1 of 17

THE GLOBAL LABOR MARKET

2 of 17

Globalisasi sering dikaitkan sebagai ketergantungan pertumbuhan ekonomi antar negara melalui peningkatan tingkat perdagangan internasional.

Semakin banyak pergerakan modal, tenaga kerja dan teknologi maka semakin intensif perdagangan di seluruh dunia.

FENOMENA

GLOBALISASI

3 of 17

Dalam lima puluh tahun terakhir volume perdagangan internasional terus tumbuh pada tingkat yang tinggi;

  • Layanan menjadi lebih penting
  • Investasi asing langsung meningkat
  • Dan saat ini merupakan langkah mendasar bagi perusahaan multinasional

4 of 17

TEORI GLOBALISASI DAN TENAGA KERJA

Teori Heckscher-Ohlin

Teorema Pemerataan Harga Faktor (FPE)

Teorema Stolper-Samuelson

Pemenang dan pecundang dari perdagangan internasional: negara yang kaya sumberdaya akan memperoleh keuntungan dari perdagangan, sedangkan negara yang miskin sumberdaya akan kehilangan.

Perdagangan bebas dan kompetitif akan membuat harga faktor menyatu bersama dengan harga barang yang diperdagangkan,

Selama produksi teknologi identik dengan ciri constant return to scale dan negara-negara tidak sepenuhnya berspesialisasi.

Asumsinya constant return to scale, kedua barang terus diproduksi sehingga peningkatan relatif dalam harga barang akan meningkatkan pengembalian nyata ke faktor yang digunakan secara intensif dalam industri terebut dan mengurangi pengembalian nyata ke faktor lain.

5 of 17

GLOBALIZATION AND IMMIGRATION: EFFICIENCY, EQUITY AND MEASUREMENT�

Globalisasi adalah proses integrasi internasional yang terjadi karena pertukaran pandangan dunia, produk, pemikiran, dan aspek-aspek kebudayaan lainnya. Kemajuan infrastruktur transportasi dan telekomunikasi, termasuk kemunculan telegraf dan Internet, merupakan faktor utama dalam globalisasi yang semakin mendorong saling ketergantungan (interdependensi) aktivitas ekonomi dan budaya.

GLOBALISASI

6 of 17

MIGRASI

Migrasi internasional adalah salah satu batas terpenting globalisasi, yaitu proses dinamis yang secara signifikan membentuk ekonomi global.

7 of 17

DAMPAK MIGRASI TERHADAP PASAR TENAGA KERJA

Memperluas permintaan tenaga kerja dan sehingga menciptakan lapangan kerja baru karena tidak ada jumlah pekerjaan tetap dalam perekonomian.

Meningkatkan kompetisi pekerjaan dan mengurangi upah jangka pendek karena pekerja migran mampu pengganti pekerja yang ada.

Mengubah campuran barang dan jasa yang diproduksi dalam perekonomian sehingga terjadi peningkatan struktur pekerjaan dalam industri pasar tenaga kerja.

8 of 17

DAMPAK PASAR TENAGA KERJA IMIGRASI

  • Efek imigrasi pada pasar tenaga kerja di tingkat nasional cenderung lemah.
  • Hubungan antara populasi pekerja asing dan populasi pekerja asli sangat bervariasi antar negara, tetapi ada korelasi yang signifikan yanglemah secara statistik.

Contohnya:

Di Kosta Rika, Republik Dominika dan Rwanda, ada hubungan terbalik yang signifikan. Sebagian pekerja asing meningkat, rasio kerja untuk populasi pangsa pekerja asli jatuh. Sementara di Côte d'Ivoire, dengan adanya pekerja asing, rasio kerja untuk seluruh populasi meningkat.

9 of 17

PENGARUH PERMINTAAN IMIGRAN

Pasar tenaga kerja bukanlah model yang baik dari efek keseluruhan imigrasi, asumsi adalah focus pada efek langsung upah atau pekerjaan dari imigran.

Imigran dapat menjadi konsumen dan pekerja. Artinya, imigrasi menggeser permintaan produk di negara tujuan.

10 of 17

ALASAN TERJADINYA MIGRASI

MIGRASI

Add Text

Alasan migrasi karena ekonomi, politik, sosial, dan psikologis

Imigrasi secara konsisten karena perbedaan pendapatan dan biaya migrasi (diukur berdasarkan jarak, migrasi masa lalu, atau pembatasan imigrasi negara tujuan) internasional.

11 of 17

TEORI ASIMILASI IMIGRAN

“asimilasi” didefinisikan sebagai transformasi sekelompok orang, yang baru mengenal suatu wilayah, beradaptasi dengan budaya, nilai-nilai, dan tradisi daerah tujuan.

Asimilasi sering untuk menggambarkan proses di mana pendapatan imigran mengejar pendapatan asli di negara tujuan.

12 of 17

FENOMENA OUTSOURCING

Outsourcing adalah pemindahan atau pendelegasian beberapa proses bisnis kepada suatu badan penyedia jasa, dimana badan penyedia jasa (vendor) untuk proses administrasi dan manajemen berdasarkan definisi serta kriteria yang telah disepakati.

Tujuan Outsourcing adalah memperoleh keuntungan bersama, membuka peluang bagi berdirinya perusahaan-perusahaan baru di bidang jasa penyedia tenaga kerja, serta efesiensi bagi dunia usaha.

13 of 17

Bentuk Hubungan dalam Outsourcing

Hubungan kerja antara penyedia dan pengguna.

Hubungan kerja antara pengguna dan pekerja.

Hubungan kerja antara penyedia dan pekerja.

14 of 17

ALASAN PERUSAHAAN MENGGUNAKAN JASA OUTSOURCING

MEMPERCEPAT KEUNTUNGAN

MENINGKATKAN FOKUS PERUSAHAAN

MENGURANGI RESIKO KEGAGALAN DALAM INVESTASI

MEMUNGKINKAN TERSEDIANYA DANA DAN DAPAT MENCIPTKAN DANA SEGAR.

MEMPEROLEH SUMBER DAYA YANG TIDAK DIMILIKI SENDIRI

MEMECAHKAN MASALAH YANG SULIT DIKENDALIKAN DAN DIKELOLA

15 of 17

TIPE-TIPE OUTSOURCING

CONTRACTING

Bentuk penyerahan aktifitas perusahaan pada pihak ketiga yang paling sederhana dan paling lama.

OUTSOURCING

Penyerahan aktifitas perusahaan pada pihak ketiga dengan tujuan mendapatkan kinerja pekerjaan yang professional dan berkelas dunia.

16 of 17

INSOURCING

Mengambil atau menerima pekerjaan dari perusahaan lain dengan berbagai motivasi.

CO-SOURCING

Hubungan antara perusahaan dan rekanan lebih erat dari sekedar hubungan outsourcing biasa.

Sejak semula kedua pihak investasi bersama dengan pemberian pekerjaan tertentu.

BENEFIT-BASED-RELATIONSHIP

17 of 17

THANKS