1 of 41

Pertemuan 5. �Persediaan Independen

2 of 41

DEFINISI

  • Persediaan (inventory) adalah sumber daya ekonomi fisik yang perlu diadakan dan dipelihara untuk menunjang kelancaran produksi, meliputi bahan baku (raw material), produk jadi (finish product), komponen rakitan (component), bahan penolong (substance material) dan barang sedang dalam proses pengerjaan (working in proses inventory).
  • Pengendalian persediaan independen berkaitan dengan pengendalian atas persediaan dalam bentuk produk akhir (finished product).
  • Persediaan suatu barang dikatakan independen jika tidak bergantung pada permintaan barang lain
  • Model persediaan independent adalah model penentuan jumlah pembelian bahan/barang yang bersifat bebas, diaplikasikan untuk pembelian persediaan dimana permintaannya bersifat kontinyu dari waktu ke waktu dan bersifat konstan.

3 of 41

TUJUAN PENGENDALIAN PERSEDIAN

Untuk memelihara independensi operasi untuk memenuhi tingkat permintaan yang bervariasi

  1. Untuk menerima manfaat ekonomi atas pemesanan bahan dalam jumlah tertentu.
  2. Untuk menyediakan suatu perlindungan terhadap variasi dalam waktu penyerahan bahan baku.
  3. Untuk menunjang fleksibilitas penjadwalan produksi

4 of 41

FAKTOR KUNCI

Ada 3 hal yang perlu diperhatikan oleh manajer pabrikasi dalam menangani persediaan yaitu :

  1. Memelihara sumber pasokan
  2. Memelihara material sejak berada di dalam perusahaan\
  3. pemanfaatan yang tepat waktu

5 of 41

FAKTOR KUNCI

Dalam melakukan perencanaan dan pengendalian persediaan terdapat beberapa faktor terkait yang memerlukan perhatian, yaitu :

  1. Inventory turnover
  2. Lead time
  3. Customer service level
  4. Stock out cost
  5. Cost of inventory ( ordering cost, storage and carrying cost, and purchase cost

6 of 41

FAKTOR KUNCI

  1. INVENTORY TURNOVER (PERPUTARAN PERSEDIAAN) Merupakan frekuensi perputaran suatu item sediaan yang telah digantikan selama periode waktu tertentu. Misal perusahaan butuh bb 1200 unit pemesanan dilakukan 6 kali pertahun ini berarti perputaran persediaan adalah 6 kali per tahun.
  2. LEAD TIME Adalah interval waktu antara penyampaian pesanan dan diterimanya pesanan sediaan itu dari pemasok, atau lead time itu sebagai waktu total yang diperlukan untuk memperoleh bahan baku yang diperlukan, pabrikasi, perakitan, pengepakan, pengiriman barang kedivisi lain atau pelanggan
  3. CUSTOMER SERVICE LEVEL Merupakan derajat layanan kepada pelanggan yang mengacu pada persentase daripesanan yang dapat diisi dengan sediaan atau produk jadi yang akan diserahkan, berdasarkan suatu tanggal tertentu yang telah disetujui. Derajat layanan kepada pelanggan ini merupakan fungsi langsung dari titik pemesanan kembali (reorder point)
  4. STOCK OUT COST Adalah biaya atas kekurangan sediaan yang terjadi ketika permintaan melebihi tingkat persediaan. Contohnya hilangnya citra baik dari pelanggan, terhentinya proses produksi

7 of 41

BIAYA PERSEDIAAN = TCC +TOC

1. BIAYA PENYIMPANAN (TOTAL CARRYING COST)

2. BIAYA PEMESANAN (TOTAL ORDERING COST)

Biaya PERSEDIAAN

8 of 41

1. Biaya penyimpanan persediaan (TCC)

Biaya dalam EOQ

9 of 41

Biaya dalam EOQ

2. Biaya pemesanan persediaan (TOC)

10 of 41

Biaya dalam EOQ

2. Total Biaya Persediaan/Total Inventory Cost (TIC)

11 of 41

Keputusan dalam EOQ

12 of 41

Rumus EOQ

13 of 41

Asumsi Model EOQ

14 of 41

Metode EOQ berlaku hanya jika:

  • Biaya pemesanan jumlahnya selalu sama
  • Item barang yang dipesan tidak tergantung pada barang lain (independen)
  • Pesanan telah diterima dengan pasti
  • Jumlah kebutuhan bahan baku sudah bisa ditentukan dan pasti
  • Biaya pemeliharaan persediaan per unit sama
  • Harga barang tidak berubah (konstan)
  • Ketersedaiaan barang tidak terbatas
  • Barang tidak cepat rusak 
  • Jumlah kebutuhan stabil

Asumsi Model EOQ

15 of 41

Tabel Model EOQ

16 of 41

Grafik EOQ

17 of 41

CONTOH

  • Permintaan harian (d) = 10 unit/ hari
  • Lead Time (LT) = 3 hari

Jumlah yang dipesan

dalam 1 kali pemesanan = 100 unit

Q= 100

10

20

7

30

Jumlah (unit)

hari

AVERAGE INVENTORY = Q/2=50

Q= 50

Q= 100

REORDER POINT

LT = 3

0

(Pesanan dilakukan)

Pesanan sampai

LT X PENGGUNAAN /HARI = 3 HARI X 10/HARI

1

Q= 90

18 of 41

Jika ada Safety Stock

700

500

460

300

EOQ=700-300=

400 UNIT

0 1 2 3 4 5

Penggunaan BB/hari = 400/5=80 unit

EOQ = 400 jadi

LT = 3 hari

Persediaan rata-rata

=Q/2 + SS = 400/2 + 300

= 500

Safety stock = 300 unit

160 UNIT

Pada hari ke-2 harus reorder (160+300 =460)

Persediaan awal = EOQ + SS = 700

19 of 41

Safety Stocks

20 of 41

Besarnya Safety Stocks

21 of 41

CONTOH A

22 of 41

CONTOH A

/Carrying cost

23 of 41

CONTOH B

Unit cost 21.500.000

24 of 41

Contoh C

Diketahui :

F = Rp. 150. 000

S = 240.000 unit

C = 25%= 0,25

P = Rp. 2.000/unit

25 of 41

Contoh kasus 1

26 of 41

Jawaban Kasus 1

Diketahui :

F = $ 5.000

S = 2.600.000 kg

C = 2%= 0,02

P = $5 / Kg

Diketahui :

SS = 50.000 Kg

Waktu pengiriman = 2 minggu

Setiap pemesanan kelipatan 2000 kg

27 of 41

Jawaban Kasus 1

Setiap 10 minggu 1 kali pemesanan ( 1thn ada 50 minggu)

EOQ

28 of 41

Jawaban Kasus 1

29 of 41

Jawaban Kasus 1

30 of 41

Berapa minggu sekali pesanan dilakukan

Frekuensi pemesanan

Jumlah pemesanan

persediaan

rata-rata

Biaya pesan

(TOC)

Biaya simpan

(TCC)

Total

Biaya Persediaan

(kali)

(unit)

(unit)

($)

($)

($)

1

2

3

kolom(2)/2

4

5.000. kolom (1)

5

0,02.$5.kolom(3)

6

kolom (4)+kolom(5)

50(50/1)

1

2.600.000

1.300.000

5.000

130.000

135.000

25(50/2)

2

1.300.000

650.000

10.000

65.000

75.000

16,67

3

866.667

433.334

15.000

43.333

58.333

13

4

650.000

325.000

20.000

32.500

52.500

10 (50/5)

5

520.000

260.000

25.000

26.000

51.000

8,33

6

433.333

216.667

30.000

21.667

51.667

7,14

7

371.428

185.714

35.000

18.571

53.571

EOQ = 520.000

51.000

TOC=TCC=25.000

Jawaban Kasus 1

Setiap 10 minggu 1 kali pemesanan

( 1thn ada 50 minggu)

Dalam 1 thn ada 5 kali pesan

31 of 41

Jawaban Kasus 1

150.000

Persediaan

maksimum

Persediaan max

EOQ + SS

510.000+50= 560.000

= 560.000 – 50.000 = 510.000 KG

LT = Waktu pengiriman 2 minggu

Setiap 10 minggu 1 kali pemesanan

( 1thn ada 50 minggu)

Dalam 1 thn ada 5 kali pesan

= 50.000 kg/minggu x 2 minggu

32 of 41

Lanjutan Kasus 1

33 of 41

Jawaban Lanjutan Kasus 1

34 of 41

Contoh kasus 2

35 of 41

Contoh kasus 2

36 of 41

Contoh kasus 4

37 of 41

Contoh kasus 4

38 of 41

Contoh kasus 5

39 of 41

Contoh kasus 5

40 of 41

Contoh kasus 6

41 of 41

Contoh kasus 6