Psikologi Pembelajaran
Bahasa Arab
Teori Konstruktivisme dalam
Pembelajaran Bahasa Arab
Restu Budiansyah Rizki, M.Pd
Konstruksi Pengetahuan
Apa itu pengetahuan?
Pengetahuan bukanlah fakta dari suatu kenyataan yang sedang dipelajari
Melainkan bentuk konstruksi kognitif seseorang terhadap objek, pengalaman, maupun lingkungannya
Pengetahuan bukanlah barang yang dapat dipindahkan dari orang yang satu kepada orang lain (نقل المعرفة)
Proses mengkontruksi pengetahuan
Mengetahui sesuatu dengan menggunakan indra (الاستماع، الكلام، القراءة، الكتابة)
Pengetahuan bukanlah sesuatu yang dapat dipindahkan melainkan sebuah proses pembentukan (بناء المعارف وتصييغها)
Semakin banyak berinteraksi dengan objek atau lingkungan, pemahaman akan meningkat
Proses Belajar Menurut Konstruktivistik
Proses belajar konstruktivistik (عملية التعلم البنائي)
Peranan siswa (دور المتعلمين)
Peranan guru (دور المعلم)
Sarana belajar (المرافق الدراسية)
Evaluasi (تقويم التعلم)
Proses Belajar Menurut Konstruktivistik
Secara Konseptual, proses belajar bukan merupakan proses perolehan informasi dari satu arah, melainkan sebuah pemaknaannya terhadap lingkungan melalui proses asimilasi dan akomodasi.
Belajar merupakan suatu proses pembentukan pengetahuan yang harus dilakukan oleh siswa.
Peranan guru dalam mengajar bukanlah untuk memindahkan pengatahuan yang dimilikinya, melainkan membantu siswa untuk membentuk pengetahuannya sendiri.
Bahan ajar, media pengajaran, fasilitas pembelajaran, merupakan sarana untuk membantu pembentukan pengetahuan tersebut.
Setiap lingkungan pembelajaran sangat mendukung munculnya berbagai pandangan, interaksi, interpretasi, yang pada akhirnya membutuhkan evaluasi.
Pembelajaran Konstruktivistik
Pembelajaran Konstrruktivistik |
Materi disajikan dari keseluruhan ke bagian-bagian |
Sangat menghargai pemunculan pertanyaan atau ide-ide siswa |
Mengandalkan sumber-sumber data primer |
Siswa dipandang sebagai pemikir |
Penilaian selalu dilaksanakan pada saat pembelajaran (proses) |
Siswa lebih banyak belajar berkelompok |
Penerapan Teori Konstruktivistik �dalam Pembelajaran bahasa Arab
Misal: siswa dapat mendengarkan dan menjelaskan isi audio native speakaer (istima’)
Misal: mendengarkan suara native speaker berupa: ceramah, orasi, kajian ilmiah, dll
Misal: siswa membentuk kelompok mini beranggotakan 3-4 orang
Misal: memperdengarkan mahasiswa audio native speaker asli Arab.
Misal: setelah mendengarkan, siswa diperkenankan untuk menjelaskan isi audio