LK bagian langkah Aksi Nyata - Pilih dua/tiga strategi prioritas.

​

44 of 70

Keputusan…

Terapkan Aksi Nyata

hanya sekedar jadi harapan baik TANPA adanya komitmen aksi nyata sampai ditentukan siapa penanggung jawab pelaksana aksi tersebut.

​

Drucker, 168

​

45 of 70

Disini contoh LK bagian langkah Aksi Nyata - Tambah PIC strategi

​

46 of 70

Langkah 5T: Keputusan Berdampak

1. Telusuri Kondisi Kunci

2. Tentukan Kondisi Batasan

3. Tetapkan Kondisi Ideal

5. Temukan Umpan Balik

4. Terapkan Aksi Nyata

05

01

02

03

04

The Effective Executive, Drucker, Hal. 140

47 of 70

Temukan Umpan Balik

Kesadaran Pemimpin bahwa setelah langkah - langkah dilakukan sebelum mengambil keputusan, setiap keputusan yang telah dibuat, masih memiliki kemungkinan salah, keliru, dan tidak tepat saat dihadapkan dengan kondisi nyata dilapangan.

​

Kesadaran pemimpin mendorong Pemimpin untuk memonitor dan mengevaluasi pelaksanaan aksi nyata terhadap keputusannya, memastikan dampak keputusan sesuai dengan yang diharapkan.

​

Kegiatan tersebut diharapkan menggunakan metode reflektif yang memberdayakan komunitas sekolah dan membawa kenyamanan dalam pelaksanaannya.

​

​

48 of 70

​

Metode 4P

​

Pertanyaan

Jawaban

Ceritakan pengalaman Anda mengikuti pembekalan pada hari ini? Ceritakan juga hambatan atau kesulitan Anda selama proses pembelajaran hari ini?

​

Bagaimana perasaan Anda selama pembelajaran berlangsung? Ceritakan hal yang membuat Anda memiliki perasaan tersebut?

​

Ceritakan yang anda pelajari pada hari ini? Elaborasi cerita Anda dengan pembelajaran yang paling berkesan?

​

Ceritakan manfaat pembelajaran pada hari ini untuk peran Anda di sekolah

​

49 of 70

Teknik 6 Topi

Ceritakan pengalaman Anda mengikuti pembekalan pada hari ini!

Bagaimana perasaan Anda selama mengikuti proses pembelajaran hari ini?

Ceritakan hal-hal positif yang terjadi dari pembelajaran hari ini!

Ceritakan hal-hal yang menghambat pembelajaran Anda pada hari ini!

Ceritakan ide-ide yang muncul setelah Anda mengikuti pembelajaran hari ini!

Ceritakan kesimpulan-kesimpulan yang Anda dapatkan setelah mengikuti pembelajaran hari ini!

50 of 70

Papan Cerita Reflektif

Buatlah 4 gambar bersambung yang mengilustrasikan refleksi Anda tentang hari ini!

1

2

3

4

51 of 70

Model 4MAT

1. Silakan Anda memilih salah satu hal menarik yang Anda dapatkan selama pembelajaran hari ini. Kemudian ceritakan apa yang membuat hal tersebut menarik menurut Anda.

2. Apa hal yang ingin Anda ketahui lebih banyak lagi berkaitan pembelajaran yang Anda alami hari ini?

3. Bagaimana caranya agar hasil pembelajaran hari ini optimal sesuai yang Anda harapkan?

4. Di masa depan, pada situasi apa hasil pembelajaran ini bisa Anda terapkan dan bagaimana hasilnya?

52 of 70

Gaya Round Robin

1. Apa hal yang paling Anda kuasai setelah pembelajaran hari ini? Mengapa Anda merasa hal tersebut bisa membuat Anda sangat menguasainya?

2. Apa hal yang belum Anda kuasai setelah pembelajaran hari ini? Apa yang akan Anda lakukan untuk mengatasi hal tersebut?

3. Apa hal yang masih membingungkan bagi Anda dari pembelajaran hari ini? Ceritakan hal-hal apa saja yang membuat hal tersebut membingungkan!

53 of 70

Disini contoh LK bagian langkah umpan balik

​

54 of 70

55 of 70

Ruang Kolaborasi

  • Peserta menerapkan 3 langkah dari langkah 5T dalam sebuah simulasi pengambilan keputusan berdampak bersama kelompok

56 of 70

Telusuri

kondisi Kunci

57 of 70

Tentukan

Kondisi Batasan

58 of 70

Tetapkan

Kondisi Ideal

59 of 70

Demonstrasi Kontekstual

  • Peserta melengkapi tahap ke 4 dari 5T yaitu Terapkan Aksi Nyata yang disesuaikan dengan situasi sekolah masing - masing.

60 of 70

Terapkan

Aksi Nyata

61 of 70

Terapkan

Aksi Nyata

62 of 70

Elaborasi Pemahaman

  • Peserta berbagi langkah langkah aksi nyata yang dibuat sesuai kebutuhan masing - masing.
  • peserta diberikan kesempatan untuk merevisi (menambah, mengurangi, atau mengganti) aksi nyata jika dirasa perlu.

​

63 of 70

Koneksi Antar Materi

  • Peserta memberdayakan anggota komunitas belajar di sekolah sebagai penanggung jawab pelaksana aksi nyata

64 of 70

Keputusan…

Terapkan Aksi Nyata

hanya sekedar jadi harapan baik TANPA adanya komitmen aksi nyata sampai ditentukan siapa penanggung jawab pelaksana aksi tersebut.

​

Drucker, 168

​

65 of 70

Terapkan

Aksi Nyata

66 of 70

(Rencana) Aksi Nyata

  • Peserta menentukan beberapa cara untuk mendapatkan umpan balik selama pelaksanaan rencana aksi
  • Didorong untuk umpan balik didapatkan dari kegiatan refleksi sekolah

67 of 70

Temukan

Umpan Balik

68 of 70

Berbagi hasil lokakarya

69 of 70

KUMPUL DOKUMEN

70 of 70

Penutup

  • Fasilitator menutup lokakarya dengan memberikan apresiasi kepada peserta dan berharap bahwa apa yang sudah didiskusikan bisa menjadi bahan untuk mendampingi dan meningkatkan kompetensi guru di sekolah.

​