1 of 27

ASET TETAP – BAGIAN 2

SDMIndonesia.com

2 of 27

Belanja Modal (Capital Expenditure)

SDMIndonesia.com

Pengeluaran yang dilakukan untuk mengakuisisi aset tetap baru dikenal sebagai belanja modal (capital expenditure).

3 of 27

SDMIndonesia.com

Pengeluaran untuk memperbaiki atau memelihara aset tetap yang tidak memperpanjang umur manfaatnya atau meningkatkan nilainya dikenal sebagai belanja pendapatan (revenue expenditure).

Belanja Pendapatan (Revenue Expenditure)

4 of 27

SDMIndonesia.com

PENGELUARAN

Meningkatkan efisiensi operasi atau menambah kapasitas?

Belanja Modal (Debit akun aset tetap)

Ya

Meningkatkan umur manfaat (perbaikan luar biasa)

Tidak

Belanja Modal (Debit akun akumulasi penyusutan)

Ya

Belanja Pendapatan (Debit akun beban untuk pemeliharaan dan perbaikan rutin)

Tidak

Belanja Modal & Belanja Pendapatan

5 of 27

SDMIndonesia.com

KEWAJIBAN

EKUITAS PEMILIK

PENDAPATAN

ASET

BEBAN

BELANJA MODAL

1. Biaya awal

2. Penambahan

3. Peningkatan

4. Perbaikan luar biasa

Laba bersih

Belanja Modal & Belanja Pendapatan

6 of 27

SDMIndonesia.com

KEWAJIBAN

EKUITAS PEMILIK

PENDAPATAN

ASET

BEBAN

Laba bersih

Perbaikan dan pemeliharaan normal dan rutin

BELANJA PENDAPATAN

Belanja Modal & Belanja Pendapatan

7 of 27

Akuntansi Pelepasan Aset Tetap

Ketika aset tetap kehilangan kegunaannya, aset tersebut dapat dilepas melalui salah satu cara berikut:

1. dibuang,

2. dijual, atau

3. ditukar tambah dengan aset serupa.

Ayat jurnal yang dibutuhkan akan bervariasi dengan jenis pelepasan dan kondisi, tetapi ayat jurnal berikut selalu dibutuhkan:

Akun aset harus dikredit untuk mengeluarkan aset dari buku besar, dan akun Akumulasi Penyusutan terkait harus didebit untuk mengeluarkan saldonya dari buku besar.

SDMIndonesia.com

8 of 27

SDMIndonesia.com

Suatu peralatan dibeli dengan harga $25.000 telah sepenuhnya disusutkan. Pada tanggal 14 Februari, peralatan tersebut dibuang.

Pelepasan Aset Tetap

9 of 27

SDMIndonesia.com

Feb. 14 Akumulasi Peny.—Peralatan 25 000 00

Menghapus peralatan yang sudah sepenuhnya disusutkan.

Peralatan 25 000 00

Pelepasan Aset Tetap

10 of 27

SDMIndonesia.com

Peralatan seharga $6.000 disusutkan dengan tarif tahunan garis lurus 10%. Setelah ayat jurnal penyesuaian tanggal 31 Des, Akumulasi Penyusutan—Peralatan memiliki saldo $4.750. Peralatan tersebut dibuang tanggal 24 Maret.

Mar. 24 Beban Penyusutan—Peralatan 150 00

Mencatat penyusutan tahun berjalan dari peralatan yang dibuang.

Ak. Penyusutan—Peralatan 150 00

$600 × 3/12

Pelepasan Aset Tetap

11 of 27

SDMIndonesia.com

Peralatan seharga $6.000 disusutkan dengan tarif tahunan garis lurus 10%. Setelah ayat jurnal penyesuaian tanggal 31 Des., Akumulasi Penyusutan—Peralatan memiliki saldo $4.750. Peralatan tersebut dibuang tanggal 24 Maret.

Mar. 24 Ak. Penyusutan—Peralatan 4 900 00

Kerugian atas Pelepasan Aset Tetap 1 100 00

Menghapus peralatan yang dibuang.

Peralatan 6 000 00

Pelepasan Aset Tetap

12 of 27

SDMIndonesia.com

Ketika aset tetap dijual, si pemilik bisa impas, menderita kerugian, atau memperoleh keuntungan.

1. Jika harga jual setara dengan nilai buku, tidak ada untung atau rugi.

2. Jika harga jual kurang dari nilai buku, ada kerugian senilai selisih tersebut.

3. Jika harga jual lebih dari nilai buku, ada keuntungan senilai selisih tersebut.

Keuntungan atau kerugian akan dilaporkan di laporan laba rugi sebagai Pendapatan Lain-lain atau Kerugian Lain-lain.

Penjualan Aset Tetap

13 of 27

SDMIndonesia.com

Peralatan seharga $10.000 didepresiasikan pada tarif tahunan garis lurus 10%. Peralatan tersebut dijual secara tunai pada tanggal 12 Oktober. Akumulasi Penyusutan (terakhir disesuaikan tanggal 31 Des.) memiliki saldo sebesar $7.000.

Okt. 12 Beban Penyusutan—Peralatan 750 00

Mencatat beban penyusutan tahun berjalan atas peralatan yang dijual.

Ak. Penyusutan—Peralatan 750 00

$10.000 × ¾ ×10%

Penjualan Aset Tetap

14 of 27

SDMIndonesia.com

Asumsi 1:Peralatan tersebut dijual seharga $2.250, jadi tidak untung maupun rugi.

Okt. 12 Kas 2 250 00

Menjual peralatan.

Ak. Penyusutan—Peralatan 7 750 00

Peralatan 10 000 00

Penjualan Aset Tetap

15 of 27

SDMIndonesia.com

Asumsi 2: Peralatan tersebut dijual seharga $1.000, sehingga terjadi kerugian sebesar $1.250.

Okt. 12 Kas 1 000 00

Menjual peralatan.

Ak. Penyusutan—Peralatan 7 750 00

Peralatan 10 000 00

Kerugian atas Pelepasan Aset Tetap 1 250 00

Penjualan Aset Tetap

16 of 27

SDMIndonesia.com

Asumsi 3: Peralatan tersebut dijual seharga $2.800, sehingga terdapat keuntungan sebesar $550.

Menjual peralatan.

Peralatan 10 000 00

Keunt. atas Pelepasan Aset Tetap 550 00

Ak. Penyusutan—Peralatan 7 750 00

Okt. 12 Kas 2 800 00

Penjualan Aset Tetap

17 of 27

  • Nilai tukar tambah (NTT) – nilai peralatan lama yang dihitung sebagai pengurang dari harga beli aset baru sejenis.
  • Sisa yang terutang – saldo yang terutang atas peralatan baru setelah dikurangi dengan nilai tukar tambah.
  • NTT > Nilai Buku = Keuntungan atas Pertukaran
  • NTT < Nilai Buku = Kerugian atas Pertukaran
  • Keuntungan tidak pernah diakui (tidak dicatat).
  • Kerugian harus diakui (dicatat).

SDMIndonesia.com

Pertukaran Aset Tetap Sejenis

18 of 27

SDMIndonesia.com

KASUS SATU (UNTUNG):

Nilai tukar tambah, $1.100

Kas yang dibayar, $3.900 ($5.000 – $1.100)

NTT > Nilai Buku = Keuntungan

$1.100 – $800 = $300

Sisa yang Terutang + Nilai Buku = Harga Peralatan Baru

$3.900 + $800 = $4.700

Harga peralatan baru $5.000

Harga peralatan lama yang ditukarkan $4.000

Ak. penyusutan pada tgl. pertukaran 3.200

Nilai buku pada tgl. pertukaran $ 800

Keuntungan tidak diakui untuk pelaporan keuangan.

Pertukaran Aset Tetap Sejenis

19 of 27

SDMIndonesia.com

Jun. 19 Ak. Penyusutan—Peralatan 3 200 00

Peralatan (baru) 5 000 00

Peralatan (lama) 4 000 00

Kas 3 900 00

Pada tanggal 19 Juni, peralatan ditukar dengan keuntungan sebesar $300 (aset tetap yang berbeda).

Keunt. atas Pelepasan Aset Tetap 300 00

Pertukaran Aset Tetap Sejenis

20 of 27

SDMIndonesia.com

Jun. 19 Ak. Penyusutan—Peralatan 3 200 00

Peralatan (baru) 4 700 00

Peralatan (lama) 4 000 00

Kas 3 900 00

Pada tanggal 19 Juni, peralatan ditukar dengan keuntungan sebesar $300 (aset tetap sama).

Pertukaran Aset Tetap Sejenis

21 of 27

SDMIndonesia.com

KASUS DUA (RUGI):

Nilai tukar tambah, $2.000

Kas yang dibayarkan, $8.000 ($10.000 – $2.000)

NTT < Nilai Buku = Kerugian

$2.000 – $2.400 = $400

Harga peralatan baru $10.000

Harga peralatan lama yang ditukarkan $ 7.000

Ak. penyusutan pada tgl. Pertukaran 4.600

Nilai buku pada tgl. pertukaran $ 2.400

Kerugian diakui untuk pelaporan keuangan.

Pertukaran Aset Tetap Sejenis

22 of 27

SDMIndonesia.com

Sep. 7 Ak. Penyusutan—Peralatan 4 600 00

Peralatan (baru) 10 000 00

Kerugian atas Pelepasan Aset Tetap 400 00

Pada tanggal 7 September, peralatan ditukar dengan kerugian $400.

Peralatan (lama) 7 000 00

Kas 8 000 00

Pertukaran Aset Tetap Sejenis

23 of 27

SDMIndonesia.com

Deplesi adalah proses pemindahan beban sumber daya alam ke akun beban.

Sumber Daya Alam dan Deplesi

24 of 27

SDMIndonesia.com

Suatu perusahaan membayar $400.000 atas hak untuk menambang deposit mineral yang diestimasikan sebanyak 1.000.000 ton. Tarif deplesi adalah $0,40 per ton ($400.000 ÷ 1.000.000 ton).

Sumber Daya Alam dan Deplesi

25 of 27

SDMIndonesia.com

Ayat Jurnal Penyesuaian

Akumulasi Deplesi 36 000 00

Selama tahun berjalan, ditambang 90.000 ton. Deplesi periodik adalah sebesar $36.000 (90.000 ton × $0,40).

Des. 31 Beban Deplesi 36 000 00

Sumber Daya Alam dan Deplesi

26 of 27

Penyajian di Neraca

Harga Ak. Nilai

Aset Tetap: Perolehan Peny. Buku

SDMIndonesia.com

Cadangan Alaska $1.200.000 $ 800.000 $400.000

Cadangan Wyoming 750.000 200.000 550.000

$1.950.000 $1.000.000 950.000

Total aset tetap $1.629.000

Aset Tidak Berwujud:

Paten $ 75.000

Goodwill 50.000

Total aset tidak berwujud $ 125.000

Tanah $ 30.000 $ 30.000

Bangunan 110.000 $ 26.000 84.000

Peralatan pabrik 650.000 192.000 458.000

Peralatan kantor 120.000 13.000 107.000

$910.000 $231.000 $ 679.000

Harga Ak. Nilai

Cadangan mineral: Perolehan Peny. Buku

27 of 27

SDMIndonesia.com