Rancangan Renstra �2026 - 2030
Subkelompok Penyehatan Lingkungan
| Kode | Nomenklatur | Indikator | Baseline | Satuan | Target | ||||
2026 | 2027 | 2028 | 2029 | 2030 | ||||||
Capaian 2024 | ||||||||||
Program | 1.02.02 | PROGRAM PEMENUHAN UPAYA KESEHATAN PERORANGAN DAN UPAYA KESEHATAN MASYARAKAT | Kabupaten/kota memenuhi syarat kualitas lingkungan | N/A | Kab/Kota | 6 | 6 | 6 | 6 | 6 |
Kegiatan | 1.02.02.1.02 | Penyediaan Layanan Kesehatan untuk UKP Rujukan, UKM dan UKM Rujukan Tingkat Daerah Provinsi | Jumlah Kelurahan Sehat Iklim yang terbentuk | N/A | Kelurahan | 10 | 20 | 32 | 44 | 56 |
Kegiatan | 1.02.02.1.02 | Penyediaan Layanan Kesehatan untuk UKP Rujukan, UKM dan UKM Rujukan Tingkat Daerah Provinsi | Persentase TFU (sekolah, pasar, terminal, dan akomodasi) memenuhi SBMKL | N/A | Persentase | 30 | 35 | 40 | 45 | 50 |
Kegiatan | 1.02.02.1.02 | Penyediaan Layanan Kesehatan untuk UKP Rujukan, UKM dan UKM Rujukan Tingkat Daerah Provinsi | Persentase Puskesmas, RSUD, RS swasta memenuhi syarat penyelenggaraan layanan kesehatan lingkungan | N/A | Persentase | 80 | 82 | 85 | 87 | 90 |
Kegiatan | 1.02.04.2.04 | Penerbitan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi Tempat Pengelolaan Makanan (TPM) antara lain Jasa Boga, Rumah Makan/Restoran dan Depot Air Minum (DAM) | Persentase TPP memiliki SLHS | N/A | Persentase | 20 | 25 | 30 | 35 | 40 |
Kegiatan | 1.02.02.1.02 | Penyediaan Layanan Kesehatan untuk UKP Rujukan, UKM dan UKM Rujukan Tingkat Daerah Provinsi | Persentase Kelurahan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat | N/A | Persentase | 20 | 25 | 35 | 50 | 70 |
| Kode | Nomenklatur | Indikator | Metadata Indikator | Baseline | Satuan | Target | ||||
2026 | 2027 | 2028 | 2029 | 2030 | |||||||
Capaian 2024 | |||||||||||
Program | 1.02.02 | PROGRAM PEMENUHAN UPAYA KESEHATAN PERORANGAN DAN UPAYA KESEHATAN MASYARAKAT | Kabupaten/kota memenuhi syarat kualitas lingkungan | Definisi Operasional : Kab/kota yang memenuhi syarat kesehatan lingkungan yaitu Kabupaten/Kota yang memenuhi indikator kegiatan jumlah kelurahan sehat iklim yang terbentuk, Persentase TFU (sekolah, pasar, terminal, dan akomodasi) memenuhi SBMKL, Persentase Puskesmas, RSUD, RS swasta memenuhi syarat penyelenggaraan layanan kesehatan lingkungan, Persentase TPP memiliki SLHS, dan Persentase Kelurahan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat
Sumber Data : Laporan Pelayanan Kesehatan Lingkungan pertriwulan Sasaran Indikator : Dinas Kesehatan, Sudinkes, Puskesmas Periode Penghitungan Realisasi Indikator : Per-triwulan pada tahun berjalan Rumus Penghitungan : Jumlah Kabupaten / Kota memenuhi syarat kualitas lingkungan -- Pada kondisi awal (tahun 2024) data tidak tersedia (NA) karena instrumen, konsep dan kriteria perhitungan indikator belum diaplikasikan. Namun, target masih memungkinkan untuk diproyeksikan | N/A | Kab/Kota | 6 | 6 | 6 | 6 | 6 |
| Kode | Nomenklatur | Indikator | Metadata Indikator | Baseline | Satuan | Target | ||||
2026 | 2027 | 2028 | 2029 | 2030 | |||||||
Capaian 2024 | |||||||||||
Kegiatan | 1.02.02.1.02 | Penyediaan Layanan Kesehatan untuk UKP Rujukan, UKM dan UKM Rujukan Tingkat Daerah Provinsi | Jumlah Kelurahan Sehat Iklim yang terbentuk | Definisi Operasional : Jumlah Kelurahan Sehat Iklim yang terbentuk. Kelurahan dikatakan sebagai Kelurahan Sehat Iklim jika memiliki SK Tim Kerja Masyarakat (TKM), Dokumen Rencana Kerja Masyarakat (RKM) Adaptasi Perubahan Iklim Bidang Kesehatan, dan Dokumen Pelaksanaan Kegiatan Intervensi Aksi Adaptasi Perubahan Iklim bidang Kesehatan Sumber Data : Laporan Inspeksi Kesehatan Lingkungan Puskesmas Sasaran Indikator : Dinas Kesehatan, Sudinkes, Puskesmas Periode Penghitungan Realisasi Indikator : Per-triwulan pada tahun berjalan Rumus Penghitungan : Jumlah Kelurahan Sehat Iklim yang terbentuk -- Pada kondisi awal (tahun 2024) data tidak tersedia (NA) karena instrumen, konsep dan kriteria perhitungan indikator belum diaplikasikan. Namun, target masih memungkinkan untuk diproyeksikan | N/A | Kelurahan | 10 | 20 | 32 | 44 | 56 |
| Kode | Nomenklatur | Indikator | Metadata Indikator | Baseline | Satuan | Target | ||||
2026 | 2027 | 2028 | 2029 | 2030 | |||||||
Capaian 2024 | |||||||||||
Kegiatan | 1.02.02.1.02 | Penyediaan Layanan Kesehatan untuk UKP Rujukan, UKM dan UKM Rujukan Tingkat Daerah Provinsi | Persentase TFU (sekolah, pasar, terminal, dan akomodasi) memenuhi SBMKL | Definisi Operasional : Persentase TFU (sekolah, pasar, terminal, pelabuhan, bandara dan akomodasi) memenuhi SBMKL Sumber Data : Laporan Inspeksi Kesehatan Lingkungan Puskesmas Sasaran Indikator : Dinas Kesehatan, Sudinkes, Puskesmas Periode Penghitungan Realisasi Indikator : Per-triwulan pada tahun berjalan Rumus Penghitungan : Jumlah TFU (sekolah, pasar, terminal, dan akomodasi) memenuhi SBMKL /Jumlah TFU dilakukan pengawasan kualitas udara dalam ruang) x 100% -- Pada kondisi awal (tahun 2024) data tidak tersedia (NA) karena instrumen, konsep dan kriteria perhitungan indikator belum diaplikasikan. Namun, target masih memungkinkan untuk diproyeksikan | N/A | Persentase | 30 | 35 | 40 | 45 | 50 |
| Kode | Nomenklatur | Indikator | Metadata Indikator | Baseline | Satuan | Target | ||||
2026 | 2027 | 2028 | 2029 | 2030 | |||||||
Capaian 2024 | |||||||||||
Kegiatan | 1.02.02.1.02 | Penyediaan Layanan Kesehatan untuk UKP Rujukan, UKM dan UKM Rujukan Tingkat Daerah Provinsi | Persentase Puskesmas, RSUD, RS swasta memenuhi syarat penyelenggaraan layanan kesehatan lingkungan | Definisi Operasional : Puskesmas, RSUD, RS swasta memenuhi syarat penyelenggaraan layanan kesehatan lingkungan yaitu memenuhi layanan air, sanitasi, kelola limbah, higiene dan kebersihan sesuai peraturan yang berlaku Sumber Data : Laporan SIKELIM Sasaran Indikator : Dinas Kesehatan, Sudinkes, RSUD, RS Swasta, Puskesmas Periode Penghitungan Realisasi Indikator : Per-triwulan pada tahun berjalan Rumus Penghitungan : (Jumlah Puskesmas, RSUD, RS swasta yang memenuhi syarat penyelenggaraan layanan kesehatan lingkungan/Jumlah puskesmas, RSUD, dan RS swasta yang diawasi) x 100% -- Pada kondisi awal (tahun 2024) data tidak tersedia (NA) karena instrumen, konsep dan kriteria perhitungan indikator belum diaplikasikan. Namun, target masih memungkinkan untuk diproyeksikan | N/A | Persentase | 80 | 82 | 85 | 87 | 90 |
| Kode | Nomenklatur | Indikator | Metadata Indikator | Baseline | Satuan | Target | ||||
2026 | 2027 | 2028 | 2029 | 2030 | |||||||
Capaian 2024 | |||||||||||
Kegiatan | 1.02.04.2.04 | Penerbitan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi Tempat Pengelolaan Makanan (TPM) antara lain Jasa Boga, Rumah Makan/Restoran dan Depot Air Minum (DAM) | Persentase TPP memiliki SLHS | Definisi Operasional : Tempat Pengelolaan Pangan (TPP) adalah adalah sarana produksi untuk menyiapkan, mengolah, mengemas, menyimpan, menyajikan dan/atau mengangkut pangan olahan siap saji baik yang bersifat komersial maupun nonkomersial seperti jasa boga/katering, rumah makan/restoran, gerai pangan jajanan, gerai pangan jajanan keliling, sentra gerai pangan jajanan/kantin, dapur gerai pangan jajanan, TPP tertentu dan Depot Air Minum (DAM) Sertifikat Laik Higiene Sanitasi yang selanjutnya disingkat SLHS adalah bukti tertulis keamanan pangan untuk pemenuhan standar baku mutu dan persyaratan kesehatan pangan olahan siap saji. Jenis TPP wajib memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) adalah Jasaboga/Katering, Restoran, TPP tertentu dan Depot Air Minum Jasa boga/katering adalah Tempat Pengelolaan Pangan (TPP) yang produknya siap dikonsumsi bagi umum di luar tempat usaha atas dasar pesanan dan tidak melayani makan di tempat usaha (dine in). Restoran adalah TPP yang produknya siap dikonsumsi bagi umum di dalam tempat usaha/melayani makan di tempat (dine in) serta melayani pesanan di luar tempat usaha. TPP Tertentu adalah TPP yang produknya memiliki umur simpan satu sampai kurang dari tujuh hari pada suhu ruang. Depot Air Minum yang selanjutnya disebut DAM adalah usaha industri yang melakukan proses pengolahan air baku menjadi air minum dalam bentuk curah dan menjual langsung kepada konsumen Sumber Data : PTSP Sasaran Indikator : Dinas Kesehatan, Sudinkes, Puskesmas Periode Penghitungan Realisasi Indikator : Per-triwulan pada tahun berjalan Rumus Penghitungan : (Jumlah TPP yang mempunyai SLHS / Jumlah TPP yang mempunyai NIB) x 100% -- Pada kondisi awal (tahun 2024) data tidak tersedia (NA) karena instrumen, konsep dan kriteria perhitungan indikator belum diaplikasikan. Namun, target masih memungkinkan untuk diproyeksikan | N/A | Persentase | 20 | 25 | 30 | 35 | 40 |
| Kode | Nomenklatur | Indikator | Metadata Indikator | Baseline | Satuan | Target | ||||
2026 | 2027 | 2028 | 2029 | 2030 | |||||||
Capaian 2024 | |||||||||||
Kegiatan | 1.02.02.1.02 | Penyediaan Layanan Kesehatan untuk UKP Rujukan, UKM dan UKM Rujukan Tingkat Daerah Provinsi | Persentase Kelurahan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat | Definisi Operasional : Kelurahan yang sudah terverifikasi 100% Stop Buang Air Besar Sembarangan (SBS) dan 75% KK melaksanakan 3 pilar STBM lainnya Sumber Data : Laporan Pendataan STBM Puskesmas Sasaran Indikator : Dinas Kesehatan, Sudinkes, Puskesmas Periode Penghitungan Realisasi Indikator : Per-triwulan pada tahun berjalan Rumus Penghitungan : (Jumlah kelurahan yang sudah terverifikasi 100% Stop Buang Air Besar Sembarangan (SBS) dan 75% KK melaksanakan 3 pilar STBM lainnya/Jumlah kelurahan se-DKI Jakarta) x 100% -- Pada kondisi awal (tahun 2024) data tidak tersedia (NA) karena instrumen, konsep dan kriteria perhitungan indikator belum diaplikasikan. Namun, target masih memungkinkan untuk diproyeksikan | N/A | Persentase | 20 | 25 | 35 | 50 | 70 |
| Kode | Nomenklatur | Indikator | Metadata Indikator | Baseline | Satuan | Target | ||||
2026 | 2027 | 2028 | 2029 | 2030 | |||||||
Capaian 2024 | |||||||||||
Sub kegiatan | 1.02.02.1.02.0008�1.02.02.2.02.0017 | Pengelolaan Pelayanan Kesehatan Lingkungan | Jumlah Dokumen Hasil Pengelolaan Pelayanan Kesehatan Lingkungan | Definisi Operasional: Pengelolaan Pelayanan Kesehatan Lingkungan adalah serangkaian kegiatan yang ditujukan untuk mewujudkan kualitas lingkungan yang sehat, baik dari aspek fisik, kimia, biologi, maupun sosial guna mencegah penyakit dan/atau gangguan kesehatan yang diakibatkan oleh faktor resiko lingkungan.
Dokumen Laporan hasil pengelolaan pelayanan kesehatan lingkungan yang disusun oleh Puskesmas meliputi : 1. Hasil Inspeksi kesehatan lingkungan dan Pemeriksaan Lingkungan Tempat Fasilitas Umum 2. Hasil Inspeksi kesehatan lingkungan dan Pemeriksaan Lingkungan Tempat Fasilitas UmumTempat Pengolahan Pangan 3. Hasil Penyelenggaraan Kesehatan Lingkungan Puskesmas termasuk layanan air, saniitasi, kelola limbah, higiene dan kebersihan 4. Hasil Penyelenggaraan dan Pendataan program 5 Pilar STBM 5. Hasil Pemeriksaan Kualitas Air Minum Rumah Tangga 6. Hasil Pembinaan Kelurahan Sehat Iklim 7. Hasil Pencatatan Rapid Environmental Health Assessment (REHA) / Kaji Cepat Kesehatan Lingkungan dalam Keadaan Bencana 8. Hasil Pemeriksaan terkait program kesehatan lingkungan lainnya yang ditetapkan oleh pemerintah
Dokumen Laporan hasil pengelolaan pelayanan kesehatan lingkungan yang disusun oleh RSUD dan Rumah Sakit Swasta meliputi : 1. Hasil Penyelenggaraan Kesehatan Lingkungan Rumah Sakit termasuk layanan air, saniitasi, kelola limbah, higiene dan kebersihan
Dokumen Laporan hasil pengelolaan pelayanan kesehatan lingkungan yang disusun oleh Suku Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta meliputi : 1. Laporan Bimbingan teknis Fasilitas Pelayanan Kesehatan milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta (Puskesmas dan RSUD/RSKD) 2. Rekapitulasi Hasil Inspeksi kesehatan lingkungan dan Pemeriksaan Lingkungan Tempat Fasilitas Umum dari Puskesmas 3. Rekapitulasi Hasil Inspeksi kesehatan lingkungan dan Pemeriksaan Lingkungan Tempat Fasilitas UmumTempat Pengolahan Pangan dari Puskesmas 4. Rekapitulasi Hasil Penyelenggaraan Kesehatan Lingkungan Puskesmas termasuk layanan air, saniitasi, kelola limbah, higiene dan kebersihan dari Puskesmas dan RS 5. Rekapitulasi Hasil Penyelenggaraan dan Pendataan program 5 Pilar STBM dari Puskesmas 6. Rekapitulasi Hasil Pemeriksaan Kualitas Air Minum Rumah Tangga dari Puskesmas 7. Rekapitulasi Hasil Pembinaan Kelurahan Sehat Iklim dari Puskesmas 8. Rekapitulasi Hasil Pencatatan Rapid Environmental Health Assessment (REHA) / Kaji Cepat Kesehatan Lingkungan dalam Keadaan Bencana dari Puskesmas 9. Rekapitulasi Hasil Pemeriksaan terkait program kesehatan lingkungan lainnya yang ditetapkan oleh pemerintah
Dokumen Laporan hasil pengelolaan pelayanan kesehatan lingkungan yang disusun oleh Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta meliputi : 1. Laporan Bimbingan teknis Fasilitas Pelayanan Kesehatan milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta (Suku Dinas Kesehatan, Puskesmas dan RS) 2. Rekapitulasi Hasil Inspeksi kesehatan lingkungan dan Pemeriksaan Lingkungan Tempat Fasilitas Umum dari Puskesmas yang telah direkap oleh Sudinkes 3. Rekapitulasi Hasil Inspeksi kesehatan lingkungan dan Pemeriksaan Lingkungan Tempat Fasilitas UmumTempat Pengolahan Pangan dari Puskesmas yang telah direkap oleh Sudinkes 4. Rekapitulasi Hasil Penyelenggaraan Kesehatan Lingkungan Puskesmas termasuk layanan air, saniitasi, kelola limbah, higiene dan kebersihan dari Puskesmas dan RS yang telah direkap oleh Sudinkes 5. Rekapitulasi Hasil Penyelenggaraan dan Pendataan program 5 Pilar STBM dari Puskesmas yang telah direkap oleh Sudinkes 6. Rekapitulasi Hasil Pemeriksaan Kualitas Air Minum Rumah Tangga dari Puskesmas yang telah direkap oleh Sudinkes 7. Rekapitulasi Hasil Pembinaan Kelurahan Sehat Iklim dari Puskesmas yang telah direkap oleh Sudinkes 8. Rekapitulasi Hasil Pencatatan Rapid Environmental Health Assessment (REHA) / Kaji Cepat Kesehatan Lingkungan dalam Keadaan Bencana dari Puskesmas yang telah direkap oleh Sudinkes 9. Rekapitulasi Hasil Pemeriksaan terkait program kesehatan lingkungan lainnya yang ditetapkan Pemerintah
Sumber Data : Laporan Puskesmas, Formulir Inspeksi Kesehatan Lingkungan, Hasil Pemeriksaan Laboratorium Kualitas Air Minum, dan Website E-Monev Kesehatan Lingkungan milik Kementerian Kesehatan. Sasaran Indikator : Dinas Kesehatan, Sudinkes, Puskesmas, RS Periode Penghitungan Realisasi Indikator : Per-triwulan pada tahun berjalan
Rumus Perhitungan : Jumlah Dokumen Hasil Pengelolaan Pelayanan Kesehatan Lingkungan | 4 | Dokumen | 4 | 4 | 4 | 4 | 4 |
Isu 1: �Rendahnya capaian Tempat Pengolahan Pangan yang memiliki SLHS (Sertifikat Laik Higiene Sanitasi) di DKI Jakarta
| Kode | Nomenklatur | Indikator | Metadata Indikator | Baseline | Satuan | Target | ||||
2026 | 2027 | 2028 | 2029 | 2030 | |||||||
Capaian 2024 | |||||||||||
Program | 1.02.04 | PROGRAM SEDIAAN FARMASI, ALAT KESEHATAN DAN MAKANAN MINUMAN | Kabupaten/kota dengan tempat �pengelolaan pangan memenuhi �syarat | Definisi Operasional : Kab/kota dengan 70% Tempat Pengelolaan Pangan (TPP) memenuhi syarat pengelolaan pangan meliputi hasil inspeksi kesehatan lingkungan (IKL) minimal 80, peningkatan kapasitas penjamah pangan,dan pemeriksaan pangan Sumber Data : Laporan e-Monev HSP / Laporan Triwulan Puskesmas Sasaran Indikator : Dinas Kesehatan, Sudinkes, Puskesmas Periode Penghitungan Realisasi Indikator : 1 Tahun Rumus Penghitungan : Jumlah kumulatif Kab/kota dengan 70% Tempat Pengelolaan Pangan (TPP) memenuhi syarat pengelolaan pangan meliputi hasil inspeksi kesehatan lingkungan (IKL) minimal 80, peningkatan kapasitas penjamah pangan,dan pemeriksaan pangan | 6 | Kab/ Kota | 6 | 6 | 6 | 6 | 6 |
Isu 1: �Rendahnya capaian Tempat Pengolahan Pangan yang memiliki SLHS (Sertifikat Laik Higiene Sanitasi) di DKI Jakarta
| Kode | Nomenklatur | Indikator | Metadata Indikator | Baseline | Satuan | Target | ||||
2026 | 2027 | 2028 | 2029 | 2030 | |||||||
Capaian 2024 | |||||||||||
Kegiatan | 1.02.04.2.04 | Penerbitan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi Tempat Pengelolaan Makanan (TPM) antara lain Jasa Boga, Rumah Makan/Restoran dan Depot Air Minum (DAM) | Persentase TPP memiliki SLHS | Definisi Operasional : Tempat Pengelolaan Pangan (TPP) adalah adalah sarana produksi untuk menyiapkan, mengolah, mengemas, menyimpan, menyajikan dan/atau mengangkut pangan olahan siap saji baik yang bersifat komersial maupun nonkomersial seperti jasa boga/katering, rumah makan/restoran, gerai pangan jajanan, gerai pangan jajanan keliling, sentra gerai pangan jajanan/kantin, dapur gerai pangan jajanan, TPP tertentu dan Depot Air Minum (DAM) Sertifikat Laik Higiene Sanitasi yang selanjutnya disingkat SLHS adalah bukti tertulis keamanan pangan untuk pemenuhan standar baku mutu dan persyaratan kesehatan pangan olahan siap saji. Jenis TPP wajib memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) adalah Jasaboga/Katering, Restoran, TPP tertentu dan Depot Air Minum Jasa boga/katering adalah Tempat Pengelolaan Pangan (TPP) yang produknya siap dikonsumsi bagi umum di luar tempat usaha atas dasar pesanan dan tidak melayani makan di tempat usaha (dine in). Restoran adalah TPP yang produknya siap dikonsumsi bagi umum di dalam tempat usaha/melayani makan di tempat (dine in) serta melayani pesanan di luar tempat usaha. TPP Tertentu adalah TPP yang produknya memiliki umur simpan satu sampai kurang dari tujuh hari pada suhu ruang. Depot Air Minum yang selanjutnya disebut DAM adalah usaha industri yang melakukan proses pengolahan air baku menjadi air minum dalam bentuk curah dan menjual langsung kepada konsumen Sumber Data : PTSP Sasaran Indikator : Dinas Kesehatan, Sudinkes, Puskesmas Periode Penghitungan Realisasi Indikator : Per-triwulan pada tahun berjalan Rumus Penghitungan : (Jumlah TPP yang mempunyai SLHS / Jumlah TPP yang mempunyai NIB) x 100% -- Pada kondisi awal (tahun 2024) data tidak tersedia (NA) karena instrumen, konsep dan kriteria perhitungan indikator belum diaplikasikan. Namun, target masih memungkinkan untuk diproyeksikan | N/A | Persentase | 20 | 25 | 30 | 35 | 40 |
Isu 1: �Rendahnya capaian Tempat Pengolahan Pangan yang memiliki SLHS (Sertifikat Laik Higiene Sanitasi) di DKI Jakarta
| Kode | Nomenklatur | Indikator | Metadata Indikator | Baseline | Satuan | Target | ||||
2026 | 2027 | 2028 | 2029 | 2030 | |||||||
Capaian 2024 | |||||||||||
Sub kegiatan | 1.02.04.2.04.0001 | Pengendalian dan Pengawasan serta Tindak Lanjut Pengawasan Penerbitan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi Tempat Pengelolaan Makanan (TPM) antara lain Jasa Boga, Rumah Makan/Restoran dan Depot Air Minum (DAM) | Jumlah Dokumen Hasil Pengendalian dan Pengawasan serta Tindak Lanjut Pengawasan Penerbitan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi Tempat Pengelolaan Makanan (TPM) antara lain Jasa Boga, Rumah Makan/Restoran dan Depot Air Minum (DAM) | | 4 | Dokumen | 4 | 4 | 4 | 4 | 4 |
Isu 2: �Masih adanya kelurahan yang belum 100% Stop Buang Air Besar Sembarangan (SBS) dan belum melaksanakan 3 pilar STBM lainnya
| Kode | Nomenklatur | Indikator | Metadata Indikator | Baseline | Satuan | Target | ||||
2026 | 2027 | 2028 | 2029 | 2030 | |||||||
Capaian 2024 | |||||||||||
Program | 1.02.02 | PROGRAM PEMENUHAN UPAYA KESEHATAN PERORANGAN DAN UPAYA KESEHATAN MASYARAKAT | Jumlah Kabupaten/Kota Sanitasi Total Berbasis Masyarakat | Definisi Operasional : Kab/Kota yang sudah terverifikasi 100% Stop Buang Air Besar Sembarangan (SBS) dan 75% KK melaksanakan 3 pilar STBM lainnya Sumber Data : Laporan Pendataan STBM Puskesmas Sasaran Indikator : Dinas Kesehatan, Sudinkes, Puskesmas Periode Penghitungan Realisasi Indikator : Per-triwulan pada tahun berjalan Rumus Penghitungan : Jumlah Kab/Kota yang sudah terverifikasi 100% Stop Buang Air Besar Sembarangan (SBS) dan 75% KK melaksanakan 3 pilar STBM lainnya | 0 | Kab/Kota | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 |
Isu 2: �Masih adanya kelurahan yang belum 100% Stop Buang Air Besar Sembarangan (SBS) dan belum melaksanakan 3 pilar STBM lainnya
| Kode | Nomenklatur | Indikator | Metadata Indikator | Baseline | Satuan | Target | ||||
2026 | 2027 | 2028 | 2029 | 2030 | |||||||
Capaian 2024 | |||||||||||
Kegiatan | 1.02.02.1.02 | Penyediaan Layanan Kesehatan untuk UKP Rujukan, UKM dan UKM Rujukan Tingkat Daerah Provinsi | Persentase Kelurahan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat | Definisi Operasional : Kelurahan yang sudah terverifikasi 100% Stop Buang Air Besar Sembarangan (SBS) dan 75% KK melaksanakan 3 pilar STBM lainnya Sumber Data : Laporan Pendataan STBM Puskesmas Sasaran Indikator : Dinas Kesehatan, Sudinkes, Puskesmas Periode Penghitungan Realisasi Indikator : Per-triwulan pada tahun berjalan Rumus Penghitungan : (Jumlah kelurahan yang sudah terverifikasi 100% Stop Buang Air Besar Sembarangan (SBS) dan 75% KK melaksanakan 3 pilar STBM lainnya/Jumlah kelurahan se-DKI Jakarta) x 100% -- Pada kondisi awal (tahun 2024) data tidak tersedia (NA) karena instrumen, konsep dan kriteria perhitungan indikator belum diaplikasikan. Namun, target masih memungkinkan untuk diproyeksikan | N/A | Persentase | 20 | 25 | 35 | 50 | 70 |
Isu 2: �Masih adanya kelurahan yang belum 100% Stop Buang Air Besar Sembarangan (SBS) dan belum melaksanakan 3 pilar STBM lainnya
| Kode | Nomenklatur | Indikator | Metadata Indikator | Baseline | Satuan | Target | ||||
2026 | 2027 | 2028 | 2029 | 2030 | |||||||
Capaian 2024 | |||||||||||
Sub kegiatan | 1.02.02.1.02.0008�1.02.02.2.02.0017 | Pengelolaan Pelayanan Kesehatan Lingkungan | Jumlah Dokumen Hasil Pengelolaan Pelayanan Kesehatan Lingkungan | Definisi Operasional: Pengelolaan Pelayanan Kesehatan Lingkungan adalah serangkaian kegiatan yang ditujukan untuk mewujudkan kualitas lingkungan yang sehat, baik dari aspek fisik, kimia, biologi, maupun sosial guna mencegah penyakit dan/atau gangguan kesehatan yang diakibatkan oleh faktor resiko lingkungan.
Dokumen Laporan hasil pengelolaan pelayanan kesehatan lingkungan yang disusun oleh Puskesmas meliputi : 1. Hasil Inspeksi kesehatan lingkungan dan Pemeriksaan Lingkungan Tempat Fasilitas Umum 2. Hasil Inspeksi kesehatan lingkungan dan Pemeriksaan Lingkungan Tempat Fasilitas UmumTempat Pengolahan Pangan 3. Hasil Penyelenggaraan Kesehatan Lingkungan Puskesmas termasuk layanan air, saniitasi, kelola limbah, higiene dan kebersihan 4. Hasil Penyelenggaraan dan Pendataan program 5 Pilar STBM 5. Hasil Pemeriksaan Kualitas Air Minum Rumah Tangga 6. Hasil Pembinaan Kelurahan Sehat Iklim 7. Hasil Pencatatan Rapid Environmental Health Assessment (REHA) / Kaji Cepat Kesehatan Lingkungan dalam Keadaan Bencana 8. Hasil Pemeriksaan terkait program kesehatan lingkungan lainnya yang ditetapkan oleh pemerintah
Dokumen Laporan hasil pengelolaan pelayanan kesehatan lingkungan yang disusun oleh RSUD dan Rumah Sakit Swasta meliputi : 1. Hasil Penyelenggaraan Kesehatan Lingkungan Rumah Sakit termasuk layanan air, saniitasi, kelola limbah, higiene dan kebersihan
Dokumen Laporan hasil pengelolaan pelayanan kesehatan lingkungan yang disusun oleh Suku Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta meliputi : 1. Laporan Bimbingan teknis Fasilitas Pelayanan Kesehatan milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta (Puskesmas dan RSUD/RSKD) 2. Rekapitulasi Hasil Inspeksi kesehatan lingkungan dan Pemeriksaan Lingkungan Tempat Fasilitas Umum dari Puskesmas 3. Rekapitulasi Hasil Inspeksi kesehatan lingkungan dan Pemeriksaan Lingkungan Tempat Fasilitas UmumTempat Pengolahan Pangan dari Puskesmas 4. Rekapitulasi Hasil Penyelenggaraan Kesehatan Lingkungan Puskesmas termasuk layanan air, saniitasi, kelola limbah, higiene dan kebersihan dari Puskesmas dan RS 5. Rekapitulasi Hasil Penyelenggaraan dan Pendataan program 5 Pilar STBM dari Puskesmas 6. Rekapitulasi Hasil Pemeriksaan Kualitas Air Minum Rumah Tangga dari Puskesmas 7. Rekapitulasi Hasil Pembinaan Kelurahan Sehat Iklim dari Puskesmas 8. Rekapitulasi Hasil Pencatatan Rapid Environmental Health Assessment (REHA) / Kaji Cepat Kesehatan Lingkungan dalam Keadaan Bencana dari Puskesmas 9. Rekapitulasi Hasil Pemeriksaan terkait program kesehatan lingkungan lainnya yang ditetapkan oleh pemerintah
Dokumen Laporan hasil pengelolaan pelayanan kesehatan lingkungan yang disusun oleh Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta meliputi : 1. Laporan Bimbingan teknis Fasilitas Pelayanan Kesehatan milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta (Suku Dinas Kesehatan, Puskesmas dan RS) 2. Rekapitulasi Hasil Inspeksi kesehatan lingkungan dan Pemeriksaan Lingkungan Tempat Fasilitas Umum dari Puskesmas yang telah direkap oleh Sudinkes 3. Rekapitulasi Hasil Inspeksi kesehatan lingkungan dan Pemeriksaan Lingkungan Tempat Fasilitas UmumTempat Pengolahan Pangan dari Puskesmas yang telah direkap oleh Sudinkes 4. Rekapitulasi Hasil Penyelenggaraan Kesehatan Lingkungan Puskesmas termasuk layanan air, saniitasi, kelola limbah, higiene dan kebersihan dari Puskesmas dan RS yang telah direkap oleh Sudinkes 5. Rekapitulasi Hasil Penyelenggaraan dan Pendataan program 5 Pilar STBM dari Puskesmas yang telah direkap oleh Sudinkes 6. Rekapitulasi Hasil Pemeriksaan Kualitas Air Minum Rumah Tangga dari Puskesmas yang telah direkap oleh Sudinkes 7. Rekapitulasi Hasil Pembinaan Kelurahan Sehat Iklim dari Puskesmas yang telah direkap oleh Sudinkes 8. Rekapitulasi Hasil Pencatatan Rapid Environmental Health Assessment (REHA) / Kaji Cepat Kesehatan Lingkungan dalam Keadaan Bencana dari Puskesmas yang telah direkap oleh Sudinkes 9. Rekapitulasi Hasil Pemeriksaan terkait program kesehatan lingkungan lainnya yang ditetapkan Pemerintah
Sumber Data : Laporan Puskesmas, Formulir Inspeksi Kesehatan Lingkungan, Hasil Pemeriksaan Laboratorium Kualitas Air Minum, dan Website E-Monev Kesehatan Lingkungan milik Kementerian Kesehatan. Sasaran Indikator : Dinas Kesehatan, Sudinkes, Puskesmas, RS Periode Penghitungan Realisasi Indikator : Per-triwulan pada tahun berjalan
Rumus Perhitungan : Jumlah Dokumen Hasil Pengelolaan Pelayanan Kesehatan Lingkungan | 4 | Dokumen | 4 | 4 | 4 | 4 | 4 |
Isu 3: �Kurang optimalnya penyelenggaraan kesehatan lingkungan di Puskesmas, RSUD dan RS Swasta di Provinsi DKI Jakarta
| Kode | Nomenklatur | Indikator | Baseline | Satuan | Target | ||||
2026 | 2027 | 2028 | 2029 | 2030 | ||||||
Capaian 2024 | ||||||||||
Program | 1.02.02 | PROGRAM PEMENUHAN UPAYA KESEHATAN PERORANGAN DAN UPAYA KESEHATAN MASYARAKAT | Persentase Puskesmas, RSUD, RS swasta yang dilakukan pengawasan penyelenggaraan layanan kesehatan lingkungan | 37,13 | Persentase | 50 | 60 | 70 | 80 | 90 |
Kegiatan | 1.02.02.1.02 | Penyediaan Layanan Kesehatan untuk UKP Rujukan, UKM dan UKM Rujukan Tingkat Daerah Provinsi | Persentase Puskesmas, RSUD, RS swasta memenuhi syarat penyelenggaraan layanan kesehatan lingkungan | N/A | Persentase | 80 | 82 | 85 | 87 | 90 |
Sub kegiatan | 1.02.02.1.02.0008�1.02.02.2.02.0017 | Pengelolaan Pelayanan Kesehatan Lingkungan | Jumlah Dokumen Hasil Pengelolaan Pelayanan Kesehatan Lingkungan | 4 | Dokumen | 4 | 4 | 4 | 4 | 4 |
Isu 4: �Belum semua Tempat dan Fasilitas Umum (TFU) diperiksa kualitas kesehatan lingkungan
| Kode | Nomenklatur | Indikator | Baseline | Satuan | Target | ||||
2026 | 2027 | 2028 | 2029 | 2030 | ||||||
Capaian 2024 | ||||||||||
Program | 1.02.02 | PROGRAM PEMENUHAN UPAYA KESEHATAN PERORANGAN DAN UPAYA KESEHATAN MASYARAKAT | Persentase TFU (sekolah, pasar, terminal, pelabuhan, bandara dan akomodasi) dilakukan pengawasan TFU | 90 | Persentase | 90 | 92 | 93 | 94 | 95 |
Kegiatan | 1.02.02.1.02 | Penyediaan Layanan Kesehatan untuk UKP Rujukan, UKM dan UKM Rujukan Tingkat Daerah Provinsi | Persentase TFU (sekolah, pasar, terminal, pelabuhan, bandara dan akomodasi) memenuhi SBMKL | N/A | Persentase | 30 | 35 | 40 | 45 | 50 |
Sub kegiatan | 1.02.02.1.02.0008�1.02.02.2.02.0017 | Pengelolaan Pelayanan Kesehatan Lingkungan | Jumlah Dokumen Hasil Pengelolaan Pelayanan Kesehatan Lingkungan | 4 | Dokumen | 4 | 4 | 4 | 4 | 4 |
Isu 5: �Belum terbentuknya Desa/Kelurahan Sehat Iklim (DEKSI) di DKI Jakarta
| Kode | Nomenklatur | Indikator | Baseline | Satuan | Target | ||||
2026 | 2027 | 2028 | 2029 | 2030 | ||||||
Capaian 2024 | ||||||||||
Program | 1.02.02 | PROGRAM PEMENUHAN UPAYA KESEHATAN PERORANGAN DAN UPAYA KESEHATAN MASYARAKAT | Kabupaten/kota yang �menyelenggarakan adaptasi �perubahan iklim bidang Kesehatan | N/A | Kab/Kota | 6 | 6 | 6 | 6 | 6 |
Kegiatan | 1.02.02.1.02 | Penyediaan Layanan Kesehatan untuk UKP Rujukan, UKM dan UKM Rujukan Tingkat Daerah Provinsi | Jumlah Kelurahan Sehat Iklim yang terbentuk | N/A | Kelurahan | 12 | 24 | 36 | 40 | 50 |
Sub kegiatan | 1.02.02.1.02.0008�1.02.02.2.02.0017 | Pengelolaan Pelayanan Kesehatan Lingkungan | Jumlah Dokumen Hasil Pengelolaan Pelayanan Kesehatan Lingkungan | 4 | Dokumen | 4 | 4 | 4 | 4 | 4 |
Terima Kasih