FORMASI STRATEGI: METODE DAN TEKNIK PERENCANAAN STRATEGIS
Agenda
1
2
3
4
5
Peran, Tujuan Metode dan Teknik Perencanaan Strategis
Pemilihan Metode
Metode SWOT
Analisis Pesaing (Competitor Analysis)
Model 7-S Mc Kinsey (The Mc Kinsey 7-S Model)
Presentation title
2
20XX
Agenda
6
7
Matriks Boston (Boston Matrix)
Model 5 kekuatan M. Porter (M. Porter’s 5 Forces Model)
Presentation title
3
20XX
PERAN, TUJUAN, METODE, DAN TEKNIK PERENCANAAN STRATEGIS�
Perencanaan strategis berperan sebagai panduan bagi organisasi untuk mencapai tujuan jangka panjang. Ini membantu organisasi mengidentifikasi peluang, mengelola risiko, dan mengalokasikan sumber daya secara efektif.
Contoh: Perusahaan Pupuk menggunakan perencanaan strategis untuk mempertahankan inovasi dan memimpin pasar teknologi.
4
Tujuan Perencanaan Strategis�
Menciptakan arah yang jelas bagi organisasi.
Meningkatkan koordinasi antar departemen.
Mengantisipasi perubahan lingkungan bisnis.
Meningkatkan daya saing.
Metode dan Teknik Perencanaan Strategis��Metode dan teknik yang digunakan dalam perencanaan strategis meliputi analisis lingkungan internal dan eksternal, penetapan tujuan, dan evaluasi strategi.��
“
”
Presentation title
6
20XX
PEMILIHAN METODE
Faktor Pemilihan Metode
Sifat Masalah: Apakah masalah bersifat kualitatif atau kuantitatif?
Sumber Daya: Ketersediaan waktu, anggaran, dan tenaga ahli.
Tujuan Organisasi: Apakah tujuan jangka pendek atau jangka panjang?�
Contoh
Perusahaan startup mungkin memilih metode SWOT karena sederhana dan tidak memerlukan sumber daya besar.
Presentation title
7
20XX
1. METODE SWOT
Pengertian SWOT
SWOT adalah alat analisis yang digunakan untuk mengevaluasi Strengths (Kekuatan), Weaknesses (Kelemahan), Opportunities (Peluang), dan Threats (Ancaman).
Langkah-Langkah Analisis SWOT
Langkah 1: Identifikasi Faktor Internal dan Eksternal
Kumpulkan data tentang kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman.
Gunakan sumber seperti survei, wawancara, atau analisis pasar.
Langkah 2: Buat Matriks SWOT
Susun faktor-faktor tersebut dalam matriks untuk memudahkan analisis.
Langkah 3: Analisis dan Rumuskan Strategi
Gunakan kombinasi faktor SWOT untuk merumuskan strategi.
Contoh
Kekuatan: Brand yang kuat.
Kelemahan: Biaya produksi tinggi.
Peluang: Ekspansi pasar global.
Ancaman: Persaingan ketat.
Presentation title
8
20XX
Komponen SWOT�
a. Strengths (Kekuatan)
Faktor internal yang memberikan keunggulan kompetitif.
Contoh: Brand yang kuat, teknologi canggih, tim yang kompeten, atau sumber daya finansial yang memadai.
b. Weaknesses (Kelemahan)
Faktor internal yang menghambat kinerja organisasi.
Contoh: Biaya produksi tinggi, kurangnya inovasi, atau manajemen yang kurang efektif.
c. Opportunities (Peluang)
Faktor eksternal yang dapat dimanfaatkan untuk mencapai tujuan.
Contoh: Ekspansi pasar, perubahan regulasi yang menguntungkan, atau tren industri yang positif.
d. Threats (Ancaman)
Faktor eksternal yang dapat menghambat kinerja organisasi.
Contoh: Persaingan ketat, perubahan regulasi yang merugikan, atau fluktuasi ekonomi.
Presentation title
9
20XX
MATRIK SWOT
Presentation title
10
20XX
2. ANALISIS PESAING (COMPETITOR ANALYSIS)
Pengertian Analisis Pesaing
Analisis pesaing adalah proses mengevaluasi kekuatan dan kelemahan pesaing untuk mengidentifikasi peluang dan ancaman.
Tujuannya adalah untuk mengembangkan strategi yang efektif guna meningkatkan daya saing organisasi.
Langkah-Langkah Analisis Pesaing
Langkah 1: Identifikasi Pesaing
Pesaing Langsung: Perusahaan yang menawarkan produk atau serupa.
Pesaing Tidak Langsung: Perusahaan yang menawarkan produk substitusi.
Pesaing Potensial: Perusahaan yang mungkin masuk ke pasar di masa depan.
Langkah 2: Kumpulkan Data
Gunakan sumber seperti laporan tahunan, situs web, media sosial, atau riset pasar.
Analisis informasi tentang produk, harga, distribusi, dan promosi pesaing.
Langkah 3: Evaluasi Kekuatan dan Kelemahan Pesaing
Gunakan alat analisis seperti Matriks Perbandingan Kompetitif atau SWOT Pesaing.
Langkah 4: Identifikasi Peluang dan Ancaman
Temukan celah pasar yang dapat dimanfaatkan.
Waspadai ancaman yang mungkin muncul dari tindakan pesaing.
Langkah 5: Rumuskan Strategi
Gunakan hasil analisis untuk mengembangkan strategi yang kompetitif.
Contoh
PT Pupuk Saraswanti dan PT Pupuk Kujang terus menganalisis satu sama lain untuk mempertahankan pangsa pasar.
Presentation title
11
20XX
MATRIK ANALISIS PESAING
Presentation title
12
20XX
3. MODEL 7-S MC KINSEY (THE MC KINSEY 7-S MODEL)
Pengertian Model 7-S
Model ini terdiri dari 7 elemen yang saling terkait: Strategy, Structure, Systems, Shared Values, Skills, Style, dan Staff.
Penerapan Model 7-S
Strategy: Rencana untuk bersaing.
Structure: Hierarki organisasi.
Systems: Proses dan alur kerja.
Shared Values: Nilai inti organisasi.
Skills: Kemampuan karyawan.
Style: Gaya kepemimpinan.
Staff: Sumber daya manusia.
Contoh
PT Pupuk Indonesia menggunakan model ini untuk memastikan keselarasan antara inovasi dan budaya perusahaan.
Presentation title
13
20XX
Matriks Model 7-S Mc Kinsey
Presentation title
14
20XX
4. MATRIKS BOSTON (BOSTON MATRIX)
Pengertian Matriks Boston
Boston Consulting Group (BCG) Matrix, adalah alat analisis portofolio yang digunakan untuk mengevaluasi produk atau unit bisnis berdasarkan pangsa pasar relatif dan tingkat pertumbuhan pasar. Matriks ini membantu organisasi mengalokasikan sumber daya secara efektif.
Kategori dalam Matriks Boston
Bintang (Stars): Pangsa pasar tinggi, pertumbuhan tinggi.
Penghasil Uang (Cash Cows): Pangsa pasar tinggi, pertumbuhan rendah.
Tanda Tanya (Question Marks): Pangsa pasar rendah, pertumbuhan tinggi.
Anjing (Dogs): Pangsa pasar rendah, pertumbuhan rendah.
Contoh
Produk iPhone Apple adalah Bintang, sedangkan iPod adalah Cash Cow.
Presentation title
15
20XX
Komponen Matriks Boston�
Presentation title
16
20XX
Komponen Matriks Boston�
a. Bintang (Stars)
Contoh: Produk baru yang sedang naik daun.
b. Penghasil Uang (Cash Cows)
Contoh: Produk yang sudah mapan di pasar.
Presentation title
17
20XX
Komponen Matriks Boston�
c. Tanda Tanya (Question Marks)
d. Anjing (Dogs)
Presentation title
18
20XX
Analisis Matriks Boston
Presentation title
19
20XX
Strategi Berdasarkan Matriks Boston
a. Bintang (Stars)
b. Penghasil Uang (Cash Cows)
Presentation title
20
20XX
Strategi Berdasarkan Matriks Boston
c. Tanda Tanya (Question Marks)
�
d. Anjing (Dogs)
Presentation title
21
20XX
5. MODEL 5 KEKUATAN M. PORTER (M. PORTER’S 5 FORCES MODEL)
Pengertian Model 5 Kekuatan
Model ini menganalisis lima kekuatan yang memengaruhi daya saing industri:
Persaingan Antar Pesaing.
Ancaman Pendatang Baru.
Ancaman Produk Substitusi.
Kekuatan Tawar Pemasok.
Kekuatan Tawar Pembeli.
Penerapan Model 5 Kekuatan
Contoh: Dalam industri penerbangan, ancaman pendatang baru rendah karena tingginya biaya masuk, tetapi persaingan antar pesaing sangat tinggi.
Langkah-Langkah Melakukan Analisis Model 5 Kekuatan
Langkah 1: Identifikasi Industri
Tentukan industri yang akan dianalisis.
Langkah 2: Kumpulkan Data
Kumpulkan informasi tentang kelima kekuatan yang memengaruhi industri.
Langkah 3: Evaluasi Setiap Kekuatan
Analisis tingkat pengaruh setiap kekuatan terhadap industri.
Langkah 4: Rumuskan Strategi
Gunakan hasil analisis untuk mengembangkan strategi yang kompetitif.
Presentation title
22
20XX
Matriks Model 5 Kekuatan M. Porter
Presentation title
23
20XX
Strategi Berdasarkan Model 5 Kekuatan M. Porter
a. Strategi Differensiasi
b. Strategi Harga Rendah
c. Strategi Fokus
Presentation title
24
20XX
Thank you
Porter, M. E. (2008). Competitive Strategy: Techniques for Analyzing Industries and Competitors. Free Press.
Kotler, P., & Keller, K. L. (2016). Marketing Management (15th ed.). Pearson.
Johnson, G., Scholes, K., & Whittington, R. (2017). Exploring Strategy (11th ed.). Pearson.
Grant, R. M. (2016). Contemporary Strategy Analysis (9th ed.). Wiley.
Kaplan, R. S., & Norton, D. P. (1996). The Balanced Scorecard: Translating Strategy into Action. Harvard Business Review Press.
Mintzberg, H., Ahlstrand, B., & Lampel, J. (1998). Strategy Safari: A Guided Tour Through the Wilds of Strategic Management. Free Press.
Wheelen, T. L., & Hunger, J. D. (2017). Strategic Management and Business Policy (15th ed.). Pearson.
Quarterly performance
Presentation title
26
20XX
Areas of growth
Presentation title
27
20XX
| B2B | Supply chain | ROI | E-commerce |
Q1 | 4.5 | 2.3 | 1.7 | 5.0 |
Q2 | 3.2 | 5.1 | 4.4 | 3.0 |
Q3 | 2.1 | 1.7 | 2.5 | 2.8 |
Q4 | 4.5 | 2.2 | 1.7 | 70 |
Meet our team
Takuma Hayashi
President
Mirjam Nilsson
Chief Executive Officer
Flora Berggren
Chief Operations Officer
Rajesh Santoshi
VP Marketing
Presentation title
28
20XX
Meet our extended team
Takuma Hayashi
President
Graham Barnes
VP Product
Mirjam Nilsson
Chief Executive Officer
Rowan Murphy
SEO Strategist
Flora Berggren
Chief Operations Officer
Elizabeth Moore
Product Designer
Rajesh Santoshi
VP Marketing
Robin Kline
Content Developer
Plan for product launch
Planning
Synergize scalable e-commerce
Marketing
Disseminate standardized metrics
Design
Coordinate e-business applications
Strategy
Foster holistically superior methodologies
Launch
Deploy strategic networks with compelling e-business needs
Timeline
Sep 20XX
Synergize scalable �e-commerce
Jan 20XX
Coordinate e-business applications
May 20XX
Deploy strategy networks with compelling e-business needs
Nov 20XX
Disseminate standardized �metrics
Mar 20XX
Foster holistically superior methodologies
Summary�
At Contoso, we believe in giving 110%. By using our next-generation data architecture, we help organizations virtually manage agile workflows. We thrive because of our market knowledge and great team behind our product. As our CEO says, “Efficiencies will come from proactively transforming how we do business.”
32