1 of 32

Neurotransmitter�

dr.Nur Nunu prihantini.M.Si

2 of 32

Pengertian

  • Neurotransmitter adalah senyawa organik endogenus membawa sinyal di antara neuron. Terbungkus oleh vesikel sinapsis, sebelum dilepaskan bertepatan dengan datangnya potensial aksi.

3 of 32

neurotransmitter

  • Merupakan senyawa kimia yang berfungsi sebagai agen pengantar impuls
  • Terbagi atas 4 klas
    • Klas I : Asetilkholin
    • Klas II : Monoamin (epinefrin,nor epinefrin)
    • Klas III : Asam amino
    • Klas IV : Peptida
  • Secara umum dibentuk diterminal prasinap akson. Banyak neurotransmitter mula – mula disimpan dalam vesikel sampai dibebaskan akibat adanya perubahan transien potensial listrik sepanjang akson.

4 of 32

Sinaps

Hampir semua sinaps yang digunakan untuk menghantarkan sinyal pada SSP manusia��Menghantarkan sinyal dengan menyekresikan suatu bahan kimia yang disebut neurotransmitter atau zat transmitter

Ditandai oleh adanya kanal cairan terbuka yang langsung menghantarkan listrik dari sel ke sel berikutnya��Kebanyakan saluran ini terdiri atas gap junctions

Sinaps Kimiawi

Sinaps Listrik

5 of 32

Sinaps

Sinaps Kolinergik

  • Pemindahan sinyal antara neuron neuron dari neuron ke sel sel otot

terjadi pada sinaps dengan hantaran substansi sinyal (transmitor). Pada

sinaps sel sel terletak bersebelahan.

  • Membran presinaptik hanya dipisahkan dari membrane pascasinapstik hanya oleh suatu celah yang sempit
  • Pada celah sinaptik ini transmitor disekresikan dengan cara eksositosis . Transmitor akan berdifusi ke reseptor dari membrane pasca sinaptik berikatan dengan membrane itu.
  • Menghubungkan suatu neuron motoric dengan suatu sel otot, ,mengandung neurotransmitter asetilkolin

6 of 32

Terminal Prasinaptik

7 of 32

Membran Presinaptik & Membran Pascasinaptik

8 of 32

Kanal Ion pada Membran Pascasinaptik

Mengantarkan ion natrium ke dalam yang akan merangsang neuron��Kadang melewatkan juga ion kalium dan/atau ion kalsium��Neurotransmitter yang membuka kanal kation disebut neurotransmitter eksitatorik

Kanal Kation

Kanal Anion

Mengantarkan ion klorida masuk ke dalam yang menghambat neuron��Neurotransmitter yang membuka kanal anion disebut neurotransmitter inhibitorik

9 of 32

Mekanisme Eksitasi & Inhibisi

Pembukaan kanal natrium. ��Penekanan hantaran melalui kanal klorida atau kalium, atau keduanya. ��Berbagai perubahan metabolisme internal neuron pascasinaptik untuk merangsang aktivitas sel atau beberapa keadaan, untuk meningkatkan jumlah reseptor membran eksitatorik atau menurunkan jumlah reseptor membran inhibitorik.�

Eksitasi

Inhibisi

Pembukaan kanal ion klorida pada membran neuron pascasinaptik.

Peningkatan hantaran ion kalium kleuar dari neuron. Menyebabkan peningkatan kenegatifan di dalam neuron.

Aktivasi enzim reseptor yang menghambat fungsi metabolik selular yang meningkatkan jumlah reseptor sinaptik inhibitorik atau menurunkan jumlah reseptor eksitatorik.

10 of 32

Mekanisme Eksitasi & Inhibisi

11 of 32

Neurotransmitter

Disintesis dalam sitosol terminal prasinaptik

Diabsorbsi dengan cara transport aktif ke dalam vesikel transmitter

Bila ada potensial aksi yang mencapai termina pascasinaptik

Vesikel transmitter melepas neurotransmitter secara eksositosis ke celah sinaptik

Neurotransmitter berdifusi untuk menyebrangi celah

Menempel pada reseptor yang spesifik

12 of 32

13 of 32

Neurotransmitter

Golongan

Neurotransmitter

Golongan I : Turunan Kolin

Asetilkolin

Golongan II : Amin Biogenik (Monoamin)

Norepinefrin

Dopamin

Serotonin

Golongan III : Asam Amino

Glisin

Glutamat

GABA

Golongan IV

Nitrat Oksida

14 of 32

Asetilkolin

Disintesis dari kolin dan asetil koA�menstimulan otot agar beRkontraksi untuk menyampaikan sinyal dari satu sel ke sel lain�Disekresi oleh neuron-neuron di banyak daerah sistem saraf�Sebagian besar keadaan, menyebabkan efek eksitasi, namun asetikolin telah diketahui juga menyebabkan efek inhibisi pada beberapa ujung saraf parasimpatik perifer��Bekerja di SST dan SSP

15 of 32

Metabolisme Asetil kolin

1000-10000

16 of 32

ACH; Asetilkolin

17 of 32

Norepinefrin

Dibentuk dari asam amino tirosin��Disekresi oleh ujung neuron-neuron yang badan selnya terletak dalam batang otak dan hipotalamus.��Bekerja di SSP dengan terlibat pada ingatan, suasana hati, emosi, perilaku, persepsi sensorik, tidur, dangerakan otot.��Dilepaskan dari saraf simpatis yang menyuplai otot polos, otot jantung, dan kelenjar eksokrin.��Bersifat eksitatorik

18 of 32

Dopamin

Dibentuk dari asam amino tirosin��Disekresi oleh neuron-neuron yang berasa dari substansia nigra.��Bekerja di SSP di banyak jalur yang serupa dengan norepinefrin��Terutama penting di jalur “kesenangan’ dan gerakan otot��Pengaruh dopamine biasanya bersifat inhibisi

19 of 32

Glisin

Disekresi oleh ujung saraf yang terdapat dalam medulla spinalis, serebelum, ganglia basalis, dan banyak area korteks.��Salah satu neurotransmitter inhibitorik utama di medulla spinalis dan batang otak�

20 of 32

GABA (Asam Gamma-Aminobutirat)

Disekresi oleh ujung saraf yang terdapat dalam medulla spinalis, serebelum, ganglia basalis, dan banyak area korteks.��Salah satu neurotransmitter utama di otak.��Sering bekerja di jalur yang sama dengan glutamate.

21 of 32

Glutamat

Disekresi oleh terminal prasinaptik pada banyak jaras saraf sensorik yang memasuki sistem saraf di sebagian besar daerah korteks serebri��Neurotransmitter ini kemungkinan selalu menyebabkan eksitasi��Penting di jalur yang terlibat dengan ingatan dan pembelajaran.

22 of 32

Glutamate

23 of 32

Serotonin

Disintesis dari tryptophan.��Disekresi oleh nucleus yang berasal dari rafe median bagian otak dan berproyeksi ke berbagai otak dan medulla spinalis.��Bekerja pada SSP di jalur yang melibatkan suasana hati, emosi, perilaku, nafus makan, kesadaran, dan gerakan otot.��Serotonin bekerja sebagai penghambat jaras rasa sakit dalam medulla spinalis.

24 of 32

Serotonin

25 of 32

GABA

  • GABA merupakan derivat asam amino g-aminobutirat atau 4- aminobutirat, merupakan inhibitor pada saat transmisi (penyaluran) presinaps di sistem saraf pusat dan retina.

  • GABA dibentuk dari dekarboksilasi glutamat oleh ensim glutamat dekarboksilase (GAD).

  • GABA di daur ulang pada CNS melalui reaksi yang dikenal sebagai “GABA shunt” dalam sel glial dan diubah menjadi glutamin. Neuron yang menghasilkan GABA dikenal sebagai GABAergik serta mempunyai 2 reseptor yaitu GABA - A yang mempengaruhi kanal Cl dan GABA - B yang mempengaruhi kanal K.

  • GABA Terutama dimetabolisme oleh transaminase menjadi suksinat semialdehid dan kemudian menjadi suksinat dalam siklus asam sitrat.

26 of 32

Katekolamin

27 of 32

28 of 32

Inaktivasi katekolamin

  • Metilasi dan oksidasi dapat terjadi di semua tingkatan .
  • Terbentuknya epinefrin dan nor epinefrin yang mengalami metilasi dan oksidasi dan produk akhirnya adalah asam 3-metoksi-4-dihidroksiamandelat yang dieksresikan dalam urin

MAO=monoamin oksidase

COMT=katekol O-metiltransferase

SAM=S-adenosil metionin

SAH=S-adenosil homosisteiin

29 of 32

Nitrat Oksida

Disintesis dari arginin��Terutama disekresi oleh ujung saraf di daerah otak yang bertanggung jawab terhadap tingkah laku jangka panjang dan untuk memori.��Zat ini disintesis hampir seketika saat diperlukan dan kemudian berdifusi keluar dalam waktu beberapa detik dan tidak dilepaskan dalam paket-paket vesikel.

30 of 32

Daftar Pustaka

  • Vleugels R, Verlinden H, Broeck JV. Serotonin, serotonin receptors and their actions in insects. Neurotransmitter. 2015 ; vol 2 ; edisi 314. Hal 4.
  • Sherwood L. Prinsip Komunikasi Saraf dan Hormon In : Mandera L, Hartanto H, alih Bahasa Indonesia. Fisiologi Manusia dari Sel ke Sistem. Edisi 9. Jakarta : Buku Kedokteran EGC ; 2019. Hal 121-6.
  • Sales ME. Cholinergic Drugs as Therapeutic Tools in Inflammatory Diseases: Participation of Neuronal and Non-Neuronal Cholinergic Systems. Anti-Inflammatory & Anti-Alergy Agents in Medicinal Chemistry. 2013 ; vol 12 ; no 2. Hal 2.
  • . Therapeutic Indications. International Journal of Tryptophan Research. 2009.�

30

31 of 32

32 of 32