Tatap muka 2��KONSEPSI BENIH
Pengertian Biji, Benih dan Bibit� (sebelum UU RI No.12 1992)
(setelah UU RI No.12 1992)
Benih digunakan baik bahan pertanaman hasil perbiakan generatif maupun vegetatif, istilah bibit dipakai untuk ternak
1
27/02/2014
Tatap muka 2
Biji
Tatap muka 2
Batasan - batasan benih
3
27/02/2014
BENIH DAN KEHIDUPAN
4
27/02/2014
BENIH, MUTU BENIH, DAN PERTANIAN
5
27/02/2014
BENIH, MUTU BENIH, DAN PERTANIAN
6
27/02/2014
No | Provinsi | Peningkatan Produktivitas | ||
< 5 % | 5 – 10% | >10% | ||
.............. % petani .............. | ||||
1 | Sumatera Utara | 0 | 0 | 100 |
2 | Jambi | 23 | 23 | 50 |
3 | Jawa Barat | 24 | 6 | 72 |
4 | Jawa Timur | 0 | 41 | 59 |
5 | Kalimantan Barat | 0 | 33 | 67 |
6 | Sulawesi Selatan | 0 | 90 | 10 |
Rata-rata | 7.8 | 32.2 | 60.0 | |
BENIH, MUTU BENIH DAN PERTANIAN
8
27/02/2014
BENIH, MUTU BENIH DAN PERMASALAHANNYA
9
27/02/2014
Persentase Petani yang Tidak Menggunakan Benih Bersertifikat Berdasarkan Alasan
No | Provinsi | Alasan | ||
Harga benih mahal | Benih bersertifikat sulit diperoleh | Tidak memberikan alasan/lain2 | ||
........ % petani ......... | ||||
1 | Sumatera Utara | 33 | 0 | 67 |
2 | Jambi | 62 | 38 | 0 |
3 | Jawa Barat | 28 | 16 | 56 |
4 | Jawa Timur | 53 | 40 | 7 |
5 | Kalimantan Barat | 0 | 100 | 0 |
6 | Sulawesi Selatan | 76 | 24 | 0 |
Beberapa permasalahan terkait penggunaan benih berlabel TANAMAN PANGAN oleh petani:
5. Menurut petani mutu benih berlabel tidak berbeda dengan mutu benih produksi sendiri.
6. Sering terjadi benih tidak tepat varietas
Beberapa permasalahan
terkait penggunaan benih berlabel
TANAMAN PANGAN oleh petani
2. Tidak seluruh bibit buah-buahan, termasuk jeruk, yang diperjualbelikan memiliki sertifikat, tetapi karena masih rendahnya pengetahuan petani tentang ciri-ciri bibit unggul maka bibit tidak bersertifikatpun tetap dibeli konsumen.
Beberapa permasalahan terkait penggunaan benih berlabel TANAMAN HORTIKULTURA oleh petani:
3. Benih sayuran, termasuk cabe, yang digunakan sebagian besar petani bukan benih bersertifikat dan bukan varietas yang sudah dilepas.
4. Peredaran benih sayuran bersertifikat di pasaran masih terbatas; yang ada adalah benih kemasan dengan informasi mutu yang dikeluarkan oleh produsen yang bersangkutan.
Beberapa permasalahan
terkait penggunaan benih berlabel
TANAMAN HORTIKULTURA oleh petani:
8. Varietas unggul spesifik daerah belum banyak tersedia
9. Pertumbuhan benih bersertifikat di lapang kadang tidak seragam (sertifikat tidak menjamin mutu)
Beberapa permasalahan
terkait penggunaan benih berlabel
TANAMAN HORTIKULTURA oleh petani
3. Harga bibit unggul mahal dan sulit mendapatkannya
Kesadaran petani untuk menggunakan benih unggul TANAMAN PERKEBUNAN masih rendah dengan alasan:
BAGIAN-BAGIAN BIJI
Embrio yang perkembangannya sempurna akan terdiri dari struktur-struktur sebagai berikut:
a). Epikotil (calon pucuk),
b). hipokotil (calon akar), dan
c). kotiledon (calon daun).
17
27/02/2014
BAGIAN-BAGIAN BIJI
Pada biji ada beberapa struktur yang dapat berfungsi sebagai jaringan penyimpan makanan:
Cadangan makanan yang tersimpan dalam biji umumnya terdiri dari karbohidrat, lemak, protein dan mineral.
18
27/02/2014
BAGIAN-BAGIAN BIJI
19
27/02/2014
Struktur Umum Biji
20
27/02/2014
Perbedaan penggunaan cadangan makanan antara sub kelas monokotil dan dikotil:
21
27/02/2014
Sub Kelas Monokotil | Sub Kelas Dikotil |
Cadangan makanan dalam endosperm baru akan dicerna setelah biji masak & dikecambahkan serta telah menyerap air. Contoh : jagung, padi, gandum, dll | Cadangan makanan yang terdapat dalam kotiledon atau perisperm sudah mulai dicerna dan diserap oleh embrio sebelum biji masak. Contoh : jenis kacang-kacangan, bunga matahari, labu, dll. |
Perkembangan Biji
Tujuan utama perkembangan biji :
Selama perkembangan biji, embrio berdiferensiasi menjadi 2 sistem organ, yaitu :
22
27/02/2014
EMBRIOGENESIS
1.Pemantapan bentuk dasar tumbuhan.
• Pola aksial : pembentukan sumbu basal-apikal (pucuk–akar)
• Pola radial menghasilkan tiga sistem jaringan
2.Penyusunan jaringan meristematik untuk mengelaborasi struktur setelah masa embrio (daun, akar, bunga dsb.).
3.Pemantapan penyimpanan cadangan makanan yang cukup untuk perkecambahan embrio sampai kecambah bersifat autotrof
23
27/02/2014
FERTILISASI
– sel telur difertilisasi oleh satu sperma membentuk zigot yang diploid
– intipolar difertilisasi oleh inti sperma lainnya membentuk endosperm yang triploid atau poliploid.
24
27/02/2014
25
27/02/2014
THANK YOU