1 of 22

TEMA APP 2026 KAJ

PERTOBATAN UNTUK MERAWAT BUMI RUMAH KITA BERSAMA

T. Donny S

2 of 22

STRUKTUR PERTEMUAN

1. Lagu Pembuka

2. Tanda Salib

3. Pengantar

4. Doa Pembuka

5. Bacaan Kitab Suci

T. Donny S

6. Refleksi /Renungan Kitab Suci

7. Kisah Inspiratif

8. Implementasi Pastoral

9. Dinamika Kelompok

10 Refleksi Penutup

11.Doa Umat

12.Doa Penutup

13.Berkat Penutup

14.Lagu Penutup

3 of 22

PERTEMUAN IHARMONI SELURUH CIPTAAN

Relasi dengan Bumi Rumah Kita Bersama

Allah itu baik

T. Donny S

4 of 22

PENGANTAR

 

24 Mei 2025 Paus Fransiskus menerbitkan Ensiklik Laudato Si’ menggentarkan hati umat manusia akan panggilan mendesak untuk mencintai dan merawat bumi sebagai Rumah kita Bersama.

Paus mengajak seluruh umat manusia membangun “ekologi integral” yaitu menghormati dan memperjuangkan tanpa lelah hidup yang seimbang antara Tuhan, manusia dan alam

T. Donny S

5 of 22

Di tengah krisis ekologis yang semakin memburuk, gaung Laudato Si’ mengingatkan pentingnya harmoni hidup dalam solidaritas berkeadilan sosial, sebab Allah menciptakan bumi bukan sekadar sebagai tempat tinggal, tetapi sebagai saudari dan ibu yang telah terluka karena keserakahan, ketidakpedulian dan eksploitasi yang tidak bertanggung jawab oleh manusia

T. Donny S

6 of 22

DOA PEMBUKA

Allah Bapa Pencipta Langit dan Bumi

terpujilah Engkau, Ya Tuhanku.

Embun yang Kauturunkan ke atas bumi.

Padang gurun Kaujadikan berbungga.

Namun saat ini cara kerja dan gaya hidup kami

sedang merusak tanah yang subur menjadi gurun yang gersang

.

Ya Tuhan berilah kami rahmat pertobatan

dan memampukan kami membalikkan bencana,

kembali menjadi harmoni seluruh ciptaanMu.

Demi Yesus Kristus dan pengantara kami,

yang hidup dan berkuasa bersama Dikau

dalam persekutuan dengan Roh Kudus,

kini dan sepanjang segala masa. Amin.

T. Donny S

7 of 22

INSPIRASI BACAAN KITAB SUCI

(Kis. 17:24-29)

24 Allah yang telah menjadikan bumi dan segala isinya,  Ia, yang adalah Tuhan atas langit dan bumi,  tidak tinggal dalam kuil-kuil buatan tangan  manusia, 

25 dan juga tidak dilayani oleh tangan manusia, seolah-olah Ia kekurangan apa-apa, karena Dialah yang memberikan hidup,nafas, dan segala sesuatu  kepada semua orang

26 Dari satu orang saja Ia telah menjadikan seluruh umat manusia untuk mendiami seluruh muka bumi dan Ia telah menentukan musim-musim bagi mereka dan batas-batas kediaman mereka,

27 supaya mereka mencari Allah dan mudah-mudahan mencari-cari dan menemukan Dia, walaupun Ia tidak jauh dari kita masing-masing.  

28 Sebab, di dalam Dia kita hidup, kita bergerak, kita ada,  seperti yang telah juga dikatakan oleh pujangga-pujanggamu: Sebab, kita ini keturunan-Nya juga. 

29 Karena kita berasal dari keturunan Allah, kita tidak boleh berpikir bahwa keadaan ilahi sarupa dengan emas atau perak atau batu, ciptaan kesenian dan keahlian  manusia.

T. Donny S

8 of 22

Paulus memberitakan wajah Allah di Athena, kepada orang-orang bukan Yahudi tentang ilah yang mereka sembah.

Paulus mewartakan Allah yang menciptakan alam semesta, tidak tinggal di kuil dan Allah tidak membutuhkan kebaktian mereka (22-23)

Allah adalah pencipta dan pemilik bumi:

“Allah yang telah menjadikan bumi dan segala isinya, Ia, yang adalah Tuhan atas langit dan bumi (17:24)

Bumi bukan pemilik mutlak manusia, manusia hanya pengelola.

REFLEKSI / RENUNGAN KITAB SUCI

T. Donny S

9 of 22

Karena itu kita harus merawat dan memelihara alam ciptaan, bukan merusaknya

“Karena Dialah yang memberikan hidup, nafas, dan segala sesuatu kepada semua orang” (17:25)

Menegaskan seluruh ciptaan di bumi bergantung pada pemberian Allah, menjaga bumi berarti menghormati sumber kehidupan yang berasal dari Allah sendiri.

T. Donny S

10 of 22

Manusia dipanggil untuk mencari dan mengenal Allah melalui ciptaan “supaya mereka mencari Allah dan mudah-mudahan mencari-cari dan menemukan Dia,walaupun Ia tidak jauh dari kita masing-masing” (17:27)

Alam dan bumi adalah tanda kehadiran Allah, yang hidup diantara kita, menghormati bumi adalah menghormati Sang Pencipta

“Karena kita berasal dari keturunan Allah” (17:28-29)

LS 1, 13: Kita satu keluarga besar ciptaan Allah dan bumi adalah “Rumah kita bersama” hubungan manusia dan bumi adalah hubungan penuh kasih, harmoni saling menjaga kehidupan, sebab, di dalam Dia kita hidup, kita bergerak, kita ada

T. Donny S

11 of 22

KISAH INSPIRATIF

Santo Fransikus Assisi

Ia berasal dari keluarga kaya, hidupnya berubah total setelah mengalami perjumpaan dengan Kristus yang tersalib. Ia meninggalkan semua kemewahan dan memilih hidup miskin, sederhana, dan penuh kasih, kepada manusia, dan seluruh makhluk ciptaan

Santo Fransiskus melihat alam sebagai cerminan kasih Allah.

Ia memanggil matahari sebagai “saudara matahari”, bulan sebagai “saudari bulan”, dan burung-burung sebagai “saudara kecil”.

Setiap hembusan angin, tetes air, dan rumput di padang baginya adalah tanda kehadiran Allah yang lembut dan penuh kasih

T. Donny S

12 of 22

Kisah Santo Fransiskus mendekati serigala ganas dan menjinakkannya dengan membuat tanda salib, lalu berbicara lembut kepadanya, srigala menjadi damai dan tenang

Kisah ini menunjukkan bahwa ketika hati manusia hidup dalam kasih dan damai dengan Allah, maka seluruh ciptaan pun akan berada dalam harmoni (peace on earth)

Alam merespons cinta yang tulus, karena semuanya berasal dari Pencipta yang sama

T. Donny S

13 of 22

Fransiskus menulis “Kidung Saudara Matahari” (Cantico delle Creature)

Pujian indah bagi Tuhan melalui segala ciptaan Nya:

matahari, bulan, angin, air, api, dan bumi

Menjadi dasar spiritualitas ekologi ensiklik Laudato Si’ Paus Fransiskus

T. Donny S

14 of 22

Apa arti pujian Santo Fransiskus bagi dunia modern?

Pujiannya kepada “saudara matahari” dan “saudari bulan” menyuarakan semangat perdamaian, kesederhanaan dan kasih terhadap semua mahluk

Ia mengajarkan semua ciptaan saling berhubungan dan pantas dihormati

Spiritualitas ini sangat relevan untuk dunia yang dilanda krisis ekologi

Sumber LS 10-12,87 & Ignatius Ismartono,SJ

T. Donny S

15 of 22

IMPLEMENTASI PASTORAL

 

Bumi adalah anugerah Allah bukan milik pribadi kita harus menghormati, menjaga, merawat keutuhan ciptaan sebagai wujud iman kepada Sang Pencipta

Sebagai ciptaan-Nya kita perlu menumbuhkan spiritualitas ekologis berdasarkan ajaran Kitab Suci dan Laudato Si’

T. Donny S

16 of 22

Hubungan manusia dengan Allah dan bumi tidak terpisahkan

Mengasihi Allah dan alam ciptaan yang berkeadilan, berbelarasa, dan berkelanjutan bagi seluruh makhluk adalah wujud iman

Kita bersyukur dipanggil ‘merawat bumi’ bukan menguasai karya ciptaan Allah

Karena di dalam Allah kita hidup dan bergerak

Menjaga bumi, kita menjaga kehidupan dan memuliakan Allah Sang Pencipta

T. Donny S

17 of 22

DINAMIKA KELOMPOK (Sharing iman) :

  1. Menurutmu apa yang terjadi jika manusia hanya mengambil dari alam tanpa memeliharanya?

  • Bagaimana perasaanmu saat melihat kerusakan lingkungan di sekitar kita?

  • Dalam hal apa kamu merasa sudah berperan menjadi ciptaan Tuhan?

  • Bagaimana Ajaran Laudato Si’ mengubah cara kita Memandang dunia dan sesama makhluk?

T. Donny S

18 of 22

REFLEKSI PENUTUP : Kejadian 2:15-17

 

TUHAN Allah mengambil manusia itu dan menempatkannya di Taman Eden untuk mengerjakan dan memelihara taman itu. Lalu TUHAN Allah memberi perintah ini kepada manusia, firman-Nya, “Buah dari semua pohon dalam taman ini boleh kaumakan dengan bebas, tetapi buah dari pohon pengetahuan, tentang yang baik dan yang jahat, janganlah kaumakan, sebab pada saat engkau memakannya, engkau pasti mati.”

T. Donny S

19 of 22

REFLEKSI PENUTUP :

  

Alam ciptaan adalah hadiah dari Allah, yang harus diterima dengan rasa syukur dan hormat.

Melihatnya sebagai barang konsumsi mendorong eksploitasi.

Pandangan iman mengajarkan kita untuk merawat, bukan menguasai ciptaan

Sumber: LS 11-12,220

T. Donny S

20 of 22

 DOA PENUTUP :

Allah Bapa Pencipta semesta, Engkau menjadikan dunia dengan penuh kasih dan keteraturan.

Ajarilah kami untuk melihat kehadiran-Mu dalam setiap hembusan angin, tetes hujan, dan wajah sesama.

Ampunilah kami karena sering menyalahgunakan ciptaan-Mu dan mengabaikan jeritan bumi serta makhluk-makhluk-Mu.

Curahkanlah Roh Kudus-Mu agar kami mampu memelihara bumi dengan bijaksana, hidup sederhana, dan menjadi alat damai-Mu di tengah dunia.

Semoga seluruh ciptaan bergembira bersama kami dalam harmoni kasih-Mu yang abadi.

Demi Yesus Kristus, Tuhan dan pengantara kami, yang hidup dan berkuasa bersama Dikau dalam persekutuan dengan Roh Kudus, kini dan sepanjang segala masa.

Amin.

BAGAIKAN BEJANA SIAP DI BENTUK

T. Donny S

PEMBAHARUAN DALAM DIRI

21 of 22

“Bless on earth”

Peace on earth

T. Donny S

22 of 22

T. Donny S