1 of 19

INDUSTRI MONOPOLI

Dr. Imelda, SP, M.Sc

2 of 19

Monopoli

  • Kata monopoli berasal dari bahasa Yunani, monospolein, artinya menjual output di pasar sendirian.
  • Ekonom menyebutnya dengan monopoli, yang terjadi jika output industri dihasilkan dan dijual oleh perusahaan tunggal.
  • Perusahaan yang menjual output disebut monopolis, atau perusahaan monopolis.

2

3 of 19

Karakteristik Monopoli (1)

  1. Hanya terdiri dari satu pemasok atau satu perusahaan. Artinya perusahaan menguasai sumber daya sepenuhnya sehingga hanya perusahaan itu yang mampu membuat produk atau barang tersebut.
  2. Tidak ada barang pengganti atau substitusi.
  3. Produsen sebagai penentu harga (price maker). Perusahaan mendapatkan keuntungan yang besar dari hasil kewenangan yang mereka miliki, yaitu bebas menentukan harga dan jumlah output.

4 of 19

Karakteristik Monopoli (1)

  1. Pendatang baru atau pesaing kesulitan memasuki pasar. Hambatan secara langsung maupun tidak langsung, diciptakan oleh perusahaan monopolis dengan cara menyulitkan pendatang baru yang ingin masuk ke pasar tersebut (menetapkan harga serendah mungkin). Dengan menetapkan harga ke tingkat yang paling rendah, perusahaan monopoli menekan kehadiran perusahaan baru yang memiliki modal kecil. Perusahaan baru tidak akan mampu bersaing dengan monopolis yang memiliki kekuatan pasar, image produk, dan harga murah.
  2. Anggaran iklan relatif kecil dibandingkan jenis pasar lainnya.
  3. Berpotensi menimbulkan ketidakadilan serta kerugian bagi masyarakat.

5 of 19

Monopoli di Indonesia

Pertamina, perusahaan milik negara yang menguasai penjualan bahan bakar kendaraan serta produk minyak dan gas bumi lainnya.

PLN, perusahaan yang diberi hak dan wewenang untuk menghasilkan, mengelola, dan mendistribusikan layanan energi listrik di Indonesia.

Pasar monopoli di Indonesia dapat ditemui pada perusahaan BUMN milik negara yang memberikan layanan dalam bidang strategis.

6 of 19

Monopoli di Indonesia

PT Kereta Api Indonesia menjadi perusahaan yang menangani transportasi kereta api di Indonesia. Hanya PT KAI yang diberikan wewenang dan legalitas untuk menyediakan layanan transportasi darat via kereta api di Indonesia.

Perusahaan Daerah Air Minum, yang menyediakan layanan dan distribusi air bersih bagi warga di berbagai daerah

7 of 19

  • Lembaga yang memiliki wewenang untuk mengawasi praktik monopoli di Indonesia yaitu Komisi Pengawasan Persaingan Usaha atau KPPU.

  • KPPU ini bertugas sesuai UU Nomor 5 tahun 1999, tentang terwujudnya ekonomi nasional yang lebih efisien serta mensejahterakan rakyatnya.

  • KPPU memiliki misi yaitu penindakan serta pencegahan dari internalisasi nilai persaingan usaha serta penguatan kelembagaan.

8 of 19

Penyebab Terjadinya Monopoli

  1. Monopoly by Nature. Ketika suatu perusahaan berlokasi dekat dengan sumber daya yang digunakan.
  2. Monopoly by Law. Adanya peraturan dan UU negara yang membentuk perusahaan monopoli dengan tujuan membuat produk/jasa yang berkaitan dengan kebutuhan masyarakat, dan harganya dikendalikan oleh pemerintah. Monopoli oleh negara untuk cabang-cabang produksi sifatnya penting bagi negara dan menguasai hajat hidup orang banyak.
  3. Monopoly by License. Perusahaan memiliki hak paten atas kekayaan intelektual yang dimiliki perusahaan, ex: Microsoft dan Google.

9 of 19

Alasan Perusahaan Bisa Melakukan Monopoli

  1. Perusahaan menguasai bahan mentah yang merupakan bahan pokok dan dibutuhkan oleh banyak konsumen.
  2. Perusahaan memiliki teknik atau cara produksi yang tidak dimiliki perusahaan lain, sehingga memudahkan perusahaan untuk mengolah dan memanfaatkan teknik produksi dengan baik.
  3. Perusahaan memiliki hak istimewa yang diberikan pemerintah, contohnya hak paten atau lisensi. Contohnya adalah hak paten Facebook ataupun Microsoft.
  4. Perusahaan monopoli memiliki biaya modal yang cukup besar. Contohnya seperti gabungan beberapa perusahaan, atau perusahaan obat yang membeli perusahaan lain atau melakukan konsolidasi dengan perusahaan lain untuk dapat menguasai pasar.
  5. Perusahaan monopoli umumnya memiliki prestasi maupun keahlian tertentu yang tidak dimiliki oleh perusahaan lainnya. Ex. Bisnis yang dilakukan oleh perusahaanΒ startupΒ umumnya memiliki teknologi canggih, seperti artificial intelligence yang tidak dimiliki perusahaan lainnya.
  6. Perusahaan monopoli umumnya telah berdiri lama dan terlalu besar, sehingga mereka menguasai hulu hingga hilir serta membentuk ekosistem yang sulit dimasuki pemain baru.
  7. Perusahaan dapat melakukan monopoli karena keterbatasan pasar sekaligus sifat alamiah yang dimiliki industri.

10 of 19

Kekurangan Pasar Monopoli

  1. Kurangnya Persaingan: Pasar monopoli hanya memiliki satu penjual yang mengendalikan pasar, sehingga tidak ada persaingan yang sehat antara penjual. Hal ini mengakibatkan harga yang tinggi dan kurangnya insentif untuk inovasi atau peningkatan kualitas produk.
  2. Harga Tinggi: Karena kekuatan pasar yang besar, penjual dalam pasar monopoli cenderung menetapkan harga yang tinggi. Konsumen dipaksa membayar lebih banyak daripada yang akan mereka bayar dalam pasar yang lebih kompetitif.
  3. Alokasi Sumber Daya yang Tidak Efisien: Pasar monopoli sering mengalami alokasi sumber daya yang tidak efisien karena penjual tidak memiliki insentif untuk memproduksi pada tingkat output yang memaksimumkan kesejahteraan masyarakat.
  4. Kurangnya Inovasi: Penjual dalam pasar monopoli merasa tidak perlu melakukan inovasi atau meningkatkan kualitas produk, sehingga menghambat perkembangan teknologi dan kemajuan industri.
  5. Distribusi Pendapatan yang Tidak Merata: Kekuatan pasar monopoli menghasilkan redistribusi pendapatan yang tidak merata, dengan keuntungan yang besar bagi penjual monopoli dan kerugian bagi konsumen sehingga memperburuk kesenjangan pendapatan.
  6. Ketidaksetaraan Akses: Pasar monopoli dapat mengakibatkan ketidaksetaraan akses barang dan jasa, karena harga yang tinggi dan kurangnya pilihan yang tersedia bagi konsumen dengan pendapatan rendah.

Pada banyak kasus, pemerintah perlu campur tangan untuk mengatasi kekurangan pasar monopoli, misalnya melalui regulasi anti-monopoli, kebijakan harga, subsidi, atau pendirian perusahaan milik negara untuk menciptakan persaingan yang lebih sehat dan memastikan kesejahteraan ekonomi secara keseluruhan.

11 of 19

Kelebihan Pasar Monopoli

  1. Efisiensi dalam Skala Besar: Pasar monopoli dapat menciptakan efisiensi dalam skala besar. Penjual monopoli mungkin dapat memanfaatkan ekonomi skala atau teknologi yang canggih untuk mengurangi biaya produksi sehingga memberikan harga yang lebih rendah bagi konsumen.
  2. Investasi dalam Inovasi: Penjual monopoli mungkin memiliki keuntungan yang cukup besar dari pasar yang stabil untuk berinvestasi dalam riset dan pengembangan inovatif. Dengan hak eksklusif atas produk atau layanan, monopolis lebih mampu menanggung risiko investasi jangka panjang yang dapat menghasilkan inovasi signifikan.
  3. Kemungkinan Penyediaan Barang atau Layanan yang Tidak Ekonomis: Pasar monopoli menjadi salah satu cara menyediakan barang atau layanan yang tidak akan ekonomis jika disediakan oleh penjual lainnya. Contohnya infrastruktur yang sangat mahal atau teknologi yang memerlukan investasi besar.
  4. Konsistensi dan Keandalan: Konsumen mungkin menghargai konsistensi dan keandalan yang ditawarkan oleh penjual monopoli.
  5. Kesejahteraan Ekonomi Regional: Di beberapa daerah yang kurang berkembang atau terpencil, keberadaan pasar monopoli dapat membantu memastikan ketersediaan barang dan layanan yang mungkin tidak ada pada pasar persaingan bebas.

Penting untuk diingat bahwa kelebihan ini tidak selalu ditemukan dalam setiap kasus pasar monopoli, dan dalam banyak situasi, kekurangannya jauh lebih signifikan. Pemerintah sering kali harus memantau dan mengatur pasar monopoli agar tetap beroperasi dalam kepentingan masyarakat secara keseluruhan.

12 of 19

Penentuan Harga Pada Pasar Monopoli

  1. Penetapan Harga Berdasarkan Diskriminasi Harga: Penjual monopoli dapat menggunakan diskriminasi harga untuk memaksimalkan keuntungan. Misalnya diskriminasi harga pertama, kedua, dan tiga, di mana harga yang dikenakan pada konsumen. Misalnya tarif PLN daya 450 lebih murah dibanding daya 900 atau 1300.
  2. Penetapan Harga Berdasarkan Persepsi Nilai: Penjual monopoli dapat menetapkan harga berdasarkan persepsi nilai produk atau layanan mereka oleh konsumen. Strategi ini menetapkan harga sebesar mungkin untuk memanfaatkan keinginan konsumen untuk produk atau layanan tersebut.
  3. Penetapan Harga Berbasis Biaya: Penjual monopoli memiliki kekuatan untuk menetapkan harga di atas biaya margin dan mereka mempertimbangkan biaya produksi dalam menetapkan harga.
  4. Penetapan Harga untuk Maksimasi Keuntungan: Penjual monopoli cenderung menetapkan harga dengan tujuan untuk memaksimalkan keuntungan, dengan mempertimbangkan permintaan konsumen dan biaya produksi. Yaitu dengan menetapkan harga di atas biaya margin untuk memperoleh laba maksimal.
  5. Penetapan Harga untuk Meningkatkan Pangsa Pasar: Penjual monopoli mungkin memilih untuk menetapkan harga yang lebih rendah untuk menarik lebih banyak konsumen atau memperluas pangsa pasar. Meskipun dapat mengurangi keuntungan margin, penetapan harga ini dapat menghasilkan keuntungan dalam jumlah absolut karena volume penjualan yang lebih besar.

Penjual monopoli dapat menggunakan kombinasi dari strategi ini untuk menetapkan harga yang optimal sesuai tujuan perusahaan dan kondisi pasar. Penting diingat bahwa strategi penetapan harga dalam pasar monopoli berdampak signifikan pada kesejahteraan konsumen dan distribusi pendapatan.

13 of 19

Penentuan Harga Perusahaan Monopoli

  • Fungsi penerimaan total (total revenue)
  • TR = f(Q) P x Q
  • TC = f(Q) FC + VC

  • Slope TR = MR =

  • Slope TC = MC =

  • Perusahaan Monopoli akan berproduksi pada tingkat output, MC = MR (Keseimbangan Perusahaan Monopoli).

14 of 19

Penentuan Harga Perusahaan Monopoli

  • Harga (P) > biaya rata-rata (AC), perusahaan monopoli akan memperoleh keuntungan (laba) maksimum.
  • Harga (P) = biaya rata-rata (AC), perusahaan monopoli akan memperoleh keuntungan (laba) normal (normal profit).
  • Harga (P) < biaya rata-rata (AC), perusahaan monopoli akan memperoleh kerugian minimum.

15 of 19

Soal :

Diketahui perusahaan monopoli berproduksi dengan biaya tetap (FC) = 4, biaya berubah (VC) = 2Q +3Q2. Kurva permintaan yang dihadapi adalah : Q= 46 – 2P

Pertanyaan:

  • Berapa output dan harga yg harus diproduksi agar laba maksimal
  • Berapa laba maksimalnya
  • Berapa daya monopoli perusahaan

16 of 19

Jawab:

  • Diket: TC = FC + VC

TC = 4 + 2Q +3Q2

Q = 46 – 2P atau 2P = 46-Q atau

P = 23 – Β½ Q

  • TR = P.Q

TR = (23-1/2Q) Q

TR = 23Q -1/2Q2

  • MR = TR’ = 23-Q
  • MC = TC’ = 2 + 6Q

17 of 19

  • Laba Maksimal jika MR=MC

23-Q = 2 + 6Q

-Q-6Q = 2-23

-7Q = -21

Q = 3

P = 23 – 1/2Q

= 23 -1/2. 3

P = 21,5

18 of 19

  • Laba = TR-TC

= 23Q -1/2Q2 – (4 + 2Q +3Q2)

= 23Q -1/2Q2 – 4 - 2Q -3Q2

= 23(3) – Β½(3)2 – 4 - 2(3) - 3(3)2

= 69 – 4,5 – 4 - 6 - 27

= 27,5

19 of 19

  • Daya Monopoli:
  • MC = 2 + 6Q = 2 + 6.3 = 20

(P-MC)

L = ----------

P

(21,5 – 20)

-------------- = 0,07

21,5

Nilai L antara 0-1, semakin besar L maka semakin besar daya monopoli.