1 of 23

Training Pencegahan Korupsi, Penipuan, Kontra Terorisme dan Anti Pencucian Uang �� 27 Februari 2024

2 of 23

Agenda

  • Pembukaan
  • Pendahuluan / Pengantar, Definisi Korupsi dan Penipuan
  • Segitiga Penipuan,
  • Contoh Tindakan Korupsi dan Penipuan
  • Akibat/Dampak Korupsi dan Penipuan
  • Mengapa penipuan dan korupsi penting dipantau?
  • Pelaporan Insiden Penipuan dan Korupsi
  • Kontra Terorisme dan Anti Pencucian Uang
  • Whistleblowing
  • Penutup

2

3 of 23

Pemutaran Video & Kuis

3

4 of 23

Definisi korupsi dan penipuan

Korupsi Fraud / Penipuan, Kecurangan

4

Korupsi adalah penyalahgunaan kekuasaan atau posisi yang dipercayakan untuk keuntungan pribadi, seringkali melibatkan penyuapan, nepotisme, atau pemerasan.

VS

Kecurangan adalah penipuan yang disengaja atau memutarbalikkan fakta untuk mendapatkan keuntungan yang tidak adil atau melanggar hukum atau untuk merugikan pihak lain.

5 of 23

Dampak korupsi terhadap Anda:

INDIVIDU

- merugikan/menghilangkan mata pencaharian

- melanggar/menghilangkan hak-hak

- merusak/memperburuk kesehatan

- menghambat/menghalang-halangi/menghilangkan kebebasan

- bahkan mungkin saja menghilangkan nyawa

- mengurangi peluang mendapatkan lingkungan yang sehat dan masa depan yang berkelanjutan

GRUP/KELOMPOK/NEGARA/PUBLIK

- Mengikis kebebasan demokrasi, supremasi hukum, kepercayaan kepada pemerintah

5

6 of 23

6

Penyalahgunaan Kekuasaan/Jabatan/Otoritas

  • Tidak mengungkapkan atau mendokumentasikan konflik kepentingan
  • Suap dibayar kepada staf oleh pemasok atau penerima manfaat atau stakeholder
  • Kerjasama dengan pemasok untuk membayar harga yang lebih tinggi
  • Membeli aset yang bertujuan untuk kepentingan pribadi

Penyalahgunaan Aset

  • Mencuri uang atau aset
  • Kuitansi palsu
  • Persediaan dijual untuk keuntungan pribadi

Penipuan Laporan Keuangan

  • Memanipulasi laporan
  • Melaporkan pengeluaran lebih rendah atau lebih tinggi dari jumlah yang sebenarnya.
  • Nilai aset yang tidak semestinya.

7 of 23

Diskusi Kelompok – 20 menit

  • Apakah menerima parcel atau hadiah dari vendor dikategorikan korupsi?
  • Apakah mempekerjakan anggota keluarga staf/pengurus/board dikategorikan korupsi?
  • Apakah menyewa rumah/bangunan atau kendaraan staf/pengurus/board organisasi dan/atau keluarga mereka dikategorikan korupsi?
  • Apakah menyewakan fasilitas proyek/lembaga ke proyek yang berbeda dengan mendapatkan pembayaran dikategorikan korupsi?

7

8 of 23

Contoh Tindakan Penipuan dan Korupsi

Penggunaan sumber daya, informasi, atau layanan organisasi yang tidak sah dan/atau ilegal untuk tujuan pribadi

8

Invoice yang digelembungkan, duplikat, atau fiktif

Pemalsuan catatan untuk keuntungan yang tidak tepat

Pencurian

Penggelapan

Benturan atau konflik kepentingan

LSM fiktif

Menggunakan 2 atau lebih sumber daya yang berbeda atau klaim ganda atau klaim berulang

Suap yang sudah diatur/ diskenariokan

Karyawan, peserta, atau penerima manfaat "Hantu"

Memalsukan dokumen dukungan/ Klaim Penipuan

Penyalahgunaan dana

Memalsukan daftar tunjangan peserta yang ditandatangani dan mengantongi dana

Pembayaran faktur yang sama lebih dari sekali

9 of 23

Pemutaran Video

Durasi: 4,34 menit

Durasi: 4,48 menit

9

10 of 23

3 Faktor yang memotivasi pelaku �melakukan penipuan dan korupsi

10

11 of 23

Segitiga Penipuan (lanjutan)

11

Segitiga Penipuan

Kesempatan:

Internal Kontrol

- tidak ada

- tidak ditegakkan

- tidak dipantau

- tidak efektif

Pembagian petugas tidak ada

Terlalu Percaya

Lemah “tone at the top”

Rasionalisasi

- Saya tidak dibayar semestinya

- Orang lain juga melakukannya

- Jika mereka tidak tahu, saya lakukan, mereka pantas kehilangan uang

- Saya berniat mengembalikan nanti

- Tidak akan ada yg kecarian uang tsb.

Tekanan/Motivasi dari Luar:

- Hutang, Rakus

- Gaya hidup

- Tekanan hidup

Kegiatan Terlarang: Kejahatan, Judi, Narkoba

Tekanan/Motivasi dari Dalam:

- Tekanan Kinerja

- Terlalu Banyak Kerja

12 of 23

Konflik/ Benturan Kepentingan

  • CBM Global berkomitmen terhadap budaya integritas, transparansi, dan akuntabilitas. Semua anggota staf, anggota Dewan, konsultan, dan sukarelawan CBM Global diharapkan untuk mematuhi standar etika bisnis dan pribadi yang tinggi dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab mereka.
  • Kebijakan Konflik Kepentingan & Loyalitas ini dibuat berdasarkan komitmen kami untuk memastikan bahwa kepentingan pribadi kami tidak memengaruhi penilaian operasional atau pengambilan keputusan.

12

13 of 23

Konflik/ Benturan Kepentingan

  • Ketika membuat keputusan yang terkait dengan pekerjaan, kami berkewajiban untuk bertindak demi kepentingan terbaik CBM Global dan mewajibkan karyawan kami untuk menjaga standar etika yang tinggi dalam menangani konflik kepentingan dan konflik loyalitas. Mengidentifikasi, menghindari atau mengungkapkan dan menangani konflik kepentingan atau loyalitas merupakan bagian penting dalam menunjukkan objektivitas dan integritas. Hal ini termasuk mengungkapkan kepada atasan hubungan apa pun dengan orang atau organisasi yang bekerja sama dengan CBM Global, yang dapat menimbulkan konflik kepentingan atau loyalitas. Hubungan tersebut termasuk hubungan darah atau pernikahan, pertemanan, kemitraan, atau investasi.

13

14 of 23

Prinsip-prinsip

  • Mengidentifikasi konflik kepentingan
  • Menghindari konflik kepentingan
  • Mengungkapkan konflik kepentingan
  • Mengatasi/Menyelesaikan konflik kepentingan

14

15 of 23

Prosedur / Pernyataan Kebijakan

Orang yang Bertanggung Jawab tidak boleh berpartisipasi dalam pemilihan, pemberian, atau administrasi pembelian atau kontrak dengan vendor di mana, sepengetahuannya, salah satu dari yang berikut ini memiliki kepentingan finansial dalam pembelian atau kontrak tersebut:

a. Orang yang Bertanggung Jawab

b. Suami, istri, atau anggota keluarga dekat atau teman dekat lainnya;

c. Organisasi di mana salah satu dari yang disebutkan di atas adalah pejabat, direktur, atau karyawan;

15

16 of 23

Pengendalian internal untuk mengurangi risiko�korupsi dan penipuan/kecurangan

Daftar kemungkinan kontrol tidak terbatas, berikut adalah beberapa contoh:

  • Atur ‘TONE AT THE TOP' yang tepat
  • Kenali orang-orang Anda (pemeriksaan latar belakang)
  • Buka saluran komunikasi
  • Kebijakan whistleblower
  • Audit (eksternal & internal) & audit mendadak
  • Pelatihan pencegahan korupsi dan penipuan
  • Rotasi pekerjaan atau cuti wajib
  • Pemisahan tugas
  • Mengembangkan kontrol yang kuat untuk kas dan bank, pengadaan dan aset tetap
  • Pastikan tingkat pembayaran remunerasi/penggajian yang sesuai
  • Kepemimpinan mengunjungi proyek secara teratur, didampingi oleh manajer keuangan jika memungkinkan, untuk melihat apakah kegiatan sesuai dengan pengeluaran

16

17 of 23

Mengapa penipuan dan korupsi penting dipantau?

  • Ini secara langsung mempengaruhi penerima manfaat yang dibantu.
  • Merusak reputasi dengan donor, komunitas, dan penerima manfaat.
  • Kehilangan moral staf.
  • Sumber daya manusia dan keuangan organisasi yang dihabiskan untuk penyelidikan, audit penipuan, pelaporan, dan penuntutan pidana.
  • Menyebabkan kerugian finansial bagi mitra pelaksana dan CBM Global.

17

18 of 23

Pelaporan Insiden Penipuan dan Korupsi

Informasi berikut diperlukan dalam laporan:

  1. Deskripsi kejadian sedetail mungkin, meliputi:
  2. Lokasi dan proyek itu berlangsung
  3. Jumlah kerugian dalam mata uang lokal
  4. Tanggal atau periode penipuan terjadi
  5. Nama dan jabatan (jika ada) orang-orang yang terlibat dan hubungan mereka dengan CBM Global.
  6. Rincian saksi yang terlibat

2. Nyatakan dengan jelas jika insiden tersebut merupakan dugaan atau penipuan yang sebenarnya.

3. Nyatakan hubungan Anda (pelapor) dengan CBM Global

4. Berikan bukti kejadian, jika ada

5. Catatan kronologis dari fakta-fakta yang menimbulkan tuduhan.

6. Rencana Mitra untuk mengganti jumlah yang ditipu

7. Setiap tindakan disipliner yang diambil atau direncanakan

8. Setiap kontrol baru yang akan diterapkan

18

19 of 23

Kontra Terorisme dan Anti Pencucian Uang

Definisi:

  • Menurut Perserikatan Bangsa-Bangsa, terorisme adalah tindakan kriminal yang ditujukan terhadap suatu Negara dan dimaksudkan atau dihitung untuk menciptakan keadaan teror di benak orang-orang tertentu atau sekelompok orang atau masyarakat umum.
  • Menurut Departemen Keuangan Amerika Serikat, pencucian uang adalah proses membuat hasil yang diperoleh secara ilegal (yaitu, "uang kotor") tampak legal (yaitu, "bersih"). Biasanya, ini melibatkan tiga langkah: penempatan, pelapisan, dan integrasi. Pertama, dana haram dimasukkan ke dalam sistem keuangan yang sah. Kemudian, uang dipindahkan untuk menciptakan kebingungan, kadang-kadang dengan kabel atau transfer melalui banyak akun. Akhirnya, itu diintegrasikan ke dalam sistem keuangan melalui transaksi tambahan sampai "uang kotor" muncul "bersih".

19

20 of 23

Kontra Terorisme dan Anti Pencucian Uang

  • Mitos #1:

Pendanaan Terorisme hanya melibatkan jumlah besar

  • Mitos #2:

Pencegahan dan deteksi adalah tanggung jawab Lembaga Keuangan atau Pemerintah

  • Mitos # 3:

Saya tidak akan menghadapi tuntutan pidana jika saya tidak tahu transaksi ilegal yang terjadi di rekening bank proyek saya

  • Mitos #4:

Donatur tidak perlu menjelaskan sumber dana yang disumbangkan

20

21 of 23

Merupakan tanggung jawab organisasi mitra untuk:

  • Memiliki prosedur dan kebijakan pengendalian yang efektif untuk mengurangi peluang mendukung atau mendanai kegiatan teroris atau pencucian uang di dalam organisasi mereka.
  • Segera laporkan setiap dugaan atau konfirmasi yang mendukung atau mendanai kegiatan teroris atau pencucian uang (seperti yang disyaratkan dalam kontrak mitra dengan CBM Global).
  • Melakukan pengecekan berkala pada semua staf/pengurus/board/relawan organisasi, vendor/supplier, sub-mitra dengan menggunakan tool/alat yang tersedia seperti:

- memintakan SKCK (surat keterangan catatan kepolisian)

- menggunakan link berikut: Sanctions List Search (treas.gov)

21

22 of 23

Whistleblowing

Sistem Whistleblowing adalah sebuah mekanisme penyampaian pengaduan dugaan tindakan korupsi ataupun penipuan yang telah terjadi atau akan terjadi yang melibatkan staf dan orang lain yang berkaitan dengan dugaan tindakan korupsi ataupun penipuan yang dilakukan di dalam organisasi tempatnya bekerja.

Whistleblower adalah orang yang mengekspos atau mengungkapkan kesalahan dalam suatu organisasi kepada mereka yang memiliki wewenang. Pelapor pelanggaran umumnya melaporkan informasi atau tuduhan secara internal dan, hanya dalam kasus-kasus yang ekstrim, menyangkut ganti rugi eksternal.

Pelapor pelanggaran umumnya adalah orang yang terkait dengan organisasi, baik sebagai peserta tempat kerja saat ini atau sebelumnya, peserta mitra program saat ini atau sebelumnya, atau anggota Dewan. Peserta di tempat kerja mencakup siapa saja yang bekerja untuk organisasi. Ini termasuk karyawan penuh waktu, paruh waktu dan karyawan lepas, kontraktor eksternal dan sukarelawan.

22

23 of 23

‘Putaran Umpan Balik

23

PENCEGAHAN

DETEKSI

KOREKSI

Lapor ke SIGAB / CBM Global

Pembelajaran