1 of 15

BAB 10�PAMERAN

2 of 15

  • Kegiatan yang dilakukan oleh seseorang atau kelompok untuk mengkomunikasikan, memperkenalkan, memperlihatkan hasil karyanya untuk diamati, dihayati, dan diapresiasi orang lain. Berbagai karya seni rupa bisa dipamerkan antara lain pameran lukisan, patung, kriya, tekstil, dan sebagainya.

3 of 15

Secara umum jenis pameran dapat dikelompokkan berdasarkan jenis karya yang dipamerkan, jumlah pesertanya, waktu, dan tempat pelaksanaan pameran :

  1. Berdasarkan jenis karya
  2. Pameran Homogen yaitu jenis pameran yang hanya memamerkan satu jenis karya saja, misalnya pameran patung, pameran grafis dan lain-lain.
  3. Pameran Heterogen yaitu jenis pameran yang memamerkan berbagai macam jenis karya seni, misalnya pameran seni rupa yang menampilkan lukisan, patung, kriya, batik dan lain-lain.
  4. Berdasarkan Jumlah Peserta
  5. Pameran Tunggal yaitu pameran yang pesertanya hanya seorang saja, artinya hasil karya yang dipamerkan buah karya satu orang saja.
  6. Pameran Kelompok yaitu pameran yang diikuti pesertanya lebih dari satu, beberapa/anggota suatu kelompok, misalnya kelompok kelas 9 SMP, kelompok mahasiswa, dan lain-lain.
  7. Berdasarkan Ruang Tempat Pelaksanaan
  8. Pameran di dalam ruangan (indoor) yaitu pameran dengan menggambil setting tertutup, misalnya di gedung atau museum. Penyelenggaran harus memperhatikan penataan, unsur cahaya, sirkulasi, pengunjung.
  9. Pameran diluar ruang (out door) yaitu penyelenggaraan pameran biasanya karya-karya yang tahan terhadap suhu ruang terbuka, misalnya patung batu.

4 of 15

Fungsi Pameran �di Sekolah

  1. Sebagai media penampilan jati diri seorang siswa.
  2. Sebagai sarana peningkatan daya ekspresi bagi seorang siswa.
  3. Sebagai media memperluas cakrawala pengetahuan seni.
  4. Sebagai media komunikasi antarsiswa dengan apresiator.
  5. Sebagai sarana perangsang kreativitas siswa dalam berkarya seni.
  6. Sebagai wahana pemunculan ide, aliran, dan jenis seni rupa baru bagi siswa

5 of 15

Tujuan Pameran Seni Rupa di Sekolah

  1. Membangkitkan semangat siswa dalam berkarya seni.
  2. Meningkatkan apresiasi siswa untuk berkarya seni.
  3. Melatih berorganisasi.
  4. Melatih siswa mandiri dan bertanggungjawab terhadap tugas yang diembannya.
  5. Melatih bekerjasama dalam suatu kelompok.

6 of 15

Perencanaan Pameran

  1. Panitia Pengarah/Steering Committee yaitu panitia uang bertugas memberikan arahan, nasehat, dan petunjuk kepada panitia pelaksana dalam menjalankan tugasnya. Dalam hal ini penanggung jawab kegiatan disekolah biasanya adalah kepala sekolah, wakil kepala sekolah, atau ketua yayasan, sedangkan pembimbing atau pembina kegiatan adalah guru mata pelajaran yang bersangkutan.
  2. Panitia Pelaksana/Organizing Committee yaitu panitia yang bertugas melaksanakan segala sesuatu yang berhubungan dengan teknik pelaksanaan dan bertanggungjawab atas kegiatan yang telah direncanakan dari awal hingga akhir. Dimulai dari ketua panitia, sekretaris, bendahara, sampai kepada pelaksana kerja (seksi-seksi) sesuai yang dibutuhkan.

7 of 15

Tugas Kepanitiaan Pameran

  1. Pelindung/penanggung jawab kegiatan, tugasnya adalah sebagai penanggung jawab kegiatan, memberikan nasehat saran dan pemecahan masalah di lapangan baik kepada pembina/pembimbing ataupun langsung kepada panitia pelaksana pameran.
  2. Pembimbing, tugasnya adalah membimbing/memberi masukan dan saran kepada panitia; bertanggungjawab atas keberhasilan pameran.
  3. Ketua, tugasnya adalah mengkoordinasi kerja seluruh panitia kerja termasuk sekretaris dan bendahara; mengetahui dan menandatangani surat-surat dan kesekretarian; bertanggungjawab terhadap keberhasilan pameran.
  4. Sekretaris, tugasnya adalah menyusun dan menyiapkan proposal; menyiapkan surat-surat keluar; mengarsip surat masuk dan surat keluar; menyiapkan surat-surat izin; menangani urusan ke dalam, menyiapkan surat-surat untuk panitia dan siswa.
  5. Bendahara, tugasnya adalah mencatat dan menyiapkan uang masuk; uang belanja sesuai prosedur; membuat administrasi keuangan; membuat laporan keuangan.
  6. Seksi Acara, tugasnya adalah mengkoordinasi para pendukung acara; menyiapkan susunan acara; bertanggungjawab terhadap kelancaran acara.
  7. Seksi Publikasi, tugasnya adalah menyediakan surat izin pameran; membuat poster, spanduk dan lain-lain; menghubungi pihak-pihak terkait yang perlu diundang; menginformasikan kepada masyarakat luas.
  8. Seksi Konsumsi, tugasnya adalah menyusun daftar menu; menyediakan konsumsi pada saat latihan, pelaksanaan sampai evaluasi; menyediakan konsumsi untuk tamu undangan; bertanggungjawab terhadap urusan konsumsi.
  9. Seksi dokumentasi, tugasnya adalah mendokumentasikan semua kegiatan pameran.

8 of 15

Menyusun Rencana Kerja (proposal pameran seni rupa di sekolah)

Rencana kerja adalah rencana kegiatan yang akan dilaksanakan dari awal hingga akhir dalam kegiatan pameran. Rencana kerja ini tertuang dalam sebuah rumusan yang disebut proposal. Proposal adalah rencana kerja yang disusun secara sistematis dan terinci untuk suatu kegiatan yang bersifat formal. Proposal disusun oleh ketua pelaksana, wakil ketua, sekretaris, dan juga oleh bendehara pameran, yang disusun berdasarkan pertimbangan, arahan, ataupun petunjuk oleh pembina.

9 of 15

Menyusun Jadwal Pameran

Jadwal kerja adalah urutan kegiatan yang berhubungan dengan waktu pelaksanaan dari suatu rencana kegiatan. Jadwal kegiatan dibuat setelah rencana kerja dari setiap seksi terkumpul. Jadwal kerja tersebut disusun oleh sekretaris yang mengacu pada konsep ketua panitia, dan hendaknya ditulis dan dipasang di ruang panitia agar mudah diketahui, dipahami, dan dilaksanakan oleh seluruh panitia, sesuai dengan tugas masing-masing. Perencanaan yang baik harus mencakup tentang :

  1. Materi pameran
  2. Kelengkapan pameran
  3. Tempat penyelenggaraan pameran
  4. Publikasi
  5. Waktu penyelenggaraan pameran
  6. Dekorasi
  7. Anggaran kegiatan
  8. Kepanitian

10 of 15

Persiapan Penyelenggaraan Pameran

  1. Publikasi kegiatan baik melalui siaran radio, spanduk, selebaran, undangan maupun yang lainnya.
  2. Mengadakan seleksi terhadap karya yang dikumpulkan.
  3. Menyediakan perlengkapan pameran yang meliputi sketsel, papan panel, meja, label karya, buku tamu, tanaman hias, sound system, dan lain-lain.
  4. Menyiapkan ruang pameran.
  5. Menyusun acara pembukaan dan penutupan.

11 of 15

Tahap Penataan Ruangan

  1. Mendekorasi ruang pameran.
  2. Memajang karya seni rupa yang akan dipamerkan pada tempat yang sesuai.
  3. Menempel label karya pada setiap benda seni dengan data yang komlit yang meliputi nama pambuat/pencipta, asal sekolah/kelas, judul karya seni, jenis karya seni, bahan yang digunakan, dan teknik yang digunakan.
  4. Mengatur alur transportasi pengunjung.
  5. Memasang meja dan kursi penerima tamu/informasi dan tempat untuk meletakkan buku pesan kesan.
  6. Memasang lampu sorot di tempat-tempat yang membutuhkan.

12 of 15

Tahap Pelaksanaan

  1. Susunan acara pembukaan
  2. Pembawa acara/MC
  3. Pengarah acara
  4. Penempatan petugas jaga stan
  5. Buku tamu dan buku pesan-kesan
  6. Penampilan hiburan penyerta
  7. Pengadaan dokumentasi
  8. Upacara penutupan
  9. Kepanitiaan pameran

13 of 15

Evaluasi Pameran

Evaluasi dilaksanakan dapat berupa evaluasi proses maupun evaluasi hasil. Evaluasi proses adalah evaluasi dari mulai perencanaan pameran sampai proses kegiatan, sedangkan evaluasi hasil adalah hasil yang diperoleh secara keseluruhan dari kegiatan pameran tersebut. Evaluasi dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui berbagai hambatan yang dihadapi oleh setiap seksi. Hasil evaluasi tersebut dapat digunakan sebagai pedoman untuk pelaksanaan kegiatan pada masa yang akan datang.

Manfaat evaluasi antara lain:

  1. Memberikan umpan balik bagi panitia maupun pihak lain.
  2. Sebagai tolok ukur atas keberhasilan suatu kegiatan.

14 of 15

Pelaksanaan evaluasi sebaiknya tidak terlalu lama dari pelaksanaan pameran dan pagelaran, bahkan lebih cepat lebih baik. Panitia diberi waktu untuk mempersiapkan laporan tentang hal-hal yang telah dikerjakan, meliputi:

  • Sistem kerja

Sistem kerja dimulai dari tahap persiapan hingga tahap akhir/evaluasi yang meliputi pengorganisasian kerja, kerjasama antar panitia maupun antar seksi.

  • Pembiayaan

Berisi tentang laporan pertanggungjawaban bendahara terhadap dana yang masuk serta dana yang dikeluarkan.

  • Personalia kepanitiaan

Berisi informasi tentang masing-masing anggota panitia mengelola pameran dan pagelaran yang menyangkut tanggungjawab dan penguasaan.

  • Bentuk pameran

Bentuk pameran adalah mengevaluasi bentuk pameran yang telah selesai dilaksanakan dengan maksud, tujuan, dan tema yang telah ditetapkan.

  • Pelaksanaan pameran

Pelaksanaan pameran meliputi jalannya acara, banyak penonton atau pengunjung, dan banyak hasil karya yang dipamerkan.

  • Laporan dari masing-masing seksi

Evaluasi pelaksanaan pameran yang meliputi laporan dari masing-masing seksi yang diwakili oleh koordinator dari masing-masing seksi.

15 of 15

  • Sekian