PENGAMBILAN SAMPEL DAN DISTRIBUSI SAMPLING�
PTU 232 - PENGANTAR STATISTIKA
Dosen Pengampu:
Dwi Raharjo
Uray Ulfa Nabilah
Program Studi Ilmu dan Teknologi Pangan
Fakultas Pertanian
PENGERTIAN PENGAMBILAN SAMPEL
TUJUAN PENGAMBILAN SAMPEL
TEKNIK PENGAMBILAN SAMPEL�
Jenis-Jenis Teknik Pengambilan Sampel
�SAMPLING PROBABILITAS (PROBABILITY SAMPLING)�
1. Simple Random Sampling (Sampel Acak Sederhana), contoh:
Jika populasi siswa di sekolah berjumlah 500 orang dan kita ingin mengambil 50 siswa, kita dapat menggunakan generator angka acak untuk memilih 50 siswa tersebut tanpa memandang kelas atau tingkatannya.
2. Stratified Sampling (Sampel Berstrata), contoh:
Jika kita meneliti kebiasaan membaca siswa dari tiga tingkatan kelas (kelas 1, 2, 3), kita bisa mengambil sampel 30 siswa dengan memilih 10 siswa dari setiap kelas secara acak.
3. Cluster Sampling (Sampel Klaster), contoh:
Dalam survei nasional tentang pola makan, kita bisa membagi negara menjadi provinsi (cluster), kemudian memilih beberapa provinsi secara acak dan mewawancarai semua penduduk di dalam provinsi terpilih
4. Systematic Sampling (Sampel Sistematik), Contoh:
Jika kita ingin memilih 100 rumah dari 1.000 rumah di suatu daerah, kita bisa memilih rumah pertama secara acak, lalu memilih setiap rumah ke-10 berikutnya (misalnya, 10, 20, 30, dan seterusnya).
SAMPLING NON-PROBABILITAS
Seorang peneliti yang meneliti kebiasaan belanja bisa memilih sampel dengan mewawancarai orang-orang di mall yang sedang berbelanja, karena mereka mudah diakses.
Dalam penelitian tentang keahlian memasak, peneliti mungkin memilih chef profesional untuk diwawancarai, berdasarkan penilaian mereka bahwa chef adalah sumber informasi yang valid.
Dalam survei kebiasaan menonton televisi, peneliti bisa menetapkan kuota bahwa 50% sampel harus perempuan dan 50% laki-laki. Kemudian, mereka mengambil sampel dari setiap kategori hingga kuota tercapai.
Dalam penelitian tentang komunitas pecandu narkoba, peneliti mungkin menggunakan snowball sampling, dimulai dengan beberapa pecandu yang dikenal, dan mereka merekomendasikan individu lainnya yang juga pecandu.
PERBANDINGAN SAMPLING PROBABILITAS DAN NON-PROBABILITAS�
Kriteria | Sampling Probabilitas | Sampling Non-Probabilitas |
Peluang Terpilih | Setiap elemen memiliki peluang yang sama | Tidak semua elemen memiliki peluang yang sama |
Representativitas | Biasanya lebih representatif | Bias sering terjadi |
Keunggulan | Hasil dapat digeneralisasi | Lebih cepat dan mudah |
Kekurangan | Bisa mahal dan memakan waktu | Hasil tidak dapat digeneralisasi |
DISTRIBUSI SAMPLING (SAMPLING DISTRIBUTION)�
Aplikasi dalam Penelitian:
JENIS DISTRIBUSI SAMPLING:�
�DISTRIBUSI SAMPLING BAGI RATA-RATA SAMPEL�
�DISTRIBUSI SAMPLING BAGI SELISIH RATA-RATA SAMPEL�
DISTRIBUSI SAMPLING BAGI PROPORSI
KARAKTERISTIK DISTRIBUSI SAMPLING BAGI PROPORSI
CONTOH
LATIHAN SOAL
1
2
SOAL
Distribusi t
Derajat Kebebasan (Degrees of Freedom):
Karakteristik Distribusi t
Karakteristik Distribusi t
Contoh Penggunaan Distribusi t
Y | X |
3 | 3 |
2 | 4 |
6 | 3 |
4 | 8 |
5 | 9 |
7 | 7 |
df = n – k = 6 – 2
α/probabilitas = 0,05/2 = 0,025
Nilai t tabel = 2,77645 (lihat di tabel distribusi t)
k adalah banyaknya variable, ada dua variable x dan y