1 of 47

PEMETAAN KOMPETENSI & PENYUSUNAN RIP

2 of 47

Pemetaan kompetensi di setiap sektor atau lapangan usaha, merupakan langkah awal dari pengembangan SKKNI di sektor atau lapangan

usaha yang bersangkutan. Artinya, sebelum

kegiatan

melaksanakan serangkaian pengembangan SKKNI, terlebih dahulu

dilakukan pemetaan kompetensi

harus guna

mengetahui kompetensi apa saja yang ada dan perlu disusun SKKNI nya di sektor atau kategori lapangan usaha tertentu.

3 of 47

  • Tujuan

Pemetaan kompetensi di setiap sektor atau kategori lapangan usaha adalah untuk mengidentifikasi dan memetakan unit-unit kompetensi dari suatu sektor atau kategori lapangan usaha yang perlu disusun standar kompetensinya dalam format SKKNI, yang dituangkan dalam Rencana Induk Pengembangan SKKNI.

  • Sasaran kegiatan pemetaan kompetensi adalah:
    • Tersusunnya peta kompetensi di setiap sektor atau kategori lapangan usaha:
    • Tersusunnya RIP SKKNI di setiap sektor atau kategori lapangan

usaha.

4 of 47

1) Komite Standar Kompetensi

  1. Sekretariat Komite Standar Kompetensi
  2. Kelompok Kerja Pemetaan Kompetensi

PERSONIL

TUGAS/FUNGSI

5 of 47

PETA KOMPETENSI

Adalah gambaran

komprehensif tentang

kompetensi dari setiap fungsi dalam suatu

akan dipergunakan

lapangan usaha yang sebagai acuan

dalam menyusun standar

kompetensi

6 of 47

suatu sektor atau komprehensif dan

  1. Pemetaan Kompetensi

a. Pemetaan fungsi-fungsi dari lapangan usaha secara sistematis;

b. Identifikasi unit-unit kompetensi yang perlu disusun standarnya di suatu sektor atau lapangan usaha;

c. Menetapkan unit kompetensi prioritas untuk

(RIP)

disusun dalam format SKKNI.

2) Penyusunan Rencana Induk Pengembangan SKKNI

Merupakan dokumen perencanaan pengembangan SKKNI berdasarkan peta kompetensi untuk kurun waktu tertentu.

7 of 47

Pemetaan Kompetensi DAPAT MENGGUNAKAN REFERENSI/ACUAN:

KLASIFIKASI BAKU LAPANGAN USAHA INDONESIA (KBLI)

PERATURAN PRESIDEN; TERKAIT KEMENTERIAN/LEMBAGA

PROSES PEKERJAAN/BISNIS UNTUK MENGHASILKAN PRODUK/JASA

8 of 47

PEMETAAN KOMPETENSI

JOB ANALYSIS

FUNCTIONAL ANALYSIS

CENTRES ON

WHAT IS DONE

CENTRES ON WHAT IS ACHIEVED

Sumber: Cinterfor ILO

ANALISIS FUNGSI

OUTPUT

(PRODUK/JASA)

PROSES

INPUT

PROSES PEKERJAAN

9 of 47

CONTOH SISTEM PADA TUBUH MANUSIA

Sistem Tubuh Manusia

Manusia memiliki 9 sistem organ, yaitu:

  1. Sistem Pencernaan
  2. Sistem Pernapasan/ Respirasi
  3. Sistem Sirkulasi
  4. Sistem Pengeluaran
  5. Sistem Gerak
  6. Sistem Reproduksi
  7. Sistem Saraf
  8. Sistem Integumen dan
  9. Sistem Hormon.

10 of 47

PRINSIP-PRINSIP PROSES BISNIS/PEKERJAAN

Melakukan Analisis Fungsi Pada Proses Bisnis/Pekerjaan

  • Menghasilkan produk/jasa yang sesuai dengan kebutuhan pelanggan/publik

EFEKTIFITAS

  • Meminimalisasi penggunaan sumber daya perusahaan/industri dan mengeliminasi birokrasi

EFISIENSI

  • Fleksibel terhadap perubahan lingkungan bisnis

ADAPTIF

11 of 47

APA ITU PROSES BISNIS/PEKERJAAN

PROSES BISNIS

1

2

3

4

Melibatkan lebih dari satu

unit kerja

Memberikan nilai tambah bagi pengguna jasa (berorientasi pelanggan)

Memiliki sejumlah kegiatan yang saling bersinergi dalam menghasilkan produk/jasa

Menjadi salah satu alat manajemen mutu dalam organisasi

12 of 47

APA ITU PROSES BISNIS/PEKERJAAN

Sekumpulan aktivitas organisasi yang saling terkait serta melibatkan sumber daya tertentu dan dilakukan untuk menghasilkan produk/jasa yang bernilai bagi pelanggan/publik

Defenisi

Menurut Permenpan RB nomor 12 tahun 2011

Sekumpulan aktivitas kerja terstruktur dan saling terkait yang menghasilkan keluaran yang sesuai dengan kebutuhan pengguna

13 of 47

Melakukan Analisis Fungsi Pada Sistem

14 of 47

Melakukan Analisis Fungsi Pada Sistem

15 of 47

Apa itu Analisis Fungsi ?

Alat yang digunakan untuk mendefinisikan sifat kerja pada suatu sektor dan fungsi yang dilakukan di dalamnya

(Making full use of competency standards, ILO, 2009)

  • Adalah suatu teknik yang dipakai untuk mengidentifikasi kompetensi tenaga kerja yang berkaitan dengan fungsi produktif.
  • Fungsi tersebut dapat ditetapkan dari level sektor pekerjaan, perusahaan, kelompok usaha/industri atau keseluruhan sektor dari produksi atau jasa.

16 of 47

Hakekat Analisis Fungsi

  • merupakan karakteristik tertentu yang membedakan suatu tugas dengan tugas yang lain.
  • adanya keterkaitan antara unsur yang satu dengan unsur yang lain dan perubahan terhadap suatu unsur akan berpengaruh terhadap unsur yang lain. Fungsi juga merupakan suatu kumpulan dari berbagai pekerjaan atau tugas- tugas dalam mencapai suatu tujuan.

17 of 47

Hakekat Analisis Fungsi

  • Apa fungsi sub sistem/unsur
  • Apakah sub sistem/unsur berfungsi

?

Gambaran tugas (job description)

  • Apa yang harus dikerjakan
  • Posisi dari sub sistem/unsur

18 of 47

Hakekat Analisis Fungsi

  • proses pemecahan sesuatu ke dalam beberapa bagian komponen untuk diidentifikasi dan mengetahui kontribusi masing-masing komponen dalam mencapai suatu tujuan.(Kaufman, 1998).

19 of 47

Hakekat Analisis Fungsi

  • Analisis kebutuhan

PRODUK/OUTPUT YANG DI INGINKAN

APA YANG HARUS DI KERJAKAN UNTUK MENCAPAI TUJUAN

20 of 47

ATURAN PENTING DALAM MELAKUKAN ANALISIS FUNGSI

Analisis fungsi dilakukan dari yang bersifat umum ke khusus

Analisis fungsi harus mampu mengidentifikasi fungsi-fungsi secara jelas.

Menggunakan kalimat aktif pada setiap fungsi

Penulisan Tujuan Utama Menggunaka pola Kata Kerja + Objek + Kondisi

21 of 47

ANALISIS FUNGSI SEKTOR INDUSTRI/ LAPANGAN USAHA

  1. Suatu sektor industri atau lapangan usaha akan selalu memiliki tujuan (main purpose) yang ingin dicapai atau diperoleh.
  2. Secara umum tujuan tersebut dapat dicapai setelah melalui fungsi-fungsi kunci (key function) yang spesifik sehingga tujuan tersebut dapat dicapai.
  3. Fungsi-fungsi kunci sendiri harus didukung oleh fungsi- fungsi utama (main function), agar fungsi kunci tersebut mampu secara optimal melaksanakan fungsinya.
  4. Demikian pula untuk fungsi-fungsi utama, harus terdukung dengan sejumlah fungsi dasar( basic function) sehingga fungsi utama tersebut dapat melaksanakan fungsinya secara efektif dan efisien.

21

22 of 47

ANALISIS FUNGSI PRODUKTIF BIDANG USAHA

TUJUAN UTAMA

FUNGSI KUNCI 4

FUNGSI DASAR1.1.1

FUNGSI UTAMA 1.1

FUNGSI KUNCI 1

FUNGSI KUNCI 2

FUNGSI KUNCI 3

FUNGSI UTAMA 1.2

FUNGSI UTAMA 2.1

FUNGSI UTAMA 2.2

FUNGSI UTAMA 3.1

FUNGSI UTAMA 3.2

FUNGSI UTAMA 4.2

FUNGSI UTAMA 4.2

FUNGSI DASAR1.1.1

FUNGSI DASAR1.1.1

FUNGSI DASAR2.2.1

FUNGSI DASAR2.2.2

FUNGSI DASAR2.2.3

FUNGSI DASAR1.1.1

DST

Unit-unit kompetensi

Untuk Apa Dikerjakan <> Bagaimana Mengerjakannya

23 of 47

Tujuan Utama:

Rumusan tentang keadaan atau kondisi yang hendak dicapai dari suatu bidang usaha Merupakan titik awal dari mana peta fungsi dikembangkan. Dari titik inilah fungsi-fungsi produktif diturunkan dengan logika “what needs to be done to achieve this?”

TUJUAN UTAMA

FUNGSI KUNCI 4

FUNGSI DASAR1.1.1

FUNGSI UTAMA 1.1

FUNGSI KUNCI 1

FUNGSI KUNCI 2

FUNGSI KUNCI 3

FUNGSI UTAMA 1.2

FUNGSI UTAMA 2.1

FUNGSI UTAMA 2.2

FUNGSI UTAMA 3.1

FUNGSI UTAMA 4.2

FUNGSI UTAMA 4.2

FUNGSI DASAR1.1.1

FUNGSI DASAR1.1.1

FUNGSI DASAR2.2.1

FUNGSI DASAR2.2.2

FUNGSI DASAR2.2.3

FUNGSI UTAMA 3.2

FUNGSI DASAR1.1.1

DST

Unit-unit kompetensi

24 of 47

Fungsi kunci

  • Fungsi produktif hirarki pertama dalam mencapai tujuan utama suatu bidang usaha.
  • Memberikan informasi mengapa aktivitas produktif dilakukan di perusahaan atau industri
  • Untuk mencapai tujuan utama diperlukan sejumlah fungsi kunci yang satu sama lain saling terkait

dan saling mendukung.

TUJUAN UTAMA

FUNGSI KUNCI 4

FUNGSI DASAR1.1.1

FUNGSI UTAMA 1.1

FUNGSI KUNCI 1

FUNGSI KUNCI 2

FUNGSI KUNCI 3

FUNGSI UTAMA 1.2

FUNGSI UTAMA 2.1

FUNGSI UTAMA 2.2

FUNGSI UTAMA 3.1

FUNGSI UTAMA 4.2

FUNGSI UTAMA 4.2

FUNGSI DASAR1.1.1

FUNGSI DASAR1.1.1

FUNGSI DASAR2.2.1

FUNGSI DASAR2.2.2

FUNGSI DASAR2.2.3

FUNGSI UTAMA 3.2

FUNGSI DASAR1.1.1

DST

Unit-unit kompetensi

25 of 47

Fungsi Utama:

  • Adalah fungsi produktif hirarki ke dua yang merupakan jabaran lebih lanjut dari fungsi kunci
  • adalah berbagai aktivitas produktif yang harus dilakukan untuk mencapai fungsi kunci.
  • Setiap fungsi kunci terdiri dari sejumlah fungsi utama yang satu sama lain saling terkait dan saling mendukung.

TUJUAN UTAMA

FUNGSI KUNCI 4

FUNGSI DASAR1.1.1

FUNGSI UTAMA 1.1

FUNGSI KUNCI 1

FUNGSI KUNCI 2

FUNGSI KUNCI 3

FUNGSI UTAMA 1.2

FUNGSI UTAMA 2.1

FUNGSI UTAMA 2.2

FUNGSI UTAMA 3.1

FUNGSI UTAMA 4.2

FUNGSI UTAMA 4.2

FUNGSI DASAR1.1.1

FUNGSI DASAR1.1.1

FUNGSI DASAR2.2.1

FUNGSI DASAR2.2.2

FUNGSI DASAR2.2.3

FUNGSI UTAMA 3.2

FUNGSI DASAR1.1.1

DST

Unit-unit kompetensi

26 of 47

Fungsi Dasar

  • Adalah fungsi produktif hirarki ke tiga yang merupakan jabaran lebih lanjut dari fungsi utama.
  • Setiap fungsi utama terdiri dari sejumlah fungsi dasar yang satu sama lain saling terkait dan saling mendukung.
  • Fungsi dasar ini pada umumnya diidentifikasi sebagai unit kompetensi.

TUJUAN UTAMA

FUNGSI KUNCI 4

FUNGSI DASAR1.1.1

FUNGSI UTAMA 1.1

FUNGSI KUNCI 1

FUNGSI KUNCI 2

FUNGSI KUNCI 3

FUNGSI UTAMA 1.2

FUNGSI UTAMA 2.1

FUNGSI UTAMA 2.2

FUNGSI UTAMA 3.1

FUNGSI UTAMA 4.2

FUNGSI UTAMA 4.2

FUNGSI DASAR1.1.1

FUNGSI DASAR1.1.1

FUNGSI DASAR2.2.1

FUNGSI DASAR2.2.2

FUNGSI DASAR2.2.3

FUNGSI UTAMA 3.2

FUNGSI DASAR1.1.1

DST

Unit-unit kompetensi

27 of 47

DEFINISI UNIT KOMPETENSI

  • Unit kompetensi adalah sekumpulan fungsi produktif yang diidentifikasi dari analisis fungsi (peta fungsi) pada level bawah (contoh: basic function),
  • Dimana fungsi tersebut dapat dilakukan oleh seorang (satu orang) personel.

The unit of competency is a group of productive functions identified in the functional analysis at the bottom level, where such function can already be carried out by one person

40 QUESTION ON LABOUR COMPETENCY, FERNANDO VARGAS, ILO

28 of 47

Kompetensi dalam Model RMCS

Konsep dasar kompetensi dalam RMCS adalah fokus pada apa yang diharapkan dari tenaga kerja di tempat kerja, bukan pada proses pembelajaran atau waktu yang dipakai selama pelatihan atau pendidikan:

  • Berhubungan dengan praktek nyata ditempat kerja

sekarang;

  • Expressed as outcomes; dan
  • Ditulis dengan bahasa jelas, sederhana, mudah dipahami yang siap dipahami oleh tenaga kerja, pemberi kerja, pelatih, supervisor, dan peserta pelatihan.

17/12/2018

28

29 of 47

Contoh: melakukan analisis fungsi kerja untuk memperoleh Peta SKKNI:

Industri kertas berbahan baku pulp kayu

9

2

No.

Gradasi Fungsi

Bentuk Pertanyaan

1.

Main Purpose (Tujuan Utama)

Apa tujuan utama yang ingin diperoleh atau dicapai oleh suatu industri kertas berbahan pulp kayu?

2.

Key Function (Fungsi

Kunci)

Fungsi kunci apa saja yang harus ada atau harus dilakukan agar tujuan industri tersebut dapat tercapai?

3.

Main Function (Fungsi Utama)

Fungsi utama apa saja yang harus ada agar masing-masing fungsi kunci dapat tercapai?

4.

Basic Function (Fungsi

Dasar)

Fungsi dasar apa saja yang harus ada agar masing-masing fungsi utama tercapai

30 of 47

Contoh

Memproduksi kertas sesuai dengan kebutuhan pelanggan

Menjaga agar

peralatan produksi bekerja dengan baik

Menganalisa dan menentukan kebutuhan pelanggan

Mengembangkan produk sesuai kebutuhan pelanggan

Mengadakan bahan

baku

Menetapkan input bahan baku sesuai dengan permintaan

Melaksanakan proses produksi kertas

Merencanakan dan mengawasi proses

produksi kertas

Mengelola sistem

administrasi

Mengembangkan

produk dan proses

Memproduksi

kertas

Menyediakan

produk bagi pelanggan

Melaksankan K3

Mengoperasikan proses

produksi chip

Mengoperasikan proses

produksi Cellulose

Mengoperasikan proses produksi pastes

Mengoperasikan proses

produksi stucco

Memproduksi gulungan

kertas

Melakukan finisihing proses menggulung

kertas

Mendukung efektifitas proses produksi dan

menjaga lingkungan kerja

31 of 47

Contoh

Menyediakan layanan jasa makanan dan minuman siap saji yang bergizi dan sehat sesuai dengan kebuthan pelanggan secara komersial

Memasak menu masakan indonesia

Membuat kue tradisioanal indonesia

Memasak menu

masakan oriental

Memasak menu masakan kontinental

Mengontrol

kualitas

Pengembangan produk

Memproduksi makanan dan minuman

Memasarkan

..dll….

Memasak sayur asem

Memasak rendang

Memasak gulai

Memasak sop

Membuat gado-gado

Meracik ikan bakar

..dl…

Layanan dan

transportasi

Administrasi dan manajemen

.dll….

32 of 47

MOCK UP ASSESMENT 1

  • Buatlah peta kompetensi berdasarkan lingkup perusahaan/area pekerjaan atau yang disepakati.

  • Lakukan penyusunan peta kompetensi secara berkelompok.

33 of 47

Membuat Peta Kompetensi

Menetapkan lingkup kompetensi ???

  • Tentukan Tujuan Utama
  • Tentukan Fungsi Kunci
  • Tentukan Fungsi Utama
  • Tentukan Fungsi Dasar (Unit Kompetensi)

34 of 47

Tujuan Utama

Lingkup Kompetensi

Fungsi Kunci

Fungsi Utama

Fungsi Dasar

Usulan TU-1

Usulan

TU-2

Usulan TU-3

Usulan

TU-4

Usulan TU-.....?

Usulan FK-1

Usulan FK-2

Usulan FK-3

Usulan FK-4

Usulan FK-.....?

Usulan FU-1

Usulan

FU-2

Usulan FU-3

Usulan FU-4

Usulan FU-.... ?

Usulan FD-1

Usulan FD-2

Usulan FD-3

Usulan FD-3

Usulan FD-.... ?

P

e t a

K

o m p e t e n s

i

35 of 47

Lembar diskusi

Tujuan utama:

36 of 47

Fungsi Kunci

Fungsi Kunci:

Fungsi Kunci:

Fungsi Kunci:

Fungsi Kunci:

37 of 47

Fungsi Utama

Fungsi Utama untuk masing-masing fungsi kunci:

Fungsi Utama:

Fungsi Utama:

Fungsi Utama:

38 of 47

Fungsi Dasar untuk masing-masing fungsi utama:

Fungsi Dasar:

1. ……………………………………………………………

2. .……………………………………………………………

3. .……………………………………………………………

4. .……………………………………………………………

5. .……………………………………………………………

6. ……………………………………………………………

7. ……………………………………………………………

39 of 47

TUJUAN

UTAMA

PETA SKKNI

FUNGSI KUNCI FUNGSI UTAMA

FUNGSI DASAR

40 of 47

MOCK UP ASSESMENT 2

  • Identifikasi unit-unit kompetensi prioritas yang akan di susun.

  • Berikan alasan, mengapa hal tersebut menjadi prioritas.

41 of 47

RENCANA INDUK PENGEMBANGAN (RIP) SKKNI

Kegiatan yang Dilakukan Biaya yang Diperlukan Jadwal

RIP SKKNI: dokumen rencana program pengembangan SKKNI yang disusun oleh instansi teknis atau instansi pembina lapangan usaha.

Tujuan:

Acuan dalam pengembangan SKKNI (untuk periode 3 s.d 5

tahun), sehingga dapat dilakukan:

  • Penentuan prioritas penyusunan SKKNI
  • Penyusunan SKKNI
  • Kaji Ulang SKKNI

RENCANA TAHUNAN

41

42 of 47

RIP SKKNI memuat antara lain:

42

  • Pendahuluan yang menguraikan tentang latar belakang,

tujuan, ruang lingkup.

  • Acuan Normatif yang berisi standar dan regulasi teknis yang dipakai sebagai dasar dan acuan dalam penyusunan RIP- SKKNI.
  • Metode yang digunakan dalam penyusunan RIP-SKKNI.
  • Deskripsi peta fungsi pekerjaan.
  • Peta kompetensi yang ada/diperlukan di setiap peta fungsi dari sektor/lapangan usaha, serta prioritas penyusunannya.
  • Program dan rencana anggaran serta jadwal

pelaksanaannya.

43 of 47

RAMBU-RAMBU PENYUSUAN RIP

  • Disusun secara komprehensif untuk seluruh kegiatan ekonomi yang menjadi tanggung jawab dari Instansi Teknis yang bersangkutan;
  • Mengacu pada Peta Kompetensi yang telah disusun sebelumnya;
  • Disusun secara bertahap berdasarkan prioritas.
  • Disusun untuk kurun waktu 3 sampai 5 tahun.

17/12/2018

43

44 of 47

KEGIATAN POKOK PENYUSUNAN RIP SKKNI

PEMETAAN KOMPETENSI

REVIEW PETA KOMPETENSI

PENENTUAN ARAH DAN KEBIJAKAN PENGEMBANGAN SKKNI

PERUMUSAN PROGRAM DAN ANGGARAN PENGEMBANGAN SKKNI

PENENTUAN PRIORITAS PENGEMBANGAN SKKNI

PENYUSUNAN ROAP MAP PENGEMBANGAN SKKNI

PENGORGANISASIAN PELAKSANAAN RIP SKKNI

45 of 47

SISTIMATIKA RIP SKKNI

  1. PENDAHULUAN
  2. ACUAN NORMATIF
  3. METODE PENYUSUNAN
  4. PETA JALAN PENYUSUNAN SKKNI
  5. PROGRAM PENYUSUNAN SKKNI
  6. ORGANISASI PELAKSANAAN PENYUSUNAN SKKNI
  7. REKOMENDASI PELAKSANAAN
  8. PENUTUP
  9. LAMPIRAN

46 of 47

PROGRAM PENYUSUNA N SKKNI

PETA JALAN PENYUSUNAN SKKNI

ORGANISASI PELAKSANA AN

  • Berisi Tujuan, Sasaran dan Kegiatan yang akan dilakukan serta tolok ukur keberhasilan dan perkerian anggaran yang diperlukan untuk jangka waktu 3 – 5 tahun.
    • Berisi sasaran-sasaran yang akan dicapai setiap periode

selama kurun waktu RIP SKKNI. Disusun dengan mengacu pada Arah dan Kebijakan serta mempertimbangkan ketersediaan sumberdaya

REKOMENDASI PELAKSANAA N

PENUTUP

DAN

LAMPIRAN

  • Berisi hal-hal khusus yang dipandag penting untuk diperhatikan dan dilaksanakan dalam pelaksanaan RIP. Rekomendasi dapat berkaitan dengan hal-hal teknis substantive, admiistratif maupun rganisatoris
    • Dalam Penutup dapat disampaikan harapan- harapan dan batas-batas fleksibilitas pelaksanaan RIP sesuai denga kondisi lapangan pada waktu dilaksanakan. Juga

dilampirkan dokumen-dokumen pendukung

RIP yang diperlukan

  • Berisi pengaturan tugas, fungsi dan tanggungjawab masing-masing satuan kerja/organ yang terkait, tata kerja dan mekanisme kerjanya

47 of 47

TUGAS MENYUSUN DRAFT PETA KOMPETENSI SESUAI BIDANG MASING MASING