Aniek Windrayani, S.Pd., M.Pd.
Kepala SMAN 14 Semarang
20 Januari 2024
PENGAMBILAN KEPUTUSAN SEBAGAI PEMIMPIN PEMBELAJARAN
PEMIMPIN PEMBELAJARAN?
PEMIMPIN PEMBELAJARAN
Guru Sebagai pemimpin bagi siswa dalam pembelajarannya, bagi teman-teman sejawatnya, dan bagi dirinya sendiri.
PENGAMBILAN KEPUTUSAN?
PENGAMBILAN KEPUTUSAN
kewenangan untuk membuat keputusan memilih satu di antara beberapa alternatif solusi terhadap suatu masalah
adalah
Seorang pemimpin pembelajaran diharapkan mampu melakukan pengambilan keputusan berdasarkan prinsip moral dalam melakukan pengambilan keputusan dan mampu menerapkan strategi untuk menghindari adanya isu kode etik kepemimpinan sekolah dan konflik kepentingan.
LEBIH MUDAHNYA, GURU SEBAGAI PEMIMPINAN PEMBELAJARAN DIHARAPKAN DAPAT MELAKUKAN, SEBAGAI BERIKUT
3. memahami 3 (tiga) prinsip yang dapat dilakukan untuk membuat keputusan dalam dilema pengambilan keputusan
4.menerapkan 9 langkah pengambilan dan pengujian keputusan
2.mengidentifikasi jenis-jenis paradigma dilema etika
Nah...ternyata kebingungan itu mengarah pada dua keadaan yang penyebabnya berbeda. Yaitu: Dilema Etika dan Bujukan Moral
Pernahkah kita bingung dalam mengambil keputusan?
BUJUKAN MORAL: seseorang harus membuat keputusan antara benar atau salah
DILEMA ETIKA : dihadapkan pada dua pilihan sulit. Dua-duanya sama benar.
2. Rasa keadilan lawan rasa kasihan (justice vs mercy)
3. Kebenaran lawan kesetiaan (truth vs loyalty)
4. Jangka pendek lawan jangka panjang (short term vs long term)
4 PARADIGMA UNTUK MENGANALISA DILEMA ETIKA
Bila satu kelompok di kelas membutuhkan waktu yang lebih banyak pada sebuah tugas, tapi kelompok-kelompok yang lain sudah siap untuk ke pelajaran berikutnya, apakah pilihan benar yang harus dibuat?
MASUK PARADIGMA YANG MANAKAH?
ada peraturan di rumah Anda harus ada di rumah pada saat makan malam. Di saat yang sama ada teman yang butuh bantuan malam itu juga.
MASUK PARADIGMA YANG MANAKAH?
ada peraturan di rumah Anda harus ada di rumah pada saat makan malam. Di saat yang sama ada teman yang butuh bantuan malam itu juga.
MASUK PARADIGMA YANG MANAKAH?
TERMASUK PARADIGMA YANG MANAKAH?
guru terpaksa harus menulis dan memberikan nilai yang tidak sesuai dengan capaian pembelajaran siswa tersebut. Agar nama baik dan reputasi sekolah tetap dianggap baik dan bisa mendidik siswa-siswa dengan baik.
TERMASUK PARADIGMA YANG MANAKAH?
membuat kesepakatan kelas atau membuat tata tertib ya...
2. Berpikir Berbasis Peraturan (Rule-Based Thinking): sesuai peraturan yg berlaku
3 PRINSIP DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN
Ends-Based Thinking): untuk kebaikan orang yg lebih banyak
3. Berpikir Berbasis Rasa Peduli (Care-Based Thinking): lakukan seperti anda ingin diperlakukan
8. Buat Keputusan
9.Lihat lagi keputusan dan Refleksikan
9 LANGKAH PENGAMBILAN KEPUTUSAN
6. Melakukan prinsip Resolusi
4. Pengujian Benar atau salah
7. investigasi opsi Trilemma
5. Pengujian Benar lawan benar
3. Kumpulkan fakta-fakta relevan
2. Menentukan siapa saja yang terlibat
Di SMA Cahaya Nusantara Penilaian Praktik kelas XII dimasukkan pada jam PBM.
Khusus mapel Seni Budaya, Penilaian Praktiknya di tampilkan pada pagelaran yang dipadukan dengan Gelar Karya P5 kelas X dan XI. Pagelaran Seni Budaya dan gelar karya P5 yang di tahun-tahun ajaran sebelumnya dilaksanakan pada bulan November namun, pada tahun ajaran tahun ini berdasar kesepakatan dewan guru, diselenggarakan pada bulan Februari akhir agar dapat bersamaan dengan HUT sekolah. Siswa kelas XII sangat bersemangat melakukan persiapan sejak bulan Desember meskipun dengan biaya mandiri.
Mereka berlatih dan menyiapkan properti dengan penuh kekompakan. Guru mapel dan walikelas selalu berpesan kepada siswa agar tidak melupakan tugas dari mapel lain. Permasalahan muncul ketika di bulan Januari ada beberapa keluhan dari orang tua dan siswa, diataranya capek karena teman-teman di kelasnya mengajak latihan tiap hari bahkan di hari Sabtu dan Minggu, jika tidak, ada kekhawatiran tidak tampil maksimal yang bisa membuat malu kelas.
Sebagai pemimpin pembelajaran, langkah apakah yang anda usulkan kepada Kepala Sekolah untuk mengatasi hal tersebut?
STUDI KASUS 1
Di kelas X-10 SMA Cahaya Hati bu Asih masuk untuk mengajar PKWU di jam ke 9-10. Setelah melakukan kegiatan pembukaan seperti presensi, apersepsi, ice breaking, pertanyaan pemantik, beliau masuk ke inti PBM dengan membagi 6 kelompok di kelas dengan cara berhitung. Satu kelompok tidak mau membentuk kelompok dengan berhitung, mereka minta kelompoknya tetap saja, di kelas gaduh karena anak-anak yang lain menghendaki pembagian kelompok dengan berhitung saja. Saat ditanya oleh bu Tina dia minta untuk mengerjakan tugas sendiri saja, karena merasa teman-teman menjauhinya. Dini memanggil dia untuk bergabung dan mengatakan ke Tina “ gabung sini Tin, mbok jangan manja gitu”, dan Tina malah menangis.
Jika anda sebagai bu Asih seorang pemimpin pembelajaran, langkah apakah yang akan anda lakukan?
STUDI KASUS 2
Pak Bimo adalah guru P3K SMA mapel Bahasa Inggris yang sedang mengikuti PPL PPG dalam Jabatan. Saat kuliah S1 UNNES dia meraih predikat Cumlaude. Hari ini beliau sedang melakukan diskusi kelompok secara daring dengan pembimbing dosen Prof. Haris. Prof. Haris dikenal dosen yang disiplin dari segi waktu, saat vicon harus on cam, jika mahasiswa tidak menyesuaikan beliau, beliau akan memberi nilai C saja. Di waktu yang sama, dia mendapat kabar bahwa anaknya di SD mengalami kecelakaan saat olahraga di sekolah.
Jika anda sebagai pak Bimo, langkah apakah yang akan anda lakukan?
STUDI KASUS 3
TERIMA KASIH