Banana's Home
Kelompok 1 :
Annisa Rizki Kasidi 220221180042
Dwi Anjani 220221180043
Helen Chandra Fikhrianty 220221180025
Vio Dwi Agustin 220221180032
Yudha Fhaturahman 220221180024
Zeindri Aleydrus Fathurrahman 220221180030
Materi
DESKRIPSI TENTANG JENIS USAHA
PENDAHULUAN
RENCANA PRODUKSI OLAHAN
ISI BUSSINES PLAN
ANALISIS MENGENAI SUATU USAHA
02
03
04
05
01
06
07
08
RENCANA PERMODALAN
REVISI PEMASARAN
RESIKO
01
PENDAHULUAN
LATAR BELAKANG
Belakangan ini UMKM kuliner menjadi sektor UMKM yang cukup menjanjikan di Indonesia. Banyaknya varian makanan yang menarik juga didukung oleh potensi pasar yang begitu besar.
Kami memilih untuk menjual produk olahan makanan berbahan dasar pisang. Pisang adalah salah satu makanan yang dapat diolah menjadi berbagai olahan makanan. Pisang sering kita temui dan relatif murah, banyak sebagian orang menyukai pisang karena sedari kecil sudah di perkenalkan dengan buah pisang.
Salah satu bisnis makanan yang juga banyak diminati dan memiliki peluang yang potensial adalah bisnis “Banana Nugget”. Produk “Banana Nugget” memiliki tekstur yang unik perpaduan lembut dan garing dengan rasa manis menjadi salah satu kuliner andalan masyarakat Indonesia.
Produk “Banana Nugget” ini tergolong makanan yang mudah diproduksi, sehingga kami berpikir untuk mengembangkan usaha ini secara serius dengan membuat usaha “Banana’s Home”. Tujuannya adalah untuk mendapatkan keuntungan secara maksimal.
02
ISI BUSSINES PLAN
Visi
Menjadikan "Banana's Home" sebagai produk makanan yang dikenal masyarakat dengan berbagai rasa yang bervariasi dan tekstur yang unik untuk memuaskan para konsumen serta menjadi olahan pisang yang mampu mencapai dan menembus hingga ke pasaran secara global.
Misi
Mengutamakan kualitas produk dan kepuasan konsumen untuk menciptakan loyalitas.
Mengembangkan usaha serta untuk memperluas usaha di berbagai daerah.
Menyediakan makanan pisang sebagai makanan yang sehat dan bergizi.
01
02
03
Identifikasi Masalah
Strength (Kekuatan) : Mudah dicari, murah, mudah diolah, disukai oleh semua kalangan, bagi sebagian orang yang tidak menyukai pisang produk ini cocok karena kami mengolah terlebih dahulu pisang tersebut.
Weakness (Kelemahan) : Kemungkinan orang akan bosan dengan olahan pisang.
Oppourtunity (Peluang) : Produk yang kami jual berbahan dasar pisang tetapi kami olah terlebih dahulu dengan bahan tambahan. Produk kami juga memiliki berbagai macam rasa yang mungkin tidak akan membuat orang bosan.
Threat (Ancaman) : Pisang mudah dicari membuat banyak saingan dan banyak orang yang membuat olahan yang berbahan dasar pisang.
Ruang Lingkup Usaha
Usaha ini adalah usaha kecil yang dirintis guna untuk meningkatkan minat konsumen pada makanan tradisional yang diinovasi dalam tekstur yang unik dan memiliki citra rasa yang bervariasi. Walaupun usaha ini termasuk usaha kecil akan tetapi dapat menjadi sebuah usaha besar karena harganya yang terjangkau untuk kalangan menengah ke bawah dan juga sasaran pemasarannya mulai dari kalangan anak-anak, remaja bahkan sampai kalangan orang dewasa bisa menikmati produk Banana's Home ini.
Rencana Organisasi
Bagian Desain
Yudha Fhaturahman
Bagian Produksi
Annisa Rizki K.
Helen Chandra F.
Bagian Marketing
Zeindri Aleydrus F.
Vio Dwi Agustin
Bagian Keuangan
Dwi Anjani
01
02
03
04
03
ANALISIS MENGENAI SUATU USAHA
Keistimewaan Produk
Produk kami memiliki berbagai macam rasa dan topping yang menarik.
Produk kami memakai bahan yang aman untuk dikonsumsi bagi semua kalangan.
Produk kami memakai bahan yang berkualitas tetapi dijual dengan harga yang terjangkau.
01
02
03
Melakukan Benchmarking / Usaha Sejenis
Mungkin bisnis produk Pisang Coklat yang menjadi pesaing usaha yang hampir sama, karena bahan – bahannya yang hampir sama, yang membedakannya hanyalah cara pengolahannya. Jika Pisang Coklat memakai pisang yang utuh lalu di balut dengan kulit lumpia biasanya, sedangkan produk kami Pisang Nugget itu pisangnya dihancurkan terlebih dahulu dan di balut dengan tepung terigu dan tepung roti.
Sama – sama berbisnis dengan produk yang sama, mungkin produk dari pesaing lebih menawarkan produknya dengan berbagai macam varian rasa dan juga mereka menyediakan berbagai varian toping yang lebih lengkap dibandingkan produk kami yang baru menyediakan 3 varian rasa yaitu coklat, tiramisu dan green tea sedangkan varian toping kami baru hanya Cookie Crumbs dan keju. Lalu untuk peralatan dan modal mereka lebih lengkap dan banyak pastinya, karena kami masih memakai peralatan yang seadanya layaknya peralatan memasak yang ada di dapur rumah pada umumnya.
Pesaing dari Usaha yang Hampir Sama
Pesaing dari Usaha yang Sama
01
02
04
DESKRIPSI TENTANG JENIS USAHA
Kami memilih jenis usaha makanan berupa Banana Nugget, karena sesuai dengan kemampuan yang kami miliki serta dengan banyaknya bahan baku yang tersedia di sekitar kami.
Jenis Usaha
Prospek
Usaha Banana Nugget memiliki peluang yang cukup menjanjikan di pasaran. Gaya hidup masyarakat yang menginginkan kemudahan dan kepraktisan yang tentunya memenuhi kebutuhan gizi, Banana Nugget ini dapat menjadi pilihan.
05
RENCANA PRODUKSI OLAHAN
Bahan – Bahan yang Diperlukan :
Gula
Telur
Tepung Terigu
Minyak Goreng
Pisang
01
03
05
02
04
07
06
Glaze & Topping
Tepung Roti
Proses Produksi Banana Nugget :
Siapkan pisang, lalu kupas kulitnya dan taruh di wadah.
Step 1
Step 2
Kemudian dihancurkan 10 butir pisang yang ada di wadah dengan menggunakan egg whisk.
Step 3
Setelah dihancurkan, masukkan ¼ gula dan diratakan.
Step 4
Lalu masukkan 2 butir telur dan diratakan kembali.
Step 5
Kemudian masukan ¼ tepung terigu lalu diratakan kembali.
Proses Produksi Banana Nugget :
Step 6
Jika olahan sudah menyatu semua, pindahkan ke wadah loyang yang sudah diolesi minyak dan ditaburi dengan tepung untuk dikukus.
Step 7
Setelah 30 menit dikukus, potong - potong bagiannya menjadi kotak dan dimasukkan ke tepung terigu yang sudah di cairkan.
Step 8
Lalu dimasukkan kembali ke tepung roti yang sudah di sediakan.
Step 9
Produk siap digoreng dan disajikan dengan glaze dan topping tersedia.
Produk Jadi "Banana's Home"
Dari hasil proses produksi tersebut kami mendapatkan 45 pcs Banana Nugget.
06
RENCANA PERMODALAN
Analisis Keuangan
Anggaran diatas di realisasikan dengan Modal Awal Kami yang berasal dari investasi dana masing-masing anggota kelompok kami sekitar Rp 45.000/orang. Sehingga jumlah modal yang dikeluarkan sesuai dengan Total Anggaran tersebut sebesar Rp 269.000.
NO | KETERANGAN | Qty | Harga | |
1 | Pisang uli | 3 | 45.000 | |
2 | Tepung terigu | 2 1/4 | 22.500 | |
3 | Tepung Roti | 1 1/4 | 25.000 | |
4 | Telur | 9 | 20.500 | |
5 | Glaze : | | | |
| Coklat 250gr | 1 | | 10.000 |
| Tiramisu 250gr | 1 | | 10.000 |
| Green tea 250gr | 1 | | 12.000 |
6 | Gula | 1 1/2 | 27.000 | |
7 | Keju -+ 250gr | 1 | | 15.000 |
8 | Oreo bubuk 500gr | 1 | | 12.000 |
9 | Box | 50 | | 15.000 |
10 | Kantung plastik | 1 | 6.000 | |
11 | Minyak Kita | 2 | 30.000 | |
| | | | |
| TOTAL | | 176.000 | 74.000 |
| Gas | 1 | 19.000 | |
| | | 195.000 | |
| Total Biaya Produksi | | 269.000 | |
Anggaran Biaya :
Analisis Keuangan
Telah dihitung dari jumlah yang kami hasil kan yaitu 188 pcs atau 47 Box. Menghasilkan HPP yaitu Rp 5.723 /box.
Harga Pokok produksi :
Total Produk Jadi | | | |
Produksi /pcs | | 188 | pcs |
Produksi /box | | 47 | box |
| | | |
Harga Pokok Produksi | | | |
Total Biaya Produksi | = | 269.000 | |
Jumlah yg dihasilkan | | 47 | |
| = | Rp5.723 | /box |
Analisis Keuangan
Berdasarkan Laporan Laba/Rugi diatas terlihat bahwa usaha kami mendapatkan Keuntungan (Laba). Laba yang di peroleh sebesar 35% dari Nilai Penjualan. Hasil penjualan PO-1 ini sebagian kami keluarkan untuk membeli bahan produksi PO-2 sejumlah Rp 423.000,-
| BANANA'S HOME | | |
| LAPORAN KEUANGAN | | |
| LAPORAN LABA/RUGI | | |
Pendapatan : | | | |
| Penjualan | 514.000 | |
| Pot.Penjualan | 0 | |
| total Pendapatan | | 514.000 |
| | | |
HPP : | Pembelian | 423.000 | |
| Pot. Pembelian | 0 | |
| | 423.000 | |
| Laba Kotor | | 91.000 |
Beban : | | | |
| Beban Administrasi | 0 | |
| Laba Operasional | | 91.000 |
| Pendapatan lain-lain | 88.000 | |
| Laba setelah Pajak | 179.000 | |
Analisis Keuangan
Dari hasil alokasi laba di atas maka masing-masing anggota kami mendapatkan bagian sekitar 17% dari laba atau Rp 29.833,- tentu jumlah ini terlihat sedikit dan tidak balik modal, namun karena masi berlanjut sampai PO-3 maka kami tidak membagikan dana tersebut dan memilih untuk dijadikan dana darurat saja.
| BANANA'S HOME | | |
| LAPORAN KEUANGAN | | |
| ALOKASI LABA | | |
| 100% | | |
Annisa | 17% | 29.833 | |
Dwi Anjani | 17% | 29.833 | |
Helen | 17% | 29.833 | |
Vio | 17% | 29.833 | |
Yudha | 17% | 29.833 | |
Zein | 17% | 29.833 | |
Analisis Keuangan
Berdasarkan Arus kas diatas terlihat bahwa dana kas kami dikeluarkan untuk membeli bahan produksi PO-2 dan dana masukan berasal dari hasil pendapatan jasa Ongkos kirim yang diberikan pelanggan kami. Jumlah Kas akhir kami sejumlah Rp 179.000,- sama dengan laporan laba diatas.
Banana's Home | ||
Laporan Aliran Kas | ||
| | |
1.Aliran Kas Kegiatan Operasional : | | |
a. Aliran Kas masuk : | | |
Penjualan Tunai | 514.000 | |
Jumlah Kas Masuk Operasional | 514.000 | |
b. Kas Keluar : | | |
Pembelian Barang dagang | 423.000 | |
Pembayaran Beban Administrasi | 0 | |
Jumlah Kas Keluar operasional | 423.000 | |
Aliran Kas bersih Masuk Kegiatan Operasinal | | 91.000 |
3. Aliran Kas Kegiatan Pendanaan : | | |
a. Aliran Kas Masuk : | | |
Penerimaan Beban Ongkir | 88.000 | |
Jumlah Kas Masuk kegiatan Pendanaan | 88.000 | |
Aliran Kas bersih Masuk Kegiatan Keuangan | | 179.000 |
Aliran Kas bersih | | 179.000 |
Kas Awal Periode | | - |
Kas Akhir | | 179.000 |
Analisis Keuangan
Berdasarkan Laporan Laba/Rugi diatas, terlihat bahwa hasil Penjualan berasal dari PO-2 sebesar Rp 1.132.000 ditambah Pendapatan ongkos kirim Rp 99.000,- dan baru dikeluarkan dana sebesar Rp 19.500,- untuk mencetak stiker PO-3. Dengan ini, dana PO-2 masih ada sebesar Rp 1.211.500,- yang nantinya mungkin akan terpakai dana nya untuk pembelian bahan PO-3.
| BANANA'S HOME | | |
| LAPORAN KEUANGAN | | |
| LAPORAN LABA/RUGI | | |
Pendapatan : | | | |
| Penjualan | 1.132.000 | |
| Pot.Penjualan | 0 | |
| total Pendapatan | | 1.132.000 |
| | | |
HPP : | Pembelian | 0 | |
| Pot. Pembelian | 0 | |
| | 0 | |
| Laba Kotor | | 1.132.000 |
Pendapatan dan Beban lain-lain : | | | |
| Beban lain-lain | 19.500 | |
| | | |
| Pendapatan lain-lain | 99.000 | |
| Laba Bersih |
| 1.211.500 |
| | | |
Analisis Keuangan
Berdasarkan perhitungan alokasi laba diatas maka dari uang sejumlah Rp 1.211.500,- terlihat setiap anggota mendapatkan laba 17% atau sebesar Rp 201.917. jumlah ini terlihat lebih banyak dari pada hasil PO-1 mungkin karna belum adanya dana terpakai dari hasil penjualan. Dan keputusan kami masih sama seperti diawal dana ini tidak akan dibagaikan sampai PO-3 selesai.
| BANANA'S HOME | |
| LAPORAN KEUANGAN | |
| ALOKASI LABA | |
| 100% | |
Annisa | 17% | 201.917 |
Dwi Anjani | 17% | 201.917 |
Helen | 17% | 201.917 |
Vio | 17% | 201.917 |
Yudha | 17% | 201.917 |
Zein | 17% | 201.917 |
Analisis Kelayakan Usaha
Berdasarkan perhitungan diatas usaha kami mengalami Break Event Point dalam unit sejumlah 4,058 Unit dan dalam Rupiah sejunlah Rp 17.670,25
Menghitung BEP | | |
| | |
BEP Unit | | |
19.000 | = | 4,058 |
10.000 - 5.319 | | |
BEP Rp | | |
19.000 | = | Rp17.670,25 |
1 - ( 5.319/4) | | |
| | |
Pembuktian : | | |
| Rp40.589,62 | (Harga Jual x BEP Unit) |
Rp21.589,62 | | (BEP Unit x Variabel Cost) |
Rp19.000,00 | | (Fixed Cost) |
| Rp40.589,62 | (Total (BEP Unit x VC) + FC) |
| Rp0,00 | |
Break Even Point :
Analisis Kelayakan Usaha
Berdasarkan perhitungan diatas usaha kami mengalami Break event Point dari hasil penjualan PO-2 yaitu dalam unit sejumlah 3,006 Unit dan dalam rupiah sejumlah Rp 19.163,50.
Break Even Point :
BEP Unit | | |
20.000 | = | 3,006 |
10.000 - 3.346 | | |
BEP Rp | | |
20.000 | = | Rp19.163,50 |
1 - ( 3.346/4) | | |
| | |
bukti : | | |
| Rp30.057,11 | |
Rp10.057,11 | | |
Rp20.000 | | |
| Rp30.057,11 | |
| Rp0,00 | |
Antisipasi Kenaikan Harga
Untuk kenaikan harga mungkin terjadi pada bahan baku untuk produksi seperti Pisang, Minyak, dan Telur. Karena harga bahan tersebut terkadang tidak menentu seperti halnya pisang yang harganya berbeda disetiap penjual. Selain itu minyak dan telur juga kadang harga nya tidak stabil dan cenderung akan terus naik.
Antisipasi untuk Kenaikan Harga ini yaitu mungkin kami akan menaikan sedikit harga jual dari Rp 10.000 menjadi Rp 12.000 /box namun agar pelanggan kami tetap merasa puas kami akan memberikan topping yang melimpah untuk setiap box nya karna harga topping diperikirakan akan tetap stabil.
07
REVISI PEMASARAN
Aspek Pemasaran
Aspek Pemasaran digunakan untuk mengetahui apa yang dibutuhkan untuk mengetahui kebutuhan atau keinginan produk yang dibuat oleh perusahaan, dengan begitu anda dapat menjual produk anda. Keberhasilan suatu usaha dapat di pengaruhi oleh banyak faktor, diantaranya masalah pemasaran. Konsep pemasaran usaha Banana Nugget merupakan usaha mikro kecil menengah (UMKM) yang bergerak di bidang kuliner, usaha ini memberi layanan kepada konsumennya dengan menggunakan media online maupun offline. Pemasaran melalui media online dengan cara memesan melalui media sosial seperti whatsapp dan instagram yang dilakukan secara PO (Pre-Order) dan pengiriman bisa dilakukan dengan diantar oleh penjual. Sedangkan, pemasaran melalui media offline dimana konsumen bisa COD. Dalam melakukan pemasaran kami menggunakan media sosial untuk melakukan pemasaran produk dan kami memilih tempat-tempat yang strategis seperti lingkungan kampus kami atau rumah para anggota tim usaha dari Banana Nugget.
Analisis Persaingan Usaha
Berdasarkan analisis SWOT sebelumnya, persaingan usaha kami cukup banyak karena produk makanan pisang yang banyak dijual oleh orang lain. Mudahnya mengolah pisang membuat banyak orang berjualan produk olahan pisang. Tetapi pada usaha kami memiliki kekuatan yang terdapat pada bahan dasar yang kami pilih yaitu buah pisang karena buah tersebut mudah untuk dicari. Kami memilih bahan dasar dari buah pisang karena mudah diolah membuat kita menjadi lebih mudah dalam membuat produk ini. Produk kami juga sangat terjangkau bagi kalangan masyarakat selain karena harganya yang murah, kualitas dari produk kami juga tidak murahan. Produk kami juga disukai hampir oleh semua kalangan dikarenakan dasar bahan pokok produk kami yaitu pisang yang hampir semua masyarakat bisa mengkonsumsinya dan juga kami mengolah pisang tersebut menjadi makanan yang manis dan juga gurih membuat para masyarakat lebih bisa menikmati produk kami dengan lebih bervarian rasa.
Oleh karena pesaing yang cukup banyak, dan kami tergolong pebisnis baru, kami terus berusaha untuk memasarkan dengan luas produk kami. Kami akan terus berinovasi, jika diperlukan kami akan menambah produk lain selain banana nugget, sehingga usaha yang kami dirikan lebih banyak di kenal orang dan banyak peminatnya.
Analisis 4P
Produk yang akan kami jual adalah Pisang yang kami buat menyerupai nugget dengan tiga varian rasa yaitu matcha, tiramisu, dan chocolate kemudian ditambah topping seperti Choco Crumbs dan Keju Parut. Rasa dan topping dapat disesuikan dengan selera pelanggan.
Product
Price
Harga untuk produk yang kami jual adalah Rp 10.000,00/Box, setiap box berisi 4 pcs. Untuk saat ini kami menargetkan penjualan hanya 30 Box per 1x Pre Order, karena pisang yang kami buat untuk dijadikan produk akhir jumlahnya terbatas. Untuk pemesanan dengan cara PO (Pre Order), pemesan harus mengikuti ketentuan yang berlaku.
Place
Keberhasilan suatu usaha juga didukung oleh dimana letak pengolahan penjualan tersebut diadakan. Usaha pisang nugget akan kami kelola dan kami jalankan di tempat seperti rumah anggota tim kami, dikarenakan kami masih memakai sistem PO (Pre Order) lantas kami masih memproduksi banana nugget dirumah anggota tim kami.
Promotion
Untuk meningkatkan penjualan, maka bisnis kami harus memiliki strategi pemasaran yang baik. Walaupun bisnis kami belum banyak dikenal masyarakat luas, tetapi kami tetap harus menjaga strategi pemasaran agar produk dapat terjual sesuai target.
08
RESIKO
Antisipasi yang Terjadi Dalam Usaha
Resiko yang Mungkin Terjadi Dalam Suatu Usaha
Thank You
Do you have any questions?