1 of 26

AL-HIWAR (PERCAKAPAN)�

 

MAHARATUL KALAM

(KETERAMPILAN BERBICARA)

2 of 26

Pokok-pokok materi

  • Deskripsi maharat al kalam
  • Kalimat interogatif Arab (istifham).
  • Komponen kalimat interogatif Arab.
  • Contoh kalimat interogatif Arab dalam berbagai konteks.

3 of 26

Maharatul Kalam �(keterampilan berbicara)

Definisi :

  • Kemampuan mengucapkan bunyi sesuai dengan artikulasinya pada beberapa kata untuk mengekspresikan, mengungkapkan pendapat dan perasaan kepada seseorang atau kelompok secara lisan

Berbicara

Komunikasi

Percakapan

Maharatul kalam tidak hanya menyangkut kepiawaian berbahasa (fashahah) namun menyangkut kepiawaian berkomunikasi (balaghah).

4 of 26

Percakapan Berdasar Sifat

Percakapan

Interaktif

Spontan

Aturan

5 of 26

Prinsip Umum yang Mendasari Kegiatan Berbicara Komunikatif :

    • Membutuhkan paling sedikit dua orang, sebagai pembicara dan pendengar.
    • Mempergunakan suatu sandi linguistik yang dipahami bersama.
    • Adanya penerimaan atau pengakuan atas suatu wilayah referensi umum.
    • Merupakan suatu pertukaran antara partisipan.
    • Menghubungkan setiap pembicara dengan yang lainnya dan kepada lingkungannya.
    • Berhubungan atau berkaitan dengan masa kini.
    • Melibatkan organ atau perlengkapan yang berhubungan dengan suara dan pendengaran
    • memperlakukan apa yang nyata dan apa yang diterima sebagai dalil dalam pelambangan dengan bunyi.

6 of 26

  • Istifham (kalimat interogatif Arab) adalah kalimat dalam bahasa Arab yang menggunakan kalimat tanya.

  • Klasifikasi adawat istifham itu terbagi dua, yaitu huruf istifham dan isim istifham (Hasyimi, 1960:85)

Ciri Kalimat Tanya:

  • menggunakan intonasi tanya
  • sering mempergunakan kata tanya, dan
  • dapat pula mempergunakan partikel tanya –kah.

Komunikasi

menggunakan

Kalimat Tanya (Introgratif)

7 of 26

Definisi kalimat interogatif (istifham) menurut Malak (2018) :

  • الاستفهام هو الاستعلام عن أحد الأمور، أو الاستفسار عنها، وهناك الكثير من أدوات الاستفهام التي يستطيع الشخص أن يسأل فيها عن أكثر من شيء.

“Istifham adalah untuk menanyakan tentang satu hal, atau bertanya tentang sesuatu. Ada beberapa kata tanya jawab di mana seseorang dapat meminta lebih dari satu hal.”

8 of 26

Menurut Dayyab dkk (2004 : 430)

  • الاستفهام هو طلب العلم بشيء

“Istifham adalah mengharapkan untuk mengetahui sesuatu.”

  • Kesimpulan:

Istifham adalah suatu ucapan yang dipergunakan untuk menanyakan sesuatu agar si penanya mengetahuinya

9 of 26

Komponen Kalimat Interogatif Arab

Adawat istifham itu terdiri dari sebelas kata yaitu:

  • al-hamzatu (apakah),
  • hal (apakah),
  • (apa),
  • man (siapakah),
  • matā (kapankah),
  • kaifa (bagaimanakah),
  • a̓ina (dimanakah),
  • a̓̓yyāna (kapankah),
  • ’annā (bagaimanakah/darimanakah)
  • kam (berapa),
  • a̓yyun (manakah / apakah).

10 of 26

Contoh Kalimat Interogatif Arab dalam berbagai Konteks

    • Al-hamzatu (Apakah) 🡪 fungsi kata tanya ini disebut hamzah lit tashawwur yang berfungsi untuk membandingkan

Contoh dari kata tanya hamzah:

  • أحمد: السلام عليكم يا محمود، كيف حالك؟
  • محمود: وعليكم السلام ورحمة الله وبركاته يا أحمد. الحمد لله بخير وصحة وعافية. وأنت؟
  • أحمد: بخير والحمد لله أيضا. أأنت مسافر إلى جاكرتا أم أخوك؟
  • محمود: أنا مسافر إلى جاكرتا بالأمس. (a1)

Ahmad bertanya kepada Mahmud apakah yang pergi ke Jakarta itu kamu atau saudaramu?”

11 of 26

  • اطمة: السلام عليكم يا زينب، كيف حالك؟
  • زينب: الحمد لله بخير وأنت؟
  • فاطمة: بخير والحمد لله. أنا في صحة وعافية. أ سافرت هند أختك إلى سورابايا؟
  • زينب: نعم، هي سافرت إلى سورابايا بالأمس. (a2)

Fatimah bertanya kepada Zainab: “apakah Hindun pergi ke Surabaya?” Pertanyaan tersebut menuntut adanya jawaban iya atau tidak, yang disebut dengan tashdiq (pembenaran/konfirmasi).

12 of 26

    • hal (apakah) 🡪 istifham yang digunakan untuk menanyakan penisbatan sesuatu pada yang lain (tashdiq) atau kebalikannya.
    • Istifham هل tidak menggunakan أم dan muaddilnya
    • Berfungsi untuk menanyakan sesuatu yang jawabannya dikotomis, yaiku jawaba na’am ‘ya’ ata laa ‘tidak’

Contoh dari kata tanya hal: 

  • المدرس: يا عثمان! هل حضرت في برنامج افتتاح الأسبوع العربي؟
  • عثمان: نعم، حضرت في هذا البرنامج مع صديقي أحمد. (contoh 1b)

Guru bertanya kepada Utsman ‘Apakah Kamu menghadiri acara pembukaan Pekan Arabi?’ Jawaban yang diminta dari pertanyaan itu adalah na’am atau laa yakni ‘na’am hadlartu fi hadzal barnamij ma’a shadiqi Ahmad’ ‘Ya, saya datang di acara itu dengan teman saya Ahmad’.

13 of 26

    • (apa) 🡪 untuk menanyakan sesuatu yang tidak berakal (binatang, tumbuh-tumbuhan, benda-benda mati atau al-jamaad).

Contoh :

Menanyakan sesuatu yang tidak berakal

  • الطالب 1: ماذا في حقيبتك؟
  • الطالب 2: في حقيبتي كتاب وقلم ومسطرة.

Menanyakan pekerjaan atau profesi

  • أحمد: ما مهنتك؟
  • محمود:مهنتي مدرس

14 of 26

Menanyakan konsep dan sifat baik yang berakal maupun tidak

  • المدرس: ما هو الإنسان؟
  • الطالب 1: الإنسان مخلوق من خلق الله تعالى
  • المدرس: ما هو العلم
  • الطالب 2: العلم هو المعرفة

Menanyakan jati diri seseorang

  • زهرة: السلام عليكم. ما اسمك؟
  • زهيرة: عليكم السلام. اسمي زهيرة. وما اسمك؟
  • زهرة: اسمي زهرة.

15 of 26

    • man (siapakah) 🡪 kata tanya man dan man dza digunakan untuk menanyakan sesuatu yang berakal

Contoh:

  • مصلحة: السلام عليكم، يا أمير من هي؟
  • أمير: عليكم السلام. هي أمي اسمها رملى.

    • matā (kapankah) 🡪 untuk menanyakan waktu, baik masa lampau maupun masa akan datang

Contoh:

  • متى ستحضر بيتي؟
  • إلى متى تعذبني؟
  • متى حضر أبوك؟

16 of 26

    • kaifa (bagaimanakah) 🡪 digunakan untuk menanyakan seuatu keadaan

Contoh:

الطالب 1: السلام عليكم كيف حالك؟

الطالب 2: عليكم السلام. الحمد لله بخير. وكيف حالك؟

الطالب 1: بخير والحمد لله. كيف تذهب إلى المدرسة؟

الطالب 2: أنا أذهب إلى المدرسة بالسيارة

  • Contoh penggunaan Kaifa untuk ta'ajjub (dalam surat Al-Baqarah ayat 28) :

كيف تكفرون بالله أمواتا فأحياكم ثم يميتكم ثم يحييكم ثم إليه ترجعون

17 of 26

    • a̓ina (dimanakah)🡪 digunakan untuk menanyakan tempat

Contoh:

المدرسة: أين كتابك يا علي؟

علي: كتابي في الحقيبة.

المدرسة: إلى أين تسافر غدا يا أحمد؟

أحمد: أسافر إلى سورابايا

المدرسة: من أين جئت يا فاطمة؟

فاطمة: جئت من مالانج

18 of 26

    • a̓̓yyāna (kapankah)🡪 berfungsi untuk menanyakan waktu akan datang.

Contoh:

  • ألفان: أيان تسافر إلى باتو؟
  • واهب: أسافر إلى باتو في الأسبوع القادم

    • ’annā (bagaimanakah / darimanakah)🡪 untuk menanyakan keadaan dan tempat

Contoh:

أنى يحي هذه الله بعد موتها

  • يا مريم أنى لك هذا؟
  • زد أنى شئت؟

19 of 26

    • kam (berapa)🡪 digunakan untuk menanyakan bilangan atau jumlah

Contoh:

  • يولي: صباح الخير يا أندي؟
  • أندي: صباح النور والسرور والسعادة يا يولي
  • يولي: كم عمرك؟
  • أندي: عمري 17 سنة وكم عمرك؟
  • يولي: عمري 15 عاما.

untuk menanyakan waktu, contohnya:

المدرس: كم الساعة الآن؟

الآن الساعة التاسعة يا أستاذي.

20 of 26

    • yyu (manakah / apakah) 🡪 digunakan untuk menentukan sesuatu, termasuk di dalamnya untuk memilih salah satu dari dua hal atau lebih

Contoh:

أي لون تحب؟

untuk menanyakan tempat atau waktu terjadinya suatu peristiwa atau kegiatan, contoh:

أي ساعة يتنال الأولاد الفطور؟

أي حجرة يتعلم علي؟

21 of 26

TES FORMATIF

1. Definisi maharatul kalam...

  1. keterampilan berbahasa sebagai kemampuan mengucapkan bunyi-bunyi artikulasi atau kata-kata untuk mengekspresikan, menyatakan serta mengungkapkan pendapat atau pikiran dan perasaan kepada seseorang atau kelompok secara lisan
  2. keterampilan berbahasa sebagai kemampuan membaca teks bacaan atau kata-kata untuk mengekspresikan, menyatakan serta mengungkapkan pendapat atau pikiran dan perasaan kepada seseorang atau kelompok secara lisan
  3. keterampilan berbahasa sebagai kemampuan mengucapkan suara atau kalimat untuk mengekspresikan, menyatakan serta mengungkapkan pendapat atau pikiran dan perasaan kepada seseorang atau kelompok secara lisan
  4. keterampilan berbahasa sebagai kemampuan menuliskan kata-kata untuk mengekspresikan, menyatakan serta mengungkapkan pendapat atau pikiran dan perasaan kepada seseorang atau kelompok secara tulisan
  5. keterampilan berbahasa sebagai kemampuan menerapkan kata-kata untuk mengekspresikan, menyatakan serta mengungkapkan pendapat atau pikiran dan perasaan kepada seseorang atau kelompok secara tulis

22 of 26

2. Percakapan merupakan pertukaran linguistis di antara dua orang atau lebih yang disebut dengan pelaku percakapan. Teori itu diungkapkan oleh..

  1. Mey
  2. Mai
  3. Lect
  4. Erta
  5. Fahrurrozy

3. Salah satu faktor yang mendasari kegiatan berbicara komunikatif adalah…

  1. Membutuhkan paling sedikit dua orang, seorang pembicara dan pendengar.
  2. Adanya media yang digunakan untuk mengungkapkan kata
  3. Sumber belajar yang memadai
  4. Materi pembicaraan dipersiapkan sebelumnya
  5. Bahan yang dibicarakan terkait dengan semua bidang

23 of 26

4. Kata yang dipakai dalam kalimat tanya untuk menanyakan sesuatu, baik itu orang/benda disebut..

  1. Kalimat Interogatif
  2. Kalimat deklaratif
  3. Kalimat inovatif
  4. Kalimat negatif
  5. Kalimat positif

5. Tanda utama yang digunakan untuk kalimat interogatif adalah...

  1. Tanda kurung
  2. Tanda tanya
  3. Titik dua
  4. Titik koma
  5. Spasi

24 of 26

6. Penggunaan istifham maa dalam contoh ini adalah…

  1. ما جاء رجل في الفصل
  2. ما اسم هذا الرجل؟
  3. ما شاء الله
  4. خير الكلام ما قل ودل
  5. ما في القلب غير الله

7. Penggunaan istifham terkadang dirasa bukan kata tanya karena adanya…

  1. سياق الكلام
  2. دلالة المعنى
  3. المفردات
  4. الكلمات المصاحبة
  5. الاسم والفعل

25 of 26

8. Istifham yang berfungsi sebagai menanyakan tempat adalah...

  1. من
  2. ما
  3. كم
  4. أين
  5. لماذا

9. Menurut Al-Hasyimi istifham terbagi menjadi dua, yaitu..

  1. Huruf istifham dan isim istifham
  2. istifham inkari dan istifham nafyi
  3. istifham taqriri dan istifham taubikhi
  4. istifham taqhir dan istifham inkari
  5. istifham nafyu dan istifham inkari

26 of 26

10. Pertanyaan yang menuntut jawaban iya dan tidak disebut..

  1. Tashdiq
  2. Tahqir
  3. Nafyi
  4. Inkari
  5. Tashawwur

Ma’annajah ☺