Kunci Pintu Pintar Berbasis Pengenalan Wajah
TAHUN PELAJARAN 2020/2021
POLITEKNIK NEGERI SEMARANG
Nama Kelompok D8 :
1.Farhan Maulana. Y (3.32.19.3.09)
2.Karisma Nadila. D (3.32.19.3.13)
EK-3D
LAB MIKROKONTROLLER II
KOMPONEN
KAMERA OV2640
MASUKAN
Deskripsi
Modul kamera ArduCam OV2640 2MP adalah pengembangan versi yang paling baik dari ArduCam Shield Rey C. Kamera modul ini merupakan kamera SPI high definition 2MP dengan sensor CMOS OV2640. ArduCam membutuhkan code library serta hardware yang mendukung. Kelebihan dari OV2640 ini adalah dapat digunakan di berbagai kit, seperti Arduino, Raspberry Pi, Maple dan kit lainnya selama ada pin SPI dan I2C serta dapat digunakan dengan board Arduino.
Kamera OV2640
KOMPONEN
ESP 32 CAM
PEMPROSES
Deskripsi
ESP 32 CAM
ESP-32CAM dapat digunakan secara luas dalam berbagai aplikasi IoT. Sangat cocok untuk rumah smart perangkat industri kontrol nirkabel nirkabel pemantauan QR nirkabel identifikasi nirkabel sistem penentuan posisi sinyal dan lainnya aplikasi IoT. Ini adalah solusi ideal untuk aplikasi IoT.ESP-32CAM dikemas dalam DIP dan dapat langsung terpasang ke backplane untuk cepat produksi. Ini menyediakan pelanggan dengan yang sangat handal metode koneksi dan nyaman untuk digunakan dalam berbagai IoT peralatan terminal.
ESP 32 CAM
Karakteristik:
KOMPONEN
RELAI
SOLENOID DOOR LOCK
LUARAN
Deskripsi
Saklar (Switch) yang dioperasikan secara listrik dan merupakan komponen Electromechanical (Elektromekanikal) yang terdiri dari 2 bagian utama yakni Elektromagnet (Coil) dan Mekanikal (seperangkat Kontak Saklar/Switch). Relai menggunakan Prinsip Elektromagnetik untuk menggerakkan Kontak Saklar sehingga dengan arus listrik yang kecil (low power) dapat menghantarkan listrik yang bertegangan lebih tinggi. Sebagai contoh, dengan Relai yang menggunakan Elektromagnet 5V dan 50 mA mampu menggerakan Armature Relai (yang berfungsi sebagai saklarnya) untuk menghantarkan listrik 220V 2A.
RELAI
Deskripsi
Perangkat elektronik yang prinsip kerjanya menggunakan elektromagnetik. Selenoid door lock umumnya menggunakan tegangan kerja 12 volt. Pada kondisi normal perangkat ini dalam kondisi tertutup (mengunci pintu), ketika diberi tegangan 12 volt maka kunci akan terbuka. Untuk mengendalikan Selenoid door lock dari arduino dibutuhkan rangkaian antarmuka atau driver. Salah satunya dapat menggunakan relay 5 volt. Dengan menggunakan relay ini maka Selenoid door lock dapat dikendalikan oleh mikrokontroler pada Arduino.
SOLENOID DOOR LOCK
DIAGRAM BLOK
adalah satu bentuk diagram proses untuk sistem yang terspesialisasi di dalam aktivitas rekayasa (engineering).
DIAGRAM PENGAWATAN
Gambar rangkaian menggunakan Fritzing
SKEMATIK RANGKAIAN
Gambar rangkaian menggunakan EasyEDA
Flow chart
Ketika rangkaian disambungkan pada power supply 12v, supply 12v ini digunakan untuk solenoid dan regulator, setelah itu tegangan diturunkan menjadi 5V untuk mengaktifkan ESP 32, relay mendapat tegangan 3,3v dari esp 32 cam, dan alat mulai bekerja. Dimulai dari aktifnya kamera OV2640, kamera tersebut akan mendeteksi dan mengenali wajah dari seseorang yang berada di depannya, apabila wajah tidak dikenali maka akan muncul pesan “Intruder alert”, namun Jika wajah yang tertangkap oleh kamera dikenali oleh sistem maka pada bagian wajah tersebut bertuliskan “Hello Friend” pada web sistem pengenalan wajah. Kemudian data pengenalan wajah tersebut di proses oleh ESP 32. Lalu diteruskan dengan aktifnya relay,solenoid door lock selama 5 detik dan LED dari relay sebagai indikator dari alat tersebut.
CARA KERJA
Program
Link program
Terima kasih!