1 of 47

BAKTERI

​

SMA Islam Terpadu Yabis Bontang

​

2 of 47

CONTOH SOAL

3 of 47

STANDAR KOMPETENSI

  • Memahami prinsip-prinsip pengelompokkan makhluk hidup

4 of 47

KOMPETENSI DASAR

  • Mendeskripsikan ciri-ciri Archaebacteria dan Eubacteria dan peranannya dalam kehidupan

5 of 47

INDIKATOR

  • Menjelaskan ciri-ciri Archaebacteria dan Eubacteria
  • Menjelaskan cara perkembangbiakan bakteria
  • Menjelaskan peranan bakteri bagi kehidupan

​

6 of 47

MATERI

​

​

7 of 47

Apakah Perbedaan Archaebacteria dan Eubacteria (Bakteri) ?

Beberapa perbedaan Archaebacteria dan Eubacteria (Bakteri) :

Pembeda Archaebacteria Eubacteria

​

  • Membran lipid Berbagai lipid Fosfolipid

​

  • Dinding sel Bkn peptidoglikan Peptidoglikan

​

  • Habitat Tempat ekstrim Kosmopolit

(di mana saja)

(suhu tinggi, garam

tinggi,asam tinggi)

​

8 of 47

CIRI-CIRI ARCHAEBACTERIA

Archaebacteria merupakan kelompok bakteri yang pertama muncul di bumi.

Archaebacteria disebut juga bakteri purba (Archae = Purba).

Cirinya : Hidup dlm kondisi lingkungan yang cukup ekstrim, Misal : Kondisi panas (termofil), garam tinggi (halofil) dan asam (asidofil)

9 of 47

Klasifikasi Archaebacteria

  • Metanogen

Mrpkn klpk Archae yang mampu mengubah karbondioksida dan Hidrogen menjadi Metana.

habitat : Daerah yg sedikit oksigen, misal : rawa dan lambung (rumen) hwn ruminansia.

Contoh : Methanobacterium

  • Halofil ekstrim

Mrpkn klpk Archae yang hidup di perairan dg kadar garam yang tinggi

Contoh ; Halobacterium dan Halococcus

  • Termofil ekstrim

Mrpkn klpk Archae yang hidup di suhu panas dg suhu optimum 60oC sampai 80oC. Hidup dg mengoksidasi sulfur.

Contoh : Sulfolobus

10 of 47

Peranan Archaebacteria

  1. Enzim dari Archaebacteria ditambahkan ke dalam sabun cuci atau deterjen untuk meningkatkan kemampuan sabun cuci dan deterjen pada suhu dan pH tinggi.
  2. Beberapa enzim Archaebacteria juga digunakan dalam industri makanan untuk mengubah pati jagung menjadi dekstrin (sejenis karbohidrat).
  3. Beberapa jenis Archaebacteria digunakan untuk mengatasi pencemaran, misalnya tumpahan minyak.

​

11 of 47

EUBACTERIA (BAKTERI)

Eubacteria atau dikenal juga Bakteri sebenarnya. Bakteri merupakan mikroorganisme prokariotik,

istilah bakteri berasal dari bahasa Yunani dari kata bakterion yang berarti tongkat atau batang, bersel satu dan umumnya tidak berklorofil dapat ditemukan hampir di semua tempat, bersifat saprofit atau parasit.

12 of 47

STRUKTUR BAKTERI

13 of 47

CIRI-CIRI BAKTERI

  • memiliki inti sel, tapi tidak bermembran yang dikenal dengan prokariotik. Jadi semua bakteri tidak memiliki membran inti sel
  • Bakteri memiliki kemampuan reproduksi yang cepat, hal ini dapat dimanfaatkan oleh industri untuk memanfaatkan jasa mikroorganisme contohnya fermentasi, pembuatan biogas dan pemanfaatan bakteri dalam pembuatan nata de coco.
  • Bakteri aktif bergerak pada kondisi lembab. Pada keadaan kekurangan air, bakteri akan tidak aktif bahkan dapat menyebabkan kematian.

​

14 of 47

  • Bakteri merupakan organisme mikroskopis rata-rata berukuran 1-5 mikron. Dapat dilihat dengan mikroskop cahaya. Bakteri yang terkecil adalah Mycoplasma, yang berukuran 0,12 mikron. Sedangkan bakteri terbesar adalah Thiomargarita, yang berukuran 200 mikron.
  • Tubuh uniseluler (bersel satu)
  • Tidak berklorofil (meskipun begitu ada beberapa jenis bakteri yang memiliki pigmen seperti klorofil sehingga mampu berfotosintesis dan hidupnya autotrof
  • Reproduksi dengan cara membelah diri (dengan pembelahan biner )
  • Habitat: bakteri hidup dimana-mana (tanah, air, udara, mahluk hidup)

�

15 of 47

BENTUK BAKTERI

Ada 3 macam bentuk bakteri sebagai berikut

​

    • Bentuk batang (Basil)
    • Bentuk Bulat (Kokus)
    • Bentuk Spiral�

​

16 of 47

Bentuk batang (Basil)

Bakteri bentuk batang dikenal sebagai basil

Bentuk ini dapat dibedakan:

    • Monobasilus

bakteri yang hanya berbentuk satu batang tunggal.

Contoh:

Salmonella typhosa penyebab penyakit tipus,

Escherichiacoli bakteri yang terdapat pada usus

Lactobacillus.

    • Diplobasil

Bakteri berbentuk basil yang bergandengan dua-dua

    • Streptobasil

Bakteri berbentuk basil yang bergandengan memanjang berbetuk rantai,

Contoh

Bacillus anthracis penyebab penyakit antraks,

Streptpbacillus moniliformis,

Azotobacter, bakteri pengikat nitrogen.

17 of 47

Bakteri bentuk basil

18 of 47

Bentuk Bulat (Kokus)�

Bakteri berbentuk bulat (bola) atau kokus dapat dibedakan:�

1.Monokokus

yaitu bakteri berbentuk bola tunggal, misal Monococcus gonorhoe penyebab penyakit kencing nanah.�

2.Diplokokus

yaitu bakteri berbentuk bola bergandengan dua-dua, misal Diplococcus pneumoniae penyebab penyakit pneumonia (radang, paru-paru).

3.Sarcina

yaitu bakteri berbentuk bola yang berkelompok empat-empat membentuk kubus, misal Sarcina luten.

4.Streptokokus

yaitu bakteri berbentuk bola yang berkelompok memanjang berbentuk rantai, misal Streptococcus lactis, Streptococcus pyogenes penyebab sakit tenggorokan dan Streptococcus thermophilis untuk pembuatan yoghurt (susu asam).�

5.Stafilokokus

yaitu bakteri berbentuk bola yang berkoloni seperti buah anggur, misal Stafilokokus aureus, penyebab penyakit radang paru-paru

19 of 47

Bentuk Bulat (Kokus)

20 of 47

Bentuk Spiral�

Ada tiga macam bakteri bantuk spiral yaitu:

  1. Spiral

yaitu golongan bakteri yang bentuknya seperti spiral, misalnya Spirillum

  • Vibrio atau bentuk koma

dianggap sebagai bentuk spiral tak sempurna misal Vibrio cholerae penyebab penyakit kolera.

  • Spiroseta

yaitu golongan bakteri berbentuk spiral yang dapat bergerak misal: Spirochaeta palida, penyebab penyakit sifilis.

21 of 47

Bentuk Spiral�

22 of 47

ALAT GERAK BAKTERI�

Beberapa bakteri mampu bergerak dengan menggunakan bulu cambuk/flagel.

23 of 47

Berdasarkan Ada Tidaknya Flagel Dan Letak Flagel

No

Nama

Jumlh Flagel

Letak Flagel

Gambar

Contoh

1

Atrich

bakteri tidak berflagel

-

​

Escherichia coli

​

2

Monotrich

mempunyai satu

Pada salah satu ujungnya.

​

Vibrio cholera

3

Lopotrich

lebih dari satu flagel

pada salah satu �ujungnya.

​

​

Rhodospirillum rubrum

4

Ampitrich

satu atau lebih flagel

pada kedua �ujungnya.

​

Pseudomonas aeruginosa

​

​

5

Peritrich

banyak flagel

pada seluruh permukaan tubuhnya. �

​

Salmonella typhosa

​

24 of 47

CARA REPRODUKSI BAKTERI

25 of 47

REPRODUKSI

  • Aseksual : Pembelahan biner (pembelahan langsung tanpa melalui tahapan seperti pada mitosis).
  • Seksual :

1. Transformasi.

2. Transduksi.

3. Konjugasi.

26 of 47

���1. Transformasi

Adalah proses perpindahan materi genetik berupa DNA ke dalam sel bakteri.

27 of 47

���2. Transduksi

Adalah perpindahan materi genetik berupa DNA ke dalam sel bakteri melalui perantara bakteriofag (virus bakteri).

28 of 47

3. Konjugasi

Adalah perpindahan DNA secara kontak langsung antara sel bakteri yang berdekatan

29 of 47

PERANAN BAKTERI

  • MENGUNTUNGKAN
    • Lactobacillus casei : Pembuatan Yakult
    • Acetobacter xylinum : Pembuatan nata de coco
    • Lactobacillus bulgaricus : Pembuatan Yoghurt.
    • Streptococcus griceus ; Antibiotik streptomisin.
    • Methanobacterium : Pembuatan biogas.
    • Rhizobium, Azotobacter : Mengikat Nitrogen
    • Nitrosomonas, Nitrosococcus, Nitrobacter : Menyuburkan tanah
    • Streptococcus lactis : Keju

30 of 47

  • MERUGIKAN

1. Penyebab penyakit pada manusia :

* Clostridium tetani : Tetanus.

* Salmonella thyposa : Tipus.

* Treponema pallidum : Sipilis

* Vibrio comma : Kolera

2. Penyebab penyakit pada hewan :

* Bacillus anthracis : antrak.

* Actinomyces bovis : Bengkak rahang sapi

3. Penyebab penyakit pada tumbuhan :

* Xanthomonas citri : Jeruk

4. Kerusakan makanan

* Clostridium botulinum : Makanan kaleng rusak

31 of 47

CYANOBAKTERIA

  • Dulu dikenal dengan ganggang hijau biru (Cyanophyta)
  • Ciri-ciri : dpt berfotosintesis, struktur selnya prokariotik, ada yg berbentuk filamen, habitat di air bersih atau tanah lembab, memp. Pigmen fikobilin (fikoeritrin & fikosianin).
  • Contoh ; Nostoc, Anabaena, Gloeocapsa, Oscillatoria, Rivularia.

32 of 47

PERANAN CYANOBACTERIA

  • Sebagai phytoplankton (produsen di perairan)
  • Sebagai vegetasi perintis
  • Mampu mengikat Nitrogen bebas (contoh : nostoc, Anabaena).
  • Sebagai penghasil PST (Protein Sel Tunggal) contoh Spirulina.

33 of 47

BEBERAPA GAMBAR CYANOBAKTERIA

ANABAENA

OSCILLATORIA

RIVULARIA

34 of 47

35 of 47

CONTOH SOAL

1. Kelompok archaebacteria yang hidup di lingkungan yang salinitasnya cukup ekstrim adalah…….

a. Metanogen

b. Halofil ekstrim

c. Termofil ekstrim

d. obligat anaerob

e. Fakultatif aerob

36 of 47

2. Kandungan spesifik dinding sel bakteri yaitu…

  1. Peptidoglikan.
  2. Selulosa.
  3. Kitin.
  4. Pektin.
  5. Lignin.

37 of 47

3. Acetobacter xylinum merupakan bakteri yang menguntungkan karena dapat digunakan untuk membuat….

  1. Keju.
  2. Yoghurt.
  3. Nata de coco.
  4. Gasbio.
  5. Antibiotik.

38 of 47

JAWABAN ANDA BENAR

39 of 47

COBA LAGI

40 of 47

PEMBAHASAN

  1. Jawabannya : b. Halofil ekstrim.

Dilihat dari artinya Halo = garam, dan philos = pecinta. Maka archae halofil memiliki arti pecinta garam atau hidup di tempat yang memiliki salinitas atau kadar garam tinggi.

2. Jawabannya : a. Peptidoglikan.

Sudah jelas.

3. Jawabannya : c. Nata de coco.

Sudah jelas

41 of 47

QUIZ PERANAN BAKTERI

​

A. Lactobacillus casei : Pembuatan Yakult

B. Acetobacter xylinum : Pembuatan nata de coco

C. Lactobacillus bulgaricus : Pembuatan Yoghurt.

D. Streptococcus griceus ; Antibiotik streptomisin.

E. Methanobacterium : Pembuatan biogas.

F. Rhizobium, Azotobacter : Mengikat Nitrogen

G. Nitrosomonas, Nitrosococcus, Nitrobacter : Menyuburkan tanah

H. Streptococcus lactis : Keju

42 of 47

I. Clostridium tetani : Tetanus.

J. Salmonella thyposa : Tipus.

K. Treponema pallidum : Sipilis

L. Vibrio comma : Kolera

M. Bacillus anthracis : antrak.

N. Actinomyces bovis : Bengkak rahang sapi

O. Xanthomonas citri : Jeruk

P. Clostridium botulinum : Makanan kaleng rusak

43 of 47

Peranan Bakteri :

​

A. Lactobacillus casei : Pembuatan Yakult

B. Acetobacter xylinum : Pembuatan nata de coco

C. Lactobacillus bulgaricus : Pembuatan Yoghurt.

D. Streptococcus griceus ; Antibiotik streptomisin.

E. Methanobacterium : Pembuatan biogas.

F. Rhizobium, Azotobacter : Mengikat Nitrogen

G. Nitrosomonas, Nitrosococcus, Nitrobacter : Menyuburkan tanah

H. Streptococcus lactis : Keju

I. Clostridium tetani : Tetanus.

J. Salmonella thyposa : Tipus.

K. Treponema pallidum : Sipilis

L. Vibrio comma : Kolera

M. Bacillus anthracis : antrak.

N. Actinomyces bovis : Bengkak rahang sapi

O. Xanthomonas citri : Jeruk

P. Clostridium botulinum : Makanan kaleng rusak

​

​

​

44 of 47

QUIZ PERANAN BAKTERI

A. Lactobacillus casei

B. Acetobacter xylinum

C. Lactobacillus bulgaricus

D. Streptococcus griceus

E. Methanobacterium

F. Rhizobium

G. Nitrosomonas

H. Streptococcus lactis

I. Clostridium tetani

J. Salmonella thyposa.

K. Treponema pallidum

L. Vibrio comma

M. Bacillus anthracis

N. Actinomyces bovis

O. Xanthomonas citri

P. Clostridium botulinum

​

​

​

45 of 47

JAWABAN :

  1. G 2. E 3. P 4. M

5. A 6. I 7. N 8. B

9. K 10. H 11. O 12. D

13. J 14. F 15. C 16. L

​

NILAI = (BENAR/16) X 100

46 of 47

  1. H
  2. E
  3. J
  4. C
  5. P
  6. G
  7. M
  8. A
  9. O

47 of 47

NILAI = (BENAR X100)/16

10. K

11. I

12. B

13. N

14. L

15. D

16. F

​