1 of 10

Sejarah Perkembangan Kriminologi

Dari Akar Filosofis Menuju Ilmu Modern

2 of 10

Fondasi Awal Kriminologi

Definisi Kriminologi

Ilmu pengetahuan yang mempelajari kejahatan dari berbagai aspek: penyebab, bentuk, dampak, dan cara pencegahannya.

Asal-Usul Nama

Pertama kali dikemukakan oleh P. Topinard, ahli antropologi Perancis.

Crimen (kejahatan) + Logos (ilmu pengetahuan)

3 of 10

Tokoh Perintis: Cikal Bakal Studi Kejahatan

Cesare Beccaria (1764)

Pelopor aliran Klasik, menekankan rasionalitas dan proporsionalitas hukuman. Berpendapat hukuman harus efektif mencegah kejahatan, bukan sekadar balas dendam.

Cesare Lombroso (1876)

Dianggap sebagai "bapak kriminologi modern". Mengemukakan teori manusia penjahat (criminal atavism), bahwa penjahat memiliki ciri fisik tertentu yang menunjukkan kemunduran evolusioner.

4 of 10

Perdebatan Awal: Lombroso vs. Teori Sosial

Teori Atavisme Lombroso

Penjahat adalah produk biologis, memiliki ciri fisik seperti dahi menonjol, rahang besar, dan bentuk kepala tertentu.

Adolphe Quetelet (1874)

Ahli matematika Belgia, pelopor "statistik kriminal". Menunjukkan bahwa kejahatan dipengaruhi oleh faktor sosial dan ekonomi seperti usia, jenis kelamin, iklim, dan kemiskinan.

5 of 10

Aliran-Aliran Utama dalam Kriminologi

1

Aliran Klasik

Fokus pada kehendak bebas, rasionalitas, dan hukuman yang proporsional (Beccaria)

2

Aliran Positivistik

Fokus pada determinisme biologis dan sosial, mencari sebab kejahatan pada individu dan lingkungannya (Lombroso, Ferri, Garofalo)

3

Aliran Sosiologis

Menekankan faktor sosial, ekonomi, dan budaya sebagai penyebab kejahatan (teori anomie Bonger)

6 of 10

Perkembangan Kriminologi sebagai Disiplin Ilmu

W.A. Bonger

Mendefinisikan kriminologi sebagai ilmu yang menyelidiki gejala kejahatan seluas-luasnya

Edwin Sutherland

Kriminologi adalah kumpulan pengetahuan tentang kenakalan remaja dan kejahatan sebagai gejala sosial

Kriminologi bersifat interdisipliner, membutuhkan bantuan dari hukum pidana, sosiologi, psikologi, biologi, ekonomi, dan berbagai disiplin ilmu lainnya.

7 of 10

Kriminologi di Indonesia

Dari Pengajaran ke Institusi

1

1948

Berkembang melalui pengajaran di fakultas hukum

2

1970-an

Jurusan kriminologi didirikan di Universitas Indonesia dengan pendekatan sosiologi

3

Perkembangan Modern

Fokus pada etiologi kejahatan, aplikasi kebijakan kriminal, dan kerja sama peneliti-pembuat kebijakan

8 of 10

Ruang Lingkup Kriminologi Modern

Pembuatan Hukum Pidana

Definisi kejahatan, unsur-unsurnya, relativitas, dan statistik kejahatan

Etiologi Kriminal

Teori-teori penyebab kejahatan: biologis, psikologis, dan sosiologis

Reaksi terhadap Pelanggaran

Teori penghukuman, pencegahan (preventif, represif, rehabilitatif)

9 of 10

Kriminologi Kontemporer

Tantangan dan Arah Baru

Kejahatan Siber

Cybercrime dan kejahatan terorganisir di era digital

Kriminologi Kritis

Studi tentang kekuasaan dan ketidakadilan struktural

Pendekatan Interdisipliner

Integrasi mendalam berbagai disiplin ilmu

10 of 10

Kesimpulan

Kriminologi, Ilmu yang Terus Berkembang

Kriminologi telah berevolusi dari studi filosofis menjadi disiplin ilmu yang kompleks dan interdisipliner

Memahami sejarahnya krusial untuk merumuskan kebijakan penanggulangan kejahatan yang efektif di masa kini dan masa depan