1 of 33

Mata Kuliah

Perspektif &

Teori Komunikasi

UNIVERSITAS LAMPUNG

TAHUN 2022

MIKOM

05

KELOMPOK

2 of 33

“Pulih Lebih Kuat

Lulus Lebih Cepat”

2

EDI SUMARWAN

2226031005

MUHAMMAD FADLIL

2226031010

ELYSA WAHYUNI

2226031015

A.A. NGR. HENRY DARMAWAN

2226031020

ATIKA NURWAN INDRIANI

2226031025

DENY PERMADI

2226031030

HARNO

2226031036

UNIVERSITAS LAMPUNG

MIKOM

Tim Kelompok 05

2021 UPT TIK UNILA | All Rights Reserved

2

3 of 33

3

05

Sumber

Referensi Makalah - 1 of 1

04

Contoh Penelitian

Tradisi Sosiokultural - 1 of 4

03

Perkembangan

Tradisi Sosiokultural - 1 of 1

02

Tokoh

Tradisi Sosiokultural - 1 of 4

01

Makna / Definisi

Dan Beberapa Teori Tradisi Sosiokultural - 1 of 17

Definisi

01

Tokoh

02

Perkembangan

03

Contoh Penelitian

04

Sumber

05

Magister Ilmu Komunikasi Unila 2022

“Pulih Lebih Kuat Lulus Lebih Cepat”

UNIVERSITAS LAMPUNG

MIKOM

4 of 33

4

Definisi

01

Tokoh

02

Perkembangan

03

Contoh Penelitian

04

Sumber

05

Magister Ilmu Komunikasi Unila 2022

“Pulih Lebih Kuat Lulus Lebih Cepat”

UNIVERSITAS LAMPUNG

MIKOM

Makna atau Definisi Tradisi Sosiokultural -1 of 7

Definisi Tradisi Sosiokultural

Tradisi sosiokultural terdiri dari dua kata yakni socius yang berarakar pada Ilmu Sosiologi dan kultural yang mengarah pada Ilmu Antropologi. Secara etimologi, sosiokultural bisa diartikan sebagai budaya yang dikonstruk dalam sosial (https://baruga.id/tradisi-sosio-kultural/).

Littlejohn (2009: 65-67) menyebutkan bahwa tradisi sosiokultural mengutamakan fokusnya dengan cara memperhatikan segala bentuk interaksi antar manusia menjadi hal yang utama ketimbang menyaksikan karakteristik individu tersebut. Sebuah tempat dalam tradisi ini hadir di mana segala bentuk nilai budaya, makna, lakon, serta aturan menjadi sebuah area bertumbuhnya tempat tersebut yang dikenal dengan interaksi. Tradisi sosiokultur salah satunya terpengaruh oleh etnografi atau observasi tentang bagaimana kelompok sosial membangun makna melalui perilaku linguistik dan non linguistik mereka.

5 of 33

5

Definisi

01

Tokoh

02

Perkembangan

03

Contoh Penelitian

04

Sumber

05

Magister Ilmu Komunikasi Unila 2022

“Pulih Lebih Kuat Lulus Lebih Cepat”

UNIVERSITAS LAMPUNG

MIKOM

Makna atau Definisi Tradisi Sosiokultural -2 of 7

Definisi Tradisi Sosiokultural

Pendekatan sosiokultural dalam teori komunikasi membahas bagaimana berbagai pengertian, makna, norma, peran, dan aturan yang ada bekerja dan saling berinteraksi dalam proses komunikasi (Rorong, 2019, p. 101). Teori sosiokultur dalam ilmu komunikasi mendalami dunia interaksi di mana di dalamnya manusia hidup. Teori ini menekankan gagasan bahwa realitas dibangun melalui suatu proses interaksi yang terjadi dalam kelompok, masyarakat, dan budaya.

Teori sosiokultural mengatakan bahwa interaksi yang terjadi di Bumi ini menjelaskan realitas bukanlah seperangkat susunan di luar kita, melainkan dibentuk melalui proses interaksi di dalam banyak kelompok, komunitas, atau budaya.

6 of 33

6

Definisi

01

Tokoh

02

Perkembangan

03

Contoh Penelitian

04

Sumber

05

Magister Ilmu Komunikasi Unila 2022

“Pulih Lebih Kuat Lulus Lebih Cepat”

UNIVERSITAS LAMPUNG

MIKOM

Makna atau Definisi Tradisi Sosiokultural -3 of 7

Definisi Tradisi Sosiokultural

Tradisi sociocultural menteoritisasikan komunikasi dalam sebuah konsep ”reproduksi tatanan sosial”. Dalam hal ini interaksi sebagai pembahasan peristiwa komunikasi menjadi sebuah aktifitas yang melibatkan simbol-simbol yang dilatari oleh peristiwa pemaknaan, interpretasi. Dan dalam interaksi ada juga sebuah konvensi, sebuah kesepakatan berdasarkan pembagian makna simbol-simbol antar anggota komunitas yang mendeterminasikan faktor internal (konsep diri, ataupun identitas dan lain-lain) dari setiap anggota kelompok, sehingga tatanan atau aturan berubah seiring aktualitas dari komunikasi itu sendiri (Eko Nugroho, 2019, p. 251).

Tradisi sosiokultur berfokus pada pola-pola interaksi antar manusia daripada hal-hal yang terkait dengan sifat atau jiwa yang dimiliki seorang individu. Pemikiran tradisi sosiokultur ini secara jelas menunjukkan ketertarikannya pada proses komunikasi yang terjadi pada situasi-situasi yang sebenarnya. Banyak pendukung teori sosiokultural memberikan perhatian kepada bagaimana identitas dibangun melalui interaksi yang terjadi dalam berbagai kelompok sosial dan budaya.

7 of 33

7

Definisi

01

Tokoh

02

Perkembangan

03

Contoh Penelitian

04

Sumber

05

Magister Ilmu Komunikasi Unila 2022

“Pulih Lebih Kuat Lulus Lebih Cepat”

UNIVERSITAS LAMPUNG

MIKOM

Makna atau Definisi Tradisi Sosiokultural -4 of 7

Definisi Tradisi Sosiokultural

Identitas menjadi suatu bentuk penyatuan (fusion) dari diri kita sebagai individu yang memiliki pesan sosial dengan diri kita sebagai individu yang memiliki peran sosial dengan diri kita sebagai anggota masyarakat, dan juga sebagai anggota budaya. Para ahli teori sosiokultur memfokuskan perhatiannya pada bagaimana identitas di negosiasikan dari satu situasi ke situasi lainnya. Budaya memberikan konteks (context) bagi tindakan dan interpretasi dalam situasi komunikasi. Karena komunikasi adalah sesuatu yang terjadi di antara manusia, maka masyarakat memiliki peran penting dalam tradisi ini.

Dalam hal ini meskipun individu menyeleksi informasi yang ia terima dalam benaknya sendiri, namun yang utama dalam tradisi ini adalah untuk dapat lebih ingin memahami gaya, aturan, cara yang tumbuh di antara manusia tersebut yang mampu menghadirkan realitasnya sebagai kelompok.

8 of 33

8

Definisi

01

Tokoh

02

Perkembangan

03

Contoh Penelitian

04

Sumber

05

Magister Ilmu Komunikasi Unila 2022

“Pulih Lebih Kuat Lulus Lebih Cepat”

UNIVERSITAS LAMPUNG

MIKOM

Makna atau Definisi Tradisi Sosiokultural -5 of 7

Definisi Tradisi Sosiokultural

Sosiokultural mengatur tingkah laku seseorang dalam kelompok, membuat seseorang sensitif terhadap status, dan membantunya mengetahui apa yang diharapkan orang lain terhadap dirinya dan apa yang akan terjadi jika tidak memenuhi harapan-harapan mereka.

Sosiokultural membantu seseorang untuk mengetahui seberapa jauh dirinya dapat berperan sebagai individu dan apa tanggung jawab dirinya terhadap kelompok.

9 of 33

9

Definisi

01

Tokoh

02

Perkembangan

03

Contoh Penelitian

04

Sumber

05

Magister Ilmu Komunikasi Unila 2022

“Pulih Lebih Kuat Lulus Lebih Cepat”

UNIVERSITAS LAMPUNG

MIKOM

Makna atau Definisi Tradisi Sosiokultural -6 of 7

Asumsi Dasar Tradisi Sosiokultural

Pendekatan sosiokultural terhadap teori komunikasi menunjukkan cara pemahaman kita terhadap makna, norma, peran dan peraturan yang dijalankan secara interaktif dalam komunikasi. Premis tradisi ini adalah ketika orang berbicara, mereka sesungguhnya sedang memproduksi dan memproduksi kembali budaya. sebagian besar dari kita beranggapan bahwa kata-kata mencerminkan apa yang sebenarnya terjadi. Pandangan kita tentang realitas dibentuk oleh bahasa yang telah kita gunakan sejak lahir.

Ahli bahasa Universitas Chikago, Edwar Sapir dan Benyamin Lee Whorf adalah pelopor tradisi sosiokultural. Hipotesis yang diusungnya adalah struktur bahasa suatu budaya menentukan apa yang orang pikirkan dan lakukan. Dapat dibayangkan bagaimana seseorang menyesuaikan dirinya dengan realitas tanpa menggunakan bahasa, dan bahwa bahasa hanya semata-mata digunakan untuk mengatasi persoalan komunikasi atau refleksi tertentu. Hipotesis ini menunjukkan bahwa proses berpikir kita dan cara kita memandang dunia dibentuk oleh struktur gramatika dari bahasa yang kita gunakan.

10 of 33

10

Definisi

01

Tokoh

02

Perkembangan

03

Contoh Penelitian

04

Sumber

05

Magister Ilmu Komunikasi Unila 2022

“Pulih Lebih Kuat Lulus Lebih Cepat”

UNIVERSITAS LAMPUNG

MIKOM

Makna atau Definisi Tradisi Sosiokultural - 7 of 7

Asumsi Dasar Tradisi Sosiokultural

Secara fungsional, bahasa adalah alat yang dimiliki bersama untuk mengungkapkan gagasan (socially shared), karena bahasa hanya dapat dipahami bila ada kesepakatan di antara anggota-anggota kelompok sosial untuk menggunakannya. Bahasa diungkapkan dengan kata-kata dan kata-kata tersebut sering diberi arti arbiter (semaunya).

Contoh: terhadap buah pisang, orang sunda menyebutnya cau dan orang jawa menyebutnya gedang.

Secara Normal, bahasa adalah semua kalimat yang terbayangkan, yang dapat dibuat menurut peraturan bahasa. Setiap bahasa dapat dikatakan mempunyai tata bahasa/ grammar nya tersendiri.

Contoh: sebuah kalimat dalam bahasa Indonesia yang berbunyi “di mana saya dapat menukar uang ini?”, maka akan ditulis dalam bahasa inggris “where can I Change some money ?” (Radiah Ap, 2012, pp. 40–41).

11 of 33

11

Definisi

01

Tokoh

02

Perkembangan

03

Contoh Penelitian

04

Sumber

05

Magister Ilmu Komunikasi Unila 2022

“Pulih Lebih Kuat Lulus Lebih Cepat”

UNIVERSITAS LAMPUNG

MIKOM

Teori-Teori Tradisi Sosiokultural -1 of 10

  1. Cara pemahaman, makna, norma, peran, dan aturan kami bekerja secara interaktif dalam komunikasi.
  2. Tradisi ini menjelaskan dunia interaksional, dimana, orang hidup menempatkan ide bahwa realitas bukanlah perangkat objektif dari sebuah aturan di luar kita akan tetapi ini sebuah konstruksi yang dibentuk melalui proses interaksi dalam grup, komunitas dan budaya.
  3. Menjelaskan lebih kepada pola interaksi daripada karakterisik individual ataupun mental models. Dalam hal ini, kata kuncinya interaksi dalam skala mikro, maka yang dibahas bukan model mental tetapi proses interaksi yang dibangun dalam internal individu untuk diagregasi menjadi sebuah interaksi yang lebih besar. Secara makro, proses interaksi itu sendiri membentuk konsepsi besar seperti budaya, makna, dan masyarakat.

Teori sosiokultural memberikan penjelasan dalam banyak konteks komunikasi. Secara umum, tradisi ini menjelaskan ide-ide berikut (Littlejhon dan Foss, 2005:45).

12 of 33

12

Definisi

01

Tokoh

02

Perkembangan

03

Contoh Penelitian

04

Sumber

05

Magister Ilmu Komunikasi Unila 2022

“Pulih Lebih Kuat Lulus Lebih Cepat”

UNIVERSITAS LAMPUNG

MIKOM

Teori-Teori Tradisi Sosiokultural -2 of 10

Teori sosiokultural memberikan penjelasan dalam banyak konteks komunikasi. Secara umum, tradisi ini menjelaskan ide-ide berikut (Littlejhon dan Foss, 2005:45).

  1. Tradisi ini sangat tertarik untuk membahas komunikasi dalam actual use. Di mana tradisi ini melihat fenomena atau empiri komunikasi dalam kejadian-kejadian pada situasi aktual.

Misalnya tradisi ini membedakan antara pikiran dan bahasa, di mana pikiran adalah proses internal yang membangun suatu endapan dari masa lalu dan memanggil atau melogikakan serta mengkategorisasi endapan tersebut, lalu timbullah kategori simbolis.

Sedangkan bahasa adalah simbol-simbol dengan perangkat aturannya yang digunakan dalam interaksi aktual. Masa lalu hanya endapan yang kemudian dipotong potong untuk dibahasakan.

Jadi masa lalu tidak memiliki pengaruh terhadap konstruksi bahasa atau bahasa tidak dipengaruhi oleh masa lalu (actual) tetapi dipengaruhi oleh aktifitas pikiran tentang masa lalu. Ini merupakan konsep present thinking (Charon, 2007 dalam Eko Nugroho, 2019, p. 240).

13 of 33

13

Definisi

01

Tokoh

02

Perkembangan

03

Contoh Penelitian

04

Sumber

05

Magister Ilmu Komunikasi Unila 2022

“Pulih Lebih Kuat Lulus Lebih Cepat”

UNIVERSITAS LAMPUNG

MIKOM

Teori-Teori Tradisi Sosiokultural -3 of 10

Teori pengelolaan identitas

yang membantu kita melihat bagaimana hubungan dapat memperoleh identitasnya melalui komunikasi. Teori ini menjelaskan tentang faktor dan kekuatan yang berkaitan dengan identitas hubungan.;

Teori pengelolaan identitas dari Tadasu Todd Imahori dan William R. Cupach menunjukkan bagaimana identitas terbentuk, terjaga, dan berubah dalam hubungan.

Dalam membentuk identitas sebuah hubungan, perbedaan budaya terlihat jelas ketika terjadi komunikasi intercultural (intercultural communication).Teori pengelolaan identitas banyak menjelaskan tentang hubungan di mana perbedaan budaya sangat penting dan jelas. Negosiasi identitas intercultural terjadi mengenai apa yang diinginkan oleh pihak yang menjalani hubungan, serta tentang dukungan dan/atau ancaman terhadap identitas budayanya.

01

14 of 33

14

Definisi

01

Tokoh

02

Perkembangan

03

Contoh Penelitian

04

Sumber

05

Magister Ilmu Komunikasi Unila 2022

“Pulih Lebih Kuat Lulus Lebih Cepat”

UNIVERSITAS LAMPUNG

MIKOM

Teori-Teori Tradisi Sosiokultural -4 of 10

Teori pengelolaan identitas

Tantangan atau ancaman terhadap masing-masing pihak yang menjalani hubungan dengan latar belakang budaya berbeda (ancaman terhadap karya rupa) dapat terjadi dalam empat cara:

  1. Perasaan terbatasi atau tersudutkan ke dalam bentuk-bentuk budaya tertentu dan tidak diterima sebagai seseorang yang utuh dan kompleks. Imahori dan Cupach memberikan istilah identity freezing sebagai bentuk tahap awal sebuah hubungan yang cenderung menyederhanakan budaya salah satu pelaku hubungan.;
  2. Perasaan bahwa nilai-nilai budaya mereka diabaikan.;
  3. Tekanan atau dialektika antara mendukung rupa sendiri dan rupa orang lain (Imahori dan Cupach menyebutnya dengan istilah self-other face dialectic) yang terjadi ketika salah satu pelaku hubungan ingin mendukung identitas budaya pasangannya sekaligus ingin menonjolkan budayanya sendiri. Metode untuk mengatasi kesulitan yang terjadi meliputi menahan dasar seseorang, memberi, mendukung kedua identitas secara bergantian, dan menghindari masalah bersama-sama.;
  4. Tekanan antara keinginan untuk menegaskan sebuah nilai budaya (rupa positif) dan ketidakinginan untuk menghalangi/membatasi (rupa negatif), disebut positive-negative face dialectic.

01

15 of 33

15

Definisi

01

Tokoh

02

Perkembangan

03

Contoh Penelitian

04

Sumber

05

Magister Ilmu Komunikasi Unila 2022

“Pulih Lebih Kuat Lulus Lebih Cepat”

UNIVERSITAS LAMPUNG

MIKOM

Teori-Teori Tradisi Sosiokultural -5 of 10

Teori pengelolaan identitas

Beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mengatasi kemungkinan munculnya masalah antara lain dengan tinggal pada zona nyaman yang tetap berdasarkan pada apa yang telah dipelajari tentang satu sama lain, menggunakan tanda-tanda peringatan yang jelas atau tersembunyi tentang apa yang harus dan tidak boleh dikatakan, menghindari atribut budaya bersama-sama, atau memberikan dukungan non-verbal.

Imahori dan Cupach menyebutkan bahwa dalam pengelolaan identitas, pasangan menghadapinya dengan cara berbeda pada setiap tahap hubungan yang berbeda:

  1. Percobaan (trial)-pasangan intercultural hanya mulai menelusuri perbedaan budaya mereka dan identitas budaya apa yang mereka inginkan untuk hubungan mereka, saling menghindari semua kesalahan yang mungkin terjadi dalam menangani identitas budaya satu sama lain.
  2. Kecocokan (emmeshment)-sebuah identitas hubungan tertentu dengan bentuk fitur-fitur budaya secara umum akan muncul, pasangan menemukan sebuah tingkat kenyamanan, saling berbagi aturan dan symbol serta mengembangkan pemahaman umum tentang satu sama lain dan tentang hubungan itu sendiri (kebutuhan lebih kecil untuk komunikasi intercultural dengan tetap menggunakan interaksi interkultural).
  3. Negosiasi ulang (renegotiation)-pasangan mulai melewati beragam masalah identitas dengan menggunakan sejarah hubungan umum yang telah mereka kembangkan. Identitas hubungan lebih kuat sehingga perbedaan budaya lebih mudah diatasi. Perbedaan budaya dilihat sebagai sebuah aspek positif dari hubungan, masalah budaya ditangani secara konstruktif.

01

16 of 33

16

Definisi

01

Tokoh

02

Perkembangan

03

Contoh Penelitian

04

Sumber

05

Magister Ilmu Komunikasi Unila 2022

“Pulih Lebih Kuat Lulus Lebih Cepat”

UNIVERSITAS LAMPUNG

MIKOM

Teori-Teori Tradisi Sosiokultural -6 of 10

Teori Dialogis

yang menyatakan bahwa hubungan menggabungkan sebuah campuran dari beragam suara yang menarik dan mendorong hubungan itu terus-menerus.

Karya Bakhtin mendasari sebuah teori penyilangan yang berkaitan dengan tradisi komunikasi karena karya tersebut berperan pada sudut pandang sosiokultural dan kritikal. Dalam pemahaman metafora, Bakhtin membantu untuk memahami hubungan dalam masyarakat:

  1. Gagasan tentang realitas sehari-hari (lazim-prosaic)

Gagasan yang hanya mengacu pada dunia yang biasa. Dunia sehari-hari dipandang sebagai salah satu kegiatan dan kreativitas konstan serta titik awal untuk segala macam perubahan yang berjalan lambat, di mana keputusan-keputusan penting dibuat. Dengan metafora fisika, dikenal dua kekuatan umum yang memengaruhi kehidupan sehari-hari ini, yaitu sentripetal dan sentrifugal. Centripetal force mencoba menjatuhkan perintah pada kekacauan yang nyata dalam kehidupan, sementara centrifugal force mengganggu perintah tersebut.

  1. Gagasan tentang kementahan

Fokus Bakhtin pada kelaziman menghadirkan sebuah aspek penting dari teorinya-kementahan, bawa dunia bukan hanya tempat yang berantakan dan kacau balau, melainkan terbuka dan bebas, tidak lengkap dan statis, kita membantu menyusun semua kejadian dan konteks yang membuat dunia menjadi dunia yang kompleks.

02

17 of 33

17

Definisi

01

Tokoh

02

Perkembangan

03

Contoh Penelitian

04

Sumber

05

Magister Ilmu Komunikasi Unila 2022

“Pulih Lebih Kuat Lulus Lebih Cepat”

UNIVERSITAS LAMPUNG

MIKOM

Teori-Teori Tradisi Sosiokultural -7 of 10

Teori Dialogis

  1. Gagasan tentang heteroglossia

Bahwa dunia terbentuk dari heteroglossia (banyak suara) yang semuanya berkontribusi terhadap perubahan yang konstan dan perubahan dunia.

d. Gagasan tentang dialog

Dialog adalah tentang bagaimana kita berinteraksi dalam interaksi khusus. Tidak ada bahasa umum yang disuarakan oleh suara umum, selalu ada seseorang yang berbicara dengan orang lain, bahkan ketika berbicara dengan dirinya sendiri. Karenanya, dialog adalah sesuatu yang terjadi dalam sebuah situasi tertentu bagi pelaku dialog tertentu.

e. Gagasan tentang ucapan

Merupakan inti konsepsi tentang dialog yang mengacu pada bahasa yang diucapkan pada sebuah konteks. Pelaku komunikasi mengungkapkan sebuah gagasan dan membuat sebuah penilaian tentang gagasan tersebut, mengantisipasi respons dari pihak lain. Dialog merupakan sebuah jaringan hubungan dengan orang lain yang kompleks. Dialog merepresentasikan sebuah subjek bahasan kontekstual yang berlanjut dan berkembang yang memperbesar definisi konstan dari pelaku dalam dialog juga. Dialog membentuk kebudayaan karena setiap interaksi dialogis merupakan sebuah pandangan terhadap setiap kebudayaan dari pendirian tertentu. Dalam dialog terjadi negosiasi atas pemahaman, pandangan, pendirian satu sama lain melalui interaksi yang dibangun.

02

18 of 33

18

Definisi

01

Tokoh

02

Perkembangan

03

Contoh Penelitian

04

Sumber

05

Magister Ilmu Komunikasi Unila 2022

“Pulih Lebih Kuat Lulus Lebih Cepat”

UNIVERSITAS LAMPUNG

MIKOM

Teori-Teori Tradisi Sosiokultural -8 of 10

Teori dialektis dari Mikhail Bakhtin

yang menelusuri tekanan yang diakibatkan oleh kekuatan yang tidak sesuai dalam hubungan.

Dialogis-hubungan diartikan melalui sebuah dialog antara banyak suara. Dialektis-hubungan merupakan sebuah tempat yang menangani pertentangan. Dialektis mengacu pada sebuah tekanan antara kekuatan-kekuatan yang berlawanan dalam sebuah system. Tekanan dialektis dapat terlihat dengan sangat mudah dalam institusi masyarakat yang lebih besar.

Dialog secara umum adalah suara-suara berbeda yang menyatu dalam sebuah percakapan. Baxter memandang dialog sebagai percakapan yang mendefinisikan dan mendefinisikan ulang hubungan ketika hubungan muncul dalam situasi sebenarnya. Hubungan bersifat dinamis dan komunikasi adalah hal yang mengatur persamaan dan perbedaan. Berikut ini adalah beberapa pandangan Baxter:

  1. Hubungan dihasilkan melalui dialog yang mendefinisikan hubungan seseorang dengan orang lainnya. Chronotopic similarity-menceritakan kembali cerita-cerita lama dari hubungan yang membawa kebersamaan atau pengalaman bersama.
  2. Dialog menghasilkan sebuah kesempatan untuk mencapai sebuah persatuan dalam perbedaan.
  3. Stabilitas perubahan atau tekanan antara dapat diduga dan konsisten melawan spontan dan berbeda.

03

19 of 33

19

Definisi

01

Tokoh

02

Perkembangan

03

Contoh Penelitian

04

Sumber

05

Magister Ilmu Komunikasi Unila 2022

“Pulih Lebih Kuat Lulus Lebih Cepat”

UNIVERSITAS LAMPUNG

MIKOM

Teori-Teori Tradisi Sosiokultural -9 of 10

Teori dialektis dari Mikhail Bakhtin

Aspek perubahan kualitas ketika hubungan berkembang (Carol Werner dan Leslie Baxter) :

1) Amplitudo-kekuatan perasaan, perilaku, atau keduanya.

2) Kepentingan-fokus pada masa lalu, masa sekarang, atau masa depan.

3) Skala-seberapa lama pola-pola tersebut bertahan.

4) Rangkaian-susunan kejadian dalam hubungan.

5) Langkah/irama-kecepatan kejadian dalam hubungan dan jarak antar kejadian.

d. Dialog adalah estetika yang melibatkan pemahaman akan keseimbangan, keterkaitan, bentuk dan kesatuan.

e. Dialog adalah wacana yang tidak pernah berhenti yang menjadikan hubungan tidak dapat diakhiri.

03

20 of 33

20

Definisi

01

Tokoh

02

Perkembangan

03

Contoh Penelitian

04

Sumber

05

Magister Ilmu Komunikasi Unila 2022

“Pulih Lebih Kuat Lulus Lebih Cepat”

UNIVERSITAS LAMPUNG

MIKOM

Teori-Teori Tradisi Sosiokultural -10 of 10

Teori pengaturan privasi dari Sandra Petronio

yang menunjukkan bagaimana hubungan sebenarnya mempengaruhi pengaturan pengungkapan dan rahasia pribadi.

Communication privacy management (CPM) membahas tekanan antara keterbukaan dan rahasia pribadi, antara sesuatu yang bersifat public dan rahasia dalam hubungan.

Teori ini membagi gagasan bahwa pekerjaan sebuah hubungan bukanlah pekerjaan individu, melainkan usaha gabungan yang dibicarakan dalam komunikasi. Teori ini memiliki dasar sibernetika yang kuat, yang menjelaskan bagaimana sesuatunya dikerjakan melalui gerakan maju-mundur, atau interaksi.

04

21 of 33

21

Definisi

01

Tokoh

02

Perkembangan

03

Contoh Penelitian

04

Sumber

05

Magister Ilmu Komunikasi Unila 2022

“Pulih Lebih Kuat Lulus Lebih Cepat”

UNIVERSITAS LAMPUNG

MIKOM

Tokoh Tradisi Sosiokultural -1 of 4

Littejohn dan Fos dalam (Eko Nugroho, 2019, pp. 248–249)

Pelopor tradisi sosiokultur adalah Edward Sapir dan siswanya Benjamin Lee dari Universitas Cicago. Hipoetsis Sapir-Worf yaitu semua bahasa sama dan kata-kata bertindak sebagai peerangkat netral yang bermakna. Bahasa merupakan struktur persepsi kita mengenai realita. Melalui proses komunikasi realita diproduksi, dipertahankan, diperbaiki, dan dipertukarkan.

Mengatakan bahwa tradisi sosiokultural ini melihat beberapa hal yaitu yang pertama, adanya penciptaan realitas oleh kelompok sosial di mana proses informasi dipengaruhi oleh komunikasi yang tercipta secara sosial, atau interaksi sosial mempengaruhi relasi dari seseorang dalam suatu masyarakat atau kelompok.

Kedua, teori-teori di tradisi ini cenderung tertarik pada bagaimana makna dibuat dalam interaksi sosial. Penekanannya jelas pada pembagian atau berbagi makna antara anggota masyarakat dan kelompok.

Ketiga, identitas yang dibangun melalui interaksi, sekali lagi interaksi disini dimaknai secara ritual yaitu anggota kelompok berbagai makna tentang sesuatu dan dengan interaksi dalam sebuah komunitas maka terbentuk identitas dalam individu anggota komunitas.

Keempat, komunikasi terbentuk oleh konteks tertentu, pada tradisi ini konsep konteks komunikasi dibeberkan dalam sebuah penjelasan eksplisit menjadi bagian dari premis-premis ataupun asumsi-asumsi yang diajukan.

Kelima, penekanan pada simbol, ada makna yang berbeda dari simbol seiring perubahan konteks dari individu dalam masyarakat. Seiring dengan pergerakannya dari tempat satu ke tempat lain ataupun perubahan waktu, maka makna dari simbol berbeda. Dimana simbol bermakna dalam kerangka acuan yang aktual.

22 of 33

22

Definisi

01

Tokoh

02

Perkembangan

03

Contoh Penelitian

04

Sumber

05

Magister Ilmu Komunikasi Unila 2022

“Pulih Lebih Kuat Lulus Lebih Cepat”

UNIVERSITAS LAMPUNG

MIKOM

Tokoh Tradisi Sosiokultural -2 of 4

Sudut Pandang Sosiokultural (Littlejohn, 2009 : 66)

Paham Interaksi Simbolis (symbolic interactionism)

Paham interaksi simbolis berasal dari kajian sosiologi melalui penelitian Herbert Blumer dan George Herbert Mead yang menekankan pentingnya observasi partisipan dalam kajian komunikasi sebagai cara dalam mengeksplorasi hubungan-hubungan sosial.

Sudut pandang interaksi simbolis dalam tradisi ini memandang bahwa hubungan sosial antar individu dapat dibongkar dengan jalan observasi partisipan dan sudut pandang kedua yaitu sosiokultural yang memahami bahwa interaksi sosialah yang akhirnya yang membentuk pengetahuan manusia.

01

23 of 33

23

Definisi

01

Tokoh

02

Perkembangan

03

Contoh Penelitian

04

Sumber

05

Magister Ilmu Komunikasi Unila 2022

“Pulih Lebih Kuat Lulus Lebih Cepat”

UNIVERSITAS LAMPUNG

MIKOM

Tokoh Tradisi Sosiokultural -3 of 4

Sudut Pandang Sosiokultural (Littlejohn, 2009 : 66)

Kajian Bahasa dan Budaya (Sosiolinguistik)

Sebagaimana kita ketahui manusia menggunakan bahasa secara berbeda dalam kelompok budaya dan kelompok sosial yang berbeda. Selanjutnya adalah sosiolinguisitk dimana hal utamanya adalah bahwa manusia menggunakan Bahasa secara berbeda dalam kelompok budaya dan kelompok sosial yang berbeda. Tradisi ini memandang Bahasa adalah salah satu indikator yang menentukan jati diri manusia sebagai mahkluk sosial dan berbudaya.

03

Etnografi (ethnomethodology)

Observasi tentang bagaimana kelompok sosial membangun makna melalui perilaku linguistik dan non linguistik. Etnografi merupakan observasi yang bertujuan untuk menggali bangunan makna dalam kelompok sosial yang diciptakan melalui perilaku linguistik dan nonlinguistik anggota kelompok tersebut.

04

24 of 33

24

Definisi

01

Tokoh

02

Perkembangan

03

Contoh Penelitian

04

Sumber

05

Magister Ilmu Komunikasi Unila 2022

“Pulih Lebih Kuat Lulus Lebih Cepat”

UNIVERSITAS LAMPUNG

MIKOM

Tokoh Tradisi Sosiokultural -4 of 4

Sudut Pandang Sosiokultural (Littlejohn, 2009 : 66)

Etnometodologi (ethnomethodology)

komunikasi etnometodologi telah mempengaruhi bagaimana kita melihat percakapan, termasuk cara-cara partisipan mengelola alur percakapan dengan bahasa dan perilaku non verbal.

Sedangkan etnometodologi merupakan observasi cermat akan perilakuperilkau kecil dalam situasi nyata. Pendekatan ini melihat bahwa manusia perilaku manusia dikelola dan berhubungan dengan interaksi sosialnya dalam kurun waktu tertentu.

05

Larson dan Smalley (1972: 39) menggambarkan sociocultural sebagai sebuah blue print yang menuntun perilaku manusia dalam sebuah masyarakat dan ditetaskan dalam kehidupan keluarga.

25 of 33

25

Definisi

01

Tokoh

02

Perkembangan

03

Contoh Penelitian

04

Sumber

05

Magister Ilmu Komunikasi Unila 2022

“Pulih Lebih Kuat Lulus Lebih Cepat”

UNIVERSITAS LAMPUNG

MIKOM

Perkembangan Tradisi Sosiokultural

Perkembangan Tradisi Sosiokultural

Sociocultural Communication Tradition Pendekatan sosiokultural terhadap teori komunikasi membahas cara pemahaman, makna, norma, peran, dan aturan kita bekerja secara interaktif dalam komunikasi. Tradisi ini berfokus pada pola interaksi antara orang daripada karakteristik individu atau model mental. Para peneliti dalam tradisi ini ingin memahami cara-cara di mana orang secara kolektif menciptakan realitas kelompok sosial, organisasi, dan budaya mereka. Struktur dan makna sosial diciptakan dan dipertahankan dalam interaksi sosial, sehingga interaksionisme simbolik telah sangat berpengaruh dalam tradisi ini, yang menekankan pentingnya pengamatan partisipan dalam studi komunikasi sebagai cara mengeksplorasi hubungan sosial. Garis kedua pekerjaan dalam tradisi sosiokultural adalah konstruksi sosial, yang menyelidiki bagaimana pengetahuan manusia dibangun melalui interaksi sosial. Sifat dunia tidak sepenting bahasa yang digunakan untuk menyebut, mendiskusikan, dan berorientasi ke dunia itu. (Devito, 2013).

Pengaruh ketiga dalam tradisi komunikasi sosiokultural adalah sosiolinguistik, atau studi tentang bahasa dan budaya. Penting dalam tradisi ini adalah bahwa orang menggunakan bahasa secara berbeda dalam kelompok sosial dan budaya yang berbeda. Terakhir, perspektif lain yang berpengaruh dalam pendekatan sosiokultural adalah etnografi, atau pengamatan tentang bagaimana kelompok sosial aktual membangun makna melalui perilaku linguistik dan nonlinguistik mereka (Rorong, 2019, p. 101).

26 of 33

26

Definisi

01

Tokoh

02

Perkembangan

03

Contoh Penelitian

04

Sumber

05

Magister Ilmu Komunikasi Unila 2022

“Pulih Lebih Kuat Lulus Lebih Cepat”

UNIVERSITAS LAMPUNG

MIKOM

Contoh Penelitian Tradisi Sosiokultural -1 of 5

Tradisi Tahlilan Dalam Kehidupan Masyarakat Desa Tegalangus (Analisis Sosio Kultural) ditulis Muhammad Iqbal Fauzi, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Judul Penelitian

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui motivasi masyarakat desa Tegalangus dalam menghadiri pelaksanaan tahlilan di tempat orang yang meninggal dan untuk mengetahui nilai-nilai positif dan negatif dari tradisi tahlilan di desa Tegalangus terhadap masyarakatnya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi.

Kemudian teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Masyarakat desa Tegalangus memiliki motivasi yang berbeda-beda dalam menghadiri pelaksanaan tahlilan di tempat orang yang meninggal, Seperti, masyarakat akan lebih termotivasi untuk hadir dan mengikuti pelaksanaan tahlilan jika orang yang meninggal atau keluarga yang tertimpa musibah (yang ditinggal oleh salah satu anggota keluarganya) adalah temannya, keluarga temannya, atau bahkan seorang tokoh masyarakat.

Tradisi tahlilan di desa Tegalangus memiliki nilai positif dan negatif bagi masyarakatnya. Silaturrahmi, solidaritas sosial dan ceramah agama yang berisi pengetahuan agama merupakan nilai-nilai positif dari tradisi tersebut. Selain nilai positif tersebut, tahlilan juga memiliki nilai negatif bagi masyarakat desa Tegalangus. Tahlilan membentuk kebiasaan masyarakat dalam menyuguhkan aneka hidangan untuk Jama’ah tahlilan yang memberatkan keluarga, terutama keluarga yang tidak mampu, tahlilan juga sering dijadikan ranah politik, banyak yang menjual tahlilan untuk kepentingan politik, terlebih jelang pemilihan umum.

27 of 33

27

Definisi

01

Tokoh

02

Perkembangan

03

Contoh Penelitian

04

Sumber

05

Magister Ilmu Komunikasi Unila 2022

“Pulih Lebih Kuat Lulus Lebih Cepat”

UNIVERSITAS LAMPUNG

MIKOM

Contoh Penelitian Tradisi Sosiokultural -2 of 5

Tradisi Tahlilan Dalam Kehidupan Masyarakat Desa

Judul Penelitian

01

Metode Penelitian

Deskriptif Kualitatif

Hasil Penelitian

Tradisi tahlilan di desa Tegalangus memiliki nilai positif dan negatif

Pola Interaksi Keberagamaan Masyarakat Di Desa Pengastulan Kecamatan Seririt ( Perspektif Pendidikan Sosiokultural ). Gata, W., Interaksi, P., Multikultur, M., Pendidikan, P., Pengastulan, D., & Pengastulan, D. (2022). 5(1), 60–73.

Judul Penelitian

02

Metode Penelitian

kualitatif-Deskripktif

Hasil Penelitian

Interkasi Di Masyarakat Desa Pengastulan, Upaya-upaya dalam melakukan Interaksi Di Desa Pengastulan, tidak hanya upaya, Kendala-Kendala dalam Interaksi juga terdapat didalamnya. Beragam kendala yang terdapat dalam interaksi sebagai berikut seperti:kurangnya tingkat pendidikan, klaster ekonomi yang beragam dan penyesuaian diri dengan lingkungan.

28 of 33

28

Definisi

01

Tokoh

02

Perkembangan

03

Contoh Penelitian

04

Sumber

05

Magister Ilmu Komunikasi Unila 2022

“Pulih Lebih Kuat Lulus Lebih Cepat”

UNIVERSITAS LAMPUNG

MIKOM

Contoh Penelitian Tradisi Sosiokultural -3 of 5

Konflik Sunni-Syiah dan dampaknya terhadap komunikasi intra-religius pada komunitas di Sampang-Madura. Masyarakat, Kebudayaan Dan Politik, 28(1), 34. (Ida & Dyson, 2015)

Judul Penelitian

03

Metode Penelitian

Survey kualitatif dengan dua pendekatan yakni sosio-kultural historis dan Komunikasi Antar-Budaya

Hasil Penelitian

Studi ini menemukan bahwa akar masalah konflik yang terjadi bermula dari persoalan keluarga yang meluas pada persoalan komunitas/komunal, yang kemudian menjalar pada persoalan ideology dan identitas kelompok agama. Perbedaan pandangan, persepsi dan sikap kelompok Sunni dan Syiah menjadi isu kunci keduanya untuk memperjuangkan kepentingan identitas agama dan keyakinan atas Islam yang benar versi masing-masing. Akibatnya, dampak terhadap kehidupan Komunikasi intra-religius menjadi macet dan lumpuh diantara kedua kelompok tersebut.

29 of 33

29

Definisi

01

Tokoh

02

Perkembangan

03

Contoh Penelitian

04

Sumber

05

Magister Ilmu Komunikasi Unila 2022

“Pulih Lebih Kuat Lulus Lebih Cepat”

UNIVERSITAS LAMPUNG

MIKOM

Contoh Penelitian Tradisi Sosiokultural -4 of 5

Proses Komunikasi Dalam Pernikahan Etnis Madura. Jurnal Interaksi: Jurnal Ilmu Komunikasi, 3(2) (Rahmadani et al., 2019)

Judul Penelitian

04

Metode Penelitian

Metode kualitatif dengan mengaplikasikan tradisi sosiokultural

Hasil Penelitian

Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat Madura masih melakukan praktik perjodohan. Pernikahan dini dan sataretanan di kalangan masyarakat Madura berawal dari perjodohan dan terjadi disebabkan keinginan untuk meningkatkan status kedudukan maupun menjaga kehormatan. Oleh karena kedua pernikahan tersebut berawal dari perjodohan, maka proses komunikasinya berkaitan dengan teori penetrasi sosial, di mana komunikasi antar individu bergerak ke komunikasi yang lebih intim. Komunikasi non-verbal dalam hal ini dapat ditemui dalam busana dan adat pernikahan. Adat pernikahan tersebut meliputi pra-nikah, resepsi hingga pasca pernikahan. Dalam proses pernikahan etnis Madura, pemuka agama memiliki peran yang sangat penting, yaitu mulai dari sebagai penata acara hingga sebagai penghulu, tergantung adat desa masing- masing

30 of 33

30

Definisi

01

Tokoh

02

Perkembangan

03

Contoh Penelitian

04

Sumber

05

Magister Ilmu Komunikasi Unila 2022

“Pulih Lebih Kuat Lulus Lebih Cepat”

UNIVERSITAS LAMPUNG

MIKOM

Contoh Penelitian Tradisi Sosiokultural –5 of 5

Refleksi Trilogi Filsafat: Jilbab Dalam Persepektif Filosofis, Agamamis, Dan Sosio-Kultural. Journal of Management Development, 8(2), 851–868. (Kismunthofiah et al., 2020)

Judul Penelitian

05

Metode Penelitian

Studi Kepustakaan

Hasil Penelitian

Dari segi sosio-kultural menunjukan bahwa ada beberapa orang yang mengganggap bahwa pemakaian jilbab sebagai gaya hidup, simbol politik dari meningkatnya kekuatan fundamentalisme agama di dunia. Secara fungsilonal ada juga yang menyebut sebagai alat identifikasi dan simbolisasi kerendahan hati seorang wanita.

31 of 33

31

Definisi

01

Tokoh

02

Perkembangan

03

Contoh Penelian

04

Sumber

05

Magister Ilmu Komunikasi Unila 2022

“Pulih Lebih Kuat Lulus Lebih Cepat”

UNIVERSITAS LAMPUNG

MIKOM

Sumber Pembahasan Materi Tradisi Sosiokultural

Referensi

Eko Nugroho. (2019). Teoritisasi Komunikasi Dalam Tradisi Sosiokultural. Communicology: Jurnal Ilmu Komunikasi, 7(2), 236–253. https://doi.org/10.21009/communicology.012.09

Ida, R., & Dyson, L. (2015). Konflik Sunni-Syiah dan dampaknya terhadap komunikasi intra-religius pada komunitas di Sampang-Madura. Masyarakat, Kebudayaan Dan Politik, 28(1), 34. https://doi.org/10.20473/mkp.v28i12015.34-50

Kismunthofiah, Azizah, N., Harisuddin, M., & Hidayatullah, A. F. (2020). Refleksi Trilogi Filsafat: Jilbab Dalam Persepektif Filosofis, Agamamis, Dan Sosio-Kultural. Journal of Management Development, 8(2), 851–868. https://www.medrxiv.org/content/10.1101/2020.05.02.20088567v1

Radiah Ap. (2012). Sosiologi Komunikasi. In D. Anggaraini (Ed.), アジア経済 (1st ed.). Alauddin University.

Rahmadani, N. F., & Farhany, G. (2019). Proses Komunikasi Dalam Pernikahan Etnis Madura. Jurnal Interaksi: Jurnal Ilmu Komunikasi, 3(2), 157–168. https://doi.org/10.30596/interaksi.v3i2.3353

Rorong, M. J. (2019). Penempatan Teori Dalam Ilmu Komunikasi. Commed : Jurnal Komunikasi Dan Media, 4(1), 90–107. https://doi.org/10.33884/commed.v4i1.1417

32 of 33

32

Definisi

01

Tokoh

02

Perkembangan

03

Contoh Penelitian

04

Sumber

05

Magister Ilmu Komunikasi Unila 2022

“Pulih Lebih Kuat Lulus Lebih Cepat”

UNIVERSITAS LAMPUNG

MIKOM

Q & A

Data Penanya: nama. Dewi, NPM. 22260310.., Kel. 1

01

Pertanyaan: Apakah?

Jawaban: Benar,

33 of 33

Terima Kasih

2022 KELOMPOK 5 | All Rights Reserved

2021 UPT TIK UNILA | All Rights Reserved

33