1 of 19

Tujuan pembelajaran

  • Peserta didik mampu menjelaskan fungsi dan komponen sistem utama engine
  • Peserta didik mampu menjelaskan fungsi dari komponen sistem utama engine
  • Peserta di dik mampu menjelaskan cara kerja sistem utama engine
  • Peserta didik mampu menguraikan langkah-langkah perawatan sistem utama engine
  • Peserta didik mampu mempratekkan langkah-langkah perawatan sistem utama engine

2 of 19

1. Megapa mobil bisa berjalan?�2. Darimana tenaga mobil berasal?

3 of 19

4 of 19

5 of 19

  • Bagaimana cara agar mobil itu tidak rusak?
  • Komponen apa yang perlu dilakukan perawatan?

6 of 19

SISTEM UTAMA ENGINE

7 of 19

Cylinder Head (Kepala Silinder)

Cylinder head ditempatkan dibagian atas cylinder block. Pada bagian bawah cylinder head terdapat ruang bakar dan katup-katup.

8 of 19

Cylinder Block (Blok Silinder)

Cylinder block merupakan inti dari mesin, yang terbuat dari besi tuang. Cylinder block terdiri dari beberapa cylinder bore (lubang tabung silinder), di dalamnya terdapat piston yang bergerak turun-naik

9 of 19

Oil Pan (Bak Oli)

Bagian bawah dari pada cylinder block disebut crank case (bak engkol)

10 of 19

Piston (Torak)

Piston bergerak turun naik di dalam cylinder untuk melakukan langkah hisap, kompresi, pembakaran dan pembuangan

Fungsi utama piston untuk menerima tekanan pembakaran dan meneruskan tekanan untuk memutar crankshaft melalui conneting rod

11 of 19

Ring Piston (Piston Ring)

12 of 19

Piston Pin

Piston pin menghubungkan piston dengan bagian ujung yang kecil (small end) pada connecting rod.

13 of 19

Connecting Rod

Menghubungkan piston ke crankshaft dan selanjutnya meneruskan tenaga yang dihasilkan oleh piston ke crankshaft.

14 of 19

Crankshaft (Poros Engkol)

Fungsi untuk mengubah gerakan naik turun piston menjadi gerakan putar.

15 of 19

Flywheel

Flywheel menyimpan tenaga putar (inertia) selama proses langkah lainnya kecuali langkah usaha oleh sebab itu crankshaft berputar secara terus-menerus. Hal ini menyebabkan mesin berputar dengan lembut yang diakibatkan getaran tenaga yang dihasilkan.

16 of 19

Kendorkan baut-baut kepala silinder secara bertahap, dua atau tiga kali, menurut nomor urut seperti pada gambar

PEMBONGKARAN

17 of 19

Pemeriksaan Kepala Silinder

  • Periksa permukaan bagian dalam dari kepala silinder kemungkinan bengkok
  • Limit kebengkokon : 0,05 mm

  • Periksa permukaan sepanjang garis (lihat gambar)

18 of 19

Pemeriksaan Blok Silinder

  • Periksa permukaan bagian atas blok silinder kemungkinan bengkok

Limit kebengkokon : 0,05 mm

  • Periksa permukaan sepanjang garis (lihat gambar)

19 of 19

TERIMAKASIH