Sejarah Perkembangan Kriminologi
Dari Akar Filosofis Menuju Ilmu Modern
Fondasi Awal Kriminologi
Definisi Kriminologi
Ilmu pengetahuan yang mempelajari kejahatan dari berbagai aspek: penyebab, bentuk, dampak, dan cara pencegahannya.
Asal-Usul Nama
Pertama kali dikemukakan oleh P. Topinard, ahli antropologi Perancis.
Crimen (kejahatan) + Logos (ilmu pengetahuan)
Tokoh Perintis: Cikal Bakal Studi Kejahatan
Cesare Beccaria (1764)
Pelopor aliran Klasik, menekankan rasionalitas dan proporsionalitas hukuman. Berpendapat hukuman harus efektif mencegah kejahatan, bukan sekadar balas dendam.
Cesare Lombroso (1876)
Dianggap sebagai "bapak kriminologi modern". Mengemukakan teori manusia penjahat (criminal atavism), bahwa penjahat memiliki ciri fisik tertentu yang menunjukkan kemunduran evolusioner.
Perdebatan Awal: Lombroso vs. Teori Sosial
Teori Atavisme Lombroso
Penjahat adalah produk biologis, memiliki ciri fisik seperti dahi menonjol, rahang besar, dan bentuk kepala tertentu.
Adolphe Quetelet (1874)
Ahli matematika Belgia, pelopor "statistik kriminal". Menunjukkan bahwa kejahatan dipengaruhi oleh faktor sosial dan ekonomi seperti usia, jenis kelamin, iklim, dan kemiskinan.
Aliran-Aliran Utama dalam Kriminologi
1
Aliran Klasik
Fokus pada kehendak bebas, rasionalitas, dan hukuman yang proporsional (Beccaria)
2
Aliran Positivistik
Fokus pada determinisme biologis dan sosial, mencari sebab kejahatan pada individu dan lingkungannya (Lombroso, Ferri, Garofalo)
3
Aliran Sosiologis
Menekankan faktor sosial, ekonomi, dan budaya sebagai penyebab kejahatan (teori anomie Bonger)
Perkembangan Kriminologi sebagai Disiplin Ilmu
W.A. Bonger
Mendefinisikan kriminologi sebagai ilmu yang menyelidiki gejala kejahatan seluas-luasnya
Edwin Sutherland
Kriminologi adalah kumpulan pengetahuan tentang kenakalan remaja dan kejahatan sebagai gejala sosial
Kriminologi bersifat interdisipliner, membutuhkan bantuan dari hukum pidana, sosiologi, psikologi, biologi, ekonomi, dan berbagai disiplin ilmu lainnya.
Kriminologi di Indonesia
Dari Pengajaran ke Institusi
1
1948
Berkembang melalui pengajaran di fakultas hukum
2
1970-an
Jurusan kriminologi didirikan di Universitas Indonesia dengan pendekatan sosiologi
3
Perkembangan Modern
Fokus pada etiologi kejahatan, aplikasi kebijakan kriminal, dan kerja sama peneliti-pembuat kebijakan
Ruang Lingkup Kriminologi Modern
Pembuatan Hukum Pidana
Definisi kejahatan, unsur-unsurnya, relativitas, dan statistik kejahatan
Etiologi Kriminal
Teori-teori penyebab kejahatan: biologis, psikologis, dan sosiologis
Reaksi terhadap Pelanggaran
Teori penghukuman, pencegahan (preventif, represif, rehabilitatif)
Kriminologi Kontemporer
Tantangan dan Arah Baru
Kejahatan Siber
Cybercrime dan kejahatan terorganisir di era digital
Kriminologi Kritis
Studi tentang kekuasaan dan ketidakadilan struktural
Pendekatan Interdisipliner
Integrasi mendalam berbagai disiplin ilmu
Kesimpulan
Kriminologi, Ilmu yang Terus Berkembang
Kriminologi telah berevolusi dari studi filosofis menjadi disiplin ilmu yang kompleks dan interdisipliner
Memahami sejarahnya krusial untuk merumuskan kebijakan penanggulangan kejahatan yang efektif di masa kini dan masa depan