1 of 33

Profil Pelajar Pancasila & Pembelajaran Proyek

2 of 33

PANCASILA

3 of 33

Visi Pendidikan Indonesia

Pelajar Pancasila yang Bernalar Kritis, Kreatif, Mandiri, Beriman , Bertaqwa kepada Tuhan YME, dan Berakhlak Mulia, Bergotong royong, dan berkebinekaan global ( Nadiem Makariem )

  • Mewujudkan Indonesia Maju yang Berdaulat, Mandiri dan Berkepribadian, melalui terciptanya

4 of 33

6 Dimensi Profil Pelajar Pancasila

5 of 33

01

Beriman, Bertaqwa Kepada Tuhan YME, dan Berakhlak Mulia

6 of 33

  • Elemen Kunci Beriman, Bertakwa kepada

Tuhan Yang Maha Esa dan Berakhlak Mulia

7 of 33

02 03

manusia dan alam, serta menjalankan perintah dan menjauhi larangan-Nya

Akhlak

Akhlak

Pribadi

menyadari bahwa menjaga kesejahteraan dirinya penting dilakukan bersamaan dengan menjaga orang lain dan merawat lingkungan sekitarnya

kepada

manusia

menjaga kerukunan hidup sesama umat beragama, menghormati kebebasan menjalankan ibadah sesuai dengan agama dan kepercayaannya

01

Akhlak Beragama

mengasihi dan menyayangi dirinya, sesama

Akhlak kepada alam,

menjaga dan melestarikan alam sebagai ciptaan Tuhan.

04 05

Akhlak

bernegara

peduli dan membantu sesama, untuk bergotong- royong. Ia juga mengutamakan musyawarah dalam mengambil keputusan untuk kepentingan bersama

8 of 33

02

Berkebinekaan Global

9 of 33

3 Elemen Kunci Berkebinekaan Global

4

Berkeadilan Sosial

10 of 33

Berkebinekaan Global

Mengenal dan menghargai budaya

Mendalami budaya dan identitas budaya, mengeksplorasi dan membandingkan pengetahuan budaya, kepercayaan, serta praktiknya

Komunikasi dan interaksi antar budaya

Mempertimbangkan dan menumbuhkan berbagai perspektif,

Refleksi dan tanggung jawab terhadap pengalaman kebinekaan memanfaatkan

kesadaran dan pengalaman kebinekaannya agar terhindar dari prasangka dan stereotip terhadap budaya yang berbeda, termasuk perundungan, intoleransi dan kekerasan

Berkeadilan Sosial

Memahami peran individu dalam demokrasi,

11 of 33

Dimensi Bergotong Royong

03

12 of 33

3 Elemen Kunci Bergotong Royong

XL

13 of 33

Kolaborasi

terampil untuk bekerja sama dan melakukan koordinasi demi mencapai tujuan bersama dengan mempertimbangkan keragaman latar belakang setiap

anggota kelompok

merasakan dan memahami apa yang dirasakan orang lain, memahami perspektif mereka, dan menumbuhkan hubungan dengan orang dari beragam budaya yang menjadi bagian penting dari kebinekaan

global.

Kepedulian

kemampuan berbagi, ia mampu dan mau memberi serta menerima hal yang dianggap berharga kepada/dari teman sebaya, orang-orang di lingkungan sekitarnya, dan lingkungan yang lebih luas

Berbagi

14 of 33

Dimensi Mandiri

04

15 of 33

2 elemen kunci Dimensi Mandiri

16 of 33

Pemahaman

diri dan situasi yang dihadapi

melakukan refleksi

terhadap kondisi dirinya dan situasi yang dihadapi mencakup refleksi terhadap kondisi diri, baik kelebihan maupun keterbatasan dirinya, serta situasi dan tuntutan perkembangan yang dihadapi

Regulasi diri

mampu mengatur pikiran, perasaan, dan perilaku dirinya untuk mencapai tujuan belajar dan pengembangan dirinya baik di bidang akademik maupun non akademik

17 of 33

Dimensi Bernalar 05

Kritis

18 of 33

Dimensi Bernalar Kritis

3

19 of 33

3 Elemen Kunci Dimensi Bernalar

Kritis

Memperoleh dan

memproses informasi

Merefleksi dan

mengevaluasi

pemikirannya sendiri.

menyadari proses berpikirnya beserta putusan yang pernah dihasilkannya, dan menyadari perkembangan serta keterbatasan daya pikirnya

dan gagasan

memiliki rasa keingintahuan yang besar, mengajukan pertanyaan yang relevan, mengidentifikasi dan mengklarifikasi gagasan dan informasi yang diperoleh, serta mengolah informasi

Menganalisis dan mengevaluasi penalaran.

mampu menjelaskan alasan yang relevan dan akurat dalam penyelesaian masalah dan pengambilan keputusan

20 of 33

Dimensi Kreatif

06

21 of 33

3 Elemen Kunci Dimensi kreatif

Memiliki keluwesan berpikir dalam mencari alternatif solusi permasalahan

3

22 of 33

Menghasilkan gagasan yang orisinal

memiliki kemampuan berpikir kreatif, dengan mengklarifikasi dan mempertanyakan banyak hal, melihat sesuatu dengan perspektif yang berbeda, menghubungkan gagasan- gagasan yang ada, mengaplikasikan ide baru

Menghasilkan karya dan

tindakan yang

orisinal

menghasilkan karya dan melakukan tindakan didorong oleh minat dan kesukaannya pada suatu hal, emosi yang ia rasakan, sampai dengan mempertimbangkan dampaknya terhadap lingkungan sekitarnya.

Memiliki keluwesan berpikir dalam

mencari alternatif

solusi permasalahan

memiliki keluwesan berpikir dalam mencari alternatif solusi permasalahan yang ia hadapi

23 of 33

Bagaimana pencapaian profil pelajar Pancasila dapat dilakukan dalam PAUD ?

24 of 33

Let’s Obseve !

Media

Pembelajaran

Alur Pembelajaran

Metode Pembelajaran

Pembahasan Topik

Bahasa Guru dan Anak

25 of 33

20 menit

26 of 33

Pembelajaran

Berbasis Projek

27 of 33

Kegiatan projek merupakan suatu petualangan investigasi anak dengan pendampingan guru tentang suatu hal yang menarik minatnya dan anak akan mengalami proses mencari tahu.

Mengapa Menggunakan Pembelajaran Berbasis Projek?

Proses belajar berbasis projek memberi kesempatan kepada anak untuk melakukan eksplorasi, pengembangan pemikiran dan kerja sama sesuai dengan kemampuan dan ketertarikan masing masing. Jika sejak dini anak sudah terlatih melakukan aktivitas sesuai inisiatifnya dan menemukan solusi-solusi kreatif dalam menyelesaikan masalah yang dihadapinya, anak akan memiliki rasa percaya diri yang kuat, tidak mudah putus asa, dan senang mempelajari hal-hal baru.

28 of 33

4 Tema besar penguatan Projek Penguatan profil Pelajar Pancasila

29 of 33

Skema pembelajaran proyek

30 of 33

Tahap

Permulaan

Pada tahapan ini, guru mempersiapkan beberapa hal sebagai berikut.

  1. Mengobservasi anak untuk menangkap ide, minat, kebutuhan anak dan mengangkat kepedulian anak terhadap peristiwa-peristiwa khusus yang terjadi.

  • Memetakan tema besar menjadi beberapa topik untuk mencari projek yang memungkinkan untuk dilakukan

  • Mencari sumber-sumber belajar yang relevan dengan projek yang akan dilakukan.

  • Menyiapkan pemantik rasa ingin tahu anak, misalnya melalui kunjungan ke lokasi, buku, atau video yang sesuai topik dan minat anak.

  • Memunculkan suatu permasalahan/pertanyaan yang menginspirasi anak untuk melakukan investigasi

31 of 33

Tahap Pengembangan

Hal-hal yang perlu diperhatikan guru :

  1. Mendengarkan dan mengobservasi anak-anak dengan saksama.
  2. Memberikan kesempatan yang sama pada semua anak untuk terlibat aktif.
  3. Memilih topik berdasarkan minat anak dan tidak ada unsur paksaan.
  4. Melaksanakan kegiatan pembelajaran yang menyenangkan, menantang,

dan aman.

  1. Mengajak anak untuk menyelidiki agar menemukan jawaban atas permasalahan yang dihadapi.
  2. Memfasilitasi kebutuhan-kebutuhan anak dalam mengembangkan projek.
  3. Mendokumentasikan proses kegiatan, perkembangan, dan karya anak.

32 of 33

Tahap

Pada tahapan ini, guru sebaiknya memperhatikan hal-hal sebagai berikut.

  1. Melakukan refleksi atas hal-hal yang mendukung dan menghambat agar projek berikutnya bisa terlaksana dengan lebih baik.
  2. Memastikan adanya keberlanjutan hal-hal baik dan penerapan pengetahuan baru yang sudah diperoleh anak melalui kegiatan projek ke dalam kehidupan sehari-hari.
  3. Menyampaikan temuan-temuan anak selama menjalankan projek dan

mendiskusikannya agar anak menangkap pesan dari pengalaman belajarnya

Penyimpulan

33 of 33

,

CREDITS: This presentation template was created by including icons by , and infographics & images by