DISFUNGSI SEKSUAL
DR. DR. DHARMAWAN A. PURNAMA, SPKJ
FK UNIVERSITAS KRISTEN INDONESIA
PENDAHULUAN (1)
PENDAHULUAN (2)
PENDAHULUAN (3)
PENDAHULUAN (4)
Contoh: bila wanita tak mampu orgasme, biasanya ia akan kehilangan kenikmatan seksual lainnya dan kemudian akan banyak kehilangan gairah seksual.
Respon Seksual
Normal
Psikologik
Somatik
01
02
03
04
Fase Plateau
Perangsangan terjadi secara maksimum dan bertahan untuk waktu tertentu
Fase Orgasme
Tercapainya puncak koitus (orgasmus)
Fase Resolusi
Kondisi genitalia tubuh kembali ke keadaan semula
Fase Perangsangan
Pria: ereksi, Wanita: lubrikasi
GANGGUAN KEINGINAN DAN GAIRAH SEKSUAL
Gangguan minat, Orgasme maupun Ejakulasi.
Gangguan minat, Orgasme, gangguan Penetrasi.
DSM 5
Macam Disfungsi Seksual
Hilangnya nafsu adalah primer, bukan sekunder dari kesulitan seksual lainnya spt disfungsi ereksi atau dispareunia.
Kurangnya nafsu ini tidak mengurangi kenikmatan atau gairah seksual, tetapi menyebabkan berkurangnya aktivitas awal seksual
Tidak menyukai seks: hub seks disertai perasaan negatif yang hebat sehingga timbul rasa cemas lalu menghindari aktivitas seksual
Tidak menikmati seks: hub seks berjalan normal, orgasme dicapai tapi tidak mendatangkan kenikmatan. Biasanya terjadi pada wanita daripada pria (termasuk anhedonia seksual)
MACAM DISFUNGSI SEKSUAL (2)
Disfungsi ereksi: psikogenik, organik (perlu pengukuran ketegangan penis), e.s pengobatan?
Kekeringan vagina: bisa psikogenik dan organik mis: infeksi, kekurangan estrogen (pasca menopause)
Termasuk: gangguan rangsangan seksual pada wanita, ggn ereksi pada pria, impotensi psikogenik
Dapat terjadi orgasme yang sangat lambat terjadi atau sama sekali tak terjadi. Lebih sering pada wanita
Termasuk: orgasme terhambat (baik pria maupun wanita), anorgasme psikogenik
F52.0
Penolakan dan kurangnya kenikmatan seksual
Kurang atau hilangnya nafsu seksual
F52. Disfungsi Seksual Bukan Disebabkan oleh Gangguan atau Penyakit Organik
F52.1
F52.10
F52.11
MACAM DISFUNGSI SEKSUAL (3)
Kegagalan mengendalikan ejakulasi sedemikian rupa supaya kedua pasangan dapat menikmati senggama. Pada beberapa kasus berat, terjadi ejakulasi sebelum penetrasi vagina, atau terjadi ejakulasi tanpa ereksi.
Biasa karena psikogenik, ada yang akibat ggn organik, misalnya kegagalan ereksi atau nyeri ereksi.
Dapat juga terjadi bila mulai ereksi lambat shg jarak waktu antara ereksi dengan ejakulasi menjadi pendek
Spasme dari otot sekitar vagina yang sebabkan tertutupnya liang vagina. Vaginismus mungkin merupakan reaksi sekunder dari suatu penyebab lokal dari nyeri dan dalam hal ini kategori ini jgn digunakan (lihat dispareunia)
MACAM DISFUNGSI SEKSUAL (4)
Dapat terjadi pada pria dan wanita. Biasanya terdapat kelainan patologis lokal yang perlu diberi diagnosis yang sesuai kategori lain dari ICD. Pada beberapa kondisi tak ada sebab yang jelas namun faktor emosional berperan penting. Diagnosis ini dibuat bila tak ada disfungsi seksual primer lainnya seperti vaginismus atau keringnya vagina
Hiperseks (nimfomania dan satyriasis). Timbul biasanya pada akhir masa remaja atau pada dewasa muda. Bila keadaan ini sekunder dari suatu gangguan afektif atau bila timbul saat awal dementia maka gangguan yang mendasarinya harus dicantumkan
A. Kekurangan pikiran atau fantasi seksual/erotis atau keinginan untuk aktivitas seksual yang terus-menerus atau berulang
B. Gejala dalam kriteria A minimal bertahan dalam durasi sekitar 6 bulan
C. Gejala dalam kriteria A menyebabkan distress yang signifikan secara klinis
D. Disfungsi seksual tidak dapat dijelaskan oleh tekanan hubungan yang parah, atau stressor signifikan lainnya dan tidak disebabkan oleh efek suatu zat/obat
Gangguan Seksual Hipoaktif
pada Laki-laki
D. Disfungsi seksual tidak dapat dijelaskan oleh gangguan mental non seksual atau sebagai akibat dari kesusahan hubungan yang parah (kekerasan pasangan)/stressor signifikan lainnya
C. Gejala pada kriteria A menyebabkan tekanan klinis yang signifikan pada individu
B. kriteria A bertahan minimal selama 6 bulan
A. Berkurangnya secara signifikan minat/gairah seksual seperti yang dibawah ini setidaknya 3 hal:
Gangguan Gairah Wanita
Tidak ada/ berkurangnya |
Minat dalam aktivitas seksual |
Pikiran atau fantasi seksual/erotis |
Inisiasi aktivitas seksual, biasanya ✕ menerima upaya pasangan untuk memulai |
Gairah seksual/kesenangan selama aktivitas seksual hampir semua / semua pertemuan seksual |
Minat/rangsangan seksual dalam menanggapi isyarat seksual/erotis internal maupun eksternal |
Sensasi genital/non-genital selama aktivitas seksual |
Tindakan Medis
Obat-obatan
Disfungsi Seksual Akibat Medis
PRINSIP TERAPI
SEX TOYS SEBAGAI TERAPI?
ALAT R-PMS/ R-TMS
TERAPI STIMULASI MAGNET PD PASIEN
TERIMA KASIH
Dr. Tjahjo Djojo Sp. And.
No WA 081330756009