1 of 9

Dampak bullying & Bijak dalam Bermedsos

Hardiyanti Rahmah, M.Psi., Psikolog

2026

2 of 9

Hardiyanti Rahmah, M.Psi, Psikolog

1 Apa itu bullying?

2 Apa saja bentuk-bentuk bullying?

3 Bagaimana dampak bullying?

4 Bagaimana cara bijak dalam bersosial media?

5 Kesimpulan

2026

3 of 9

Hardiyanti Rahmah, M.Psi, Psikolog

Bullying adalah …

Bullying adalah perilaku agresif yang dilakukan berulang-ulang oleh seorang atau sekelompok siswa yang memiliki kekuasaan, terhadap siswa/siswi lain yang lebih lemah, dengan tujuan menyakiti orang tersebut.

Bullying terdiri dari perilaku langsung seperti mengejek, mengancam, mencela, memukul, dan merampas yang dilakukan oleh satu atau lebih siswa kepada korban atau anak yang lain.

Selain itu bullying juga dapat berupa perilaku tidak langsung misalnya, dengan mengisolasi atau dengan sengaja menjauhkan seseorang yang dianggap berbeda.

2026

4 of 9

Hardiyanti Rahmah, M.Psi, Psikolog

Bentuk-bentuk Bullying

2026

Bullying secara fisik: menarik rambut, meninju, memukul, mendorong, menusuk.

Bullying secara emosional: menolak, meneror, mengisolasi atau menjauhkan, menekan, memeras, memfitnah, menghina, dan adanya diskriminasi.

Bullying secara seksual: ekshibisionisme, berbuat cabul, dan adanya pelecehan seksual.

5 of 9

Hardiyanti Rahmah, M.Psi, Psikolog

Dampak dari Bullying???

  1. Siswa pelaku bullying selama beberapa tahun sekolah bisa saja menjadi pelaku kriminal saat dewasa.
  2. Korban bullying sering mengalami ketakutan untuk sekolah dan menjadi tidak percaya diri, merasa tidak nyaman, dan tidak bahagia.
  3. Aksi bullying menyebabkan seseorang menjadi terisolasi dari kelompok sebayanya, karena teman sebaya korban bullying tidak mau jika mereka menjadi target bullying sebab berteman dengan korban.

Dampak Psikologis bullying adalah korban bullying dapat mengalami kecemasan, depresi, rendah diri, dan bahkan pikiran untuk bunuh diri, dimana semua ini berdampak pada masalah mental serius pada individu dan akan mengganggu aktivitasnya.

2026

6 of 9

Hardiyanti Rahmah, M.Psi, Psikolog

Sosial Media Antara memacu kreativitas atau membuat adiksi???

1. Saring sebelum sharing

Pakai rumus T.H.I.N.K. sebelum menekan tombol post atau share:

T (True): Apakah info ini benar atau cuma hoaks?

H (Helpful): Apakah postingan ini bermanfaat buat orang lain?

I (Inspiring): Apakah ini menginspirasi, atau justru memicu pertengkaran?

N (Necessary): Penting gak sih untuk dibagikan sekarang?

K (Kind): Apakah kata-katanya santun dan tidak menyakiti hati orang lain?

2. Kurangi Feed-mu, Jaga Kesehatan Mentalmu

Kadang muncul perasaan insecure, minder, atau merasa hidup membosankan setelah melihat reels atau story orang lain, fenomena ini namanya FOMO (Fear of Missing Out).

Ingat, apa yang ada di media sosial adalah highlight reel (bagian terbaik), bukan behind the scenes (kenyataan seutuhnya) kehidupan seseorang.

  1. Jaga Privasi: Tidak Semua Hal Harus Menjadi Konsumsi Publik

  • Jadilah Trendsetter Kebaikan, Bukan Cyberbully: Hati-hati dalam memberikan komentar di sosial media

  • 5. Ambil Kendali: Social Media Detox, jangan sampai dunia maya menjauhkan kita dari dunia nyata

Kamu adalah Bos dari Gadgetmu!

Remaja yang hebat adalah remaja yang menggunakan media sosial untuk membangun personal branding yang positif, menunjukkan karya, bakat, atau menyuarakan hal-hal baik.

2026

7 of 9

Hardiyanti Rahmah, M.Psi, Psikolog

Kesehatan mental merupakan faktor penting dalam kehidupan setiap individu, termasuk siswa di lingkungan sekolah. Kesehatan mental yang baik memungkinkan siswa untuk belajar, berinteraksi secara positif dengan orang lain, dan mengatasi tantangan kehidupan sehari-hari.

Remaja hebat adalah remaja yang sibuk bersaing dalam prestasi bukan yang sibuk saling mencari hal buruk antar sebaya atau bahkan sibuk dengan dunia maya.

Mulai hari ini, mari kita bangun sikap yang positif dan sportif, serta jadikan media sosial sebagai batu loncatan untuk meraih mimpi, tempat belajar, dan wadah untuk menebar inspirasi. Jadilah remaja yang cerdas digital, santun di dunia maya, dan berprestasi di dunia nyata!

2026

8 of 9

Hardiyanti Rahmah, M.Psi, Psikolog

News …..

2026

9 of 9

Hardiyanti Rahmah, M.Psi, Psikolog

2026

Semoga Bermanfat

Terima Kasih