1 of 68

Materi Tentang

Shalat

Oleh :

Abdul Latif, S.Pd.I

Disampaikan dalam Kegiatan

Pesantren Ramadhan

SDN 2 Craken

2 of 68

Shalat

 PENGERTIAN

 Etimologi:

Shalat berarti doa (QS. At Tawbah [9]: 103)

Shalat berarti rahmat (QS. Al Ahzab [33]: 43)

 

Terminologi

Shalat adalah suatu ibadah yang terdiri dari beberapa ucapan dan perbuatan, yang diawali dengan takbiratul ihram dan diakhiri dengan salam.

 

3 of 68

�DALIL WAJIB SHALAT

  • Dalil al-Qur’an:

  • يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا ارْكَعُوا وَاسْجُدُوا وَاعْبُدُوا رَبَّكُمْ وَافْعَلُوا الْخَيْرَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ

  • "Hai orang-orang yang beriman, ruku'lah kamu, sujudlah kamu, sembahlah Tuhanmu dan perbuatlah kebajikan, supaya kamu mendapatkan kemenangan." (QS al-Haj [22]: 77)

4 of 68

DALIL WAJIB SHALAT 

بُنِيَ اْلإِسْلاَم عَلَى خَمْسِ: شَهَادَةُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَ الله وَأَنَّ مُحَمَّدً رَسُوْلُ الله، وَإِقَامَةُ الصَّلاَةِ ، وَإِيْتاَءِ الزَّكَاةِ ، وَحِجُّ اْلبَيْتِ ، وَصَوْمُ رَمَضَانَ

"Islam didirikan diatas lima perkara yaitu bersaksi bahwa tiada sesembahan yang berhak disembah secara benar kecuali Allah dan Muhammad adalah utusan Allah, mendirikan shalat, mengeluarkan zakat, mengerjakan haji ke baitullah dan berpuasa pada bulan ramadhan". (HR Bukhari dan Muslim)

5 of 68

KEDUDUKAN SHALAT

  • Sebagai tiang agama

رأسُ الأَمْرِ اْلإِسْلاَمُ وَعَمُوْدُهُ الصَّلَاةُ وَذرْوَةُ سَناَمِهِ اْلجِهَادُ فيِ سَبِيْلِ اللهِ.

 

"Pokok setiap masalah ialah Islam, dan tiangnya ialah shalat, dan puncaknya ialah jihad fi sabilillah." (HR Ahmad dan Tirmidzi)

 

 

6 of 68

�Ibadah yang pertama diwajibkan

  • ‏‏فُرِضَتْ عَلَى النَّبِيِّ صَلىَّ اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الصَّلَوَاتُ لَيْلَةَ أُسْرِيَ بِهِ خَمْسِيْنَ ثُمَّ نَقَصَتْ حَتىَّ جُعِلَتْ خَمْسًا ثُمَّ نُوْدِيَ يَا مُحَمَّدُ إِنَّهُ لاَيُبْدِلُ الْقَوْلُ لديَّ وإنّ لك بِهَذِهِ الْخَمْسِ خَمْسِيْنَ‏‏‏.‏ (رواه أحمد والنّسائيّ والتّرمذيّ وصحّحه)‏.‏

"Shalat itu diwajibkan atas Nabi Muhammad Saw. pada malam diisra'kan, sebanyak lima puluh kali, kemudian dikurangi hingga lima, lalu Beliau diseru: "Hai Muhammad! Putusan-Ku tidak dapat diubah lagi, dan dengan shalat lima waktu ini kau tetap mendapat pahala lima puluh kali." (HR Ahmad, Nasa'i, dan Tirmidzi).

 

7 of 68

Ibadah yang pertama kali dihisab

إنَّ أَوَّلَ مَا يُحَاسَبُ بِهِ الْعَبْدُ يَوْمَ القِيَامَةِ الصَّلاَةُ.

"Sesungguhnya yang pertama sekali dihisab atas seorang hamba di hari kiamat nanti ialah shalatnya." (HR ath-Thabrani).

8 of 68

�Garis pemisah antara Muslim dan kafir

بَيْنَ الرَّجُلُ وَبَيْنَ اْلكُفْرِ تَرْكُ الصَّلَاةِ‏ ‏‏.‏ (رواه الجماعة إلاّ البخاري والنّسائي)‏

"Beda antara seorang laki-laki (Muslim) dengan kafir ialah meninggalkan shalat." (HR Jama'ah, kecuali Bukhari dan Nasa'i). 

9 of 68

Penghubung antara hamba dengan Tuhannya

إِنَّنِي أَنَا اللَّهُ لا إِلَهَ إِلاّ أَنَا فَاعْبُدْنِي وَأَقِمِ الصَّلاةَ لِذِكْرِي

"Sesungguhnya Aku ini adalah Allah, tidak ada Tuhan (yang hak) selain Aku, maka sembahlah Aku dan dirikanlah shalat untuk mengingat Aku." (QS Thaha: 14).

 

10 of 68

  • Mencegah perbuatan keji dan mungkar (QS al-Ankabut: 45)
  • Mendidik menjadi pribadi disiplin
  • Melatih menjadi pribadi tangguh (QS al-Ma'arij: 19-23)
  • Meninggikan derajat seorang Muslim
  • Membersihkan kesalahan dan dosa
  • Melatih hidup secara tertib dan teratur
  • Mengajarkan sifat tawadhu’ (rendah hati)
  • Meningkatkan kesehatan jasmani secara optimal

HIKMAH

DISYARI’ATKANNYA SHALAT

11 of 68

����������HUKUM MENINGGALKAN SHALAT�

  • Sengaja meninggalkan shalat dan menentang kewajiban shalat, dia kafir/murtad.
  • Sengaja meninggalkan shalat, tetapi masih mengakui kewajiban shalat tersebut, kafir amaly.
  • Meninggalkan shalat dengan tidak sengaja, wajib menunaikan shalat yang terluput itu.

12 of 68

�SYARAT WAJIB SHALAT

  • Islam.
  • Berakal
  • Baligh
  • Suci dari hadats besar dan kecil.
  • Sadar

13 of 68

�SYARAT SAH SHALAT

  1. Sudah masuk waktu shalat

  • Suci badan, pakaian dan tempat shalat dari hadats dan najis.

14 of 68

�SYARAT SAH SHALAT

  1. Menutup aurat

4. Menghadap kiblat

15 of 68

�YANG DIANJURKAN SEBELUM SHALAT

1. Adzan

2. Iqamah

 

16 of 68

�TATA CARA SHALAT

1. Berdiri tegak menghadap kiblat.

2. Takbiratul Ihram

3. Bersedekap

 

17 of 68

�TATA CARA SHALAT

4. Membaca doa Iftitah

18 of 68

�TATA CARA SHALAT

5. Membaca surat al-Fatihah diawali dengan bacaan ta'awudz dan basmallah

19 of 68

�TATA CARA SHALAT

6. Membaca salah satu surat atau ayat dari Al-Qur'an yang dianggap mudah

20 of 68

�TATA CARA SHALAT

7. Ruku'

21 of 68

�TATA CARA SHALAT

8. I'tidal

22 of 68

�TATA CARA SHALAT

9. Sujud

23 of 68

�TATA CARA SHALAT

10. Duduk iftirasy

24 of 68

�TATA CARA SHALAT

11. Sujud kedua seraya membaca takbir "Allaahu Akbar".

25 of 68

�TATA CARA SHALAT

12. Berdiri raka'at yang kedua diiringi bacaan takbir "Allaahu Akbar", sebelum berdiri disunnahkan duduk sebentar seperti duduk di antara 2 sujud.

26 of 68

�TATA CARA SHALAT

13. Raka'at kedua.

Cara dan sikap raka’at kedua ini sama dengan raka’at pertama, hanya ada beberapa perbedaan yaitu:

27 of 68

�TATA CARA SHALAT

14. Duduk tasyahud awal pada rakaat kedua.

28 of 68

TATA CARA SHALAT

15. Kemudian membaca shalawat Nabi Saw.

29 of 68

TATA CARA SHALAT

16. Pada tasyahud awal ini boleh disertai dengan doa yang singkat

30 of 68

TATA CARA SHALAT

17. Tasyahud akhir atau tahiyyat akhir pada rakaat ketiga (shalat Maghrib).

31 of 68

TATA CARA SHALAT

18. Salam

32 of 68

 SHALAT JAMA’AH�

  1. Shalat Fardlu berjama’ah sebaiknya dilaksanakan di masjid/mushalla.

33 of 68

 SHALAT JAMA’AH

2. Sebelum takbir, imam supaya mengatur shaf (barisan).

34 of 68

 SHALAT JAMA’AH

3. Jika ma’mum hanya seorang, maka posisi shafnya berada di sebelah kanan imam

35 of 68

 SHALAT JAMA’AH

4. Imam perempuan hanya boleh mengimami sesama perempuan dan anak kecil yang belum baligh.

36 of 68

 SHALAT JAMA’AH

5. Apabila imam sudah bertakbir maka ma’mum segera bertakbir.

37 of 68

 SHALAT JAMA’AH

6. Hendaklah ma’mum memperhatikan dengan tenang bacaan imam.

38 of 68

 SHALAT JAMA’AH

7. Bila keadaan ma’mum heterogen (bermacam-macam), imam hendaknya memilih bacaan surat yang sedang dan disesuaikan dengan kondisi jama’ah.

39 of 68

 SHALAT JAMA’AH

8. Jika ma’mum yang masbuq (terlambat) maka ia harus bertakbir lalu mengikuti gerakan imam yang terakhir dalam posisi apapun.

40 of 68

 SHALAT JAMA’AH

9. Jika ma’mum masih mendapatkan ruku’ bersama imam maka ia sudah terhitung mendapatkan raka’at.

41 of 68

 SHALAT JAMA’AH

10. Jika imam lupa dalam gerakan shalat, ma’mum laki-laki mengingatkan dengan ucapan subhanallah, sedangkan ma’mum perempuan dengan menepukkan tangan

42 of 68

 SHALAT JAMA’AH

11. Siapa pun dilarang lewat di depan orang yang sedang shalat dengan batas 3 hasta.

43 of 68

SHALAT JUM’AT

  • Dalil shalat jumat (QS. Al-Jumu’ah [62]; 9)
  • Shalat ini terdiri atas dua raka’at dan dilaksanakan secara berjama’ah pada waktu masuh Dzuhur di mana sebelumnya dimulai dengan dua khutbah. Khutbah pertama berisi wasiat taqwa yang disampaikan secara singkat namun padat dan disunnahkan mengakhiri khutbahnya dengan do’a.
  • Ketika khutbah sedang berlangsung, jama’ah dituntunkan mendengarkan khutbah dengan tenang.(HR. Abu Daud).

44 of 68

  • �EFEK MEDIS SHALAT
  • Takbiratul ihram dapat menguatkan otot lengan dan melancarkan aliran darah
  • Ruku' dapat mengembalikan fungsi tulang belakang
  • I'tidal dapat melancarkan pencernaan
  • Sujud mengalirkan oksigen, menguatkan daya pikir, memudahkan persalinan
  • Duduk di antara dua sujud dapat menghindari kelumpuhan dan mencegah impotensi
  • Salam merupakan relaksasi otot leher dan mengencangkan kulit wajah

45 of 68

�SHALAT KHUSYU”

  • Khusyu' menurut bahasa berarti tawadhu', tunduk, hening, takut, tenang, dan merendahkan diri.
  • Khusyu’ dalam shalat adalah sebuah ketundukan hati dalam dzikir dan konsentrasi hati untuk taat, maka ia menentukan nata’ij (hasil-hasil) di luar shalat.  
  • Firman Allah:
  • قَدْ أَفْلَحَ الْمُؤْمِنُونَ الَّذِينَ هُمْ فِي صَلَاتِهِمْ خَاشِعُونَ
  • Sungguh beruntung orang-orang yang beriman. Yaitu orang-orang yang dalam shalatnya khusyu’.” (QS Al-Mu’minun/23: 1-3).

46 of 68

�KIAT-KIAT SHALAT KHUSYU'

    • Melakukan persiapan.
    • Mengikhlaskan amal karena Allah
    • Memahami dan merenungkan setiap bacaan shalat
    • Membaca setiap bacaan/dzikir dalam shalat dengan baik dan benar disertai makhraj huruf dan tajwid yang tepat.
    • Thuma'ninah (tenang) dalam setiap gerakan
    • Mengingat kematian dalam shalat
    • Menghadirkan hati dalam shalat
    • Adanya pemusatan pikiran
    • Mengarahkan pandangan ke tempat sujud
    • Adanya rasa takut dan kagum akan kebesaran Tuhan.
    • Adanya sifat harap akan ampunan-Nya.

47 of 68

�DZIKIR DAN DO’A BA’DA SHALAT

        • Sebaiknya menghadap kiblat, dengan khusyu', dan tenang.
        • Tempat berdzikir itu hendaknya tempat yang tenang
        • Dalam keadaan bersih badannya.
        • Berdzikir senantiasa dilakukan pada setiap waktu, kecuali waktu-waktu yang dikecualikan oleh agama, seperti ketika buang air, jima',
        • Dianjurkan kehadiran hati.
        • Seyogyanya, setiap orang mempunyai waktu tertentu untuk dzikirnya

48 of 68

�Cara Menyelesaikan Kekurangan �dan Kekeliruan Shalat

              • Ketika lupa bilangan rakaat, dan sadar sebelum membaca salam, maka hendaklah ditambahkan bilangan rakaat shalat itu seusai membaca tasyahud akhir, setelah sempurna shalat tersebut, maka sujudlah dua kali sebelum salam.

49 of 68

�Cara Menyelesaikan Kekurangan �dan Kekeliruan Shalat

              • Jika kekurangan bilangan rakaat ini disadari setelah membaca salam, maka bertakbiratul ihram lagi menunaikan shalat sebanyak bilangan rakaat yang kurang.

50 of 68

�Cara Menyelesaikan Kekurangan �dan Kekeliruan Shalat

              • Apabila terjadi kelebihan bilangan rakaat shalat, jika disadari sebelum membaca salam, hendaklah sujud dua kali setelah membaca tasyahud akhir kemudian membaca salam. Tetapi bila disadari setelah selesai shalat, maka hendaklah bertakbir dan bersujud dua kali lalu membaca salam pula.

51 of 68

�Cara Menyelesaikan Kekurangan �dan Kekeliruan Shalat

              • Bila terjadi keragu-raguan akan bilangan rakaat yang telah dikerjakan dalam shalat, maka hendaklah memilih salah satu yang meyakinkan, kemudian menyempurnakan shalat lalu sujud dua kali sebelum membaca salam, atau boleh juga setelah salam.

52 of 68

�Cara Menyelesaikan Kekurangan �dan Kekeliruan Shalat

              • Jika lupa tasyahud awal hendaklah duduk kembali untuk bertasyahud awal, tetapi jika teringat atau diingatkan setelah sempurna berdiri, hendaklah menyempurnakan shalat itu, lalu sujud dua kali (sujud sahwi) sebelum membaca salam.

53 of 68

�SHALAT JAMA' DAN QASHAR

Shalat jama' ialah menghimpun dua shalat dalam satu waktu shalat. Sedangkan shalat qashar adalah shalat dengan memperpendek jumlah rakaat. Jamak dan qashar bisa dilaksanakan terpisah maupun dilaksanakan bersamaan (jamak dan qashar sekaligus).

54 of 68

�SHALAT JAMA' DAN QASHAR

Cara menjama':

  • Shalat zhuhur ditunaikan pada Ashar disebut shalat jama' takhir.
  • Shalat Ashar ditunaikan pada waktu Dzuhur disebut shalat jama' taqdim.
  • Shalat subuh tak bisa dijamak

55 of 68

�SHALAT JAMA' DAN QASHAR

Shalat yang boleh diqashar

  • Shalat yang boleh diqashar adalah shalat yang empat rakaat saja, diqashar menjadi dua.

56 of 68

SHALAT JAMA' DAN QASHAR

Orang yang bolehkan menjama'/mengqashar;

  • Orang yang sedang safar.
  • Orang yang sedang dalam rintangan hujan lebat.
  • Orang yang menetap dalam kampung dengan tidak berudzur pun dibolehkan, sekali-kali. Pendapat ini menurut sebahagian ulama.
  • Orang Sakit yang dioperasi.

57 of 68

�Shalat Bagi Orang Sakit

  • Shalat dengan duduk
  • Cara shalat dengan berbaring (miring/telentang)

58 of 68

Shalat dalam Kendaraan

  • Bertayamumlah dengan debu yang suci, yang melekat pada kendaraan itu, jika tidak atau sulit untuk berwudhu dengan air.

59 of 68

Shalat dalam Kendaraan

  • Kalau dapat, hendaklah shalat berjamaah.

60 of 68

Shalat dalam Kendaraan

  • Menghadap ke arah kendaraan berjalan, ke arah tempat duduk dan kalau dapat ke arah kiblat.

 

61 of 68

Shalat dalam Kendaraan

  • Kemudian bertakbir dan shalat sebagaimana mestinya.

62 of 68

Shalat dalam Kendaraan

  • Bila shalat itu dilakukan dengan duduk di atas kursi kendaraan, maka hendaklah ruku dengan menundukkan (membungkukkan) badan sekedarnya dan bersujud dengan membungkukkan badan lebih rendah dari waktu ruku tadi.

 

63 of 68

Shalat dalam Kendaraan

  • Cara duduk iftirasy dan duduk tawarru', tidak dibedakan kalau shalat sambil duduk di bangku kendaraan dan dimungkinkan.

 

64 of 68

Shalat dalam Kendaraan

  • Cara tahiyat dan berisyarat sama dengan shalat di waktu muqim.
  • Shalat hendaklah ditunaikan dengan jama' dan qashar, bila dalam perjalanan jauh.
  • Setelah sempurna bilangan rakaat shalat, bersalam sebagaimana biasa dalam shalat lainnya.

65 of 68

Shalat dalam Kendaraan

  • Berdzikir dan berdoalah sebagaimana yang disyariatkan.

66 of 68

�Hukum Qadha dan Fidyah Shalat

  • Qadha shalat tidak ada dasarnya yang kuat. Jika seseorang tidak dapat melakukan shalat pada waktunya karena halangan syar'i; tertidur atau lupa, maka tuntunannya ialah mengerjakan shalat itu pada waktu ia telah bangun dari tidur atau ketika ia telah ingat. Begitu pula fidyah, tidak ada satu dasar pun yang memerintahkan kita untuk melakukannya, jika pun ada bukan dari al-Qur'an dan as-Sunnah. (HR. Jamaah).

67 of 68

DISKUSIKAN !

Ahmad dan Ilham melaksanakan sholat berjama’ah. Ahmad sebagai Imam dan Ilham sebagai makmum. Saat dipertengahan shalat, Ahmad kentut sehingga tidak bisa melanjutkan shalatnya. Apa yang harus dilakukan Ilham?

68 of 68

TERIMA KASIH