1 of 39

PERKEMBANGAN INDIKATOR MAKRO

KAB. KOTAWARINGIN TIMUR

disampaikan pada

RAKORDALEV Kegiatan Pembangunan Daerah Triwulan III Tahun 2025

Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur

Neneng Marlina, SST

Statistisi Ahli Madya BPS Kabupaten Kotawaringin Timur

Sampit, 10 November 2025

BADAN PUSAT STATISTIK

KABUPATEN KOTAWARINGIN TIMUR

2 of 39

2

PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO (PDRB)

KETENAGAKERJAAN

KEMISKINAN DAN KETIMPANGAN PENDAPATAN

INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA (IPM)

INDEKS HARGA KONSUMEN (IHK)

1

2

3

4

5

PERKEMBANGAN INFLASI JANUARI-OKTOBER 2025

6

Photo by Adeolu Eletu on Unsplash

1

2

3

4

KERANGKA PAPARAN

3 of 39

1

PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO (PDRB)

4 of 39

Pengertian PDRB

Produk Domestik Regional Bruto (PDRB)

merupakan nilai tambah bruto seluruh barang dan jasa yang tercipta atau dihasilkan oleh berbagai aktivitas ekonomi di suatu wilayah regional tertentu dalam satu periode tertentu, tanpa memperhatikan apakah faktor produksi yang dimiliki penduduk atau bukan penduduk setempat.

Suatu Wilayah Regional Tertentu : Provinsi atau Kabupaten

Satu Periode Tertentu : Tahunan dan/atau Triwulanan

PDRB disajikan dalam 2 penilaian, yaitu:

1. PDRB Atas Dasar Harga Berlaku (ADHB) atau PDRB Nominal, yaitu nilai produksi dihitung berdasarkan harga yang berlaku pada tahun berjalan.

2. PDRB Atas Dasar Harga Konstan (Konstan) atau PDRB Riil, nilai produksi dihitung berdasarkan harga satu tahun dasar tertentu. Pada saat ini PDRB atas dasar Harga Konstan dihitung dengan tahun dasar 2010.

XXX

XXX

4

5 of 39

Kegunaan PDRB

PDRB Nominal atau atas Dasar Harga Berlaku menunjukkan kemampuan sumber daya ekonomi yang dihasilkan oleh suatu wilayah. Nilai PDRB yang besar menunjukkan kemampuan sumber daya ekonomi yang besar, begitu juga sebaliknya.

01

PDRB Rill atau atas Dasar Harga Konstan menunjukkan perkembangan kemampuan sumber daya ekonomi suatu wilayah dari tahun ke tahun.

02

Laju Pertumbuhan PDRB menunjukkan peningkatan kemampuan sumber daya ekonomi suatu wilayah pada tahun tertentu dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

03

Distribusi PDRB menunjukkan struktur perekonomian atau peranan setiap kategori ekonomi dalam suatu wilayah.

04

Laju Pertumbuhan Indeks Harga Implisit menunjukkan peningkatan harga barang dan jasa yang diproduksi oleh suatu wilayah pada tahun tertentu dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

05

XXX

XXX

5

6 of 39

PDRB Kabupaten Kotawaringin Timur

6

Tren Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten Kotawaringin Timur, 2020-2024 (persen)

“Perekonomian Kabupaten Kotawaringin Timur mengalami peningkatan kinerja sebesar 4,00 persen pada tahun 2024”

Indikator

Satuan

2020

2021

2022

2023*

2024**

PDRB ADHB

Miliar Rupiah

26.996,3

29.678,2

33.357,9

34.941,8

37.991,1

PDRB ADHK

Miliar Rupiah

17.893,1

18.269,7

19.622,9

19.977,2

20.776,9

Pertumbuhan Ekonomi

Persen

-3,06

2,10

7,41

1,81

4,00

“Pada tahun 2024, Laju Pertumbuhan Ekonomi Kotawaringin Timur lebih rendah jika dibandingkan pertumbuhan ekonomi Kalimantan Tengah”

Indikator PDRB Kabupaten Kotawaringin Timur, 2020-2024

*Angka Sementara

**Angka Sangat Sementara

XXX

XXX

6

7 of 39

Pertumbuhan Ekonomi Kotawaringin Timur 2024

7

Industri Pengolahan

Pertanian

Perdagangan

Transportasi & Pergudangan

Konstruksi

Jasa Keuangan

Pertambangan

Jasa Pendidikan

Adm. Pemerintahan

Real Estat

Akomodasi & Makan Minum

Jasa Kesehatan

Jasa Lainnya

Informasi & Komunikasi

Pengadaan Air

Pengadaan Listrik

Jasa Perusahaan

Distribusi (%)

Pertumbuhan (%)

Kategori Industri Pengolahan, Kategori Pertanian, dan Kategori Perdagangan menjadi leading sector perekonomian Kabupaten Kotawaringin Timur.

Seluruh kategori mengalami pertumbuhan positif pada tahun 2024, kecuali Kategori Industri Pengolahan.

Kategori Industri Pengolahan mengalami kontraksi pada tahun 2024 dikarenakan adanya penurunan produksi bahan baku TBS ke pabrik secara signifikan.

Kategori Adm. Pemerintahan dan Petambangan menjadi kategori dengan laju pertumbuhan tertinggi di Kabupaten Kotawaringin Timur tahun 2024.

8 of 39

PDRB Per Kapita

8

Pengertian

PDRB Per Kapita adalah Hasil bagi antara nilai tambah yang dihasilkan oleh seluruh kegiatan ekonomi (PDRB) dengan jumlah penduduk pertengahan tahun.

PDRB per Kapita menunjukkan seberapa besar potensi sumber daya ekonomi yang mampu dihasilkan oleh seorang penduduk pada suatu wilayah tertentu.

Nilai PDRB/GRDP (Milliar Rupiah/Billion rupiahs)

 

 

2020

2021

2022

2023*

2024**

 

- ADHB

26.996,3

29.678,2

33.357,9

34.941,8

37.991,1

 

- ADHK

17.893,1

18.269,7

19.622,9

19.977,2

20.776,9

 

- Pertumbuhan PDRB ADHK (%)

-3,06

2,10

7,41

1,81

4,00

 

PDRB per Kapita/Per Capita GRDP (Ribu Rupiah/Thousand rupiahs)

 

- ADHB

63.014,6

68.493,0

76.091,6

78.811,6

84.766,8

 

- ADHK

41.765,9

42.164,0

44.761,0

45.058,8

46.358,0

 

Jumlah Penduduk (orang)

428.414

433.302

438.392

443.359

448.184

 

*) Angka sementara/Preliminary Figures

**) Angka sangat sementara/Very Preliminary Figures

***) Jumlah penduduk dalam penghitungan PDRB Perkapita:

Tahun 2020-2025 : Proyeksi Penduduk Indonesia 2020-2050 Hasil SP2020

 

9 of 39

PDRB Triwulanan Kabupaten Kotawaringin Timur

9

Tren Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten Kotawaringin Timur Triwulanan (persen)

“Kinerja perekonomian Kabupaten Kotawaringin Timur menujukan pertumbuhan positif sebesar 6,52 persen pada triwulan II 2025”

Indikator

Satuan

2024**

2025***

Tw I

Tw II

Tw III

Tw IV

Tw I

Tw II

PDRB ADHB

Miliar Rupiah

8.894,6

9.300,2

9.605,8

10.190,4

10.028,8

10.384,3

PDRB ADHK

Miliar Rupiah

4.941,5

5.106,9

5.260,1

5.468,4

5.246,2

5.439,8

Pertumbuhan Ekonomi (YOY)

Persen

3,93

3,44

3,15

5,44

6,17

6,52

Indikator PDRB Tiwulanan Kabupaten Kotawaringin Timur, TW I 2024 – TW II 2025

**Angka Sangat Sementara

**Angka Sangat Sangat Sementara

XXX

XXX

9

10 of 39

Pertumbuhan Ekonomi Kotawaringin Timur Triwulan II 2025

10

Distribusi (%)

Pertumbuhan YOY (%)

Sektor Tersier menjadi leading sector perekonomian Kabupaten Kotawaringin Timur pada Triwulan II tahun 2025 dengan kontribusi sebesar 43,56 persen.

Sektor Primer mengalami pertumbuhan positif terbesar pada Triwulan II tahun 2025 didorong oleh adanya peningkatan produksi tanaman pangan khususnya padi dan TBS pada triwulan II 2025. Kenaikan pada sektor ini juga disebabkan kembali aktifnya pertambangan bijih bauksit di Kabupaten Kotawaringin Timur.

Sektor Sekunder mengalami pertumbuhan pada Triwulan II tahun 2025 dikarenakan adanya kenaikan produksi pada lapangan usaha konstruksi sejalan dengan mulai beroperasinya proyek pemerintah.

Sektor Primer

Sektor Sekunder

Sektor Tersier

Distribusi dan Pertumbuhan Ekonomi Menurut Lapangan Usaha secara y-on-y Kabupaten Kotawaringin Timur, Triwulan II 2025 (persen)

Distribusi dan Pertumbuhan Ekonomi Menurut Pengeluaran secara y-on-y Kabupaten Kotawaringin Timur, Triwulan II 2025 (persen)

Komponen pembentukan Modal Tambah Bruto (PMTB) pada triwulan II tahun 2025 memberikan kontribusi terbesar dalam penyusunan PDRB menurut pengeluaran. Sejalan dengan banyak proyek pemerintah yang mulai berjalan dapat dilihat dari realiasi biaya belanja modal pemerintah yang mengalami kenaikan, jumlah biaya untuk ijin mendirikan bangunan meningkat juga, serta peningkatan jumlah pembelian kendaran pada triwulan II 2025.

XXX

XXX

10

11 of 39

Ekonomi Spasial Kabupaten/Kota se-Kalimantan Tengah

Peranan PDRB Kabupaten/Kota Terhadap Total PDRB Kabupaten/Kota se-Kalimantan Tengah Triwulan II Tahun 2025

(persen)

Pertumbuhan Ekonomi Menurut Kabupaten/Kota se-Kalimantan Tengah Triwulan II Tahun 2025

(persen)

XXX

XXX

11

12 of 39

2

KETENAGAKERJAAN

13 of 39

Tingkat Pengangguran Terbuka Kotawaringin Timur 2020-2025

13

TPT KOTIM DAN KALTENG 2020-2025

  • Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) adalah persentase jumlah pengangguran terhadap jumlah Angkatan Kerja.
  • Semakin tinggi nilai indikator ini, semakin banyak persediaan tenaga kerja yang tidak termanfaatkan.
  • Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Kotawaringin Timur Tahun 2025 sebesar 4,56
  • TPT di Kotawaringin Timur maupun rata-rata TPT di Provinsi Kalimantan Tengah selalu mengalami penurunan dari tahun 2020 sampai 2025.

14 of 39

TPT Provinsi Kalimantan Tengah Menurut Kabupaten/Kota Tahun 2025

14

  • TPT tertinggi di Provinsi Kalteng dimiliki oleh Kota Palangka Raya yaitu 5,23 persen.
  • 4,56 persen Angkatan kerja di Kotawaringin Timur merupakan Pengangguran pada tahun 2025.
  • TPT terendah di Provinsi Kalteng dimiliki oleh Kabupaten Pulang Pisau yaitu 2,23 persen.

15 of 39

3

KEMISKINAN DAN KETIMPANGAN PENDAPATAN

16 of 39

16

Pengertian Kemiskinan

Untuk mengukur kemiskinan, BPS menggunakan konsep kemampuan memenuhi kebutuhan dasar (basic needs approach). Dengan pendekatan ini, kemiskinan dipandang sebagai ketidakmampuan dari sisi ekonomi untuk memenuhi kebutuhan dasar makanan dan bukan makanan yang diukur menurut garis kemiskinan (makanan dan bukan makanan).

Garis Kemiskinan Makanan (GKM) adalah nilai pengeluaran kebutuhan minimum makanan (setara 2.100 kkalori per kapita per hari).

Garis Kemiskinan Non-Makanan (GKNM) adalah nilai minimum pengeluaran untuk perumahan, sandang, pendidikan, kesehatan, dan kebutuhan pokok bukan makanan lainnya.

Penduduk Miskin adalah penduduk yang memiliki rata-rata pengeluaran per kapita per bulan di bawah Garis Kemiskinan.

Metode ini dipakai BPS sejak tahun 1998 supaya hasil penghitungan konsisten dan terbanding dari waktu ke waktu (apple to apple).

17 of 39

P0

P1

P2

Headcount Index (P0) : Persentase penduduk miskin terhadap total penduduk.

Poverty Gap Index (P1)/ Indeks Kedalaman Kemiskinan: Ukuran rata-rata kesenjangan pengeluaran masing-masing penduduk miskin terhadap garis kemiskinan. Semakin tinggi nilai indeks, semakin jauh rata-rata pengeluaran dari garis kemiskinan.

Poverty Severity (P2)/ Indeks Keparahan Kemiskinan: Semakin tinggi nilai indeks, semakin tinggi ketimpangan pengeluaran diantara penduduk miskin.

Pengertian Kemiskinan

18 of 39

Sumber Data Indikator Kemiskinan

18

SUSENAS merupakan survei yang dirancang untuk mengumpulkan data sosial kependudukan yang relatif sangat luas.

Data yang dikumpulkan antara lain menyangkut bidang-bidang :

  • Pendidikan
  • Kesehatan/gizi
  • Perumahan
  • Sosial ekonomi lainnya,
  • Konsumsi/pengeluaran
  • dsb

Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) Maret 2025

Jumlah Sampel

INDONESIA

345.000 rumah tangga

514 Kab/Kota

KALIMANTAN TENGAH

8.070 rumah tangga

3

dari 11 Sasaran Makro Pembangunan

2020-2024 Dihitung Menggunakan Data Susenas

  1. Kemiskinan
  2. Gini Ratio
  1. Indeks Pembangunan Manusia (IPM)

KOTAWARINGIN TIMUR

660 rumah tangga

19 of 39

Potret Kemiskinan

19

[Penjelasan]

Persentase Penduduk Miskin Menurut Kabupaten/Kota se-Kalimantan Tengah, 2024-2025

Persentase Penduduk Miskin

Persentase penduduk miskin mencerminkan bagian dari populasi penduduk, yang tidak mampu memenuhi hak dasar (hak atas pangan, sandang, layanan kesehatan, layanan pendidikan, pekerjaan dan berusaha, dan/atau perumahan) secara layak dan mandiri, dan rata-rata pengeluaran per kapita di bawah garis kemiskinan.

20 of 39

Potret Kemiskinan

20

[Penjelasan]

Garis Kemiskinan

Garis Kemiskinan (GK) mencerminkan nilai rupiah pengeluaran minimum yang diperlukan seseorang untuk memenuhi kebutuhan pokok hidupnya selama sebulan, baik kebutuhan makanan maupun non-makanan. GK terdiri dari Garis Kemiskinan Makanan (GKM) dan Garis Kemiskinan Non-Makanan (GKNM).

Garis Kemiskinan dan Jumlah Penduduk Miskin Kabupaten Kotawaringin Timur, 2024 - 2025

Indikator

2024

2025

(1)

(2)

(3)

Garis Kemiskinan (Rupiah/kapita/bulan)

572.827

596.118

Jumlah Penduduk Miskin

(000 orang)

26,69

27,70

  • Garis Kemiskinan naik sebesar 4,06 persen, yaitu dari Rp572.872,- per kapita per bulan pada Maret 2024 menjadi Rp596.118,- per kapita per bulan pada Maret 2025.

21 of 39

Indeks Kedalaman Kemiskinan (P1) & Indeks Keparahan Kemiskinan (P2) di Kotawaringin Timur

21

Persoalan kemiskinan bukan hanya sekedar berapa jumlah dan persentase penduduk miskin. Dimensi lain yang perlu diperhatikan adalah tingkat kedalaman dan keparahan dari kemiskinan.

Indeks kedalaman kemiskinan mengindikasikan jarak rata-rata pengeluaran penduduk miskin terhadap garis kemiskinan. Indeks keparahan kemiskinan mengindikasikan ketimpangan pengeluaran di antara penduduk miskin.

Indeks Kedalaman Kemiskinan naik dari 0,96 pada Maret 2024 menjadi 1,00 pada Maret 2025; Indeks Keparahan Kemiskinan juga naik dari 0,24 pada Maret 2024 menjadi 0,27 pada Maret 2025.

22 of 39

4

INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA (IPM)

23 of 39

Pengertian IPM

Pembangunan manusia pertama kali diperkenalkan oleh United Nation Development Programme (UNDP) dalam Human Development Report (HDR) 1990.

Indeks Pembangunan Manusia (IPM) digunakan sebagai alat ukur pembangunan manusia suatu wilayah untuk menjelaskan bagaimana penduduk dapat mengakses hasil pembangunan dalam memperoleh pendapatan, kesehatan, dan pendidikan

MANFAAT IPM

  1. IPM merupakan indikator penting untuk mengukur keberhasilan dalam upaya membangun kualitas hidup manusia (masyarakat/penduduk).
  2. IPM merupakan salah satu indikator target pembangunan pemerintah dalam pembahasan asumsi makro di DPR-RI.
  3. IPM juga digunakan sebagai salah satu indikator penentuan Dana Alokasi Umum (DAU).
  4. Komponen IPM (UHH, HLS, RLS, dan Pengeluaran per Kapita) merupakan indikator yang digunakan dalam penghitungan Dana Insentif Daerah (DID).

24 of 39

Perkembangan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kotim dan Indikator Pembentuknya

24

IPM Kabupaten Kotawaringin Timur, 2022-2025

  • Angka IPM Kabupaten Kotawaringin Timur mencapai 74,96
  • Dibandingkan tahun 2024, IPM Kabupaten Kotawaringin Timur naik 0,49 poin atau 0,66 persen.
  • Capaian IPM Kabupaten Kotawaringin Timur pada 2025 masih berada dalam kategori ” tinggi”

IPM Kabupaten/Kota se Kalimatan Tengah Tahun 2025

25 of 39

Perkembangan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kotim dan Indikator Pembentuknya

25

No

Indikator

Tahun

Satuan

Capaian

1.1

Umur Harapan Hidup (UHH)

Data LF SP2020

2022

Tahun

73,99

2023

Tahun

74,22

2024

Tahun

74,38

2025

Tahun

74,61

1.2

Rata-rata lama sekolah (RLS)

2022

Tahun

8,16

2023

Tahun

8,17

2024

Tahun

8,18

2025

Tahun

8,25

26 of 39

Perkembangan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kotim dan Indikator Pembentuknya

26

No

Indikator

Tahun

Satuan

Capaian

1.3

Harapan Lama Sekolah (HLS)

2022

Tahun

12,86

2023

Tahun

12,88

2024

Tahun

12,89

2025

Tahun

12,90

1.4

Pengeluaran Perkapita yang Disesuaikan

2022

Ribu Rupiah

12.048

2023

Ribu Rupiah

12.546

2024

Ribu Rupiah

13.042

2025

Ribu Rupiah

13.434

27 of 39

5

INDEKS HARGA KONSUMEN

28 of 39

Gambaran Umum IHK

28

Indeks Harga Konsumen (IHK) merupakan salah satu indikator ekonomi penting yang dapat memberikan informasi mengenai perkembangan harga barang/jasa yang dibayar oleh konsumen.

Tujuan Perhitungan IHK

Penghitungan IHK ditujukan untuk mengetahui perubahan harga dari sekelompok tetap barang/jasa yang pada umumnya dikonsumsi masyarakat.

Manfaat Perhitungan Harga Konsumen

  • early warning komoditi yang harganya bergejolak,
  • pemetaan wilayah sasaran kebijakan, dan
  • pengukuran besaran lingkup kebijakan yang diperlukan

Inflasi

Perubahan IHK dari waktu ke waktu menggambarkan tingkat kenaikan (inflasi) atau tingkat penurunan (deflasi) dari barang/jasa kebutuhan rumah tangga sehari-hari

29 of 39

Survei Harga Konsumen (SHK)

29

HARGA KONSUMEN

Gambaran Umum SHK

Untuk mendapatkan Indeks Harga Konsumen (IHK), Badan Pusat Statistik secara rutin melakukan pendataan Survei Harga Konsumen (SHK).

Periode Pencacahan

  • Barang bergejolak (beras, cabai, daging, minyak goreng, telur ayam ras, dll) Mingguan
  • Barang semi bergejolak (ikan, sayur, detergen, angkutan udara, dll) Dua Mingguan
  • Makanan jadi, bukan makanan, barang tahan lama, tarif angkutan, jasa, tarif sewa/kontrak rumah, upah pembantu rumah tangga dan baby sitter, uang sekolah

Survei Pendukung

merupakan survei yang dilakukan untuk memonitor terjadinya perubahan komposisi peredaran beras di pasar akibat berbagai faktor

Periode pencacahan:

  • Semester I (Panen Raya) : April-Juni
  • Semester II (Paceklik) : September-November

Survei Volume Penjualan Eceran Beras (SVPEB)

Survei Volume Penjualan Eceran Komoditas Spesifik (SVK)

merupakan survei yang dilakukan untuk mendapatkan penimbang kualitas dari setiap komoditas yang nantinya digunakan dalam penghitungan Indeks Harga Konsumen (IHK).

Periode pencacahan: Oktober

Bulanan

30 of 39

Pemilihan Sampel Survei Harga Konsumen

30

JUDUL SUBBAB PERTAMA

Kualitas/Merk

  • Kualitas/merek yang banyak digemari atau banyak dikonsumsi dan peredarannya berkesinambungan.
  • Spesifik dan dapat dibedakan antara yang satu dengan yang lain.
  • Banyaknya kualitas/merek dalam setiap komoditas bervariasi tergantung banyaknya variasi dari komoditas itu sendiri.
  • Komoditas yang memiliki banyak kualitas/merk, dipilih sebanyak 3-4 kualitas/merk yang paling banyak dikonsumsi masyarakat

Jumlah Komoditas yang Dicatat

Pangan

Non-Pangan

Jumlah

157

Sampit

Kapuas

102

192

127

349

229

Kota

Responden

  • Tempat tetap/permanen/tidak berpindah-pindah
  • Bermacam-macam komoditas yang diperdagangkan
  • Diperkirakan kontinuitas pencacahan HK terjamin
  • Pedagang tersebut banyak dikunjungi atau ramai konsumen
  • Mudah diwawancarai, jujur dan bersahabat
  • 1 kualitas/merk komoditas diwakili minimal 3 responden

Sukamara

Palangka Raya

110

150

226

124

234

376

31 of 39

Perkembangan Inflasi/Deflasi Sampit, 2024-2025

JUDUL SUBBAB PERTAMA

HARGA KONSUMEN

Inflasi/Deflasi Year on Year (%)

HARGA KONSUMEN

Inflasi/ Deflasi Year to Date (%)

XXX

XXX

31

32 of 39

Perkembangan Inflasi/Deflasi Sampit, 2024-2025

32

Inflasi/Deflasi Month to Month (%)

XXX

XXX

32

33 of 39

Andil Inflasi Terbesar Kota Sampit (y-on-y)�Oktober 2025

33

10 Komoditas Teratas Makanan

10 Komoditas Teratas Non Makanan

Urutan

Deskripsi Komoditas

Andil

1

BERAS

0,23

2

DAGING AYAM RAS

0,21

3

IKAN BAKAR

0,19

4

SIGARET KRETEK MESIN (SKM)

0,18

5

MINYAK GORENG

0,16

6

UDANG BASAH

0,13

7

NASI DENGAN LAUK

0,08

8

BAWANG MERAH

0,08

9

AIR KEMASAN

0,06

10

IKAN TONGKOL/IKAN AMBU-AMBU

0,06

Urutan

Deskripsi Komoditas

Andil

1

EMAS PERHIASAN

0,64

2

KONTRAK RUMAH

0,09

3

SEWA RUMAH

0,04

4

BUKU TULIS BERGARIS

0,02

5

TAMAN KANAK-KANAK

0,02

6

AKADEMI/PERGURUAN TINGGI

0,02

7

MOBIL

0,02

8

ANGKUTAN LAUT

0,02

9

DEODORANT

0,02

10

BIMBINGAN BELAJAR

0,02

34 of 39

Andil Deflasi/Inflasi Kota Sampit (m-to-m)�Oktober 2025

34

10 Komoditas Andil Deflasi Tertinggi

Komoditas Andil Inflasi Tertinggi

34

Urutan

Deskripsi Komoditas

Andil

1

CABAI RAWIT

-0,05

2

BAWANG MERAH

-0,03

3

KACANG PANJANG

-0,02

4

ANGKUTAN UDARA

-0,02

5

TOMAT

-0,02

6

IKAN KAPAR

-0,01

7

TERONG

-0,01

8

PISANG

-0,01

9

BAHAN BAKAR RUMAH TANGGA

-0,01

10

BAWANG PUTIH

-0,01

Urutan

Deskripsi Komoditas

Andil

1

EMAS PERHIASAN

0,19

2

DAGING AYAM RAS

0,09

3

BERAS

0,08

4

AIR KEMASAN

0,04

5

IKAN NILA

0,03

6

TELUR AYAM RAS

0,03

7

IKAN SELAR/IKAN TUDE

0,02

8

UDANG BASAH

0,02

9

IKAN GABUS

0,01

10

AYAM BAKAR

0,01

35 of 39

Komoditas Andil Inflasi Sepanjang 2025 (m-to-m)

35

Urutan

Deskripsi Komoditas

Andil

1

DAGING AYAM RAS

0,25

2

CABAI RAWIT

0,17

3

IKAN GABUS

0,04

4

BENSIN

0,03

5

AYAM BAKAR

0,03

6

TERONG

0,03

7

MINYAK GORENG

0,03

8

SIGARET KRETEK MESIN (SKM)

0,03

9

UDANG BASAH

0,02

10

NASI DENGAN LAUK

0,02

10 Komoditas Andil Inflasi Januari

Urutan

Deskripsi Komoditas

Andil

1

MINYAK GORENG

0,04

2

BENSIN

0,03

3

EMAS PERHIASAN

0,03

4

IKAN TONGKOL/ IKAN AMBU-AMBU

0,02

5

SIGARET KRETEK MESIN (SKM)

0,02

6

ANGKUTAN UDARA

0,02

7

TERONG

0,02

8

WORTEL

0,01

9

JAGUNG MANIS

0,01

10

TARIF BIDAN

0,01

10 Komoditas Andil Inflasi Februari

Urutan

Deskripsi Komoditas

Andil

1

TARIF LISTRIK

1,34

2

CABAI RAWIT

0,14

3

UDANG BASAH

0,05

4

BAWANG MERAH

0,05

5

IKAN TONGKOL/ IKAN AMBU-AMBU

0,04

6

SEMANGKA

0,04

7

EMAS PERHIASAN

0,03

8

AYAM HIDUP

0,03

9

MINYAK GORENG

0,03

10

SIGARET KRETEK MESIN (SKM)

0,02

10 Komoditas Andil Inflasi Maret

Urutan

Deskripsi Komoditas

Andil

1

TARIF LISTRIK

0,59

2

EMAS PERHIASAN

0,12

3

KANGKUNG

0,06

4

TOMAT

0,04

5

BAKSO SIAP SANTAP

0,03

6

IKAN GABUS

0,03

7

SIGARET KRETEK MESIN (SKM)

0,02

8

IKAN BAKAR

0,02

9

NASI DENGAN LAUK

0,02

10

ANGKUTAN LAUT

0,02

10 Komoditas Andil Inflasi April

Urutan

Deskripsi Komoditas

Andil

1

DAGING AYAM RAS

0,09

2

ANGKUTAN UDARA

0,05

3

EMAS PERHIASAN

0,04

4

SEWA RUMAH

0,03

5

TOMAT

0,02

6

IKAN GABUS

0,02

7

TARIF PULSA PONSEL

0,01

8

KETIMUN

0,01

9

SIGARET KRETEK MESIN (SKM)

0,01

10

IKAN TONGKOL/ IKAN AMBU-AMBU

0,01

10 Komoditas Andil Inflasi Mei

36 of 39

Komoditas Andil Inflasi Sepanjang 2025 (m-to-m)

36

10 Komoditas Andil Inflasi Juli

10 Komoditas Andil Inflasi Agustus

10 Komoditas Andil Inflasi September

10 Komoditas Andil Inflasi Oktober

Urutan

Deskripsi Komoditas

Andil

1

TOMAT

0,15

2

DAGING AYAM RAS

0,11

3

CABAI RAWIT

0,05

4

BERAS

0,05

5

KONTRAK RUMAH

0,04

6

IKAN BAKAR

0,04

7

BENSIN

0,03

8

BAHAN BAKAR RUMAH TANGGA

0,03

9

SIGARET KRETEK MESIN (SKM)

0,02

10

TAMAN KANAK KANAK

0,02

Urutan

Deskripsi Komoditas

Andil

1

ANGKUTAN UDARA

0,07

2

EMAS PERHIASAN

0,06

3

KONTRAK RUMAH

0,04

4

BERAS

0,03

5

KUE KERING BERMINYAK

0,02

6

KANGKUNG

0,02

7

IKAN TONGKOL/IKAN AMBU-AMBU

0,01

8

KACANG PANJANG

0,01

9

BAWANG MERAH

0,01

10

IKAN KAPAR

0,01

Urutan

Deskripsi Komoditas

Andil

1

DAGING AYAM RAS

0,34

2

EMAS PERHIASAN

0,10

3

PISANG

0,03

4

SIGARET KRETEK MESIN (SKM)

0,02

5

BERAS

0,02

6

ANGKUTAN UDARA

0,02

7

AKADEMI/PERGURUAN TINGGI

0,02

8

UDANG BASAH

0,02

9

BAHAN BAKAR RUMAH TANGGA

0,01

10

KETIMUN

0,01

Urutan

Deskripsi Komoditas

Andil

1

EMAS PERHIASAN

0,19

2

DAGING AYAM RAS

0,09

3

BERAS

0,08

4

AIR KEMASAN

0,04

5

IKAN NILA

0,03

6

TELUR AYAM RAS

0,03

7

IKAN SELAR/IKAN TUDE

0,02

8

UDANG BASAH

0,02

9

IKAN GABUS

0,01

10

AYAM BAKAR

0,01

Urutan

Deskripsi Komoditas

Andil

1

BAWANG MERAH

0,10

2

IKAN BAKAR

0,10

3

CABAI RAWIT

0,07

4

KUE BASAH

0,03

5

BAHAN BAKAR RUMAH TANGGA

0,03

6

TOMAT

0,03

7

IKAN TONGKOL/ IKAN AMBU-AMBU

0,02

8

NASI DENGAN LAUK

0,02

9

KETIMUN

0,02

10

SATE

0,02

10 Komoditas Andil Inflasi Juni

37 of 39

Strategi Pengendalian Inflasi

37

STRATEGI

PENGENDALIAN

INFLASI

Menjaga ketersediaan stok, keterjangkauan harga, dan kelancaran distribusi pangan.

Memperkuat hilirisasi dan mengupayakan swasembada pada berbagai komoditas yang potensial di Kabupaten Kotawaringin Timur (misalnya beras ; daging ayam ras)

Menjaga keseimbangan harga barang dalam rentang harga, agar tidak merugikan masyarakat sebagai konsumen maupun produsen

Menjalin kerja sama antar daerah dalam hal pemenuhan stok kebutuhan pokok di Kabupaten Kotawaringin Timur

38 of 39

RILIS DATA IHK DAN INFLASI

Berita Resmi Statistik (BRS)

Inflasi dirilis setiap awal bulan melalui Press Release BRS Perkembangan Indeks Harga Konsumen yang dapat diakses melalui website BPS Kab. Kotawaringin Timur https://kotimkab.bps.go.id/pressrelease.html atau melalui live streaming YouTube BPS Provinsi Kalimantan Tengah

Publikasi

Indeks Harga Konsumen Kota Sampit dan Kompilasi Berita Resmi Statistik Kota Sampit yang dapat diakses melalui website BPS Kab. Kotawaringin Timur https://kotimkab.bps.go.id/publication.html

39 of 39

Terima Kasih