NAMA PESERTA
JANUARI 2026
ASSESMENT & POINT RESULT
MUHAMAD NADLIF AL RASYID_2026
Assesment
Assesment ini dilakukan dengan membuat single Line diagram pada ETAP dari layout file yang berjudul “ SLD GENJI” (single Line diagram ada dalam folder yang sama.
Catatan :
Apa yang Harus di Lakukan?
Kendala?
TUGAS LANJUTAN
PERTANYAAN – LOAD FLOW
PERTANYAAN – LOAD FLOW
PERTANYAAN – SHORT CIRCUIT
PERTANYAAN – SHORT CIRCUIT
SLD TUGAS & JAWABAN
OVERALL SINGLE LINE DIAGRAM SAAT LOAD FLOW
Isikan Screenshoot dari SLD di ETAP yang di Running LF
SILAHKAN DUPLICATE PAGENYA JIKA DIBUTUHKAN LEBIH DARI 1 SLIDE
OVERALL SINGLE LINE DIAGRAM SAAT LOAD FLOW
14
15
16
OVERALL SINGLE LINE DIAGRAM SAAT SHORT CIRCUIT
Isikan Screenshoot dari SLD di ETAP yang di Running SC
18
19
20
21
CONTOH LURVA PROTEKSI DARI SETTING PROTEKSI YANG DIPILIH
Isikan Screenshoot dari kurva ETAP dan Perhitungan Nilai settingnya
CONTOH KURVA PROTEKSI DARI SETTING PROTEKSI YANG DIPILIH
Isikan Screenshoot dari kurva ETAP dan Perhitungan Nilai settingnya
CONTOH KURVA PROTEKSI DARI SETTING PROTEKSI YANG DIPILIH
Isikan Screenshoot dari kurva ETAP dan Perhitungan Nilai settingnya
CONTOH KURVA PROTEKSI DARI SETTING PROTEKSI YANG DIPILIH
Isikan Screenshoot dari kurva ETAP dan Perhitungan Nilai settingnya
JAWABAN DARI PERTANYAAN
Isikan jawaban slide 6 sampai slide 9
Menuju mode Load Flow lalu tekan bagian kanan yang bernama Run Load Flow
Adaptive Newton–Raphson Method
Bus1 berfungsi sebagai Slack Bus karena ditetapkan sebagai Swing Bus yang menjadi referensi sudut dan tegangan sistem serta bertanggung jawab menutup selisih daya aktif dan reaktif pada perhitungan Load Flow.
Menggunakan base frequency 50 Hz dengan standar di Indonesia
JAWABAN DARI PERTANYAAN
Bus1 = 20 kV (100%) Bus 5 = 0,378 kV(99,54%) Bus9 =0,375 kV (98,62%)
Bus2 = 20 kV (100%) Bus6 = 0,378 kV(99,54%) Bus10 = 19,99 kV (99,98%)
Bus3 = 20 kV (100%) Bus7 = 20 kV (100%) Bus11 = 0,377 kV (99,08%)
Bus4 = 0,378 kV(99,54%) Bus8 = 0,379 kV(99,66%) Bus12 =19,99 kV (99,98%)
Tidak ada
Pada Bus9 yaitu turun sebesar 0,375 kV dari 0,380 kV (Turun sebesar 98,62%)
Drop tegangan pada Bus9 disebabkan oleh kombinasi impedansi saluran, posisi bus di sisi tegangan rendah, keterbatasan suplai daya reaktif lokal, serta jarak listrik yang relatif jauh dari Slack Bus, sehingga menyebabkan akumulasi penurunan tegangan paling besar dibandingkan bus lainnya.
Isikan jawaban slide 6 sampai slide 9
JAWABAN DARI PERTANYAAN
Isikan jawaban slide 6 sampai slide 9
Daya aktif yang disuplai sumber (P) = 1.243 MW
Daya reaktif yang disuplai sumber (Q) = −0.295 Mvar
Total losses daya aktif sistem = 5.5 kW
Transformator TX DRY TYPE
Losses daya aktif ≈ 3.9 kW
Losses daya reaktif ≈ 23.5 kvar
Bus1 → Bus2 → Bus3 → Bus13 → TX DRY TYPE → Bus4 → Bus5 & Bus6.
JAWABAN DARI PERTANYAAN
Isikan jawaban slide 6 sampai slide 9
Trafo utama TX DRY TYPE beroperasi dengan tingkat pembebanan sebesar 35,6%, sehingga masih memiliki margin kapasitas yang cukup besar dan beroperasi jauh di bawah batas nominalnya.
Tidak terdapat kabel maupun transformator yang beroperasi dengan tingkat pembebanan di atas 80%. Seluruh elemen sistem masih berada dalam kondisi aman dengan margin kapasitas yang memadai.
Elemen yang beroperasi dalam kondisi overload berisiko mengalami pemanasan berlebih, penurunan umur peralatan, gangguan operasi akibat trip proteksi, penurunan kualitas tegangan, hingga kerusakan permanen dan potensi bahaya keselamatan. Oleh karena itu, kondisi overload harus dihindari dalam operasi sistem tenaga.
Overload pada elemen sistem tenaga dapat dikurangi melalui redistribusi beban, pemasangan kompensasi daya reaktif, peningkatan kapasitas kabel atau transformator, penambahan trafo baru, pengaturan tap trafo, serta penerapan manajemen beban. Pemilihan solusi bergantung pada tingkat overload, kondisi sistem, dan rencana pertumbuhan beban.
JAWABAN DARI PERTANYAAN
kondisi sistem telah memenuhi kriteria operasi normal karena tidak terdapat elemen overload, profil tegangan berada dalam batas yang diizinkan, rugi-rugi daya relatif kecil, serta sistem menunjukkan konvergensi yang baik. Dengan demikian, sistem aman dan layak dioperasikan dalam kondisi normal.
Pembukaan salah satu CB dapat menyebabkan penurunan profil tegangan pada bus-bus di hilir, terutama jika CB berada pada jalur utama suplai. Dampaknya berkisar dari penurunan tegangan hingga kehilangan tegangan total, sedangkan pembukaan CB pada jalur cabang atau tie breaker umumnya hanya berdampak lokal dan tidak signifikan terhadap profil tegangan sistem secara keseluruhan.
Faktor daya sistem sebesar ±0,99 (lagging) telah memenuhi dan melampaui standar operasi yang dipersyaratkan. Dengan demikian, sistem beroperasi secara efisien dan tidak memerlukan penambahan kompensasi daya reaktif.
Profil tegangan sistem dapat ditingkatkan melalui pemasangan kapasitor bank di sisi beban, pengaturan tap transformator, pengurangan impedansi saluran, redistribusi beban, serta penambahan trafo distribusi.
JAWABAN DARI PERTANYAAN
Analisa hubung singkat pada sistem dilakukan menggunakan standar IEC 60909, yang digunakan untuk menentukan arus hubung singkat maksimum dan minimum pada sistem tenaga listrik AC tiga fasa.
Pada studi hubung singkat ini dianalisa empat jenis gangguan, yaitu gangguan tiga fasa (3-phase), gangguan satu fasa ke tanah (line-to-ground), gangguan antar fasa (line-to-line), dan gangguan dua fasa ke tanah (line-to-line-to-ground).
Jenis gangguan yang dianalisa meliputi gangguan tiga fasa (3-phase fault), gangguan antar dua fasa (line-to-line fault), gangguan satu fasa ke tanah (line-to-ground fault), dan gangguan dua fasa ke tanah (line-to-line-to-ground fault). Keempat jenis gangguan tersebut dianalisa untuk mengevaluasi arus hubung singkat maksimum dan kinerja sistem proteksi.
JAWABAN DARI PERTANYAAN
arus hubung singkat tiga fasa (I″k) pada bus utama (Bus1, 20 kV) adalah sebesar 1,599 kA (rms)
bus dengan arus hubung singkat terbesar adalah Bus 4 pada level tegangan 0,38 kV, dengan nilai arus hubung singkat tiga fasa (I″k) sebesar 46,107 kA
Bus 4 memiliki arus hubung singkat terbesar karena berada pada sisi tegangan rendah (0,38 kV) dan terletak langsung pada sisi sekunder transformator, sehingga impedansi sistem yang dilalui arus gangguan sangat kecil. Selain itu, nilai impedansi transformator yang rendah serta konfigurasi sistem pentanahan solid menyebabkan arus hubung singkat yang mengalir menjadi sangat besar
JAWABAN DARI PERTANYAAN
nilai arus pemutusan (breaking current) pada circuit breaker bus utama (Bus1, 20 kV) adalah sebesar 1,432 kA (rms). Oleh karena itu, circuit breaker yang digunakan harus memiliki kapasitas pemutusan minimal lebih besar dari nilai tersebut.
nilai arus pemutusan (breaking current) pada bus utama sebesar 1,432 kA, yang masih jauh di bawah kapasitas pemutusan circuit breaker yang digunakan. Dengan demikian, circuit breaker pada bus utama dinyatakan aman dan memadai untuk kondisi gangguan hubung singkat.
Apabila arus hubung singkat yang terjadi melebihi kemampuan pemutusan (breaking capacity) circuit breaker, maka circuit breaker berisiko gagal memutus arus gangguan. Kondisi ini dapat menyebabkan terjadinya busur api, kerusakan peralatan, serta membahayakan keselamatan personel dan keandalan sistem tenaga listrik.
berbagai peralatan sistem tenaga listrik, antara lain circuit breaker, busbar, transformator, kabel daya, switchgear, serta peralatan proteksi seperti CT dan relay. Arus gangguan yang besar dapat menimbulkan tegangan termal dan mekanik yang signifikan, sehingga pemilihan dan evaluasi rating peralatan terhadap kondisi hubung singkat menjadi sangat penting.
JAWABAN DARI PERTANYAAN
Analisa load flow harus dilakukan terlebih dahulu untuk memperoleh kondisi operasi awal sistem, seperti profil tegangan dan aliran daya. Hasil load flow ini digunakan sebagai kondisi awal dalam analisa hubung singkat, sehingga perhitungan arus gangguan dapat merepresentasikan kondisi sistem yang realistis dan sesuai dengan standar
Hasil analisa load flow berperan sebagai kondisi awal dalam perhitungan arus hubung singkat. Profil tegangan, konfigurasi sistem, serta kondisi pembebanan yang diperoleh dari load flow secara langsung memengaruhi besar arus hubung singkat yang dihitung.
Peningkatan kapasitas transformator menyebabkan pembebanan transformator menjadi lebih ringan dan profil tegangan sistem membaik pada kondisi operasi normal (load flow). Namun, pada kondisi gangguan, kapasitas transformator yang lebih besar akan meningkatkan arus hubung singkat di sisi sekunder, sehingga diperlukan evaluasi ulang terhadap kapasitas
sistem tenaga listrik masih memiliki margin kapasitas sehingga layak untuk dikembangkan melalui penambahan beban. Hasil load flow menunjukkan pembebanan peralatan dan profil tegangan yang masih dalam batas aman, sedangkan hasil short circuit menunjukkan kemampuan pemutusan circuit breaker masih mencukupi.
JAWABAN DARI PERTANYAAN
Undervoltage pada bus tegangan rendah dapat diatasi secara efektif melalui penambahan atau optimasi kapasitor bank untuk memperbaiki faktor daya dan mengurangi aliran daya reaktif. Solusi ini meningkatkan profil tegangan tanpa meningkatkan arus hubung singkat secara signifikan
Apabila arus hubung singkat melebihi batas yang diizinkan, penurunan arus dapat dilakukan dengan meningkatkan impedansi sistem, antara lain melalui pemasangan reaktor seri, pemilihan transformator dengan impedansi yang lebih tinggi, atau pengaturan konfigurasi bus. Solusi tersebut efektif menurunkan arus hubung singkat tanpa mengorbankan keandalan sistem
Perubahan pada sumber daya memiliki pengaruh paling besar terhadap hasil analisa hubung singkat karena secara langsung menentukan level hubung singkat sistem. Transformator memberikan pengaruh signifikan terutama pada sisi sekunder melalui nilai impedansinya, sedangkan pengaruh kabel relatif kecil dan umumnya hanya terasa pada ujung feeder
JAWABAN DARI PERTANYAAN
38. Berapa Nilai dari Line to ground di bus utama 20 kV?
nilai arus hubung singkat satu fasa ke tanah (line-to-ground) pada bus utama 20 kV adalah sebesar 1,539 kA (rms)
39. Bagaimana cara Agar Arus gangguan Line to Ground bisa dibatasi?
Pembatasan arus gangguan satu fasa ke tanah dapat dilakukan dengan meningkatkan impedansi urutan nol sistem, antara lain melalui pemasangan neutral grounding resistor atau reaktor netral.
40. Apa itu Neutral Grounding Resistor?
Neutral Grounding Resistor (NGR) adalah resistor yang dipasang pada titik netral sistem untuk membatasi arus gangguan satu fasa ke tanah dengan meningkatkan impedansi urutan nol. Penggunaan NGR bertujuan mengurangi dampak termal dan mekanik akibat gangguan tanah serta meningkatkan keandalan sistem proteksi
TERIMA KASIH