PERKEMBANGAN INDIKATOR MAKRO
KAB. KOTAWARINGIN TIMUR
disampaikan pada
RAKORDALEV Kegiatan Pembangunan Daerah Triwulan III Tahun 2025
Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur
Neneng Marlina, SST
Statistisi Ahli Madya BPS Kabupaten Kotawaringin Timur
Sampit, 10 November 2025
BADAN PUSAT STATISTIK
KABUPATEN KOTAWARINGIN TIMUR
2
PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO (PDRB)
KETENAGAKERJAAN
KEMISKINAN DAN KETIMPANGAN PENDAPATAN
INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA (IPM)
INDEKS HARGA KONSUMEN (IHK)
1
2
3
4
5
PERKEMBANGAN INFLASI JANUARI-OKTOBER 2025
6
Photo by Adeolu Eletu on Unsplash
1
2
3
4
KERANGKA PAPARAN
1
PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO (PDRB)
Pengertian PDRB
Produk Domestik Regional Bruto (PDRB)
merupakan nilai tambah bruto seluruh barang dan jasa yang tercipta atau dihasilkan oleh berbagai aktivitas ekonomi di suatu wilayah regional tertentu dalam satu periode tertentu, tanpa memperhatikan apakah faktor produksi yang dimiliki penduduk atau bukan penduduk setempat.
Suatu Wilayah Regional Tertentu : Provinsi atau Kabupaten
Satu Periode Tertentu : Tahunan dan/atau Triwulanan
PDRB disajikan dalam 2 penilaian, yaitu:
1. PDRB Atas Dasar Harga Berlaku (ADHB) atau PDRB Nominal, yaitu nilai produksi dihitung berdasarkan harga yang berlaku pada tahun berjalan.
2. PDRB Atas Dasar Harga Konstan (Konstan) atau PDRB Riil, nilai produksi dihitung berdasarkan harga satu tahun dasar tertentu. Pada saat ini PDRB atas dasar Harga Konstan dihitung dengan tahun dasar 2010.
XXX
XXX
4
Kegunaan PDRB
PDRB Nominal atau atas Dasar Harga Berlaku menunjukkan kemampuan sumber daya ekonomi yang dihasilkan oleh suatu wilayah. Nilai PDRB yang besar menunjukkan kemampuan sumber daya ekonomi yang besar, begitu juga sebaliknya.
01
PDRB Rill atau atas Dasar Harga Konstan menunjukkan perkembangan kemampuan sumber daya ekonomi suatu wilayah dari tahun ke tahun.
02
Laju Pertumbuhan PDRB menunjukkan peningkatan kemampuan sumber daya ekonomi suatu wilayah pada tahun tertentu dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
03
Distribusi PDRB menunjukkan struktur perekonomian atau peranan setiap kategori ekonomi dalam suatu wilayah.
04
Laju Pertumbuhan Indeks Harga Implisit menunjukkan peningkatan harga barang dan jasa yang diproduksi oleh suatu wilayah pada tahun tertentu dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
05
XXX
XXX
5
PDRB Kabupaten Kotawaringin Timur
6
Tren Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten Kotawaringin Timur, 2020-2024 (persen)
“Perekonomian Kabupaten Kotawaringin Timur mengalami peningkatan kinerja sebesar 4,00 persen pada tahun 2024”
Indikator | Satuan | 2020 | 2021 | 2022 | 2023* | 2024** |
PDRB ADHB | Miliar Rupiah | 26.996,3 | 29.678,2 | 33.357,9 | 34.941,8 | 37.991,1 |
PDRB ADHK | Miliar Rupiah | 17.893,1 | 18.269,7 | 19.622,9 | 19.977,2 | 20.776,9 |
Pertumbuhan Ekonomi | Persen | -3,06 | 2,10 | 7,41 | 1,81 | 4,00 |
“Pada tahun 2024, Laju Pertumbuhan Ekonomi Kotawaringin Timur lebih rendah jika dibandingkan pertumbuhan ekonomi Kalimantan Tengah”
Indikator PDRB Kabupaten Kotawaringin Timur, 2020-2024
*Angka Sementara
**Angka Sangat Sementara
XXX
XXX
6
Pertumbuhan Ekonomi Kotawaringin Timur 2024
7
Industri Pengolahan |
Pertanian |
Perdagangan |
Transportasi & Pergudangan |
Konstruksi |
Jasa Keuangan |
Pertambangan |
Jasa Pendidikan |
Adm. Pemerintahan |
Real Estat |
Akomodasi & Makan Minum |
Jasa Kesehatan |
Jasa Lainnya |
Informasi & Komunikasi |
Pengadaan Air |
Pengadaan Listrik |
Jasa Perusahaan |
Distribusi (%)
Pertumbuhan (%)
Kategori Industri Pengolahan, Kategori Pertanian, dan Kategori Perdagangan menjadi leading sector perekonomian Kabupaten Kotawaringin Timur.
Seluruh kategori mengalami pertumbuhan positif pada tahun 2024, kecuali Kategori Industri Pengolahan.
Kategori Industri Pengolahan mengalami kontraksi pada tahun 2024 dikarenakan adanya penurunan produksi bahan baku TBS ke pabrik secara signifikan.
Kategori Adm. Pemerintahan dan Petambangan menjadi kategori dengan laju pertumbuhan tertinggi di Kabupaten Kotawaringin Timur tahun 2024.
PDRB Per Kapita
8
Pengertian
PDRB Per Kapita adalah Hasil bagi antara nilai tambah yang dihasilkan oleh seluruh kegiatan ekonomi (PDRB) dengan jumlah penduduk pertengahan tahun.
PDRB per Kapita menunjukkan seberapa besar potensi sumber daya ekonomi yang mampu dihasilkan oleh seorang penduduk pada suatu wilayah tertentu.
Nilai PDRB/GRDP (Milliar Rupiah/Billion rupiahs) |
| |||||
| 2020 | 2021 | 2022 | 2023* | 2024** |
|
- ADHB | 26.996,3 | 29.678,2 | 33.357,9 | 34.941,8 | 37.991,1 |
|
- ADHK | 17.893,1 | 18.269,7 | 19.622,9 | 19.977,2 | 20.776,9 |
|
- Pertumbuhan PDRB ADHK (%) | -3,06 | 2,10 | 7,41 | 1,81 | 4,00 |
|
PDRB per Kapita/Per Capita GRDP (Ribu Rupiah/Thousand rupiahs) |
| |||||
- ADHB | 63.014,6 | 68.493,0 | 76.091,6 | 78.811,6 | 84.766,8 |
|
- ADHK | 41.765,9 | 42.164,0 | 44.761,0 | 45.058,8 | 46.358,0 |
|
Jumlah Penduduk (orang) | 428.414 | 433.302 | 438.392 | 443.359 | 448.184 |
|
*) Angka sementara/Preliminary Figures | ||||||
**) Angka sangat sementara/Very Preliminary Figures | ||||||
***) Jumlah penduduk dalam penghitungan PDRB Perkapita: | ||||||
Tahun 2020-2025 : Proyeksi Penduduk Indonesia 2020-2050 Hasil SP2020 | ||||||
| ||||||
| ||||||
PDRB Triwulanan Kabupaten Kotawaringin Timur
9
Tren Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten Kotawaringin Timur Triwulanan (persen)
“Kinerja perekonomian Kabupaten Kotawaringin Timur menujukan pertumbuhan positif sebesar 6,52 persen pada triwulan II 2025”
Indikator | Satuan | 2024** | 2025*** | ||||
Tw I | Tw II | Tw III | Tw IV | Tw I | Tw II | ||
PDRB ADHB | Miliar Rupiah | 8.894,6 | 9.300,2 | 9.605,8 | 10.190,4 | 10.028,8 | 10.384,3 |
PDRB ADHK | Miliar Rupiah | 4.941,5 | 5.106,9 | 5.260,1 | 5.468,4 | 5.246,2 | 5.439,8 |
Pertumbuhan Ekonomi (YOY) | Persen | 3,93 | 3,44 | 3,15 | 5,44 | 6,17 | 6,52 |
Indikator PDRB Tiwulanan Kabupaten Kotawaringin Timur, TW I 2024 – TW II 2025
**Angka Sangat Sementara
**Angka Sangat Sangat Sementara
XXX
XXX
9
Pertumbuhan Ekonomi Kotawaringin Timur Triwulan II 2025
10
Distribusi (%)
Pertumbuhan YOY (%)
Sektor Tersier menjadi leading sector perekonomian Kabupaten Kotawaringin Timur pada Triwulan II tahun 2025 dengan kontribusi sebesar 43,56 persen.
Sektor Primer mengalami pertumbuhan positif terbesar pada Triwulan II tahun 2025 didorong oleh adanya peningkatan produksi tanaman pangan khususnya padi dan TBS pada triwulan II 2025. Kenaikan pada sektor ini juga disebabkan kembali aktifnya pertambangan bijih bauksit di Kabupaten Kotawaringin Timur.
Sektor Sekunder mengalami pertumbuhan pada Triwulan II tahun 2025 dikarenakan adanya kenaikan produksi pada lapangan usaha konstruksi sejalan dengan mulai beroperasinya proyek pemerintah.
Sektor Primer |
Sektor Sekunder |
Sektor Tersier |
Distribusi dan Pertumbuhan Ekonomi Menurut Lapangan Usaha secara y-on-y Kabupaten Kotawaringin Timur, Triwulan II 2025 (persen)
Distribusi dan Pertumbuhan Ekonomi Menurut Pengeluaran secara y-on-y Kabupaten Kotawaringin Timur, Triwulan II 2025 (persen)
Komponen pembentukan Modal Tambah Bruto (PMTB) pada triwulan II tahun 2025 memberikan kontribusi terbesar dalam penyusunan PDRB menurut pengeluaran. Sejalan dengan banyak proyek pemerintah yang mulai berjalan dapat dilihat dari realiasi biaya belanja modal pemerintah yang mengalami kenaikan, jumlah biaya untuk ijin mendirikan bangunan meningkat juga, serta peningkatan jumlah pembelian kendaran pada triwulan II 2025.
XXX
XXX
10
Ekonomi Spasial Kabupaten/Kota se-Kalimantan Tengah
Peranan PDRB Kabupaten/Kota Terhadap Total PDRB Kabupaten/Kota se-Kalimantan Tengah Triwulan II Tahun 2025
(persen)
Pertumbuhan Ekonomi Menurut Kabupaten/Kota se-Kalimantan Tengah Triwulan II Tahun 2025
(persen)
XXX
XXX
11
2
KETENAGAKERJAAN
Tingkat Pengangguran Terbuka Kotawaringin Timur 2020-2025
13
TPT KOTIM DAN KALTENG 2020-2025
TPT Provinsi Kalimantan Tengah Menurut Kabupaten/Kota Tahun 2025
14
3
KEMISKINAN DAN KETIMPANGAN PENDAPATAN
16
Pengertian Kemiskinan
Untuk mengukur kemiskinan, BPS menggunakan konsep kemampuan memenuhi kebutuhan dasar (basic needs approach). Dengan pendekatan ini, kemiskinan dipandang sebagai ketidakmampuan dari sisi ekonomi untuk memenuhi kebutuhan dasar makanan dan bukan makanan yang diukur menurut garis kemiskinan (makanan dan bukan makanan).
Garis Kemiskinan Makanan (GKM) adalah nilai pengeluaran kebutuhan minimum makanan (setara 2.100 kkalori per kapita per hari).
Garis Kemiskinan Non-Makanan (GKNM) adalah nilai minimum pengeluaran untuk perumahan, sandang, pendidikan, kesehatan, dan kebutuhan pokok bukan makanan lainnya.
Penduduk Miskin adalah penduduk yang memiliki rata-rata pengeluaran per kapita per bulan di bawah Garis Kemiskinan.
Metode ini dipakai BPS sejak tahun 1998 supaya hasil penghitungan konsisten dan terbanding dari waktu ke waktu (apple to apple).
P0
P1
P2
Headcount Index (P0) : Persentase penduduk miskin terhadap total penduduk.
Poverty Gap Index (P1)/ Indeks Kedalaman Kemiskinan: Ukuran rata-rata kesenjangan pengeluaran masing-masing penduduk miskin terhadap garis kemiskinan. Semakin tinggi nilai indeks, semakin jauh rata-rata pengeluaran dari garis kemiskinan.
Poverty Severity (P2)/ Indeks Keparahan Kemiskinan: Semakin tinggi nilai indeks, semakin tinggi ketimpangan pengeluaran diantara penduduk miskin.
Pengertian Kemiskinan
Sumber Data Indikator Kemiskinan
18
SUSENAS merupakan survei yang dirancang untuk mengumpulkan data sosial kependudukan yang relatif sangat luas.
Data yang dikumpulkan antara lain menyangkut bidang-bidang :
Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) Maret 2025
Jumlah Sampel
INDONESIA
345.000 rumah tangga
514 Kab/Kota
KALIMANTAN TENGAH
8.070 rumah tangga
3
dari 11 Sasaran Makro Pembangunan
2020-2024 Dihitung Menggunakan Data Susenas
KOTAWARINGIN TIMUR
660 rumah tangga
Potret Kemiskinan
19
[Penjelasan]
Persentase Penduduk Miskin Menurut Kabupaten/Kota se-Kalimantan Tengah, 2024-2025
Persentase Penduduk Miskin
Persentase penduduk miskin mencerminkan bagian dari populasi penduduk, yang tidak mampu memenuhi hak dasar (hak atas pangan, sandang, layanan kesehatan, layanan pendidikan, pekerjaan dan berusaha, dan/atau perumahan) secara layak dan mandiri, dan rata-rata pengeluaran per kapita di bawah garis kemiskinan.�
Potret Kemiskinan
20
[Penjelasan]
Garis Kemiskinan
Garis Kemiskinan (GK) mencerminkan nilai rupiah pengeluaran minimum yang diperlukan seseorang untuk memenuhi kebutuhan pokok hidupnya selama sebulan, baik kebutuhan makanan maupun non-makanan. GK terdiri dari Garis Kemiskinan Makanan (GKM) dan Garis Kemiskinan Non-Makanan (GKNM).�
Garis Kemiskinan dan Jumlah Penduduk Miskin Kabupaten Kotawaringin Timur, 2024 - 2025
Indikator | 2024 | 2025 |
(1) | (2) | (3) |
Garis Kemiskinan (Rupiah/kapita/bulan) | 572.827 | 596.118 |
Jumlah Penduduk Miskin (000 orang) | 26,69 | 27,70 |
Indeks Kedalaman Kemiskinan (P1) & Indeks Keparahan Kemiskinan (P2) di Kotawaringin Timur
21
Persoalan kemiskinan bukan hanya sekedar berapa jumlah dan persentase penduduk miskin. Dimensi lain yang perlu diperhatikan adalah tingkat kedalaman dan keparahan dari kemiskinan.
Indeks kedalaman kemiskinan mengindikasikan jarak rata-rata pengeluaran penduduk miskin terhadap garis kemiskinan. Indeks keparahan kemiskinan mengindikasikan ketimpangan pengeluaran di antara penduduk miskin.
Indeks Kedalaman Kemiskinan naik dari 0,96 pada Maret 2024 menjadi 1,00 pada Maret 2025; Indeks Keparahan Kemiskinan juga naik dari 0,24 pada Maret 2024 menjadi 0,27 pada Maret 2025.
4
INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA (IPM)
Pengertian IPM
Pembangunan manusia pertama kali diperkenalkan oleh United Nation Development Programme (UNDP) dalam Human Development Report (HDR) 1990.
Indeks Pembangunan Manusia (IPM) digunakan sebagai alat ukur pembangunan manusia suatu wilayah untuk menjelaskan bagaimana penduduk dapat mengakses hasil pembangunan dalam memperoleh pendapatan, kesehatan, dan pendidikan
MANFAAT IPM
Perkembangan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kotim dan Indikator Pembentuknya
24
IPM Kabupaten Kotawaringin Timur, 2022-2025
IPM Kabupaten/Kota se Kalimatan Tengah Tahun 2025
Perkembangan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kotim dan Indikator Pembentuknya
25
No | Indikator | Tahun | Satuan | Capaian |
1.1 | Umur Harapan Hidup (UHH) Data LF SP2020 | 2022 | Tahun | 73,99 |
2023 | Tahun | 74,22 | ||
2024 | Tahun | 74,38 | ||
| | 2025 | Tahun | 74,61 |
1.2 | Rata-rata lama sekolah (RLS) | 2022 | Tahun | 8,16 |
2023 | Tahun | 8,17 | ||
2024 | Tahun | 8,18 | ||
| | 2025 | Tahun | 8,25 |
Perkembangan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kotim dan Indikator Pembentuknya
26
No | Indikator | Tahun | Satuan | Capaian |
1.3 | Harapan Lama Sekolah (HLS) | 2022 | Tahun | 12,86 |
2023 | Tahun | 12,88 | ||
2024 | Tahun | 12,89 | ||
| | 2025 | Tahun | 12,90 |
1.4 | Pengeluaran Perkapita yang Disesuaikan | 2022 | Ribu Rupiah | 12.048 |
2023 | Ribu Rupiah | 12.546 | ||
2024 | Ribu Rupiah | 13.042 | ||
| | 2025 | Ribu Rupiah | 13.434 |
5
INDEKS HARGA KONSUMEN
Gambaran Umum IHK
28
“Indeks Harga Konsumen (IHK) merupakan salah satu indikator ekonomi penting yang dapat memberikan informasi mengenai perkembangan harga barang/jasa yang dibayar oleh konsumen.”
Tujuan Perhitungan IHK
Penghitungan IHK ditujukan untuk mengetahui perubahan harga dari sekelompok tetap barang/jasa yang pada umumnya dikonsumsi masyarakat.
Manfaat Perhitungan Harga Konsumen
Inflasi
Perubahan IHK dari waktu ke waktu menggambarkan tingkat kenaikan (inflasi) atau tingkat penurunan (deflasi) dari barang/jasa kebutuhan rumah tangga sehari-hari
Survei Harga Konsumen (SHK)
29
HARGA KONSUMEN
Gambaran Umum SHK
Untuk mendapatkan Indeks Harga Konsumen (IHK), Badan Pusat Statistik secara rutin melakukan pendataan Survei Harga Konsumen (SHK).
Periode Pencacahan
Survei Pendukung
merupakan survei yang dilakukan untuk memonitor terjadinya perubahan komposisi peredaran beras di pasar akibat berbagai faktor
Periode pencacahan:
Survei Volume Penjualan Eceran Beras (SVPEB)
Survei Volume Penjualan Eceran Komoditas Spesifik (SVK)
merupakan survei yang dilakukan untuk mendapatkan penimbang kualitas dari setiap komoditas yang nantinya digunakan dalam penghitungan Indeks Harga Konsumen (IHK).
Periode pencacahan: Oktober
Bulanan
Pemilihan Sampel Survei Harga Konsumen
30
JUDUL SUBBAB PERTAMA
Kualitas/Merk
Jumlah Komoditas yang Dicatat
Pangan
Non-Pangan
Jumlah
157
Sampit
Kapuas
102
192
127
349
229
Kota
Responden
Sukamara
Palangka Raya
110
150
226
124
234
376
Perkembangan Inflasi/Deflasi Sampit, 2024-2025
JUDUL SUBBAB PERTAMA
HARGA KONSUMEN
Inflasi/Deflasi Year on Year (%)
HARGA KONSUMEN
Inflasi/ Deflasi Year to Date (%)
XXX
XXX
31
Perkembangan Inflasi/Deflasi Sampit, 2024-2025
32
Inflasi/Deflasi Month to Month (%)
XXX
XXX
32
Andil Inflasi Terbesar Kota Sampit (y-on-y)�Oktober 2025
33
10 Komoditas Teratas Makanan
10 Komoditas Teratas Non Makanan
Urutan | Deskripsi Komoditas | Andil |
1 | BERAS | 0,23 |
2 | DAGING AYAM RAS | 0,21 |
3 | IKAN BAKAR | 0,19 |
4 | SIGARET KRETEK MESIN (SKM) | 0,18 |
5 | MINYAK GORENG | 0,16 |
6 | UDANG BASAH | 0,13 |
7 | NASI DENGAN LAUK | 0,08 |
8 | BAWANG MERAH | 0,08 |
9 | AIR KEMASAN | 0,06 |
10 | IKAN TONGKOL/IKAN AMBU-AMBU | 0,06 |
Urutan | Deskripsi Komoditas | Andil |
1 | EMAS PERHIASAN | 0,64 |
2 | KONTRAK RUMAH | 0,09 |
3 | SEWA RUMAH | 0,04 |
4 | BUKU TULIS BERGARIS | 0,02 |
5 | TAMAN KANAK-KANAK | 0,02 |
6 | AKADEMI/PERGURUAN TINGGI | 0,02 |
7 | MOBIL | 0,02 |
8 | ANGKUTAN LAUT | 0,02 |
9 | DEODORANT | 0,02 |
10 | BIMBINGAN BELAJAR | 0,02 |
Andil Deflasi/Inflasi Kota Sampit (m-to-m)�Oktober 2025
34
10 Komoditas Andil Deflasi Tertinggi
Komoditas Andil Inflasi Tertinggi
34
Urutan | Deskripsi Komoditas | Andil |
1 | CABAI RAWIT | -0,05 |
2 | BAWANG MERAH | -0,03 |
3 | KACANG PANJANG | -0,02 |
4 | ANGKUTAN UDARA | -0,02 |
5 | TOMAT | -0,02 |
6 | IKAN KAPAR | -0,01 |
7 | TERONG | -0,01 |
8 | PISANG | -0,01 |
9 | BAHAN BAKAR RUMAH TANGGA | -0,01 |
10 | BAWANG PUTIH | -0,01 |
Urutan | Deskripsi Komoditas | Andil |
1 | EMAS PERHIASAN | 0,19 |
2 | DAGING AYAM RAS | 0,09 |
3 | BERAS | 0,08 |
4 | AIR KEMASAN | 0,04 |
5 | IKAN NILA | 0,03 |
6 | TELUR AYAM RAS | 0,03 |
7 | IKAN SELAR/IKAN TUDE | 0,02 |
8 | UDANG BASAH | 0,02 |
9 | IKAN GABUS | 0,01 |
10 | AYAM BAKAR | 0,01 |
Komoditas Andil Inflasi Sepanjang 2025 (m-to-m)
35
Urutan | Deskripsi Komoditas | Andil |
1 | DAGING AYAM RAS | 0,25 |
2 | CABAI RAWIT | 0,17 |
3 | IKAN GABUS | 0,04 |
4 | BENSIN | 0,03 |
5 | AYAM BAKAR | 0,03 |
6 | TERONG | 0,03 |
7 | MINYAK GORENG | 0,03 |
8 | SIGARET KRETEK MESIN (SKM) | 0,03 |
9 | UDANG BASAH | 0,02 |
10 | NASI DENGAN LAUK | 0,02 |
10 Komoditas Andil Inflasi Januari
Urutan | Deskripsi Komoditas | Andil |
1 | MINYAK GORENG | 0,04 |
2 | BENSIN | 0,03 |
3 | EMAS PERHIASAN | 0,03 |
4 | IKAN TONGKOL/ IKAN AMBU-AMBU | 0,02 |
5 | SIGARET KRETEK MESIN (SKM) | 0,02 |
6 | ANGKUTAN UDARA | 0,02 |
7 | TERONG | 0,02 |
8 | WORTEL | 0,01 |
9 | JAGUNG MANIS | 0,01 |
10 | TARIF BIDAN | 0,01 |
10 Komoditas Andil Inflasi Februari
Urutan | Deskripsi Komoditas | Andil |
1 | TARIF LISTRIK | 1,34 |
2 | CABAI RAWIT | 0,14 |
3 | UDANG BASAH | 0,05 |
4 | BAWANG MERAH | 0,05 |
5 | IKAN TONGKOL/ IKAN AMBU-AMBU | 0,04 |
6 | SEMANGKA | 0,04 |
7 | EMAS PERHIASAN | 0,03 |
8 | AYAM HIDUP | 0,03 |
9 | MINYAK GORENG | 0,03 |
10 | SIGARET KRETEK MESIN (SKM) | 0,02 |
10 Komoditas Andil Inflasi Maret
Urutan | Deskripsi Komoditas | Andil |
1 | TARIF LISTRIK | 0,59 |
2 | EMAS PERHIASAN | 0,12 |
3 | KANGKUNG | 0,06 |
4 | TOMAT | 0,04 |
5 | BAKSO SIAP SANTAP | 0,03 |
6 | IKAN GABUS | 0,03 |
7 | SIGARET KRETEK MESIN (SKM) | 0,02 |
8 | IKAN BAKAR | 0,02 |
9 | NASI DENGAN LAUK | 0,02 |
10 | ANGKUTAN LAUT | 0,02 |
10 Komoditas Andil Inflasi April
Urutan | Deskripsi Komoditas | Andil |
1 | DAGING AYAM RAS | 0,09 |
2 | ANGKUTAN UDARA | 0,05 |
3 | EMAS PERHIASAN | 0,04 |
4 | SEWA RUMAH | 0,03 |
5 | TOMAT | 0,02 |
6 | IKAN GABUS | 0,02 |
7 | TARIF PULSA PONSEL | 0,01 |
8 | KETIMUN | 0,01 |
9 | SIGARET KRETEK MESIN (SKM) | 0,01 |
10 | IKAN TONGKOL/ IKAN AMBU-AMBU | 0,01 |
10 Komoditas Andil Inflasi Mei
Komoditas Andil Inflasi Sepanjang 2025 (m-to-m)
36
10 Komoditas Andil Inflasi Juli
10 Komoditas Andil Inflasi Agustus
10 Komoditas Andil Inflasi September
10 Komoditas Andil Inflasi Oktober
Urutan | Deskripsi Komoditas | Andil |
1 | TOMAT | 0,15 |
2 | DAGING AYAM RAS | 0,11 |
3 | CABAI RAWIT | 0,05 |
4 | BERAS | 0,05 |
5 | KONTRAK RUMAH | 0,04 |
6 | IKAN BAKAR | 0,04 |
7 | BENSIN | 0,03 |
8 | BAHAN BAKAR RUMAH TANGGA | 0,03 |
9 | SIGARET KRETEK MESIN (SKM) | 0,02 |
10 | TAMAN KANAK KANAK | 0,02 |
Urutan | Deskripsi Komoditas | Andil |
1 | ANGKUTAN UDARA | 0,07 |
2 | EMAS PERHIASAN | 0,06 |
3 | KONTRAK RUMAH | 0,04 |
4 | BERAS | 0,03 |
5 | KUE KERING BERMINYAK | 0,02 |
6 | KANGKUNG | 0,02 |
7 | IKAN TONGKOL/IKAN AMBU-AMBU | 0,01 |
8 | KACANG PANJANG | 0,01 |
9 | BAWANG MERAH | 0,01 |
10 | IKAN KAPAR | 0,01 |
Urutan | Deskripsi Komoditas | Andil |
1 | DAGING AYAM RAS | 0,34 |
2 | EMAS PERHIASAN | 0,10 |
3 | PISANG | 0,03 |
4 | SIGARET KRETEK MESIN (SKM) | 0,02 |
5 | BERAS | 0,02 |
6 | ANGKUTAN UDARA | 0,02 |
7 | AKADEMI/PERGURUAN TINGGI | 0,02 |
8 | UDANG BASAH | 0,02 |
9 | BAHAN BAKAR RUMAH TANGGA | 0,01 |
10 | KETIMUN | 0,01 |
Urutan | Deskripsi Komoditas | Andil |
1 | EMAS PERHIASAN | 0,19 |
2 | DAGING AYAM RAS | 0,09 |
3 | BERAS | 0,08 |
4 | AIR KEMASAN | 0,04 |
5 | IKAN NILA | 0,03 |
6 | TELUR AYAM RAS | 0,03 |
7 | IKAN SELAR/IKAN TUDE | 0,02 |
8 | UDANG BASAH | 0,02 |
9 | IKAN GABUS | 0,01 |
10 | AYAM BAKAR | 0,01 |
Urutan | Deskripsi Komoditas | Andil |
1 | BAWANG MERAH | 0,10 |
2 | IKAN BAKAR | 0,10 |
3 | CABAI RAWIT | 0,07 |
4 | KUE BASAH | 0,03 |
5 | BAHAN BAKAR RUMAH TANGGA | 0,03 |
6 | TOMAT | 0,03 |
7 | IKAN TONGKOL/ IKAN AMBU-AMBU | 0,02 |
8 | NASI DENGAN LAUK | 0,02 |
9 | KETIMUN | 0,02 |
10 | SATE | 0,02 |
10 Komoditas Andil Inflasi Juni
Strategi Pengendalian Inflasi
37
STRATEGI
PENGENDALIAN
INFLASI
Menjaga ketersediaan stok, keterjangkauan harga, dan kelancaran distribusi pangan.
Memperkuat hilirisasi dan mengupayakan swasembada pada berbagai komoditas yang potensial di Kabupaten Kotawaringin Timur (misalnya beras ; daging ayam ras)
Menjaga keseimbangan harga barang dalam rentang harga, agar tidak merugikan masyarakat sebagai konsumen maupun produsen
Menjalin kerja sama antar daerah dalam hal pemenuhan stok kebutuhan pokok di Kabupaten Kotawaringin Timur
RILIS DATA IHK DAN INFLASI
Berita Resmi Statistik (BRS)
Inflasi dirilis setiap awal bulan melalui Press Release BRS Perkembangan Indeks Harga Konsumen yang dapat diakses melalui website BPS Kab. Kotawaringin Timur https://kotimkab.bps.go.id/pressrelease.html atau melalui live streaming YouTube BPS Provinsi Kalimantan Tengah
Publikasi
Indeks Harga Konsumen Kota Sampit dan Kompilasi Berita Resmi Statistik Kota Sampit yang dapat diakses melalui website BPS Kab. Kotawaringin Timur https://kotimkab.bps.go.id/publication.html
Terima Kasih